Sebuah Cerita Tentang Bulan Bahasa

Bulan Oktober telah berlalu. Namun bulan yang identik dengan bulan bahasa itu menyisakan cerita manis, terutama buat keluarga 2.3.1 Bintaraloka.

Peringatan Bulan Bahasa di Bintaraloka tahun ini diadakan hari Rabu  26 Oktober 2022 dan mengangkat tema”GEMILANG MUDA MEMBANGUN INDONESIA” .

Menonton lomba drama, dokumentasi pribadi

Menurut Bapak Mahmud istilah ‘muda’ tidak merujuk hanya pada  yang berusia muda.  Siapapun yang masih punya semangat tinggi untuk mencapai kemajuan maka ia tergolong dalam kategori muda.

Ada 17 mata lomba untuk memeriahkan acara Bulan Bahasa tahun ini, di antaranya adalah story telling, pidato bahasa Indonesia, speech contest, cipta puisi, musikalisasi puisi, madding, drama dan banyak lagi.

Para pemenang, dokumentasi Apple

Hal yang sangat membanggakan kelas 2.3.1 mendapat tjuh kejuaraan dalam lomba tersebut. Berikut para pemenang tersebut:

Berfoto bersama, dokumentasi Apple

Juara 1 Broadcasting

– Alessandra Nesya R.A.Z (editor)

– Rizke Anggia R. (reporter)

Juara 1 Pidato Bhs.Indonesia

– Jauza Udkhia Rahma

Juara 2 Cipta Makna Puisi

– Saylendra Wicaksono

Juara 1 Geguritan

– Atiqoh Sabrina Hasan

Juara 2 Pentigraf

– Aneira Calya Andrianti

Juara 2 Poster Digital

– Syifa Izza Santoso

Selamat pada para pemenang.. Semoga semakin sukses ke depannya.

Gempita Pameran Karya Siswa di Akhir Projek “Aku Keren dengan 4R”

Pagi itu selepas upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2022 siswa kelas tujuh bergegas menuju aula. Sesuai arahan bapak/ibu guru mereka segera duduk mengambil tempat sesuai kelas masing-masing seperti biasanya.

Aha, ada perayaan lagi di acara Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.  Pagi itu akan diadakan pameran karya siswa kelas  tujuh yang menandai berakhirnya projek tema dua yaitu “Aku Keren dengan 4R”.

Persiapan pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Dokumentasi P.Fabi

Projek “Aku Keren dengan 4R” dilakukan dalam berbagai kegiatan yaitu pemberian materi dari narasumber, pembuatan karya dengan bimbingan ibu-ibu para pelaku UMKM kota Malang, ODL, pembuatan karya mandiri dan pameran.

Sekitar pukul 08.30 persiapan dilakukan.  Sound,  LCD dan yang tak kalah penting adalah persiapan siswa menyambut kedatangan Komite SMP Negeri 3 Malang,  juga perwakilan paguyuban orang tua siswa.

Layaknya sebuah perayaan semua dipersiapkan dengan rapi. Lagu Profil Pelajar Pancasila dan Jangan Membuang Sampah berkali-kali dinyanyikan dengan rancak dan penuh semangat.  Adanya pemandu gerak siswa yang berdiri di setiap kelas membuat suasana semakin ceria. 

Sekitar pukul sembilan acarapun dimulai. Acara diawali dengan berdoa bersama seraya berharap semoga semua berjalan lancar sesuai yang diharapkan.

Menyanyikan lagu Indonesia Raya, dokumentasi P.Fabi

Sesudah pembukaan dan doa semua yang hadir berdiri untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya tiga stanza dengan dirigen Ibu Hertika. Betapa hal yang mengharukan, bersama siswa menyanyikan lagu kebangsaan dengan penuh semangat dan sungguh-sungguh.

Laporan ketua projek tema dua, dokumentasi P.Fabi
Kreatif…dan bernalar kritis, dokumentasi P.Fabi

Sesudah laporan dari ketua projek tema dua yaitu Ibu Ahfi, acara dilanjutkan dengan sambutan Ibu Kepala Sekolah, dan menyanyikan lagu Profil Pelajar Pancasila serta Jangan Membuang Sampah dengan panduan Bu Ami,  Bu Novi,  Bu Dani dan Bu Triana. Beberapa orang tua siswa ikut bernyanyi sambil bertepuk tangan.

Sesudahnya acara dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan orang tua.  Dalam sambutannya  bapak perwakilan orang tua menekankan pentingnya melaksanakan 4R demi menjaga kelestarian lingkungan kita.

Sambutan perwakilan orang tua, dokumentasi P.Fabi
Sosialisasi tema tiga, dokumentasi pribadi

Sesudah sambutan orang tua acara di aula ditutup dengan berdoa, dan siswa segera diminta ke kelas masing-masing untuk persiapan pameran kelas. 

Sementara siswa menyiapkan pameran,  perwakilan paguyuban,  guru dan komite mengikuti acara sosialisasi Projek Tema Tiga dengan topik “Konser Musik Nusantara”. 

Sosialisasi dilakukan oleh Pak Fabi sebagai ketua tim Projek Tema Tiga .

Dalam paparannya Pak Fabi menjelaskan tentang apa saja yang akan dilakukan di Projek Tema Tiga,  dan tentunya mengharapkan dukungan orang tua dalam pelaksanaannya.

Sesudah sosialisasi, perwakilan paguyuban dipandu oleh dua orang siswa menuju ke kelas untuk menyaksikan pameran karya siswa.

Siswa menjawab pertanyaan Ibu Komite Sekolah, dokumentasi P.Fabi
Paguyuban orang tua menyaksikan pameran, dokumentasi P.Fabi
Ibu Kepala Sekolah menyaksikan pameran, dokumentasi P.Fabi

Sesuai dengan tema,  pameran berupa barang-barang hasil karya siswa dengan menerapkan prinsip 4R yaitu reduce,  reuse,  recycle dan replace.  Karya siswa sederhana namun menarik dan bermanfaat.  Contoh: mekuren, meja kursi keren yang dibuat dari ban bekas,  laci dari kardus,  lampu hias dari compact disc bekas,  lampu belajar dan banyak lagi.

Berbagai pertanyaan tentang produk dijawab dengan sigap oleh para penjaga stand pameran.

Kreatifitas siswa benar benar patut diacungi jempol,  baik dalam membuat karya ataupun menyelenggarakan pameran. Pameran dikemas dengan sederhana namun tetap ‘serius’. 

Penerima tamu, dokumentasi pribadi

Hal ini bisa dilihat dengan adanya meja penerima tamu,  daftar hadir,  brosur keterangan produk,  juga penjaga stand yang siap menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan pengunjung dengan ramah.

Beberapa kelas bahkan menyediakan makanan juga permen.  Wow… 

Brosur pameran, dokumentasi pribadi

Ya, selalu ada banyak cerita di balik pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. 

Melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ternyata bisa diketahui bahwa siswa menyimpan ‘talenta’ tertentu dalam diri masing-masing. Talenta yang tentunya perlu dikembangkan lagi untuk bekal mereka di masa mendatang. 

Salam Pelajar Pancasila… 🙂

Meriahnya Peringatan Bulan Bahasa 2022 di Bintaraloka

Tentang Bulan Bahasa

Di dalam bulan Oktober terdapat sebuah peristiwa penting yaitu ikrar yang diucapkan oleh para pemuda tanggal 28 Oktober 1928 atau Sumpah Pemuda.

Pembukaan Peringatan Bulan Bahasa, dokumentasi Apple

Sumpah Pemuda menggambarkan semangat para pemuda untuk bertumpah darah yang satu tanah air Indonesia, berbangsa satu yaitu bangsa Indonesia,  dan menjunjung bahasa persatuan yang satu yaitu Bahasa Indonesia. 

Dan sebagai wujud kecintaan kita pada  Bahasa dan Sastra Indonesia itu maka setiap bulan Oktober kita memperingati Bulan Bahasa.

Peringatan Bulan Bahasa di Bintaraloka

Peringatan Bulan Bahasa di Bintaraloka tahun ini diadakan hari Rabu  26 Oktober 2022 dan mengangkat tema “GEMILANG MUDA MEMBANGUN INDONESIA” .

Briefing sebelum pelaksanaan lomba, dokumentasi pribadi

Ketua panitia pelaksana Bulan Bahasa Bapak Mahmud menerangkan bahwa istilah ‘muda’ tidak merujuk hanya pada  yang berusia muda.  Siapapun yang masih punya semangat tinggi untuk mencapai kemajuan maka ia tergolong dalam kategori muda.

Peringatan pagi itu diawali dengan apel pembukaan yang dipimpin oleh Ibu Kepala Sekolah.  Mendung tebal dan kondisi lapangan yang agak basah tidak mengurangi semangat peserta apel. Setelah apel siswa menuju ke kelas dan bapak/ibu guru menerima briefing dari Pak Mahmud.

Briefing pagi sangat diperlukan karena hampir semua bapak/ibu guru menjadi juri dalam lomba bulan bahasa ini.  Ada 17 mata lomba yang disiapkan untuk memeriahkan acara Bulan Bahasa, di antaranya adalah story telling, pidato Bahasa Indonesia, speech contest, cipta puisi, musikalisasi puisi, madding, drama dan banyak lagi.

Lomba MC, dokumentasi Apple

Sekitar pukul setengah delapan para peserta menuju tempat yang ditentukan demikian juga bapak/ibu guru dewan juri.

Speech contest, dokumentasi Apple

Lomba berlangsung demikian meriah.  Semua siswa all out berusaha menyajikan tampilan terbaiknya. Beberapa lomba selesai menjelang Dhuhur namun beberapa lagi seperti broadcasting dan mading diberi batas agak panjang hingga pukul dua belas bahkan setengah dua siang.

Lomba broadcasting, dokumentasi pribadi
Lomba mading, dokumentasi pribadi
Dari arena musikalisasi puisi, dokumentasi pribadi

Sesudah lomba usai, sementara bapak/ibu guru merekap nilai untuk memutuskan pemenang, siswa berkumpul di lapangan volly guna melihat tampilan nominasi terbaik dari tiap lomba .

Konser bersama Pak Vigil, dokumentasi pribadi

Siang itu selepas azan Dhuhur matahari bersinar malu-malu, ya,  hujan yang turun sejak dini hari membuat langit tertutup awan sebagian.

Tapi yang perlu dicatat,  siang itu tidak hujan.  Hal yang sangat kami syukuri. Karena sesuai rencana,  jika tidak hujan hari Rabu siang akan diisi dengan tampilan nominasi terbaik dari beberapa nomor lomba Bulan Bahasa di lapangan .

Musikalisasi puisi, dokumentasi Apple

Siswa dan beberapa bapak ibu guru sudah bersiap di lapangan.  Alat musik sudah ditata di depan dan… action..

Tampilan siang itu diawali dengan permainan gitar Pak Vigil mengiringi siswa menyanyi bersama.  Lagu-lagu pun dialunkan.  Indonesia Tanah Air Beta,  Rayuan Pulau Kelapa,  bahkan juga Sempurna.

Siswa larut dalam suasana yang begitu menyenangkan.  Sesudahnya acara dilanjutkan dengan tampilan musikalisasi puisi,  dongeng dan juga drama.  Berkali kali penonton memberikan applaus atau tertawa atas tampilan siswa di depan yang begitu menarik,  lucu bahkan atraktif.

Ibu guru mendampingi siswa di lapangan, dokumentasi pribadi

Ya,  Bintaraloka selalu penuh cerita.  Lalu siapa saja pemenangnya? Pemenang diumumkan sesudah upacara Sumpah Pemuda 28 Oktober 2022 oleh Pak Mahmud.

Suasana di lapangan volley begitu meriah. Terlebih ketika juara lomba diumumkan satu-persatu, dan tiap pemenang mendapatkan piagam penghargaan.

Sebagian pemenang, dokumentasi Apple

Ingin tahu siapa pemenangnya? Yuk, cek di bawah ini..:)

Lomba Story Telling : 1. Revania Khuma airo (3.5.5), 2. Lili Avisa ( 3.3.5), 3. Dinar Arini (3.5.8)

Lomba Desain Batik : 1. Najwa Aqidatul (2.2.1), 2. Satria Eldin( 3.1.2), 3. Khuluqin Adhim (3.5.7)

Lomba Menulis Indah aksara Jawa : 1. Biru Prameswari(3.3.1), 2. Farzana Luthfi( 3.5.3), 3. Nayla Cahya (3.1.7)

Lomba Pidato bahasa Indonesia : 1. Jauza Udkhia(2.3.1), 2. Azka Affan ( 3.3.6), 3. Faril Ardiansyah (3.5.5)

Lomba Geguritan : 1. Atiqoh Sabrina Hasan (2.3.1), 2. Silvania Tsabitah Saffa (2.1.1), 3. Favian Ahmad 3.3.6

Lomba Musikalisasi Puisi : 1. Kelas 3.3.2, 2. Kelas 3.1.9, 3. Kelas 2.1.1

Lomba Speech Contest: 1. Dirsanala Nararya (2.1.1), 2. Yusuf Danendra (3.1.4), Sybia Ainuha ( 3.1.1)

Lomba Poster Digital: 1. Azka Haura (3.5.2), 2. Syifa Izza (2.3.1), 3. Muhammad Iqbal (2.2.1)

Lomba Cipta Makna Puisi : 1. SafiraDwi Rahmasafitri (3.3.1), 2. Saylendra Wicaksono (2.3.1), 3. Rifa AuliaYulistia (3.5.8)

Lomba MC Bahasa Indonesia: 1. Komang Ayu Wicaksaneng N.G (3.5.5), 2. Amira Rizqia ( 3.3.3), 3. Graciella Joshua Agoni ( 3.5.4)

Lomba Mendongeng: 1. Graciella Zafira (3.5.7), 2. Vina Prawira (3.3.1), 3. Chiara Dewi C.S (3.3.5)

Lomba MC Bahasa Inggrisl: 1. Imraan Fauzan Maksum (3.3.5), 2. Cynara Harsya Adinata (3.5.4), 3. Dzakirah Thalita Ramadhani ( 3.3.1)

Lomba Pentigraf : 1. Safira Damayanti (3.5.8), 2. Aneira Calya Andrianti(2.3.1), 3. Mutiara Tida Fandasari (3.5.1)

Lomba drama : 1. Kelas 3.5.1 , 2. Kelas 3.5.2, 3. Kelas 3.3.1

Lomba Broadcasting : 1. Kelas 2.3.1, 2. Kelas 3.1.8, 3. Kelas 3.5.5

Lomba Poster Manual : 1. Trah Jenitraloka Weninggalih (2.1.1), 2. Nazila Almaghfira Hakim (3.1.4), 3. Aurelia Thalita Putri (3.1.5)

Lomba Mading: 1. Kelas 3.3.6, 2. Kelas 3.5.6, 3. Kelas3.5.7

Salam Bintaraloka..!

Pilketos, Sebuah Cara Merayakan Demokrasi dengan Gembira

Senin pagi ini tidak ada upacara seperti biasanya.  Meski demikian kesibukan lapangan volly sudah tampak sejak pagi.  Ada yang menyiapkan meja,  kardus kardus berisi tab,  bahkan spanduk besar sudah terpasang di tengah lapangan.  Aha, hari ini proses Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos ) 2022 akan segera dilaksanakan. 

Memberikan suara, dokumentasi pribadi

Panitia yang terdiri dari siswa dan guru tampak begitu sibuk. Sebuah perhelatan besar akan dimulai,  dan semua harus disiapkan dengan rapi.

Sesudah pengarahan proses pemilihan  dimulai.  Siswa siap dalam barisan kelas masing-masing dan dengan tertib bergantian maju ke depan untuk memberikan suaranya. 

Siap memberikan suara, dokumentasi pribadi

Pemberian suara dilakukan lewat Sistem Informasi Manajemen Sekolah dengan user name dan password yang sudah diberikan sebelumnya.

Tidak hanya siswa,  bapak/Ibu guru juga ikut memberikan suaranya baik di lapangan maupun di ruang guru. 

Memberikan suara di lapangan, dokumentasi Apple
Memberikan suara di lapangan, dokumentasi pribadi
Memberikan suara di ruang guru, dokumentasi pribadi

Setelah memberikan suaranya, siswa atau guru segera menuju ke panitia yang sudah siap untuk memberikan stempel di tangan.  Dan sesudahnya semua langsung menuju ke kelas  untuk segera mengikuti pelajaran jam pertama. 

Sesudah memberikan suara, dokumentasi Bu Tjatur
Bapak/Ibu guru panitia, dokumentasi Apple

Meski demikian banyak juga di antara siswa yang memanfaatkan waktu untuk berfoto bersama di lapangan atau di depan spanduk Pilketos.  Benar-benar sebuah acara yang meriah.

Ya,  layaknya sebuah pesta demokrasi, Pilketos memang harus kita rayakan dengan gembira.

Salam Demokrasi… 🙂

Panitia dari siswa, dokumentasi Apple
Panitia dari siswa, dokumentasi Apple

Pilketos 2022, Sebuah Ajang Pembelajaran Demokrasi di Bumi Bintaraloka

Denting gitar mengiringi suara lembut dari Jacinda dan Arinina pagi itu.  Keduanya membawakan lagu yang demikian manis dan sempat membuat penonton bernyanyi mengikuti reffrainnya.  Ya,  pagi itu Bintaraloka kembali berpesta.  Tepatnya pesta demokrasi untuk memilih ketua OSIS periode 2022-2023.

Jacinda dan Arinina, dokumentasi pribadi

Pemilihan Ketua OSIS atau Pilketos adalah acara rutin yang diadakan setiap tahun di Bintaraloka.  Tujuannya adalah untuk memilih ketua OSIS baru untuk menggantikan ketua OSIS yang lama dan nantinya akan diikuti dengan penyusunan pengurus OSIS yang baru.

Layaknya sebuah kegiatan demokrasi pengajuan calon sebagai pengurus OSIS sudah dilakukan oleh siswa beberapa minggu sebelumnya.  Tidak mudah untuk mendaftar menjadi pengurus OSIS karena harus ada rekomendasi dari bapak/ibu guru pengajar yang menunjukkan bahwa siswa yang akan mengajukan diri sebagai pengurus OSIS tidak bermasalah. 

Sesudah dilaksanakan seleksi melalui LDK 1,  LDK2 dan wawancara, akhirnya tiga orang terpilih sebagai kandidat ketua OSIS 2022-2023. Kandidat tersebut adalah:

Lili Avisha, dokumentasi Apple
Amira Rizqia, dokumentasi Apple
Maharani Saskia, dokumentasi Apple

1. Lili Avisha

2. Amira Rizqia

3. Maharani Saskia Putri

Sebelum pemilihan dilaksanakan minggu depan tentunya pemilih harus mengenal ketiga calon,  baik profil maupun visi dan misinya. Untuk itu pada Jumat pagi itu dilaksanakan debat dan wawancara terbuka calon ketua OSIS SMP Negeri 3 Malang.

Acara diawali dengan perkenalan dan paparan visi dan misi masing-masing kandidat dan dilanjutkan dengan menjawab pertanyaan pertanyaan yang diajukan baik oleh tim penanya atau guru dan siswa.

Mister Sony, Ibu Kepala Sekolah dan Pak Aksan, dokumentasi Apple
Pemandu acara, dokumentasi Apple

Bertindak sebagai pemandu acara pagi itu adalah Ghiena dan Falasiva,  dan sebagai tim penanya adalah Ibu Kepala Sekolah,  Bapak Aksan dan Mister Sony.

Beberapa pertanyaan yang dilontarkan  dijawab dengan sigap oleh masing  masing kandidat.  Siswa tampak begitu antusias menyaksikan jalannya debat dan wawancara terbuka ini.  Beberapa kali applaus diberikan oleh para siswa atas jawaban dari kandidat yang mereka jagokan. 

Siswa mengikuti jalannya acara dengan antusias, dokumentasi pribadi
Sebagian penonton acara debat dan wawancara, dokumentasi pribadi

Bapak Ibu guru juga tidak ketinggalan menyaksikan acara ini karena nantinya ikut berpartisipasi sebagai pemilih dalam pemilihan ketua OSIS periode 2022-2023

Dari kualitas jawaban yang diberikan oleh masing masing kandidat tidak salah kiranya jika ketiganya diajukan sebagai calon kdtua OSIS,  karena masing-masing memiliki keistimewaan.

Bapak/ibu guru ikut menyaksikan acara debat dan wawancara terbuka, dokumentasi pribadi

 Untuk mengetahui lebih jelas tentang visi dan visi masing masing calon bisa dilihat di youtube berikut ini. 

Acara hari itu berakhir kira-kira pukul delapan.  Lancarnya acara tidak luput dari kerja tim kesiswaan yang begitu solid mulai dari awal hingga akhir acara.

Sie dokumentasi, dokumentasi BBC

Sesudah debat dan wawancara terbuka tentunya semua sudah punya gambaran tentang siapa yang akan dipilih di Pilketos minggu depan.

Siapapun yang terpilih tentunya wajib didukung bersama karena siapapun yang menang dalam Pilketos tahun 2022 ini hakekatnya adalah kemenangan seluruh warga Bintaraloka.

Salam demokrasi…!