Catatan dari Pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun Kelas Tujuh dan Delapan

Yeay .. teriakan gembira siswa terdengar begitu bel akhir PAT berbunyi. Akhirnya selesai sudah Penilaian Akhir Tahun (PAT) kelas 7 dan 8 yang diadakan sejak hari Senin 28 Mei hingga Rabu 7 Juni 2023.

PAT yang terasa begitu panjang, karena ada libur empat hari di dalamnya. Tepatnya libur Hari Lahir Pancasila dan cuti bersama di hari Jumat menjelang Hari Raya Waisak.

Masuk ruang PAT, dokumentasi pribadi
Belajar sebelum PAT, dokumentasi pribadi

PAT kelas 7 dan 8 kali ini dilaksanakan serempak. Semua siswa masuk pagi. Ruangan ditata sedemikian rupa sehingga kelas delapan berisi 20 orang per ruangan sementara kelas tujuh berisi 30 siswa per ruangan.

Pelaksanaan PAT untuk kelas delapan menggunakan tab sekolah, dan kelas tujuh menggunakan perangkat siswa.

Berbaris sebelum masuk ruang PAT, dokumentasi pribadi
Belajar saat istirahat, dokumentasi pribadi

Karena menggunakan tab sekolah, maka salah satu kerja panitia adalah memastikan daya tab terisi penuh sehingga siswa bisa mengerjakan PAT dengan baik.

Memeriksa daya tab, dokumentasi pribadi
Panitia PAT, dokumentasi pribadi
Kesibukan panitia PAT, dokumentasi pribadi

Seperti PAT kelas 9, penilaian dilaksanakan dengan menggunakan aplikasi yang ada di Masterweb. Karenanya dalam pelaksanaan PAT kali ini masih ada pendampingan dari Masterweb .

Ada banyak catatan dari penyelenggaraan PAT kali ini. Satu yang sangat penting adalah masalah jaringan dan aplikasi yang belum begitu lancar. Hal yang harus segera diatasi karena keduanya sangat berperan penting untuk kelancaran PAT.

Siswa yang mengalami kendala dalam pelaksanaan PAT, dokumentasi pribadi

Catatan positif dari PAT ini adalah meski beberapa masalah timbul, panitia sigap dan cepat tanggap untuk menenangkan peserta maupun pengawas PAT sementara jaringan dan web dalam proses pengecekan.

Ya, kesigapan panitia yaitu Bu Ahfi dan Pak Ardillah dkk patut diacungi jempol.

Belajar saat istirahat, dokumentasi pribadi

Catatan penting lain dari PAT ini adalah menurut pengamatan, semangat belajar siswa mulai menunjukkan peningkatan dari ujian- ujian sebelumnya. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya siswa yang belajar serius menjelang PAT baik di depan kelas maupun di halaman sekolah.

Akhirnya semoga berbagai masalah yang yang timbul dari penyelenggaraan PAT kali ini bisa menjadi masukan untuk perbaikan penyelenggaraan ujian- ujian berikutnya.

Suasana PAT di ruang kelas, dokumentasi pribadi
Suasana PAT di ruang kelas, dokumentasi Bu Wahyu

Dengan proses ujian yang lancar diharapkan hasil penilaian yang valid dan siswa akan mendapatkan nilai yang maksimal.

Salam Bintaraloka 😊

Dari Arena Latihan Persiapan Wisuda Siswa Bintaraloka 2023

Siang itu setelah penyelenggaraan PAT kelas 7 dan 8, tampak lagi geliat kesibukan di aula Bintaraloka satu.

Pengisi acara tari, dokumentasi Bu Sherly

Lagu-lagu mengalun merdu dari para vokalis Bintaraloka, diiringi musik band yang begitu mantap. Selain itu suara gamelan yang mengiringi tarian atau pager ayu dan pager bagus membuat suasana terasa begitu manis.

Salah satu pengisi acara vokal, dokumentasi Bu Sherly

Ya, dalam beberapa hari ini dilakukan latihan untuk para pengisi acara pelepasan siswa kelas sembilan atau wisuda yang rencananya akan diadakan pada pertengahan bulan Juni 2023.

Sie acara wisuda, dokumentasi pribadi
Arahan dari Mister Sony, dokumentasi pribadi

Sie acara tampak begitu sibuk. Berbagai arahan diberikan pada siswa yang akan tampil. Berkali-kali Mister Sony dan tim mengingatkan siswa, baik tentang ekspresi, tampilan, penghayatan, juga posisi saat tampil di panggung nanti.

Sebagian pengisi acara wisuda dari paski, dokumentasi pribadi
Salah satu band pengisi acara, dokumentasi pribadi
Salah satu band pengisi acara, dokumentasi pribadi

Siswa pengisi acara yang berasal dari kelas tujuh, delapan dan sembilan, memperhatikan berbagai arahan itu dengan sungguh sungguh.

Jason, salah satu pengisi acara wisuda, dokumentasi pribadi

Ada berbagai latihan yang dilakukan meliputi : latihan pembawa bendera, pager ayu dan pager bagus, band, tari, puisi, juga vokal.

Yang membuat siswa lebih bersemangat, latihan siang itu juga dihadiri oleh panitia wisuda yang berasal dari orang tua.

Panitia wisuda dari orang tua, dokumentasi pribadi
Penabuh gamelan, dokumentasi Bu Sherly

Harapannya dengan latihan yang sungguh-sungguh, nantinya semua siswa yang bertugas bisa mempersembahkan tampilan yang maksimal di acara wisuda nanti.

Selamat berlatih dan tetap semangat….!

Persiapan Jelang Konser Musik Nusantara, Sebuah Catatan Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Suara musik mengiringi siswa yang sedang menyanyi bersama. Tidak hanya menyanyi, ada juga gerak dan kadang ditambah dengan drama.

Suasana latihan di kelas, dokumentasi Bintaraloka
Suasana latihan di kelas, dokumentasi Bintaraloka

Satu atau beberapa orang berperan menjadi penata gaya, sementara yang lain menjalankan peran masing-masing sebaik-baiknya. Ada yang membawa alat musik, ataupun properti tertentu.

Latihan pesiapan konser, dokumentasi Bintaraloka

Jika ada gerakan atau lagu yang kurang pas, maka akan diulang di latihan berikutnya. Bapak /Ibu guru pendamping kelas sesekali memberikan pengarahan pada siswa jika ada masalah.

Berbagai alat musik digunakan, dokumentasi pribadi

Di atas adalah gambaran pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila tema tiga di Bintaraloka.

Acara puncak dari Projek tema tiga adalah Konser Musik Nusantara yang akan diadakan tanggal 14 Juni 2023 di lapangan volly.

Suasana latihan di kelas, dokumentasi pribadi

Dalam persiapan ini siswa bekerja dengan sungguh-sungguh. Tentu saja. Konser Musik Nusantara adalah konser mereka. Sukses ataupun tidaknya konser tergantung pada kerja keras dan kekompakan mereka.

Semua hal berkaitan dengan konser seperti; perencanaan, konsep, alat musik yang digunakan dan lainnya semua murni dari siswa. Sebagai bekal, sebelumnya siswa sudah mendapat banyak materi tentang aransemen musik, juga materi tari dari berbagai narasumber.

latihan di gazebo, dokumentasi pribadi

Narasumber yang sudah memberikan materi adalah Pak Vigil dan Pak Fabi untuk lagu dan musik, dan Kak Y untuk seni tari.

Sesuai dengan dimensi dari Profil Pelajar Pancasila, ada tiga tujuan utama dari projek Konser Musik Nusantara, yaitu:

  1. Berkebhinnekaan global : Peserta didik diharapkan mampu mengenal dan mengidentifikasi ciri
    khas kebudayaan daerah di Indonesia.
  2. Bergotong royong : Peserta didik diharapkan memiliki kemampuan untuk melakukan kolaborasi
    dengan sukarela agar kegiatan projek yang dikerjakan dapat berjalan dengan lancer dan
    mencapai tujuan untuk kebaikan bersama.
  3. Kreatif : Peserta didik diharapkan mampu menghasilkan gagasan, karya, dan tindakan yang
    orisinal dari kegiatan projek yang sudah mereka lakukan dalam bentuk pameran karya ciri khas
    kebudayaan daerah di Indonesia.

Dalam pelaksanaan projek, tentunya sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Dengan kata lain peran serta orang tua lewat paguyuban sangat diperlukan untuk kesuksesan penyelenggaraan Konser Musik Nusantara ini.

Menggunakan berbagai properti, dokumentasi Bintaraloka

Di sini tampak bahwa sinergi yang baik antara sekolah dan orang tua akan menunjang kelancaran dari proses pembelajaran di sekolah.

Suasana latihan di kelas, dokumentasi Bintaraloka

Hari Jumat tanggal 26 Mei kemarin, adalah hari terakhir latihan bagi siswa kelas tujuh untuk persiapan konser, dan nantinya sesudah PAT latihan akan dilanjutkan kembali.

Tetap semangat semuanya, tunjukkan perform terbaik kalian saat konser nanti, dan semoga kita semua semakin mencintai budaya Nusantara.

Salam Pelajar Pancasila…😀

Sebuah Perjalanan Tilik Manten ke Tunjungan Surabaya

Bus Halokes lagi..!
Minggu pagi itu bus Halokes dengan warnanya yang hijau cerah telah stand by di depan SMP Negeri 3 Malang. Ya, perjalanan menuju Tunjungan ke pernikahan Pak Putera akan segera dimulai.

Siap berangkat ke Surabaya, dokumentasi Hertika
Siap berangkat ke Surabaya, dokumentasi pribadi

Bus berangkat dari SMP Negeri 3 Malang pukul delapan pagi. Meski demikian setengah jam sebelumnya, peserta buwuh sudah siap menunggu di halaman sekolah.

Ketika jam sudah menunjukkan pukul delapan, semua peserta segera naik bus dan duduk sesuai denah yang sudah dibuat beberapa hari sebelumnya.

Siap berangkat tilik manten, dokumentasi pribadi

Setelah berdoa bersama dipimpin oleh Pak Muhaimin, rombonganpun berangkat menuju Surabaya.

Bus Halokes melaju membelah lalu lintas kota Malang. Di dalam bus suasana akrab langsung terasa. Lagu lagu dari Happy Asmara dari layar televisi begitu menghangatkan suasana.

Bersamaan dengan itu, berbagai cemilan mulai beredar di dalam bus. Mulai dari pilus, bentul, pisang goreng hingga happy tos. Yang jelas cemilan selalu mengalir tak henti- hentinya.

Kira kira pukul setengah sepuluh bus berhenti di depan sebuah rumah makan yang cukup besar.
Ah, rupanya kami sudah sampai. Suasana pernikahan langsung terasa dan kami segera masuk lokasi resepsi.

Foto mempelai di depan resepsionis, dokumentasi pribadi

Di depan para penerima tamu, foto kedua mempelai tersenyum menyambut kedatangan kami.

Acara demi acara prosesi pernikahan disaksikan para tamu dengan khidmat. Suasana terasa begitu manis ketika peniup saxophone memainkan alat musiknya dengan merdu.

Nothings Gonna Change My Love for You by saxophone, dokumentasi pribadi

Nothings Gonna Change My Love for You berkumandang seirama langkah pasangan pengantin menuju pelaminan.

kedua mempelai, dokumentasi pribadi

Setelah prosesi pernikahan, dan menikmati hidangan kami pun kembali masuk bus. Pulang? Ternyata tidak. Acara masih dilanjutkan dengan jalan-jalan ke Tunjungan Plaza.

Disediakan waktu dua jam bagi kami untuk berjalan-jalan di area Tunjungan Plaza. Bangunan yang begitu luas itu sungguh menyimpan pesona yang luar biasa.

Tunjungan Plaza, dokumentasi pribadi
di Tunjungan Plaza, dokumentasi pribadi

Tentunya bagi mereka yang berkantong tebal berjalan-jalan di Tunjungan Plaza sangat menyenangkan, karena begitu banyak barang bagus ditawarkan di sana.

Lepas jalan-jalan di Tunjungan Plaza, rombongan menuju Rawon Setan. Kuliner khas Jawa Timur ini benar benar memanjakan lidah para pengunjungnya .

Rawon Setan, dokumentasi Cyin Any

Nasi hangat dengan rawonnya yang lezat dan pekat sungguh melibas rasa lapar kami di siang itu. Ditambah dengan sambal dan kerupuk yang membuat hidangan terasa begitu mantap.

Selesai menyantap hidangan di Rawon Setan perjalanan dilanjutkan langsung menuju Malang.

Sekitar pukul empat sore kami sampai di Bintaraloka. Beberapa penjemput sudah tampak berada di depan sekolah.

Ah, perjalanan yang begitu lancar dan menyenangkan.

Akhirnya selamat menempuh hidup baru pada Mas Putera dan istri tercinta, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah.

Baca juga:

Selamat Berjuang Kontingen FLS2N Bintaraloka

Mei adalah bulan yang begitu sibuk. Di bulan Pendidikan ini sekolah harus mempersiapkan siswa untuk mengikuti berbagai lomba dan festival yang diadakan Dinas Pendidikan Kota Malang.

Festival dan lomba tersebut adalah Olimpiade Siswa Nasional (OSN), Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN).

Berikut adalah sedikit tulisan tentang FLS2N. Mengenai OSN dan O2SN akan disajikan di tulisan berikutnya.


Pagi yang cerah di Bintaraloka. Ada yang berbeda di hari Senin pagi ini. Sejak pukul 7.00 wib seluruh siswa kelas tujuh dan delapan sudah siap di lapangan. Ya, hari ini ada acara perform dari seluruh kontingen FLS2N SMP Negeri 3 Malang.

Tentang FLS2N

FLS2N atau Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN) adalah ajang kompetisi seni yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) setiap tahunnya di Indonesia. Kompetisi ini melibatkan siswa-siswi dari berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari SD hingga SMA/sederajat.

Tujuan diadakannya FLS2N adalah untuk meningkatkan kreativitas dan motivasi siswa untuk mengekspresikan diri melalui kegiatan sesuai dengan minat, bakat dan kemampuannya, serta menanamkan dan membina apresiasi seni dan sastra, khususnya terhadap nilai-nilai tradisi yang berkarakter pada budaya Indonesia.

Adapun tema FLS2N tahun ini adalah
MERDEKA BERPRESTASI, TALENTA SENI MENGINSPIRASI

Tema ini bermakna harapan agar siswa bisa menggali potensi seni yang dimiliki dan memiliki kesempatan untuk berprestasi .

Dalam FLS2N tahun ini SMP Negeri 3 Malang akan mengirimkan peserta untuk enam macam lomba. Lomba tersebut adalah tari, seni musik tradisional, gitar duet, menyanyi solo, ilustrasi dan pantomim.

Peserta lomba ilustrasi, dokumentasi Chiara

Perform Kontingen FLS2N SMP Negeri 3 Malang

Suasana perform di lapangan volly, dokumentasi pribadi

Untuk mengurangi rasa ‘grogi’ siswa saat tampil besok di SMP Negeri 12 Malang, hari ini semua peserta FLS2N diminta menunjukkan tampilannya di depan teman-temannya.

Acara pagi ini dibuka dan dipandu oleh Pak Vigil. Di tengah lapangan volly seperangkat alat gamelan sudah disiapkan sejak pagi.

Seni tari, dokumentasi Chiara

Acara diawali dengan sajian tari tiga orang siswa putri. Dengan mengenakan kain dan selendang, ketiganya menari dengan gemulai namun lincah sesuai irama gamelan .

Berikutnya adalah sajian seni musik tradisional. Seni musik karawitan yang sudah dimodifikasi ini disajikan siswa dengan begitu rancak dan penuh semangat.

Seni musik tradisional, dokumentasi Chiara

Selesai karawitan siswa dihibur dengan tampilan pantomim yang dibawakan dua orang siswa. Lewat gerak tubuh dan mimik wajah yang lucu keduanya mampu memancing tawa para penonton pagi itu.

Begitu pantomim selesai, acara dilanjutkan dengan duet gitar yang begitu manis. Ya, kolaborasi antara siswa kelas 7 dan 8 yang begitu kompak, mampu menarik perhatian para penonton.

Pantomim, dokumentasi pribadi

Perform pagi ini ditutup dengan pertunjukan vokal yang begitu memukau dari peserta lomba menyanyi solo. Nada nada tinggi berhasil di eksekusi dengan manis oleh Sang Penyanyi Solo.

Duet gitar, dokumentasi Chiara
Menyanyi solo, dokumentasi Chiara

Penonton bertepuk tangan meriah di akhir acara perform peserta FLS2N pagi ini. Harapannya sesudah perform pagi ini, besok para peserta FLS2N akan tampil lebih percaya diri di hadapan dewan juri, dan pulang membawa prestasi yang membanggakan sekolah.

Selamat berjuang kontingen FLS2N Bintaraloka…

Salam semangat…👍