Categories
Reportase

Dari Arena Pekan Seni dan Keterampilan (Pentas) PAI Kota Malang 2023

Sabtu pagi itu suasana di SMP Negeri 6 Malang lebih ramai dari biasanya. Meski seharusnya Sabtu adalah hari libur, tampak kesibukan di masjid dan kelas-kelas sekitarnya. Ya, hari itu diselenggarakan Pentas PAI Tingkat SMP se Kota Malang.

Tentang Pentas PAI

Lomba cerdas cermat, dokumentasi pribadi

Pekan Ketrampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) adalah ajang unjuk keterampilan dalam bidang keagamaan, yang diadakan mulai tingkat kota, provinsi dan nasional.

Dari situs kemenag RI, tujuan Pentas PAI ini adalah:

Suasana lomba cerdas cermat PAI, dokumentasi Utien

a. Memberikan kesempatan kepada para siswa yang beragama Islam untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri, bakat, minat, kemampuan dan potensi pada aspek ketrampilan dan seni Pendidikan agama Islam.

b. Membangun aspek Emotional Quotien dan Spiritual Quotioen yang baik.

c. Membangun ukhuwah Islamiyah di kalangan guru, orang tua, siswa dan pengelola pendidikan.

Pelaksanaan Pentas PAI Kota Malang dibuka oleh Kepala kantor Kemeneterian Agama Kota Malang : H.Ahmad Shamton, S.Hi.

Lomba pidato PAI, dokumentasi pribadi

Sesudah pembukaan, kontingen masing-masing sekolah mulai berlaga di tempat-tempat yang sudah ditentukan.

Semua peserta berusaha menunjukkan performa terbaiknya. Adalah sebuah kebanggaan jika bisa membawa gelar juara yang bisa mengharumkan nama sekolah. Lebih-lebih, para juara akan mewakili kota Malang ke Pentas PAI di tingkat provinsi.

Lomba kaligrafi, dokumentasi Utien

Berbagai lomba yang diadakan dalam Pentas PAI adalah:

  1. Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ), dengan juri Ustad Sulaiman Fadli dan
    H.M. Sholeh
  2. Pidato keagamaan, dengan juri Syamsul Arifin, M.Pd dan Drs. Nur Kholiq
  3. Cerdas Cermat PAI, dengan juri Muhammad Alfash Mufassirin, Ahfa Daffa ‘Alian Tarif
  4. Kaligrafi dengan juri Ust. Ony Setiawan dan Ust. Alvan Sujevri

Acara Pentas ditutup sore hari oleh Bapak Nur Wachid, S.Ag , selaku ketua MGMP PAI kota Malang.

Adapun juara-juara dalam Pentas PAI kota Malang tahun 2023 adalah sebagai berikut:

Hasil akhir Pentas PAI kota Malang 2023, dokumentasi Utien

Akhirnya selamat pada para peserta dan juara Pentas PAI. Semoga prestasi yang diperoleh bisa menjadi motivasi bagi para siswa yang lain untuk membuat prestasi yang membanggakan sekolah.

Categories
Reportase

Dari Arena Masa Orientasi Pramuka Bintaraloka 2023

Jumat siang itu terasa lebih sibuk dari biasanya. Beberapa siswa datang ke sekolah dengan seragam pramuka lengkap, ransel dan tak lupa tongkat.

Yap, hari itu akan dilakukan kegiatan Masa Orientasi Pramuka di Bintaraloka.

Pengarahan Kak Gerry pada para peserta, dokumentasi Gerry

MOP adalah kegiatan pramuka yang dilakukan setiap awal tahun pelajaran. Lewat MOP dilaksanakan pembinaan terhadap siswa dalam membentuk watak kepramukaan, sehingga akhirnya akan terbentuk sikap, mental, dan perilaku yang kondusif untuk menancapkan visi serta
misi sekolah di dalam kehidupan mereka sehari-hari, sehingga akhirnya akan menjadi insan yang berguna bagi agama, nusa, dan bangsa.

Petugas MOP dari Dewan Galang, dokumentasi pribadi

Tema MOP  tahun pelajaran 2023/2024 ini adalah Membangun
Jiwa Pramuka yang sesuai dengan Dasa Dharma Pramuka, yaitu Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, Patriot yang sopan dan kesatria, Patuh dan suka bermusyawarah, Rela menolong dan tabah, Rajin, terampil dan gembira, Hemat, cermat, dan bersahaja, Disiplin, berani, dan setia, Bertanggung jawab dan dapat dipercaya, Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan.

Peserta MOP kelas tujuh, dokumentasi pribadi
Peserta MOP putri, dokumentasi pribadi

MOP tahun ini dilaksanakan pada hari Jumat dan Sabtu 21-22 Juli , dan diikuti oleh 280 peserta pramuka kelas 7, 36 orang  dewan galang, 3 orang pembina serta 27 orang guru pendamping.

Apel pembukaan MOP, dokumentasi pribadi

Apel pembukaan MOP dilaksanakan sekitar pukul 14.00 dengan pembina Kak Herianto. Setelah pembukaan acara acarapun mulai dilaksanakan. Mulai dari pendirian tenda, pemberian materi, kegiatan rohani,  pentas seni, jelajah malam, senam pagi dan tapak sehat, serta ketangkasan.

Para guru pendamping, dokumentasi Bintaraloka

Dalam acara MOP juga diadakan berbagai lomba. Di antaranya adalah lomba ketangkasan, penampilan pensi terbaik, yel-yel, tenda terbaik juga student of the scout.

Suasana makan malam, dokumentasi Ahfi

Nuansa gembira, keakraban, gotong royong benar benar terasa. Ya, kekompakan dan kebersamaan dalam satu regu benar benar tampak. Utamanya saat makan bersama, mendirikan tenda, juga berbagai kegiatan yang lain.

Salah satu tenda putra, dokumentasi Ahfi

Hari Sabtu siang MOP diakhiri dengan apel penutupan. Bertindak sebagai pembina apel adalah Kak Hertika.
Setelah dipastikan kondisi sekolah sudah bersih seluruh peserta bisa meninggalkan sekolah untuk kembali ke rumah masing-masing.

Dalam tenda putri, dokumentasi Ahfi
Dalam tenda putri, dokumentasi Ahfi

Dua hari yang penuh kesan. Semoga dengan kegiatan MOP tercipta generasi yang berjiwa Pramuka dan menghayati serta mengamalkan Dasa Dharma dalam perilaku keseharian mereka.

Salam Pramuka…😊

Categories
Reportase

Gebyar Ekstrakurikuler, Pentas Aksi yang Selalu Dinanti

Kegiatan apa yang paling menarik siswa dari seluruh rangkaian kegiatan MPLS? Gebyar Ekstrakurikuler pastinya!

Ya, kegiatan satu ini memang sangat dinanti. Kegiatan yang merupakan ajang bagi setiap ekstrakurikuler untuk menunjukkan performa terbaiknya di depan para siswa baru.

Aksi ekstrakurikuler band, dokumentasi Gusti Ali

Tujuannya jelas. Untuk menarik minat dan memberikan gambaran pada siswa baru kegiatan apa yang kiranya bisa dipilih sesuai dengan minat bakat mereka.

Kegiatan gebyar ekstrakurikuler dilaksanakan di akhir kegiatan MPLS. Di samping untuk menarik minat siswa, sekaligus untuk mencairkan segala ketegangan ataupun rasa lelah yang mungkin timbul saat MPLS.

Pembawa acara gebyar Ekstrakurikuler, dokumentasi pribadi

Dalam kegiatan gebyar ekstrakurikuler yang dilaksanakan Kamis siang itu, tampak bahwa tiap ekstra sudah melakukan latihan sungguh-sungguh dan mengirimkan personil-personil terbaik mereka.

Persiapan gebyar Ekstrakurikuler, dokumentasi pribadi
Jelang gebyar Ekstrakurikuler , dokumentasi pribadi

Kegiatan gebyar ekstrakurikuler dilaksanakan di lapangan basket juga lapangan volly. Kegiatan dikoordinir oleh kesiswaan dengan dibantu oleh para pengurus OSIS.

Aksi Pramuka, dokumentasi pribadi

Penonton tampak antusias melihat tampilan dari peserta gebyar. Penonton tidak hanya dari kelas tujuh, tapi juga kelas delapan dan sembilan.

Beberapa kali terdengar applaus, apalagi sesudah tampilan memikat dari berbagai ekstrakurikuler seperti pramuka, PMR, paduan suara, karate, teater, tari , paskibra, band dan yang lain.

Penonton tampak antusias, dokumentasi pribadi
Aksi paskibra, dokumentasi pribadi
PMR, dokumentasi pribadi

Harapannya sesudah menyaksikan gebyar ekstrakurikuler ini siswa sudah tidak ragu lagi menentukan kegiatan ekstrakurikuler yang akan ditekuni.

Lantunan indah paduan suara, dokumentasi pribadi

Ya, jangan menganggap remeh kegiatan ekstrakurikuler. Sebagai salah satu kegiatan di pembelajaran di sekolah ekstrakurikuler memiliki banyak manfaat, di antaranya adalah:

  1. Membentuk Karakter
    Dengan mengikuti ekstrakurikuler, siswa dilatih untuk bertanggung jawab, bisa mengatur waktu, mandiri, kerja keras , juga mampu bekerja sama.
  2. Melatih bersosialisasi
    Melalui ekstrakurikuler, siswa bisa berkenalan dengan siswa dari kelas lain bahkan dari sekolah lain juga.
  3. Mengasah Bakat dan Minat Siswa
    Setiap siswa pasti mempunyai bakat san minat yang berbeda satu dan yang lain
    Melalui ekstrakurikuler bisa dilakukan asah minat dan bakat siswa pada bidang tertentu.
  4. Refreshing
    Melalui kegiatan ekstrakurikuler suswa bisa berkenalan dengan siswa yang lain dan melakukan kegiatannyang disenangi bersama-sama. Sebuah cara sederhana untuk melakukan refreshing.
  5. Meningkatkan Prestasi
    Lewat kegiatan ekstrakurikuler, siswa mempunyai kesempatan untuk mengikuti berbagai event lomba dan selalu meningkatkan prestasi yang dimiliki.
Aksi basket, dokumentasi Gusti Ali
Aksi futsal, dokumentasi Gusti Ali

Nah, bagaimana? Sudahkah kalian memilih kegiatan ekstrakurikuler yang akan diikuti? Ayo semangat berlatih, bersenang-senang dan meraih prestasi lewat ekstra yang akan kalian ikuti..

Salam Bintaraloka 😊

Categories
Uncategorized

“Permisi Mbak, Kami Mau Naik Kuda dan Gajah…”

Jumat siang itu tiba-tiba saya mendapat untuk makan siang dari teman grup Sidohealing. Meski semula agak ragu menerima ajakan tersebut (takut kalau ada agenda tertentu sesudah sholat jumat, juga karena saya dititipi cucu), namun sungguh ajakan itu sangat menggoda.

Setelah ditimbang-timbang, akhirnya saya memutuskan untuk ikut bergabung dalam jalan-jalan siang hari itu.
Tujuan langsung ditetapkan setelah rapat sebentar di depan kelas 9.1. Matahari Food Court.

Aha, sudah lama sekali saya tidak ke sini.

Sekitar pukul setengah dua belas grab yang kami pesanpun datang. Berenam kami segera naik dan cuz…. langsung menuju lokasi.

Food court siang itu sudah mulai ramai. Saatnya kantor-kantor istirahat makan siang.

Kesibukan di berbagai stand tampak begitu nyata. Penjual berbagai makanan sibuk melayani pembelinya. Ada yang berjualan soto Lamongan, berbagai masakan China, lalapan, bakso dan banyak lagi.

Sambil pesan, saya memperhatikan keadaan sekitar. Rupanya persis di depan tempat duduk kami adalah lokasi bermain anak-anak, makanya suaranya ramai sekali.

Suara melodi dari berbagai alat permainan terdengar sangat menggoda, ditambah dengan warna-warni lampu yang ada. Melihat semua itu Si kecil Kimi sudah mulai gelisah.
“Ayo, main Uti…, ” bisiknya pada saya. Mula-mula saya menolak dengan alasan Kimi masih pakai seragam sekolah. Tapi demi
melihat Kimi terus- menerus melihat tempat bermain sayapun tidak tega.

“Bu, saya ke tempat bermain sebentar ya..,” kata saya sambil mengajak Kimi ke tempat permainan.

Teman-teman mengiyakan sambil meneruskan obolan sembari menunggu pesanan.

Melihat mobil- mobilan ataupun kendaraan dengan hiasan bermacam-macam binatang membuat mata Kimi berbinar.

Naik mobil mobilan, dokumentasi pribadi

“Boleh naik kuda, Uti?” pintanya.
“Boleh …,” jawab saya otomatis. Ketika mau saya naikkan , lho saya baru sadar kalau saya tidak pernah sama sekali masuk arena permainan semacam itu. Prosedur mainnya bagaimana saya tidak tahu. Mateng aku ..

Bergegas saya menuju Mbak penjaga mainan. “Mbak, mau naik kuda,” kata saya pada si Mbak.
Mbaknya melihat saya sejenak, lalu sambil menahan senyum ia berkata,
“Ibu beli coin dulu,”
“Oh, ya? Untuk naik kuda bayarnya berapa?” tanya saya lagi.
“Satu coin. Percoin harganya dua ribu,” jawab Si Mbak ramah.

Naik kuda kudaan, dokumentasi pribadi

“Oh, begitu ya, saya beli tiga coin ,” kata saya sambil mengeluarkan uang enam ribu.
“Mau naik kuda sama naik gajah Mbak,” lanjut saya

Setelah menerima tiga coin , Kimi segera saya naikkan ke atas kuda-kudaan. Ada masalah lagi, coinnya dimasukkan di mana?

Saya melihat ke Mbak Penjaga lagi. Mau tanya, tapi malu..
“Tunggu ya, Nduk,”kata saya sambil mencari di bagian mana dari kuda itu yang bisa dimasuki coin.
Tiba-tiba,
“Uti, coinnya masuk sini,” kata Kimi sambil menunjukkan lubang mirip celengan.
Aha, benar saja.. begitu coin masuk, klunting…. kuda langsung bergoyang naik turun selama sekian menit.

Setelah kuda berhenti bergoyang, kami masih punya dua coin. Buat mainan apa ini? batin saya.

Mulanya mau saya naikkan gajah. Tapi karena mainan gajah tidak ada pegangannya, Kimi segera saya naikkan mobil-mobilan.

Dua coin dimasukkan. Saya pikir mobilnya jalan, eh, ternyata gerakan mobil sama bergoyang-goyang seperti kuda, naik turun, tapi dengan durasi yang lebih lama.

“Uti,kok lama sih…?” kata Kimi mulai bosan. Lha iya, habis digoyang goyang kuda, kok sama mobil digoyang goyang lagi.

Sesudah tiga coin habis, kami segera menuju meja. Aha, sepiring bakmi, tiga porsi lalapan dan KFC buat Kimi telah tersedia. Tak ketinggalan sari jeruk sebagai penutup hidangan.

Subhanallah. Makan siang yang terasa menyenangkan. Tidak hanya lezat dan akrab, namun juga memberikan pengalaman yang lucu sekaligus memalukan.

Setiap membayangkan betapa culunnya saya saat bilang sama Si Mbak bahwa Kimi mau naik kuda dan gajah, saya tersenyum sendiri. Hadeeh, malu-maluin. Si Mbak mana peduli kita mau naik apa saja? Yang penting kan beli coin..

Categories
Serba-serbi

Babatrip, Menikmati Lezatnya Bakso dengan Sensasi Berbeda

Bakso, siapa tidak kenal makanan satu ini? Hmm, semangkuk bakso lezat dengan saus tomat, kecap dan sambal sesuai selera, dinikmati sambil ngobrol bersama teman, aih sedap rasanya.

Sebenarnya dari manakan asal muasal hidangan penuh citarasa ini?

Sejarah bakso berasal dari negeri Tiongkok.
Adalah seorang pemuda bernama Meng Bo yang hidup di kota Fuzou Tiongkok pada masa Dinasti Ming (1368-1644).

Meng Bo begitu sayang pada ibunya. Ia merasa sedih melihat sang ibu yang semakin tua dan tidak bisa makan daging yang disukainya.

Menikmati bakso bakar Babatrip, dokumentasi pribadi

Terinspirasi dari kue mochi yang terbuat dari ketan yang ditumbuk halus, Meng Bo lalu membuat daging yang digiling lembut lalu diberi bumbu dibentuk bulatan-bulatan kecil untuk ibunya. Menghidangkannya dengan semangkuk kaldu hangat.

Mungkin karena ada rasa ikhlas dan kasih sayang di dalamnya, hidangan yang dibuat Meng Bo akhirnya terkenal se antero kota Fuzou hingga seluruh Tiongkok.

Hidangan tersebut akhirnya dikenal sebagai bakso dan diwariskan turun-temurun oleh bangsa Tiongkok.

Tentang Bakso Bakar Babatrip

Bakso bakar, original dan minuman, dokumentasi pribadi

Malang sebagai salah kota yang terkenal akan baksonya boleh berbangga hati, karena kelezatan bakso Malang banyak dicari.

Bakso Malang mempunyai ciri yang berbeda dengan bakso yang lain. Di antara yang membedakan adalah bakso Malang memiliki banyak varian isi. Di antaranya ada tahu, siomay, mie , goreng, bakso halus dan bakso kasar.

Nah, yang menarik, ternyata ada inovasi lebih lanjut dari bakso Malang ini, yaitu bakso bakar. Aha…, apa pula ini?

Sesuai namanya bakso bakar terbuat dari bakso yang di bakar dan diberi bumbu-bumbu tertentu.

Nah, berkaitan dengan bakso bakar ini ada sebuah pengalaman menarik sepulang kami healing di Pujon. 

Persiapan pulang sesudah healing Pujon, dokumentasi pribadi

Berawal dari seorang teman yang tiba-tiba mendapat rezeki tak diduga, akhirnya kami ditraktir makan bareng di Bakso Bakar Babatrip. Syukuran arisan, demikian kata teman saya.

Sungguh, saya baru tahu ternyata di Jl Pahlawan Trip ada tempat untuk makan bakso bakar yang demikian nyaman.

Saat itu kami berlima tiba di Babatrip kira-kira pukul enam sore. Hawa Malang yang dingin dan badan yang lelah sehabis healing sebenarnya mengajak kami untuk cepat-cepat pulang saja. Tapi begitu melihat lokasi Bakso Bakar Babatrip yang menarik, kami langsung semangat lagi.

Bagian luar Bakso Bakar Babatrip ditandai dengan lampu yang berkelap-kelip sehingga tampak demikian mencolok di dalam gelapnya malam.

Begitu masuk, suasana tampak begitu nyaman. Tempat duduk berderet-deret, dan beberapa sudah terisi pengunjung.

Sambil menikmati hidangan, pengunjung dihibur dengan lagu-lagu karaoke yang dibawakan dengan merdu oleh seorang penyanyi.

Memilih menu, dokumentasi pribadi

Kami menulis pesanan lalu segera sholat Maghrib di musholla yang tersedia.

Sesudah sholat, ternyata pesanan kami sudah datang. Aha… Bakso bakar, bakso original, teh juga kopi susu. Tanpa banyak kata, hidanganpun disantap bersama.

Bakso bakar memang mempunyai sensasi yang berbeda. Rasanya sedikit lebih kenyal. Bumbunya yang yang didominasi kecap, dan taburan bawang goreng membuat bakso bakar terasa demikian khas. Ada rasa gurih, kenyal, manis juga pedas yang ada dalam tiap gigitan bakso bakar. Mantap sekali ..

Malam semakin larut. Azan Isyak mulai berkumandang dari kejauhan. Bergegas kami menuju mobil untuk segera pulang.

Perut terasa begitu kenyang. Lezatnya santap bersama malam itu membuat kami berkesimpulan bahwa tidak salah jika bakso bakar menjadi salah satu hidangan favorit para penggemar kuliner di Malang.

Bagaimana pembaca? Tertarik untuk mencoba bakso bakar Babatrip..? Ajak saya ya..😁