Istighotsah Bintaraloka di Awal Tahun 2024

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan. (Q.S.alMaidah.35).

Pagi itu matahari menampakkan wajahnya, cerah namun terasa teduh. Siswa dan guru duduk bersama di lapangan volley dalam posisi berhadapan.

Ya, pagi itu warga Bintaraloka akan melaksanakan istighotsah di awal tahun 2024.

Istighotsah bersama adalah agenda rutin yang diadakan di Bintaraloka yang diadakan di Kamis pertama setiap bulan.

Pembawa acara Ibu Utien, dokumentasi Fabi

Kegiatan pagi itu dipandu oleh Ibu Utin Kustianing dan diawali dengan sambutan ibu Kepala SMP Negeri 3 Malang.

 Dalam sambutan beliau mengatakan bahwa istighotsah ini adalah wujud dari rasa syukur kita dan dinyatakan dalam wujud berdoa bersama dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

Sambutan Ibu Kepala SMP Negeri 3 Malang, dokumentasi Fabi

Istighosah dipimpin oleh Bapak Abid Salfada. Sebelum memulai istighotsah Pak Abid menerangkan tentang makna istighotsah dikaitkan dengan jihad kita sebagai manusia juga takdir Allah SWT.

Pada intinya, istighosah adalah doa bersama yang bertujuan untuk meminta pertolongan dari Allah SWT ketika keadaan sukar dan sulit. 

Siswa mengikuti istighotsah bersama, dokumentasi Fabi

Sedangkan jihad  adalah upaya bersungguh-sungguh di jalan Allah agar hal-hal yang merendahkan harkat, derajat dan martabat kemanusiaan bisa kita hilangkan, sehingga kualitas kehidupan peradaban terus meningkat dan membaik.

Diterangkan Pak Abid jihad ada bermacam-macam. Jihad seorang guru adalah berjuang untuk mencerdaskan anak bangsa, jihad seorang suami dan  istri adalah menjaga, merawat dan memelihara anak anak serta keluarganya sementara jihad seorang pelajar adalah belajar.

Siswa mengikuti istighotsah bersama, dokumentasi Fabi

Dikaitkan dengan takdir pada dasarnya takdir manusia ada dua yaitu yang bisa diubah dan tak bisa diubah. 

Melalui jihad dan istighotsah ini kita berusaha meraih takdir yang lebih baik untuk perjalanan kita ke depannya.

Pagi yang terasa demikian teduh. Seteduh hati kami yang menunduk mengharap ampunan juga memanjatkan harapan padaNya Sang Penggenggam Segala Ketentuan.

Akhirnya semoga dengan istighotsah bersama ini Allah selalu melimpahkan rahmat dan keberkahan pada seluruh warga Bintaraloka tercinta.

Yuli Anita

Leave a Comment

Your email address will not be published.

60 views