Categories
Reportase

Satukan Hati, Munajat Bersama Jelang Pelaksanaan Ujian Sekolah 2025

Pada hari Jumat ( 02/05), setelah upacara Hardiknas, di bumi Bintaraloka dilaksanakan kegiatan doa bersama. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa kelas sembilan, wali kelas dan perwakilan wali murid ini dilaksanakan di tiga tempat, yaitu di aula satu, aula dua dan perpustakaan.

Aula satu untuk siswa muslim, aula dua untuk siswa Kristen dan Katolik , serta perpustakaan untuk siswa beragama Hindu.

Doa bersama adalah momen bermunajat pada Allah, Tuhan yang Maha Esa agar semua siswa diberikan kemudahan dan kelancaran dalam mengerjakan ujian.

Doa bersama di aula Bintaraloka satu, dokumentasi pribadi

Di akhir doa bersama yang dilakukan di aula satu Ibu Utien berpesan pada seluruh siswa dalam menghadapi ujian. Inti dari pesan tersebut adalah agar siswa selalu minta doa pada orang tua, karena kesuksesan yang kita raih adalah berkah dari doa orang tua kita.

Selain itu siswa diharapkan selalu mengerjakan soal ujian dengan penuh percaya diri,  sungguh sungguh dan tetap menjunjung tinggi kejujuran, karena dalam kejujuran itu terdapat keberkahan.

Doa bersama di aula Bintaraloka dua, dokumentasi Naufal

Di akhir acara doa bersama, siswa bersalam- salaman dengan para guru dan orang tua, untuk meminta maaf atas segala kesalahan, juga mohon doa agar mendapatkan kelancaran dalam ujian sekolah minggu depan.

Doa bersama di perpustakaan, dokumentasi Naufal

Kegiatan doa bersama ini bukan hanya sekedar rutinitas,  namun juga sebagai pengikat spiritual antara siswa , guru dan orang tua. Ya, di saat yang sama, ketiganya melantunkan harapan yang sama pada Tuhan Sang Pemilik Semesta.

Bersalam salaman di akhir acara, dokumentasi Naufal

Akhirnya semoga ujian sekolah yang akan dilaksanakan pada tanggal 5-14 Mei 2025 ini berjalan dengan lancar, dan para siswa bisa mendapatkan nilai maksimal seperti yang diharapkan.

Categories
Reportase

Doa Bersama, Pembentukan Karakter dan Adab yang Harus Diperhatikan

Rabu pagi di Bintaraloka. Seperti hari sebelumnya, hari ini siswa berkumpul di lapangan volley untuk melaksanakan doa bersama. 

Doa bersama adalah salah satu pembiasaan di SMP Negeri 3 Malang yang dilaksanakan untuk pembentukan karakter baik pada diri siswa. 

Jika hari Selasa kemarin doa bersama dilakukan oleh kelas 7, 8 dan 9, maka pagi ini yang melaksanakan adalah siswa kelas 7 dan 8, dengan dipandu oleh para guru agama.

Setelah doa bersama pagi ini ada sedikit pengarahan dari Ibu Utien dan Pak Herianto selaku wakasis SMP Negeri 3 Malang.

Pengarahan dari Bu Utien, dokumentasi pribadi

Dalam pengarahannya Ibu Utien menerangkan tentang perlunya kesungguhan dalam berdoa. Ya, bukankah semua doa yang kita lantunkan semua ditujukan pada Allah yang telah memberikan kita segalanya? 

Ia yang memberikan kita kehidupan, kesehatan, sanak famili juga teman-teman yang bisa membuat kita merasa bahagia menjalani kehidupan. 

Demikian banyak karunia Allah pada kita karenanya sudah menjadi kewajiban kita untuk senantiasa berdoa dan mendekatkan diri kepada Nya dengan cara yang baik.

Pengarahan dari Pak Herianto, dokumentasi pribadi

Lewat pengarahannya Pak Herianto mengibaratkan segala doa dan perbuatan kita adalah seolah file file yang kita simpan di dalam cloud. Saat diperlukan file itupun akan dibuka satu per satu. Dan supaya kita tidak sampai rugi atau menyesal kita harus mengisi file tersebut dengan hal -hal yang baik.

Tentang Doa dan Adabnya

Ilustrasi berdoa, sumber gambar: Pexels

Allah memerintahkan umat muslim untuk senantiasa rajin dalam berdoa . Dalam Surah  Al Baqarah ayat 186 Allah berfirman : 

وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ

Artinya: Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Maka, hendaklah mereka memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

Ada aturan atau adab yang harus selalu diperhatikan dalam berdoa, di antaranya adalah:

1. Memilih Waktu Terbaik

Waktu terbaik dinamakan juga  waktu yang  istijabah untuk berdoa. Waktu yang istijabah tersebut  misalnya sepertiga malam terakhir, saat berbuka puasa, antara azan dan iqamah, saat azan berkumandang, sujud dalam salat, dan saat turun hujan. 

2. Menghadap Kiblat

Imam Al Ghazali juga menganjurkan muslim untuk berdoa menghadap kiblat. Hal ini tercantum dalam surah Al Baqarah ayat 149-150,

وَمِنْ حَيْثُ خَرَجْتَ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ۗ وَاِنَّهٗ لَلْحَقُّ مِنْ رَّبِّكَ ۗ وَمَا اللّٰهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُوْنَ – ١٤٩

Artinya: Dan dari manapun engkau (Muhammad) keluar, hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidil haram, sesungguhnya itu benar-benar ketentuan dari Tuhanmu. Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.

وَمِنْ حَيْثُ خَرَجْتَ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ۗ .

3. Berdoa dengan Rendah Hati (tawadhu)

Ilustrasi berdoa, sumber gambar: berita satu

Selanjutnya, Imam Al Ghazali mengatakan agar muslim dapat berdoa dengan wajar, lembut dan merendahkan diri serta tidak menggunakan kata yang berlebih-lebihan. 

.

4. Berdoa dengan Rasa Harap

Adab berdoa selanjutnya yakni seorang muslim hendaknya berdoa dengan rasa harap dan cemas .

5. Yakin

Setiap muslim yang berdoa harus yakin  bahwa doa tersebut akan dikabulkan Allah SWT.  

6. Tidak Terburu-buru

Dalam berdoa kita tidak boleh  terburu-buru. Bahkan, Imam Al Ghazali menganjurkan untuk mengulang bacaan doa sebanyak tiga kali.

7. Didahului Asmaul Husna

Berdoa dengan rasa tawadhu’, Sumber gambar: Pexels

Terakhir, Rasulullah SAW dalam haditsnya pernah berkata, orang yang membaca doa dengan menyematkan Asmaul Husna di dalamnya akan diperkenankan doanya tersebut. 

Demikian adab-adab yang harus selalu di laksanakan dalam berdoa. Ya, adab yang harus selalu kita pegang karena kita akan memohon sesuatu pada Dia Sang Maha Pemberi . 

Karena jika berhadapan dengan sesama manusia saja kita harus selalu memegang adab dan kesopanan, apalagi saat menghadap Allah yang telah memberi kita segalanya.

Categories
Reportase

Melangitkan Doa Jelang Pelaksanaan PAS dan SAS Gasal 2023/2024

Pagi terasa demikian sejuk. Siswa putra dan putri duduk dalam barisan masing-masing di lapangan volley. 

Di pangkuan mereka Al Quran dibuka, sambil dibaca dengan lagu dan tajwid sesuai arahan bapak /ibu guru pengajar Agama Islam. 

Siswa mengikuti semua kegiatan dengan khusyuk. Mulai dari membaca Al Quran bersama, Asmaul Husna dan doa. Doa untuk orang tua, juga doa selamat dunia dan akhirat .

Arahan dari Ibu Utien, dokumentasi Vina

Ya, doa-doa terbaik dilangitkan untuk kebaikan dan kelancaran seluruh siswa utamanya dalam menempuh PAS dan SAS semester gasal tahun pelajaran 2023/2024.

Mengapa harus ada doa bersama? Menurut Ibu Utien ada banyak manfaat membaca Alquran dan berdoa bersama-sama. Di antara manfaat tersebut adalah:

Doa pagi, dokumentasi Vina

1. Untuk ketenangan hati. Pernahkah pembaca merasakan bahwa setelah kita membaca Al Qur’an hati menjadi lebih tenang? 

Benyak penelitian yang menunjukkan bahwa membaca Al-Qur’an memberikan banyak manfaat, dan  salah satunya untuk ketenangan jiwa. 

Al-Qur’an memberikan ketenangan jiwa bagi siapapun yang membacanya, karena sejatinya, ia menjadi jalan untuk mengingat Tuhannya.

Sebuah studi di Universitas Salford, Inggris mengatakan bahwa orang-orang yang membaca dan melantunkan Al-Qur’an menjadi lebih rileks dan tenang dibanding mereka yang membaca buku biasa.

Seperti yang disebutkan dalam Surah Ar-R’ad ayat28 yang artinya: “Orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (Ar-R’ad; 28).

2. Fokus. Hati yang tenang akan membuat kita lebih fokus dalam mengerjakan sesuatu. Jika kita fokus mengerjakan sesuatu, diharapkan hasil sesuai yang diharapkan akan bisa diperoleh.

Doa pagi, dokumentasi Vina

Satu kebaikan akan menyimpan mutiara kebaikan-kebaikan yang lain. Ada satu catatan yang diperoleh dari kegiatan doa bersama ini, yaitu tidak adanya siswa yang terlambat mengikuti PAS di sesi pagi.

Akhirnya semoga kegiatan serupa akan lebih sering dilakukan di SMP Negeri 3 Malang.

Doa bersama, membaca Al Quran ataupun Asmaul Husna adalah satu cara untuk menjadikan sekolah sebagai ladang kebaikan, sehingga keberkahan tetap terlimpah pada seluruh warga Bintaraloka 😊.

Categories
Sekolah

Doa Bersama Jelang Pelaksanaan Ujian Sekolah 2022/2023

Pagi itu aula Bintaraloka sudah kembali menunjukkan kesibukannya. Jam masih menunjukkan pukul tujuh lebih. Namun siswa kelas sembilan sudah memenuhi Bintaraloka satu.

Peserta doa bersama, dokumentasi pribadi

Di bagian depan bapak ibu guru, demikian juga wali murid telah siap dengan acara pagi itu. Ya, menjelang ujian sekolah, SMP Negeri 3 Malang mengadakan acara doa bersama dan motivasi bagi seluruh siswa kelas 9.

Beberapa wali kelas, dokumentasi pribadi

Permainan grup Al-Banjari dengan lagu-lagu sholawat membuka acara pagi itu. Permainan mereka yang begitu rancak membuat suasana terasa demikian hangat. Nampak persiapan dilakukan di mana-mana. Demikian juga bapak ibu guru wali kelas mengawasi putera-puterinya.

Al-Banjari, dokumentasi Bintaraloka

Pagi itu pra acara diisi dengan pembacaan Asmaul Husna dan membaca surah Al Insyiroh. Sedangkan acara inti adalah pembacaan ayat suci Alquran, sambutan dari Ibu Kepala sekolah, istighotsah sekaligus motivasi dan muhasabah oleh Ustadz Budi Sulistyo, S.Hi,M.Pd.

Sesudah motivasi semua kembali dihibur dengan lantunan sholawat dari grup Al-Banjari.

Acara pagi itu dipandu oleh Ibu Utien Kustianing, M.Pd dari awal hingga akhir. Di samping bisa diikuti secara langsung, orang tua juga bisa mengikuti doa bersama secara live streaming dari YouTube.

Dalam acara tersebut, Ibu Utien juga mengemukakan beberapa tips sukses ujian. Di antara tips sukses ujian adalah:

Pembawa acara, dokumentasi Bintaraloka

1. Meminta doa restu orang tua
2. Membaca doa sebelum mengerjakan ujian
3. Mengerjakan ujian dengan sungguh-sungguh dan teliti
4. Mengerjakan ujian dengan jujur
5. Senantiasa beryukur dan menyerahkan sepenuhnya hasil ujian pada Allah SWT.

Bertugas sebagai pembaca gema wahyu Ilahi pagi itu adalah Rava kelas 3.2.9.

Sesudah sambutan Ibu Kepala Sekolah,  acara dilanjutkan dengan Istighotsah, motivasi dan muhasabah.

Sambutan kepala sekolah, dokumentasi Bintaraloka

Dalam motivasi yang disampaikan, Ustadz Budi Sulistyo mengemukakan dua hal yang harus dilakukan agar kita senantiasa diberikan kemudahan dan kelancaran dalam mengikuti ujian.

Ustadz Budi Prasetyo, dokumentasi Bintaraloka

Dua hal tersebut adalah:
1. Selalu meminta kepada Allah, dengan cara rajin berdoa utamanya dengan memperbaiki sholat kita. Jika kita ingin sukses, mintalah pada Dzat yang bisa memberikan kesuksesan yaitu Allah SWT.
2. Berbuat baik kepada orang tua dan selalu minta doa pada keduanya. Ya, doa orang tua sangat makbul sebagai pengantar anak- anaknya menuju kesuksesan.

Bersalaman, dokumentasi Bintaraloka

Di akhir acara, semua bapak ibu guru juga orang tua dan siswa bersalam- salaman untuk saling memaafkan. Harapannya dengan leburnya dosa antar sesama manusia siswa akan diberikan kemudahan dan kelancaran dalam mengerjakan ujian sehingga pada akhirnya bisa mendapatkan hasil yang memuaskan.

Doa bersama di Bintaraloka dua, dokumentasi Bu Maria

Selain diadakan di Bintaraloka satu, acara doa bersama pagi ini juga  diadakan di Bintaraloka dua dan perpustakaan.

Doa bersama di Bintaraloka dua, dokumentasi Bu Maria

Di Bintaraloka dua doa bersama dilaksanakan oleh seluruh siswa beragama Kristen dan Katholik, sedangkan di perpustakaan doa dilakukan oleh siswa beragama Hindu.

Doa bersama berjalan begitu khusyuk. Ya, doa hakekatnya adalah ungkapan kerendahan hati manusia. Betapa manusia tak punya arti apa-apa tanpa pertolongan Sang Maha Segala yaitu Tuhan Yang Maha Kuasa.

Link YouTube acara doa bersama:

https://www.youtube.com/live/6uJK8DKNfUY?feature=share

Baca juga:

Categories
Reportase

Doa bersama dan Bakti Sosial Sambut Perayaan HUT Bintaraloka ke 73

Pagi itu matahari bersinar cerah. Seperti yang direncanakan, di Kamis pagi tanggal 16 Maret 2023 ini ada dua agenda penting berkaitan dengan perayaan HUT ke 73,  yaitu doa bersama dan bakti sosial.

Doa bersama dan istighotsah, dokumentasi BBC

Ketika jam sudah menunjukkan pukul tujuh kurang seperempat acara segera dimulai. Seluruh siswa mengambil tempat di lapangan volley sementara Bapak/Ibu guru di depan kelas 9.3 sampai 9.5 dalam posisi berhadap-hadapan dengan siswa.

Pembawa acara, dokumentasi pribadi

Bertindak dalam pembawa acara pagi itu adalah Ibu Utien,pemimpin istighotsah Pak Muhaimin dan pembacaan Yasin dipimpin oleh Pak Abid. Acara berjalan dengan begitu khusyuk , dan diakhiri dengan pembacaan doa yang dipimpin Pak Aksan.

Pelaksanaan doa bersama tidak hanya dilakukan di lapangan volley, tapi juga dilaksanakan di aula Bintaraloka 2.

Doa bersama di aula Bintaraloka 2, dokumentasi BBC
Doa bersama di aula Bintaraloka 2, dokumentasi Bu Maria

Di aula Bintaraloka 2 doa bersama dilaksanakan oleh siswa Kristen dan Khatolik dengan panduan Ibu Maria, Pak Gerry dan Ibu Maria.

Setelah doa bersama, dokumentasi pribadi

Segala harapan dilantunkan dalam doa bersama pagi ini. Intinya agar kebaikan dan keberkahan senantiasa dilimpahkan pada seluruh warga SMP Negeri 3 Malang, dan agar SMP Negeri 3 Malang tetap bisa mempertahankan prestasi yang pernah diraih selama ini.

Ibu Kepala Sekolah dan ketua komite, dokumentasi Buz

Sesudah doa bersama ada acara lain yang telah menunggu yaitu bakti sosial yang dilaksanakan di lab fisika dan gazebo. Persiapan bakti sosial sudah dilaksanakan oleh panitia sejak beberapa hari sebelumnya. Mulai dari penyiapan paket bantuan juga persiapan ruangan.

Panitia Baksos, dokumentasi Buz

Panitia bakti social terdiri atas guru, staf TU juga OSIS.

Dalam bakti sosial pagi ini disalurkan 30 paket sumbangan, dimana 15 paket berasal dari komite, dan 15 paket yang lain adalah sumbangan dari wali murid. Penerima sumbangan berasal dari  warga sekitar sekolah dan warga sekolah.

Penyerahan sumbangan, dokumentasi Buz

Dalam kesempatan tersebut Ibu Kepala Sekolah memberikan sambutan dan menyerahkan sumbangan dengan didampingi Ibu Ketua Komite SMP Negeri 3 Malang.

Penyerahan sumbangan, dokumentasi Buz

Ya, sudah sepantasnya di hari istimewa ini kita berbagi kebahagiaan pada sesama.  Sebuah nasehat bijak mengatakan , satu hal yang tidak pernah berkurang, bahkan terus bertambah meski dibagikan adalah kebahagiaan.

Salam Bintaraloka 😊