Gempita Puncak Perayaan HUT ke 74 SMP Negeri 3 Malang

Hari Sabtu (27/4) adalah hari yang sangat dinanti oleh warga Bintaraloka. Betapa tidak? Hari itu adalah puncak perayaan HUT SMP Negeri 3 yang ke 74. 

Berbagai rangkaian acara diadakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun ini. Mulai dari doa bersama, bakti sosial, cek kesehatan, senam bersama, dan puncaknya adalah pagelaran seni, pawai budaya dan pameran serta bazaar.

Siap untuk pawai, dokumentasi paguyuban

Acara pagi itu diawali dengan pemberangkatan pawai yang dimulai sekitar pukul setengah delapan. Pawai diberangkatkan oleh Ibu Kepala Sekolah. 

Siap pawai bersama, dokumentasi paguyuban

Untuk kelas sembilan, peserta pawai mengenakan baju adat dan membawa berbagai atribut yang menunjukkan kekhasan daerah masing-masing.

Salah satu peserta pawai, dokumentasi Rayhan

Suasana demikian meriah. Berbagai warna memenuhi jalan yang dilalui peserta. Ada yang membawa replika jam gadang, komodo, burung beo ataupun berbagai rumah adat sebagai pelengkap pawai.

Membawa replika komodo, dokumentasi Addin
Dari daerah Bali, dokumentasi pribadi

Lalu bagaimana dengan kelas tujuh dan delapan? Kelas delapan mengenakan busana dengan tema kerajaan di Nusantara, sedangkan kelas tujuh mengenakan busana rakyat jelata.

Pengguntingan pita, dokumentasi Anggita

Sesudah pawai, di area lapangan basket dilakukan pengguntingan pita sebagai penanda bahwa pameran karya siswa akan dimulai. Ya, di hari itu siswa kelas sembilan mengadakan pameran karya, sedangkan kelas tujuh dan delapan berjualan di stand bazaar masing-masing.

Kelas tujuh dengan tema rakyat jelata, dokumentasi pribadi
Salah satu peserta Bazaar, dokumentasi 8.6

Sementara Bazaar dan pameran berlangsung, di panggung diadakan acara seremonial HUT berupa berbagai sambutan, juga pagelaran karya seni para finalis lomba band, vokal juga tari.

Salah satu tampilan tari, dokumentasi paguyuban
Salah satu tampilan tari, dokumentasi pribadi

Dalam sambutannya Ibu Kepala Sekolah mengucapkan terima kasih atas kehadiran semua undangan dan berharap lewat HUT yang mengambil tema Sesaji Nagari ini segala perbedaan yang ada di SMP Negeri 3 bisa disinergikan untuk kemajuan sekolah.

Foto bersama, dokumentasi Bu Endah
Bersama ibu guru purna tugas, dokumentasi pribadi buz

Seperti tahun sebelumnya, acara HUT kali ini juga dihadiri oleh perwakilan paguyuban, pengurus komite, bapak/ibu guru purna tugas juga ikatan alumni.

Fashion, dokumentasi pribadi Mr sony

 Selain penampilan para finalis, acara hari itu juga dimeriahkan oleh pagelaran fashion dan drama tari yang dibawakan oleh bapak/ibu guru SMP Negeri 3 Malang.

Tim tari bapak /ibu guru, dokumentasi Anggita

Dalam acara ini juga diumumkan para juara olimpiade MIPAS dan Try Out UKD tingkat SD.

Para juara lomba, dokumentasi Ahfi

Melalui pengundian doorprize, berbagai hadiah menarik di bagi-bagikan pada hari itu, di antaranya berupa mesin cuci, kompor gas, juga sepeda mini.

Penampilan memukau Salwa Jasmin, dokumentasi pribadi

Di akhir acara, semua dihibur dengan penampilan bintang tamu Salwa Jasmine, alumni SMP Negeri 3 Malang tahun 2016. Salwa Jasmine memiliki segudang prestasi utamanya dalam bidang olah vokal, dan sekarang kuliah di FKG Universitas Brawijaya.

Penampilan Kos Atos, dokumentasi pribadi

Suasana semakin hangat ketika seluruh penonton diajak bersama sama menikmati lagu-lagu keroncong bersama Kos Atos.

Hari yang luar biasa. Perhelatan kali ini begitu meriah. Salut sekali pada kerja keras panitia juga kontribusi dari berbagai pihak yang membuat acara ini berjalan lancar dari awal hingga akhir. Sama seperti cerita pameran karya yang selalu menarik perhatian, sistem peringkat pada best pokies online australia real money juga menyajikan penilaian berdasarkan kreativitas dan keunggulan fitur.

Akhirnya, seperti yang diungkapkan Mister Sony, semoga ke depan SMP Negeri 3 Malang tetap berjaya dan tetap menjadi yang terbaik di kota Malang dengan berbagai prestasi guru dan siswanya..

Lalu bagaimana cerita tentang pameran karya kelas sembilan? Nantikan tulisan berikutnya ya ..🤗

Salam Bintaraloka .

Foto-foto bisa dilihat di reels berikut:

https://www.instagram.com/reel/C6acwMtrw2u/?igsh=MWZhOHIzanl2eHNjZw==

Apel dan Senam Bersama Jelang Peringatan HUT ke 74 Bintaraloka

Sehari menjelang acara puncak gebyar Ulang Tahun SMP Negeri 3 Malang yang ke 74, dilaksanakan berbagai kegiatan di Bintaraloka.

Pagi ini (Jumat 27/4) kegiatan l dimulai dengan apel pagi yang dilaksanakan di lapangan volley. Sebagai pembina apel adalah Ibu Kepala SMP Negeri 3 Malang, Dra Mutmainah Amini.

Lewat sambutannya Ibu Kepala Sekolah  berpesan agar acara yang istimewa ini diisi dengan berbagai kegiatan yang istimewa.

Petugas apel, dokumentasi pribadi

Setelah apel pagi, acara dilanjutkan dengan senam bersama dengan panduan Bapak Ardillah dan beberapa siswa yang bertugas. 

Suasana lapangan tampak begitu meriah. Siswa kelas sembilan mengenakan kaos berwarna  hijau, kelas delapan berkaos merah sedangkan kelas tujuh berwarna kuning.

Warna-warni yang demikian cerah seolah menampilkan keceriaan hati warga Bintaraloka pagi ini.

Kelas tujuh siap mengikuti senam bersama, dokumentasi pribadi
Kelas sembilan siap mengikuti senam bersama, dokumentasi pribadi

Sesudah senam bersama, beberapa Bapak/Ibu guru mengikuti cek kesehatan di UKS, sementara siswa mempersiapkan stand untuk puncak perayaan HUT esok hari.

Stand bazar kelas 8, dokumentasi pribadi
Stand bazar kelas tujuh, dokumentasi pribadi

Persiapan dilakukan sesuai kelas masing-masing. Di puncak acara HUT siswa kelas sembilan akan mempersembahkan  pameran karya sedangkan kelas tujuh dan delapan akan menjual aneka makanan dalam kegiatan bazaar. 

persiapan pameran , dokumentasi pribadi

Sementara persiapan bazaar dan pameran dilakukan, di lapangan volley berlangsung final lomba tari, band dan olah vokal serta gladi bersih pagelaran fashion.

Tampak beberapa bapak/ibu guru bertugas sebagai juri lomba-lomba tersebut.

Finalis tari, dokumentasi pribadi
Penampilan salah satu finalis, dokumentasi pribadi
Finalis olah vokal, dokumentasi pribadi
Penampilan salah satu finalis, dokumentasi pribadi

Hari yang luar biasa. Semua bekerja saling bahu membahu untuk meraih prestasi dan  menuju puncak perayaan HUT SMP Negeri 3 Malang esok hari.

Dewan juri, dokumentasi pribadi
Gladi bersih fashion, dokumentasi pribadi

Sesuai tema HUT, Sesaji Nagari, yang bermakna persembahan terbaik untuk negeri, mari terus bersinergi memberikan persembahan yang terbaik untuk sekolah yang kita cintai.

Salam Bintaraloka:)

Sesaji Nagari, Berikan Persembahan Terbaik untuk Negeri

Kamis yang begitu sibuk. Hari itu siswa kelas sembilan terus bekerja dalam kelompok masing- masing untuk menyelesaikan tugas mereka. 

Ada yang membuat perahu, rumah-rumahan, menyiapkan pernak-pernik , termasuk juga menempelkan poster dan membagi-bagikan brosur pada guru-guru ataupun siswa yang lain. 

Ya, tinggal dua hari lagi pameran karya siswa siswa kelas 9 dalam rangka memperingati HUT Spenti yang ke 74 ini akan dilaksanakan.

Acara HUT kali ini bertema  Sesaji Nagari  yang bermakna persembahan terbaik untuk negeri.

Pada negeri tempat kita lahir dan dibesarkan sudah selayaknya kita memberikan persembahan terbaik kita.

Brosur pameran, dokumentasi pribadi

Bangga sebagai bagian dari negeri tercinta Indonesia diungkapkan oleh siswa kelas sembilan dan 2.4 dengan mengadakan pameran karya yang  mengangkat keistimewaan daerah-daerah di Nusantara.

Ada sembilan tema yang akan disajikan dalam  pameran, sesuai dengan jumlah kelas yang ada. Adapun tema yang diangkat setiap kelas adalah :

1. Treasure in Timor.

Poster pameran 9.1, Dokumentasi pribadi

Pulau Timor yang terletak di kawasan Nusa Tenggara ini memiliki berbagai macam kekayaan alam; gunung berapi, pantai yang indah juga kehidupan laut yang kaya. 

Budaya di Timor juga sangat beragam. Masyarakat Timor memiliki kepercayaan dan berbagai tradisi yang sangat kental.

kelas 9.1, dokumentasi pribadi

Dalam pameran kali ini kelas 9.1 akan mengungkap keindahan Timor lewat berbagai karya, fun game dan tak ketinggalan juga disediakan berbagai hadiah.

Arti dari judul pameran di atas adalah “Mau jalan- jalan ke Timor?”
Sedangkan tema “Treasure in Timor” diambil untuk memperkenalkan lebih banyak kepada pengunjung mengenai daerah Timor, seperti halnya menemukan harta karun di Timor.

2. Amorous of Padang.

Poster pameran 9.2, Dokumentasi pribadi

Padang, kota yang terletak di Sumatera Barat ini menyimpan keindahan yang luar biasa. Rumah gadang, berbagai macam masakan, tarian dan adat yang memukau membuat daerah ini sangat menarik untuk dieksplor bersama. 

kelas 9.2, dokumentasi pribadi

Lewat pameran karya juga berbagai game dan gift yang menarik kelas 9.2 berusaha menyajikan Padang dan segala pernak-perniknya.

Menurut kelas 9.2, Amorous adalah gabungan dari beberapa kata yang mempunyai makna memuja pesona yang berharga. Kata ini diambil karena kota Padang memiliki julukan “Kota Tercinta”, sehingga orang yang melihatnya akan terkesima dan memujanya.

3. Magnificent of Java.

Poster pameran 9.3, Dokumentasi pribadi

Pulau tempat kita tinggal ini juga menyimpan banyak keindahan yang perlu kita ulik lebih dalam. Adat istiadat, cara berpakaian, berbahasa berbagai macam sajian yang demikian khas. 

kelas 9.3, dokumentasi pribadi

Lewat pameran berbagai karya, kelas 9.3 berusaha mengajak kita lebih dalam memahami Jawa dan segala keindahannya.

Menurut kelas 9.3, tema Magnificent of Java diambil untuk menunjukkan keagungan dan kemegahan pulau Jawa, terutama Jawa Timur dengan berbagai macam tradisinya

4. Ethereal Bali.

Poster pameran 9.4, Dokumentasi pribadi

Pulau dewata yang sudah terkenal keindahannya hingga ke mancanegara ini dieksplor lebih jauh lewat berbagai karya pameran oleh kelas 9.4.

kelas 9.4, dokumentasi pribadi

Kekayaan alam, budaya dan karya seni yang memukau membuat pulau ini selalu menjadi kunjungan wisata di setiap tahunnya.

“Ethereal memiliki makna “sangat indah”. Kata Ethereal Bali diambil guna menggambarkan keindahan alam dan spiritual Bali yang misterius dan sangat memikat,” demikian dijelaskan oleh kelas 9.4

5. Reksifla Quallamontan.

Poster pameran 9.5, Dokumentasi pribadi

Bersatu melalui keberagaman merangkul permadani Kalimantan.

Quallamontan, Kalimantan atau Borneo adalah pulau ketiga terbesar di Nusantara.

kelas 9.5, dokumentasi pribadi

Keindahan dan kekayaan pulau Kalimantan akan berbagai seni budaya dieksplor lebih jauh oleh kelas 9.5 melalui berbagai macam karya.

Makna dari tema yang diambil oleh kelas 9.5 ini adalah “Kebersamaan kembali terjalin dalam mengeksplorasi kearifan lokal Kalimantan”

6. Indah Bahari Sulawesi Selatan disajikan oleh kelas 9.6 lewat berbagai karya mereka.

Poster pameran 9.6, Dokumentasi pribadi

Sulawesi Selatan tempat berdiamnya para pelaut Bugis mempunyai tradisi bahari yang demikian tangguh, dan ini yang hendak dioleksplor oleh kelas 9.6 melalui seni lukis, patung juga lukis kaca.

kelas 9.6, dokumentasi pribadi

7. Ratimaya of Papua

Poster pameran 9.7, Dokumentasi pribadi

Sebuah tema yang diangkat oleh kelas 9.7. Pulau paling timur Indonesia ini bagaikan mutiara terpendam yang menyimpan keindahan dan kekayaan tiada tara.

kelas 9.7, dokumentasi pribadi

Lewat berbagai karya seni,kelas 9.7 hendak mengeksplor pulau ini lebih mendalam. 

8. It’s Time to Visit Maluku Melodies.

Poster pameran 9.8, Dokumentasi pribadi

Keindahan kepulauan Maluku dengan segala pernak pernik nya dieksplor oleh kelas 9.8 lewat lukisan, patung juga puisi.

Menurut kelas 9.8, Maluku melodies merujuk pada kehidupan masyarakat Maluku yang memberi warna dan ritme, memberikan suasana hati dan emosi, juga membawa warisan budaya, nilai-nilai, dan cerita-cerita dari generasi ke generasi, menjadikannya sebagai bagian penting dari identitas dan kehidupan sehari-hari masyarakat.

kelas 9.8, dokumentasi pribadi

Dalam pameran stand kelas 9.8 ini nantinya ada tempat photobooth juga yang disediakan buat pengunjung yang ingin berfoto sendiri atau dengan sahabat.

9.Mutiara Eksotis di Tanah Andalas.

Poster pameran 2.4, Dokumentasi pribadi

Andalas atau Pulau Sumatera menyimpan kekayaan budaya, adat istiadat yang beraneka ragam.

Lewat pameran ini kelas 2.4 hendak mengeksplor mutiara eksotis di Bumi Andalas yang merupakan julukan dari kota Medan.

kelas 2.4, dokumentasi pribadi

Bukan hanya karya seni, stand kelas 2.4 juga akan menyajikan permainan lempar yg ombak apresiasi, Y Game, berbagai merchandise dan tempat photo booth.

Semangat siswa dalam mempersiapkan pameran begitu luar biasa. Mereka all out melakukan persiapan bahkan hingga sore hari.

Menurut Ibu Diana, dalam pameran ini yang dinilai adalah kelengkapan dan kesesuaian tema.

Bersama Ibu Diana, dokumentasi pribadi

Kelengkapan meliputi proposal, katalog, buku tamu, buku apresiasi, poster juga brosur.

Akhirnya semoga semua persiapan berjalan lancar hingga akhirnya tiap kelas bisa menyajikan performa terbaik mereka saat pameran tanggal 27 April 2024. Dan mari kita beramai-ramai mendatangi stand-stand tersebut dengan memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh siswa kelas 9 dan 2.4.

Salam Bintaraloka ..

Halal bi Halal di Sekolah, Menabur Empati Memperkokoh Silaturahmi

Setelah satu bulan kita melaksanakan puasa Ramadhan dan dosa-dosa kita diampuni oleh Allah SWT, maka sudah selayaknya kita juga meminta maaf atas dosa kita pada sesama manusia agar kita benar-benar terlahir kembali sebagai manusia yang fitri.

Sebagai seorang manusia kita tak bisa lepas dari kesalahan. Ya, dalam berinteraksi dengan sesama selalu terjadi gesekan di antara kita.

Satu tradisi yang selalu dilakukan di bulan Syawal adalah halal bi halal. Tradisi dimana kita bersalam-salaman untuk saling memaafkan. 

Halal bihalal di sekolah, dokumentasi Bintaraloka

Istilah halal bi halal berawal pada sekitar tahun 1948 di mana Presiden Sukarno sangat prihatin atas pertikaian antar para pemimpin politik di Indonesia saat itu. Indonesia yang baru saja merdeka  terancam mengalami desintegrasi jika masalah tersebut tidak segera diatasi.

Atas usul ulama NU, K.H. Abdul Wahab Hasbullah maka pada tahun itu  diadakan pertemuan para pimpinan partai politik dengan memanfaatkan momentum Hari Raya Idul Fitri untuk saling bermaaf-maafan dan menghalalkan segala dosa. 

Sumber gambar: radar96

Kegiatan tersebut dilaksanakan di istana negara dan diberi nama halal bihalal, dan untuk selanjutnya tradisi tersebut terus dilakukan dari tahun ke tahun sampai sekarang.

Hingga kini halal bihalal menjadi acara rutin lembaga-lembaga, kantor ataupun sekolah setiap habis libur Lebaran.

Seperti yang dilaksanakan sekolah kami hari ini, di hari pertama masuk sekolah siswa diajak berhalal bihalal di lapangan sekolah. 

Apel pagi sebelum halal bihalal, dokumentasi pribadi

Halal bi halal pagi ini dilaksanakan seluruh warga sekolah sesudah dilaksanakannya apel pagi. Semua bersalam-salaman untuk melebur segala dosa dan kesalahan. Ya, sekian lama berinteraksi pasti pernah terjadi perbuatan salah baik yang disengaja maupun tidak disengaja.

Sebagai perwujudan dari moderasi beragama di sekolah, halal bihalal diikuti oleh seluruh warga sekolah, bukan hanya yang beragama Islam saja.  Bukankah agama mengajarkan bahwa selain memperhatikan hubungan kita dengan Allah kita juga harus berbuat baik pada sesama manusia?

Siap bersalam-salaman, dokumentasi pribadi

Halal bihalal adalah sarana untuk menanamkan empati pada diri kita semua.

Mengapa demikian? 

Saling memaafkan dalam kegiatan halal bi halal, memposisikan antara orang yang pernah disakiti dengan orang yang pernah menyakiti dalam derajat yang sama untuk mendapatkan kemuliaan dan pengampunan, sehingga dapat mencairkan kembali hubungan kasih sayang atau silaturahmi antara sesama manusia. 

Halal bihalal sesama siswa, dokumentasi pribadi

Meski hakekatnya memaafkan lebih mulia daripada meminta maaf, saling memaafkan sangat dianjurkan untuk menabur rasa empati dan memperkokoh silaturahmi di antara sesama manusia.

Kemeriahan halal bihalal bisa dilihat di reels berikut ini:

https://www.instagram.com/reel/C6D7SD9rSed/?igsh=ZXdjeHFsaXF

Halal bi Halal Keluarga Besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang

Ikan tengiri di dalam rantang, ketupat dibelah lalu dimakan

Hari raya Idul Fitri telah datang, segala kesalahan mohon dimaafkan 

(Pantun PJ Walikota Malang)

Jumat pagi ini tanggal 19 April 2024 Islamic Center dipadati oleh guru PAUD , SD dan SMP se kota Malang. Ya, bertepatan dengan bulan Syawal hari ke 10 ini Keluarga Besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang mengadakan acara Halal bi Halal.

Tidak ada manusia yang sempurna. Antar sesama kita pasti pernah terjadi saling gesekan dan di hari baik ini saatnya kita saling memaafkan. 

Acara yang diikuti kurang lebih 5172 guru ini langsung dipandu oleh Bapak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang dan dihadiri oleh PJ Walikota Malang Bapak Wahyu Hidayat.

Acara dimeriahkan dengan hiburan berupa lagu- lagu yang dinyanyikan oleh bapak dan ibu guru, bahkan Bapak Kadinas dan PJ Walikota Malang.

Sesudah doa yang dipimpin oleh Bapak Samsul, acara ditutup dengan bersalam-salaman. 

Harapan semuanya ke depan kota Malang akan senantiasa ‘berselaras untuk terus naik kelas’. 

Akhirnya Selamat Idul Fitri 1445 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin.