Kunjungan Perpustakaan Keliling: Permudah Akses Literasi, Tingkatan Minat Baca

Sebuah mobil berwarna biru memasuki area sekolah. Setelah parkir di tempat yang strategis, dua orang turun sambil tersenyum ramah. 

“Selamat pagi, kami dari perpustakaan kota,”

Aha.., tanpa penjelasan tersebut sebenarnya kami sudah tahu siapa yang berkunjung dari berbagai tulisan yang ada di mobil.

Ya,  hari ini sekolah kami mendapatkan kunjungan dari Perpustakaan Umum Kota Malang dalam bentuk Perpustakaan Keliling.

Mobil layanan perpustakaan keliling, dokumentasi pribadi

Perpustakaan Keliling Kota Malang adalah sebuah layanan dari Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang dengan menggunakan mobil operasional untuk mendekatkan akses buku ke masyarakat, khususnya anak-anak. 

Kader pustaka siap menyambut kedatangan perpustakaan keliling

Sebuah layanan jemput bola, dimana selain melakukan kunjungan, perpustakaan ini juga beroperasi rutin di beberapa lokasi seperti Alun-Alun Kota Malang dan Taman Merjosari.

Setelah beramah-tamah sejenak, kami langsung menuju perpustakaan sekolah, dan di sana sudah ditunggu oleh siswa dan kader pustaka.

Acarapun dimulai. Dari berkenalan, petugas perpustakaan menjelaskan tentang cara menjadi anggota Perpustakaan Umum Kota Malang. Beberapa pertanyaan muncul dari siswa yang menunjukkan antusias mereka salam mengikuti acara ini.

Membaca bersama, dokumentasi pribadi
Membaca bersama , dokumentasi pribadi

Sekitar sepuluh menit kemudian acara dilanjutkan dengan pemutaran film dan peminjaman buku untuk dibaca di tempat.

Adalah sebuah pemandangan menarik ketika melihat siswa duduk bareng di atas karpet sambil menonton film yang diputar di televisi. Ya, generasi sekarang pasti belum tahu sensasinya nonton TV rame- rame seperti yang sering dilakukan para generasi terdahulu (termasuk saya).

Nonton film bareng, dokumentasi pribadi

Begitu film berakhir siswa segera menuju mobil yang berisi penuh buku dan memilih sekaligus membacanya. Sangat menyenangkan. Bukunya begitu beragam mulai dari fiksi maupun non fiksi. 

Satu hal membuat saya surprise. Ya, tiba-tibasaya menemukan buku serial Little House on the Prairie karya Laura Ingalls Wilder. Buku yang lama saya cari dan sudah tidak ada di toko buku manapun.

Tentang Little House on the Prairie, ini adalah serial yang pernah diputar di TVRI di kisaran tahun 1980 an, dan saya adalah salah satu penggemarnya.

Buku Laura Ingalls Wilder, dokumentasi pribadi

Serial klasik Amerika ini  mengisahkan kehidupan keluarga Ingalls, Charles, Caroline, dan anak-anak mereka yang berjuang, bertahan hidup, dan membangun kehidupan di Walnut Grove, Minnesota pada tahun 1870-an hingga 1880-an. Serial yang sarat dengan nilai persahabatan, kasih sayang dan kegigihan berjuang.

“Bukunya bagus-bagus,”

“Nonton filmnya asyik,” ungkap beberapa siswa. 

Hari yang luar biasa. Lewat kegiatan ini siswa mendapatkan pengalaman baru, sekaligus lebih memahami program-program perpustakaan umum kota Malang yang belum diketahui.

Berfoto bersama di akhir acara, dokumentasi Dwikaa

“Sekarang di perpustakaan juga ada kitab kuning dan bacaan dalam huruf Braille,” ungkap Pak Ichwan yang menjadi narasumber pagi itu.

Ketika saya bertanya ada berapa sekolah yang harus dilayani  Perpustakaan Keliling ini, Pak Ichwan menjawab bahwa ada 400 sekolah dan kelurahan yang akan dikunjungi perpustakaan keliling ini, dan armada yang dikerahkan ada lima buah.

Menurut informasi, perpustakaan keliling ini akan berkunjung setiap satu semester sekali.

Semoga kehadiran perpustakaan umum sebagai sumber literasi yang terpercaya bisa semakin dirasakan masyarakat kota Malang.

Hari yang luar biasa. 

Semoga dengan kegiatan perpustakaan keliling ini minat baca masyarakat semakin meningkat karena akses baca yang semakin mudah, serta kehadiran perpustakaan umum sebagai sumber literasi yang terpercaya bisa semakin dirasakan masyarakat kota Malang.

Konsultasi Pengisian Survey IPLM ke Perpustakaan Umum Kota Malang

Pada hari Selasa (18/11) perpustakaan SMP Negeri 3 Malang mengirimkan Ibu Yuli Anita dan Ibu Eka untuk melakukan  konsultasi  pengisian survey ILPM ke Perpustakaan Umum Kota Malang.

IPLM adalah singkatan dari Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat, sebuah ukuran statistik untuk menilai sejauh mana pemerintah daerah dan masyarakat berupaya membina perpustakaan sebagai wahana belajar sepanjang hayat guna menciptakan budaya literasi. 

Indeks ini mengukur berbagai aspek, seperti pemerataan layanan perpustakaan, koleksi, dan tenaga perpustakaan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui literasi. 

Pengisian IPLM, dokumentasi pribadi

Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur dan mengevaluasi upaya peningkatan literasi masyarakat, terutama melalui pengembangan perpustakaan. 

ILPM melibatkan berbagai unsur, termasuk pemerintah daerah (provinsi dan kabupaten/kota), lembaga pendidikan, organisasi masyarakat sipil, dan media massa. 

Hasil yang diperoleh dari survey ini ke depan akan dijadikan dasar penyusunan rekomendasi kebijakan untuk meningkatkan kualitas masyarakat melalui literasi dan akses terhadap informasi. 

Sesudah pendampingan pengisian survey dilaksanakan dengan menyertakan berbagai bukti dukung untuk keabsahan data yang dituliskan di survey.

Giat Si Ciput, Pengembalian Buku Perpustakaan

Giat siswa pasca ujian salah satunya adalah pengembalian buku paket ke perpustakaan.

Ya, setelah selama setahun mereka mendapatkan pinjaman buku paket untuk tiap mapel, kini saatnya siswa harus mengembalikan buku-buku tersebut dalam keadaan rapi seperti dulu pada saat menerima.

Hari Kamis dan Jumat (15-16 Mei ) suasana perpustakaan begitu ramai. Meski demikian siswa dengan tertib bergantian menyerahkan buku-buku mereka pada petugas perpustakaan.

Sesudah dicek dan lengkap, petugas memberikan kartu bebas tanggungan perpustakaan pada siswa.

Suasana perpustakaan , dokumentasi Si Ciput

Sesuai namanya kartu tersebut adalah bukti bahwa siswa tidak mempunyai tanggungan buku pada perpustakaan.

Saat peminjaman di awal semester dahulu,  setiap buku diberi keterangan nomor yang berbeda untuk masing-masing penyewa.

Tujuannya jelas, agar buku tidak tertukar, juga jika buku tersebut ketinggalan, bisa ditelusuri penyewanya. Pemberian kode di tiap buku ini juga melatih siswa agar bertanggung jawab pada barang pinjaman dari sekolah.

Petugas perpustakaan mengecek buku siswa, dokumentasi pribadi

Meminjam dan mengembalikan buku perpustakaan adalah sebuah kegiatan rutin yang melalui kegiatan tersebut siswa diajak belajar menjaga barang milik bersama,menjaga inventaris sekolah, bertanggung jawab untuk ikut memelihara buku- buku yang akan digunakan adik kelas mereka.

Pengembalian buku perpustakaan, dokumentasi pribadi
Meletakkan buku di tempat yang disediakan, dokumentasi pribadi

Bukan hanya masalah tanggung jawab, dengan menjaga dan memelihara buku paket sekolah siswa berarti ikut serta menjaga kelancaran proses pembelajaran dan  keberlangsungan pendidikan.