Pelajaran Berharga di Balik Persiapan Pergelaran Tari Nusantara

Suara gamelan terdengar rancak dan bersemangat. Beberapa anak bergerak selaras irama. Ada yang menari di tengah ada juga yang mengelilingi sambil membentuk formasi gerakan-gerakan tertentu. 

Satu atau dua orang siswa bertindak sebagai pemandu sementara siswa yang lain mengikuti arahan sang pemandu. Biasanya yang bertindak sebagai pemandu adalah siswa yang sudah punya background sebagai penari atau paling tidak pernah mengikuti latihan tari.

Berlatih dengan tutor teman sekelas , dokumentasi Bintaraloka

Mengapa tidak mendatangkan pelatih dari luar saja? Aha, ini adalah sebuah hal yang dilarang keras. Sejak awal koordinator projek penguatan profil pelajar Pancasila sudah menekankan  bahwa setiap kelas tidak boleh menggunakan jasa pelatih dari luar.

Betlatih di depan kelas, dokumentasi Bintaraloka

Di atas adalah gambaran persiapan pelaksanaan perayaan Pergelaran Tari Nusantara yang diadakan pada awal bulan Maret 2024.

Di balik tampilan yang luar biasa dari masing-masing kelas pada acara perayaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang bertajuk Pergelaran Tari Nusantara, ternyata ada banyak pelajaran yang bisa diambil.

Siap menari dengan berselendang, dokumentasi pribadi

Selain mengajak siswa untuk lebih mencintai tanah air, memahami keaneka ragaman budaya, khususnya tarian Nusantara, projek ini juga menanamkan berbagai karakter baik pada siswa. 

Persiapan dilakukan siswa selama lebih kurang dua setengah bulan. Waktu yang tidak terlalu lama untuk sebuah persiapan pergelaran. 

Persiapan pergelaran meliputi belajar tentang seni tari dengan mendatangkan  narasumber dari luar, diskusi bersama tentang filosofi atau pelajaran apa yang terkandung dari sebuah tarian, membuat majalah tari dan yang terakhir adalah latihan tari.

Diskusi sebelum berlatih, dokumentasi Bintaraloka

Latihan tari yang dilakukan oleh masing masing kelas dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan terakhir.

Siswa tampak bersungguh-sungguh dalam berlatih. Ya, di akhir projek mereka harus membawakan tarian di panggung. Yang menjadi penonton sekaligus mengapresiasi adalah para kakak kelas, sementara bapak ibu guru juga melakukan penilaian.

Latihan bersama dengan sungguh-sungguh, dokumentasi Bintaraloka

Dalam  pergelaran, setiap kelas wajib menampilkan dua buah tarian, karenanya tidak ada siswa yang tidak tampil. Semua pasti mendapat tugas untuk menari.

Ada banyak pelajaran penting dari persiapan pelaksanaan Pergelaran Tari Nusantara ini,  diantaranya adalah pelajaran tentang tanggung jawab, bersungguh-sungguh, kerjasama juga  gotong royong . 

Kesungguhan dan tanggung jawab terlihat saat mereka berlatih tari bersama. Beberapa kali membuat kesalahan, tapi terus diulang dan diulang tanpa kenal putus asa.

Latihan di kelas, dokumentasi Bintaraloka

Gotong royong dan kerjasama tampak bagaimana mereka saling mengingatkan ataupun saling berdiskusi untuk membuat tampilan yang terbaik dari kelas mereka.

Semua berjalan penuh semangat dan gembira. Ya, hakekatnya melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila siswa diajak belajar tentang berbagai karakter baik dalam praktek nyata dan dalam suasana yang menyenangkan. 

Suasana persiapan tampak pada video berikut ini:

Pasar Takjil, yang Kehadirannya Selalu Dinanti Saat Ramadhan

Kehadiran pasar takjil adalah sesuatu yang selalu dinantikan saat bulan Ramadhan. Pasar dadakan yang menjual berbagai macam makanan ini biasanya dimulai sesudah Ashar dan berakhir saat berbuka puasa tiba.

Dalam tulisan ini saya akan menuliskan tentang pasar takjil di sekitar Jl Lembang dan Jl. Setaman kelurahan Lowokwaru Malang.

Bagi satu orang dengan yang lain pasar takjil mempunyai manfaat yang berbeda. Ada yang memanfaatkannya sebagai tempat berjualan untuk mengais rezeki , berbelanja, cuci mata ataupun sebuah media ekspresi. 

Seperti yang ada di pasar takjil Ramadhan di kawasan Jalan Lembang kota Malang. 

Selain menjual berbagai makanan, di pasar ini kita bisa menikmati ‘konser musik’ yang dimainkan oleh anak anak muda. Ya, mereka memainkan musik sambil menjual martabak mini.

Konser musik di stand martabak mini, dokumentasi pribadi Utien

Kehadiran konser ini seolah magnet yang menarik pengunjung untuk selalu datang dan berbelanja ke pasar takjil ini.

Pasar takjil di Jl Lembang ini merupakan agenda rutin RW dan penjualnya tidak dikenakan biaya alias gratis. Penjual berasal dari warga sekitar dan UMKM. 

Tidak jauh dari pasar takjil tersebut terdapat  di pasar takjil lain di Jalan Setaman. 

Pasar takjil yang juga merupakan agenda rutin RW ini menyediakan berbagai macam makanan seperti aneka lauk, jajanan kekinian, bahkan jajanan tempo dulu seperti gulali.

Menurut Ibu Siti, seorang penjual di Setaman, untuk berjualan biaya kontrak tiap stand berkisar antara 125.000-150.000 selama satu bulan dan tiap hari dikenai iuran sampah Rp.5000,00.

Semakin sore suasana pasar takjil semakin ramai. Para pembeli juga  penjual tampak demikian ceria. Ya, pembeli dan penjual mayoritas sudah kenal satu sama yang lain. 

Kehadiran anak kecil meramaikan stand penjual jajanan membuat suasana terasa kian ‘meriah’

Ya, kehadiran pasar takjil membuat suasana  bulan Ramadhan demikian hangat. Kehadirannya tidak hanya menghidupkan ekonomi warga, tapi juga sebagai perekat kebersamaan antar sesama.

Suasana pasar takjil bisa dilihat di video berikut:

Suasana pasar takjil di Jl Lembang dan Jl.Setaman

Makna Puasa Menurut Al Ghazali dan Pentingnya Membuat Target Spiritual Selama Ramadhan

Hari ini saya kembali menyimak pengajian filsafat dari Pak Fahruddin Faiz. Menyimak pengajian beliau sesudah sholat adalah salah satu ‘kesibukan’ saya setiap hari.

Mendengarkan pengajian filsafat  selalu membuat hati terasa adem. Apalagi jka sudah sampai pada kisah- kisah kehidupan tokoh-tokoh terkenal. Kisah yang mengajarkan bahwa setiap manusia pasti mempunyai sisi positif dan negatif dalam kehidupannya.

Berkaitan dengan topik tulisan Ramadhan di hari kedua ini, salah satu target saya dalam bulan Ramadhan adalah membuat kumpulan tulisan tentang pengajian beliau. Ya, semacam rangkuman.  

Tulisan tentang pengajian beliau sudah ada beberapa, dan saya kumpulkan dalam sebuah blog pribadi.

Mengapa harus membuat tulisan? Simpel saja. Saya tertarik pada materi filsafat dan  ingin membuat catatannya untuk sewaktu- waktu saya pelajari lagi. Atau bahkan mengirimkan pada teman yang punya ketertarikan yang sama. 

Pada siswa saya selalu menasehatkan  bahwa saat mempelajari sebuah materi, jangan hanya membaca atau mendengarkan. Tapi paling tidak kita harus membuat catatan.

Dengan membaca atau mendengarkan kira akan belajar satu kali, sementara menulis membuat kita belajar dua kali. Jadi membuat tulisan tentang pengajian adalah usaha saya untuk belajar lebih lanjut tentang materi filsafat.

Membuat target di bulan Ramadhan adalah hal yang sangat dianjurkan menurut  pengajian beliau yang saya simak pagi ini. Pengajian yang mengulas tentang pandangan Al Ghazali tentang puasa. 

Hidangan berbuka puasa, dokumentasi pribadi Ima

Menurut Al Ghazali, puasa bukan hanya masalah menahan lapar dan haus, namun puasa memiliki berbagai macam konteks ibadah bagi manusia.

Ada berbagai makna puasa menurut Al Ghazali, di antaranya adalah:

1. Puasa adalah wujud kepatuhan kita pada Allah. Puasa yang kita lakukan yang utama adalah karena kita patuh kepada Allah. Jadi jika ada pertanyaan mengapa kita berpuasa? Ya, karena Allah memerintahkan kita untuk berpuasa.

Jika ada banyak hikmah yang terkandung dalam puasa itu adalah akibat dari kepatuhan kita. Dan segala hikmah yang kita peroleh karena puasa akan lebih memperkuat kepatuhan kita kepada Nya

2. Puasa adalah riyadhoh/pelatihan. Puasa adalah latihan mengendalikan diri dari hawa nafsu. Puasa semacam short course selama satu bulan. Usahakan dalam puasa ada target-target spiritual tertentu agar sesudah course kita bisa kembali fitrah.

Puasa adalah pengorbanan , sumber gambar: Merdeka.com

3. Puasa adalah pengorbanan juga persembahan.  Kita melakukan pengorbanan dengan menahan lapar, haus dan segala hal yang membatalkan puasa. Segala pengorbanan itu kita persembahkan hanya kepada Allah SWT. Ya, kita persembahkan semua ibadah kita pada Allah SWT. 

Seperti yang selalu kita ucapkan saat doa iftitah dalam sholat yang maknanya: Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidup, dan matiku semata hanya untuk Allah Tuhan Semua Alam, tiada sekutu bagi-Nya, dan begitulah aku diperintahkan dan aku dari golongan orang muslim.

4. Puasa adalah penyucian diri. Dengan berpuasa kita berusaha meningkatkan kualitas kemanusiaan kita, menuju goal terakhir kita yaitu sebagai manusia yang fitrah.

5. Puasa adalah perjuangan atau mujahadah. Jihad yang paling adakah jihad melawan hawa nafsu dan itu benar benar tampak pada puasa.

6. Puasa adalah keikhlasan. Seseorang yang berpuasa hanya bisa diketahui oleh Allah dan dirinya sendiri. Berbeda dengan ibadah lain yang bisa diketahui banyak orang, puasa benar benar bersifat rahasia. Karenanya keikhladan kita sangat diuji dalam melakukan puasa.

Ada banyak hikmah yang terkandung dalam puasa, Sumber gambar: Rukita

7. Puasa adalah hikmah dan i’tibar. Dari puasa kita bisa mengambil berbagai macam pelajaran. Misal kita bisa lebih sehat, ataupun lebih memiliki kepekaan sosial.

Demikian catatan yang saya buat tentang makna puasa menurut pandangan Al Ghazali. 

Betapa puasa memiliki banyak makna dan juga dimensi. 

Karenanya memasang target spiritual tertentu dalam bulan Ramadhan sangat dianjurkan agar manfaat puasa bisa kita dapatkan  setelah perjuangan satu bulan,  yaitu menjadi manusia yang fitrah.

Salam Ramadhan..

detikcom

Rukita

Merdeka.com

Kumparan 

Mengingat Kematian, Sebuah Cara untuk Menghargai Kehidupan

Sholat Dhuhur baru saja usai. Setelah melipat sajadah, anak saya segera mengeluarkan sepeda motornya. 

“Sekarang, Buk?” katanya. 

Tanpa banyak bicara saya segera memakai kerudung dan mengambil tas. Cuaca agak mendung siang ini, tapi sepertinya tidak akan turun hujan. 

Tak lama berselang, kamipun berboncengan menuju TPU Mergan dan Kasin Malang.

Rencana ziarah kubur sebenarnya akan kami lakukan hari Minggu kemarin. Tapi karena hari Sabtu dan Minggu Malang terus diguyur hujan, akhirnya ziarah baru bisa kami laksanakan hari ini.

Sepeda kami terus berjalan membelah keramaian lalu lintas kota Malang. Suasana lumayan ramai terutama pada jalan menuju arah makam. Ya, rupanya banyak yang melakukan ziarah hari ini karena terhalang hujan kemarin.

Tentang Ziarah Kubur

Berdoa saat ziarah kubur, sumber gambar: detikcom

 Ziarah kubur artinya mengunjungi makam. Akhir bulan Syaban selalu istimewa karena banyak yang melakukan ziarah kubur atau ‘nyekar’ sebelum memasuki bulan Ramadhan.

Apakah ziarah harus menjelang Ramadhan saja? Tidak juga. Ziarah bisa dilakukan kapan saja, tapi seringnya dilakukan setiap hari Jumat atau menjelang hari-hari istimewa, misal menjelang Ramadhan atau Hari Raya.

Pada mulanya ziarah kubur pernah tidak diperbolehkan oleh Nabi Muhammad saw. Hal tersebut dikarenakan kondisi iman umat yang masih lemah.

Namun akhirnya ziarah diperbolehkan , seperti sabda Rasulullah yang berbunyi: 

“Sesungguhnya aku dulu telah melarang kalian berziarah kubur. Maka (sekarang) ziarahlah karena akan bisa mengingatkan kepada akhirat dan akan menambah kebaikan bagi kalian dengan menziarahinya. Barangsiapa yang ingin berziarah maka lakukanlah dan jangan kalian mengatakan ‘hujran’ (ucapan-ucapan batil),” (HR Muslim)

Dalam ziarah kubur niat harus ditata benar-benar. Ziarah diniatkan untuk mengirim doa pada ahli kubur, bukan untuk meminta berkah pada makam yang diziarahi.

Lalu apa saja hikmah dari ziarah kubur?

1. Mendoakan ahli kubur. Ya, orang yang sudah meninggal mengharapkan kiriman doa dari anak- anak maupun kerabatnya. Kiriman doa sangat besar artinya bagi ahli kubur seperti hadits berikut:

“Seorang mayat dalam kuburnya seperti orang tenggelam yang sedang memohon pertolongan. Ia menanti-nanti doa ayah, ibu, anak, dan kawan yang terpercaya. 

Apabila doa itu sampai kepadanya, maka itu lebih disukainya daripada dunia dan seisinya. Dan sesungguhnya, Allah menyampaikan doa penghuni dunia untuk ahli kubur sebesar gunung. Adapun hadiah orang-orang yang hidup kepada orang-orang mati ialah memohon istigfar kepada Allah SWT untuk mereka dan bersedekah atas nama mereka” (HR. Ad-Dailami).

2. Diampuni dosa-dosanya.

Manusia yang rajin menziarahi makam kedua orang tuanya akan diampuni dosa-dosanya seperti HR Abu Hurairah yang berbunyi: 

Rasulullah bersabda: “Barangsiapa berziarah ke makam kedua orang tuanya atau salah satunya setiap hari Jumat, maka Allah mengampuni dosa-dosanya dan ia tercatat sebagai anak yang taat dan berbakti kepada kedua orang tuanya”.

3. Menyadarkan manusia akan kelemahannya

Ziarah kubur menyadarkan manusia bahwa sehebat apapun dia kelak akan kembali menjadi tanah dari mana dia berasal. Jadi segala macam kehebatan ataupun kebesaran tidak bisa menjadi alasan bagi kita untuk sombong.

4. Mengingat kematian dan kehidupan di akhirat.

Dengan ziarah kubur kita akan lebih mengingat kematian yang nantinya akan dilanjutkan dengan kehidupan di alam akhirat nanti. 

Banyak berbuat kebaikan , sumber gambar: Islam Digest Republika

Apakah kita sudah membawa bekal yang cukup untuk menghadapinya?

Mengingat kematian membuat kita lebih giat beribadah untuk mencari bekal sebanyak- banyaknya, memanfaatkan waktu hidup kita di dunia dengan berbuat kebaikan baik pada Allah maupun sesama. 

Menggunakan waktu sebaik-baiknya untuk melakukan kebajikan adalah perwujudan rasa syukur kita atas kehidupan yang telah diberikan oleh Sang Pencipta.

Akhirnya, satu nasehat yang sangat penting dari ziarah kubur adalah mengingat kematian, karena 

hakekatnya mengingat kematian membuat kita lebih bersyukur akan anugerah kehidupan yang sedang kita jalani sekarang ini.

Ramadhan Adalah Bulan Rindu

Ramadhan kembali menyapa. Hadirnya selalu disambut dengan penuh sukacita. Ya, bulan penuh rahmat dan ampunan. Bulan dimana pahala amal kebaikan dilipat gandakan.

Bulan Ramadhan ketika anak-anak sudah besar jauh sekali rasanya dengan ketika mereka masih kecil. Ketika anak-anak sudah besar bahkan beberapa harus tinggal di luar kota, bulan Ramadhan terasa lebih sepi.

Di bandingkan saat ini, bulan Ramadhan saat mereka masih kecil  selalu penuh cerita heboh dan lucu, dan semua itu sungguh membuat rindu.

https://youtu.be/BmlhXUwfTuc?si=h9OWne9qLv9bXRcK
Lagu Ramadhan Tiba dari Opick, Gembira sambut datangnya bulan suci Ramadhan

Ramadhan adalah bulan rindu. Ya, rindu keramaian anak- anak yang selalu sibuk menghitung jam. “Buk, buka kurang berapa jam lagi?” Itu selalu yang mereka tanyakan.

Puasa adalah perjuangan. Benar, perjuangan mereka menahan lapar,  berkali-kali keluar masuk dapur untuk sekedar membaui aroma masakan sekaligus melihat apa saja makanan  yang disiapkan untuk berbuka nanti.

Ilustrasi anak kecil berpuasa, sumber gambar: NU Online

Ramadhan adalah bulan rindu. Rindu saat menantikan buka bersama sambil nonton acara TV yang selalu diselingi iklan sirup yang begitu legendaris.

Saat tertawa bersama melihat tingkah Pak RW cs dan ruwetnya komunikasi antara Azzam dan Aya di sinetron Para Pencari Tuhan. Dan semua kegiatan menonton sinetron langsung berhenti begitu azan Maghrib berkumandang.

Ilustrasi anak kecil shalat tarawih, sumber gambar: Fimela

Ramadhan adalah bulan rindu. Rindu saat melihat anak-anak pergi ke langgar untuk shalat tarawih, juga mendengarkan suara mereka taddarus lewat pengeras suara. Sementara para ibu sibuk bersih- bersih, cek nasi dan lauk untuk santap sahur seusai tarawih. 

Ramadhan adalah bulan rindu. Rindu perjuangan saat membangunkan mereka untuk makan sahur. Alarm disetel keras, tapi tidak juga mampu membangunkan mereka yang lelap, sampai satu demi satu didekati dan ditepuk- tepuk badannya.

Ilustrasi kebersamaan saat Ramadhan, sumber gambar: Suarakalbar

Ramadhan adalah bulan rindu. Rindu saat ibadah terasa demikian nikmat, suasana terasa demikian teduh, doa- doa terasa demikian khusyuk dan jalur langit serasa begitu dekat.

Ramadhan adalah bulan rindu. Rindu pada yang ada dan sudah tiada. Dan dimana pada saatnya semua kerinduan akhirnya tertumpah  dalam kata-kata juga ribuan doa dan harapan untuk kebaikan semua yang tercinta.

(Sekedar renungan menjelang Bulan Suci Ramadhan)

Selamat menyongsong datangnya bulan suci Ramadhan, semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan dan kelancaran pada kita semua dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

https://youtu.be/s_Kur0UNXUQ?si=3s7Uu5l-jgOiNzjs
Sinetron favorit saat Ramadhan, Para Pencari Tuhan