Bangun Ruang Sisi Lengkung

Dalam materi ini kalian akan mempelajari tentang unsur-unsur Tabung, Kerucut , Bola, serta cara menghitung luas permukaan dan volumenya.

Bangun Ruang Sisi Lengkung, Sumber gambar: Kompas.com

Tabung

Tabung adalah bangun ruang tiga dimensi yang memiliki dua buah sisi yang berbentuk lingkaran dan satu buah sisi yang berbentuk persegi panjang yang melengkung.

Unsur-unsur tabung atau silinder meliputi alas dan tutup tabung, selimut tabung, jari-jari , diameter, dan tinggi tabung.

Unsur-unsur tabung. Tangkapan layar pribadi

Luas permukaan tabung adalah jumlah luas dari seluruh sisi tabung, termasuk sisi atas, sisi bawah, dan sisi samping.

Rumus Luas Permukaan Tabung

Luas permukaan tabung dapat dihitung menggunakan rumus:

L = 2πr(t + r)

Dimana:

– L = luas permukaan tabung

– π (pi) = 3,14 atau 22/7

– r = jari-jari tabung

– t = tinggi tabung

Volume tabung adalah jumlah ruang yang ditempati oleh tabung.

Rumus Volume Tabung

Volume tabung dapat dihitung menggunakan rumus:

V = πr²t

Dimana:

– V = volume tabung

– π (pi) =  3,14 atau 22/7

– r = jari-jari tabung

– t = tinggi tabung

Contoh benda berbentuk tabung, sumber gambar: Hendra Math Blog

Contoh Soal

Sebuah tabung memiliki jari-jari 4 cm dan tinggi 6 cm. Berapa luas permukaan dan volume tabung tersebut?

Jawab:

– Luas permukaan = 2πr(t + r) = 2 × 3,14 × 4(6 + 4) = 2 × 3,14 × 4 × 10 = 251,2 cm²

– Volume = πr²t = 3,14 × 4² × 6 = 3,14 × 16 × 6 = 301,44 cm³

Dengan demikian, luas permukaan tabung adalah 251,2 cm² dan volume tabung adalah 301,44 cm³

Kerucut 

Kerucut adalah bangun ruang tiga dimensi yang memiliki satu buah sisi yang berbentuk lingkaran dan satu buah puncak.

Unsur-unsur kerucut meliputi: jari-jari, tinggi, selimut, alas kerucut dan  garis pelukis.

unsur unsur kerucut, tangkapan layar pribadi

Luas permukaan kerucut adalah jumlah luas dari seluruh sisi kerucut, termasuk sisi samping dan dasar.

Rumus Luas Permukaan Kerucut

Luas permukaan kerucut dapat dihitung menggunakan rumus:

L = πr(r+ s)

Dimana:

– L = luas permukaan kerucut

– π (pi) =  3,14 atau 22/7

– r = jari-jari kerucut

– s = garis pelukis

Volume kerucut adalah jumlah ruang yang ditempati oleh kerucut.

Rumus Volume Kerucut

Volume kerucut dapat dihitung menggunakan rumus:

V = (1/3)πr²t

Dimana:

– V = volume kerucut

– π (pi) = 3,14 atau 22/7

– r = jari-jari kerucut

– t = tinggi kerucut

Contoh Soal

Sebuah kerucut memiliki jari-jari 3 cm, tinggi 6 cm, dan garis pelukis 6,71 cm. Berapa luas permukaan dan volume kerucut tersebut?

Jawab:

– Luas permukaan = πr(s+ r) = 3,14 × 3(6,71 + 3) = 3,14 × 3 × 9,71 = 90,35 cm²

– Volume = (1/3)πr²t= (1/3) × 3,14 × 3² × 6 = (1/3) × 3,14 × 9 × 6 = 56,52 cm³

Dengan demikian, luas permukaan kerucut adalah 90,35 cm² dan volume kerucut adalah 56,52 cm³.

Contoh benda berbentuk kerucut, sumber gambar : website gambar

Bola

Sumber gambar : Shutterstock

Bola adalah bangun ruang yang dibatasi oleh bidang lengkung, yang jaraknya ke titik pusat selalu sama. Bola mempunyai selimut dan tidak memiliki sudut. Bola tidak memiliki rusuk dan titik sudut, memiliki bidang sisi lengkung, yang disebut sisi atau selimut bola.

Sumber gambar: Orami

Jika jari-jari bola adalah r, maka diperoleh rumus sebagai berikut:

Luas Bola = 4 πr²

Luas  bola benda berongga = 2πr

Luas  bola benda padat / pejal = 3πr²

Volume bola 4/3 πr3

Contoh soal:

Sebuah bola memiliki jari-jari 14 cm. Hitunglah (π = 22/7)

a. Luas permukaan bola

b. Volume bola

Pembahasan:

Diketahui:  r = 14  cm,  Pi = 22/7

a. Luas permukaan bola:

L = 4. pi. r^2

L = 4 .22/7.14.14= 2464 cm ^2

b. Volume bola:

V = 4/3. pi .r.r.r

V =4/3.22/7.14.14.14 = 11498,67 cm^3

Soal 2

Luas permukaan sebuah bola adalah 616 cm². Tentukan volume bola tersebut. (π = 22/7)

Pembahasan:

Diketahui:  L = 616  cm²,  Pi = 22/7

Rumus luas permukaan bola:

L = 4. pi. r^2

616 = 4. 22/7. r^2

616 = 88/7. r^2

r^2 = 616 . 7/88 = 49, jadi r =7

Volume bola:

V = 4/3. pi . r.r.r

V = 4/3. 22/7. 7.7.7 = 1437 cm^3

Untuk menguji pemahaman kalian, coba kerjakan soal berikut ini:

1. Sebuah tabung memiliki jari-jari 5 cm dan tinggi 10 cm. Berapa luas permukaan dan volume tabung tersebut?

2. Sebuah kerucut memiliki jari-jari 3 cm dan tinggi 4 cm. Berapa luas permukaan dan volume kerucut tersebut?

3. Sebuah bola diameternya 40 cm, tentukan luas permukaan dan volumenya!

Rangkuman

Selamat belajar..😊

Latihan Soal PAT 2025/2026

Pembahasan

Latihan Soal Lingkaran (1)

Untuk memperkuat pemahaman kalian tentang keliling dan luas lingkaran, kerjakan soal soal berikut ini:

Keliling Lingkaran

1. Sebuah roda sepeda memiliki diameter 63 cm. Berapakah keliling roda tersebut ?

2. Jika keliling lingkaran adalah 56 cm, berapakah diameternya?

3. Sebuah kolam lingkaran memiliki keliling 88 meter. Berapakah diameternya ?

Panjang Busur Lingkaran

1. Sebuah busur lingkaran memiliki panjang 15 cm dan sudut pusat 60 derajat. Berapakah radius lingkaran tersebut jika π = 3,14?

2. Jika panjang busur lingkaran adalah 20 cm dan sudut pusat 45 derajat, berapakah radius lingkaran tersebut?

3. Sebuah busur lingkaran memiliki panjang 30 cm dan sudut pusat 90 derajat. Berapakah diameternya jika π = 3,14?

Png tree

Gabungan Keliling dan Panjang Busur

1. Sebuah lingkaran memiliki diameter 40 cm. Berapakah keliling dan panjang busur dengan sudut pusat 60 derajat?

2. Jika keliling lingkaran adalah 100 cm dan panjang busur dengan sudut pusat 90 derajat adalah 25 cm, berapakah radius lingkaran tersebut?

3. Sebuah lingkaran memiliki keliling 120 cm. Berapakah panjang busur dengan sudut pusat 30 derajat?

Rumus yang diperlukan

– Keliling lingkaran: K = 2πr atau K = πd

– Panjang busur: L = (θ/360) × 2πr atau L = (θ/360) × πd

Petunjuk

Gunakan nilai π = 3,14 atau 22/7

Periksa satuan jawaban (cm, m, dll.).

Pastikan memperlihatkan langkah-langkah penyelesaian.

Jangan menggunakan kalkulator  atau aplikasi lain

Jika ada pertanyaan tentang soal, bisa tulis di kolom komentar.

Selamat belajar …😊

Mengenang Tokoh Matematika Srinivasa Ramanujan

Tahukah kalian bahwa tanggal 22 Desember juga merupakan Hari Matematika?

Ya, 22 Desember adalah hari ulang tahun matematikawan terkenal India Srinivasa Ramanujan, dan untuk mengenang jasanya yang telah banyak memberikan kontribusi di dunia matematika tanggal itu diperingati oleh negara India sebagai Hari Matematika (Mathematics Day).

Lahir pada tanggal 22 Desember 1887 di Tamil Nadu, India Ramanujan berasal dari keluarga yang sangat miskin. Tanpa pendidikan matematika formal Ramanujan tumbuh menjadi jenius matematika.

Srinivasa Ramanujan, sumber gambar: Alamy

Ramanujan mengenal matematika di usia 10 tahun, dan bakat alaminya pada matematika tampak ketika di usia 12 tahun ia bisa menguasai trigonometri tingkat mahir yang dikarang oleh S. L. Loney.

Pada usia 17 tahun Ramanujan melakukan penelitian dalam bilangan Bernoulli dan konstanta Euler-Macheroni.

Terobosan besar Ramanujan dilakukan pada tahun 1913 ketika dia memulai kemitraan dengan matematikawan Inggris, Godfrey Harold Hardy, dari Universitas Cambridge.

Ketika itu Ramanujan mengirimkan karyanya pada Hardy, dan pihak Cambridge mengakui karya yang telah dikirimkan Ramanujan itu sangat luar biasa. 

Langkah selanjutnya pihak Cambridge langsung mengatur perjalanan Ramanjuan dari India ke Inggris.

Catatan Ramanujan, sumber gambar: IndianetZone

Menurut Hardy karya Ramanujan adalah sebuah karya yang ditulis oleh seorang matematikawan dengan kualitas terbaik. Bahkan Hardy membandingkan Ramanujan dengan ahli matematika hebat dunia lain seperti Leonhard Euler dan Carl Gustav Jacob Jacobi.

Tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Matematika Nasional di India sejak tahun 2012. 

Peringatan hari nasional tersebut diisi dengan berbagai acara-acara pendidikan yang diselenggarakan di sekolah-sekolah dan universitas-universitas di seluruh negeri.

Pada tahun 2017, peringatan Hari Matematika ini ditingkatkan dengan pembukaan Taman Matematika Ramanujan di Kuppam, di Chittoor, Andhra Pradesh.

Patung Ramanujan, Sumber gambar: IndianetZone

Untuk menghormati jasa Ramanujan pemerintah India juga menerbitkan perangko dengan gambar Srinivasa Ramanujan pada tahun 2012.

Sejarah mencatat bahwa putra keluarga Tamil Brahmin Iyengar itu telah memberikan kontribusi yang besar untuk bidang analisis matematika, teori angka, deret angka dan pecahan berulang.

Perangko bergambar Srinivasa Ramanujan , sumber gambar: Wikipedia

Ramanujan secara mandiri mengumpulkan hampir 3.900 hasil penemuannya. Kebanyakan penemuannya berupa rumus. Rumus-rumus yang ditemukannya memiliki nama-nama unik seperti konstanta Landau-Ramanujan, bilangan prima Ramanujan, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Perjalanan hidup Ramanujan diabadikan dalam film The Man Who Knew Infinity yang dibintangi oleh aktor Dev Patel (2015).

Ramanujan meninggal saat umur 32 tahun (1920) karena penyakit hepatic amebiasis, disentri dan kekurangan asupan vitamin.

Sungguh sebuah usia yang masih sangat muda. 

Dari sejarah hidup Ramanujan kita bisa belajar bahwa kemiskinan bukan penghalang seseorang untuk bercita -cita, dengan perjuangan dan kegigihan, pada akhirnya seseorang akan bisa mencapai  apa yang dicita-citakan.

Semoga bermanfaat, salam matematika 😊

Kesalahan yang Sering Dilakukan Siswa Dalam Pembelajaran Matematika

Arin menunduk penuh rasa sesal. Sungguh, dalam  hatinya ada rasa jengkel , gemas jadi satu. Penilaian Tengah Semester baru saja berlalu. Dan dia mendapat nilai yang sama sekali tidak memuaskan. Kok bisa? pikirnya jengkel. Padahal dalam keseharian Arin sangat aktif, rajin mengerjakan. Hanya satu kekurangannya. Ia tak punya catatan.

Lha untuk apa mencatat? Apa yang diterangkan guru dia bisa tangkap semua. Buktinya nilai hariannya selalu bagus. Dalam beberapa materi misal perbandingan dan aritmatika sosial ia bahkan menjadi tutor baginteman-teman sebayanya.  Tapi entah mengapa kali ini justru di ulangan tengah semester, nilainya  tidak begitu bagus.

Ulangan semester, dokumentasi pribadi

Di atas adalah contoh hal yang sering terjadi pada siswa dalam pembelajaran matematika.  Nilai harian bagus , tapi saat ulangan nilai menjadi jeblok. Hal yang sangat mengecewakan. Baik bagi siswa maupun guru. Ya, pada beberapa siswa, kadang mereka  mendapat nilai ulangan yang jauh lebih rendah daripada yang diharapkan.

Mengapa hal tersebut bisa terjadi ? Ternyata dalam mengikuti pembelajaran matematika tanpa sadar siswa sering melakukan kesalahan. Kesalahan yang tampaknya sepele tapi memberikan dampak yang kurang baik bagi siswa utamanya dalam memahami berbagai materi matematika. Kesalahan tersebut di antaranya adalah:

1. Malas mencatat

Pentingnya mencatat, sumber gambar: suara.com

Masalah ini seperti yang terjadi pada Arin di

atas. Banyak siswa yang merasa tidak perlu mencatat dengan alasan materinya mudah ataupun sudah jelas. Hal yang tidak boleh dilakukan. Bagaimanapun juga manusia punya keterbatasan ingatan. Jika materi sudah menumpuk, maka untuk membuka ingatan kita perlu membuka catatan.
Mencatat sangat diperlukan agar apa yang dipelajari lebih melekat dalam ingatan. “Ikatlah ilmu itu dengan mencatatnya,” demikian nasehat bijak dari Imam Syafi i ra.

2. Malas bertanya.

Bertanya saat pembelajaran, sumber gambar: Aku Pintar

Beberapa siswa  malas bertanya meskipun dia belum mengerti. Ada banyak alasan yang membuat siswa takut bertanya. Takut pada guru, atau malu jika terlihat bodoh. Padahal tidak ada pertanyaan yang bodoh dalam pembelajaran. Setiap pertanyaan pasti bermanfaat, baik untuk membuka ilmu bagi diri sendiri maupun siswa yang lain. Kadang pertanyaan yang dilontarkan bisa membantu siswa lain yang belum jelas pada masalah yang serupa.

3. Tidak memahami konsep dasar.

Karena malas bertanya akhirnya konsep dasar tidak dimengerti. Akibat tidak memahami konsep dasar, belajar materi berikutnya semakin sulit dan pada akhirnya siswa merasa bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit.

4. Malas berlatih.

Nah, ini penyakit yang paling umum . Sesudah mempelajari satu konsep, latihan sangat diperlukan. Jika latihan soal yang mudah sudah lancar sebaiknya mengembangkan diri sendiri dengan mengerjakan soal sedang ataupun sulit. Mengerjakan soal dengan berbagai variasi akan membuat kemampuan memecahkan soal matematika semakin meningkat.

5. Suka menggunakan alat bantu hitung (kalkulator).

Menghitung dengan kalkulator, sumber gambar: Kumpulan rumus

Ini penyakit yang banyak dialami siswa setelah pandemi. Belajar dengan gadget di rumah membuat mereka mudah sekali menggunakan kalkulator saat memecahkan masalah hitungan. Matematika memang bukan hanya berhitung . Tapi tanpa kemampuan hitung yang baik siswa juga akan kesulitan dalam mengerjakan soal matematika.

6. Kurang sabar dan ulet
Jika mengalami kegagalan dalam mengerjakan soal matematika dengan satu cara, maka harus terus berusaha dengan cara lain.

Jika gagal coba lagi, begitu terus sampai berhasil. Ya, hakekatnya matematika mengajarkan pada kita untuk ulet dan sabar. 

Demikian beberapa kesalahan yang sering dilakukan siswa pada saat belajar matematika.

Berkaca dari kesalahan tersebut diperlukan peran guru untuk selalu mengingatkan siswa untuk mencatat atau mengerjakan latihan. Yang tak kalah penting juga membuat pembelajaran matematika yang menyenangkan agar siswa tidak takut untuk bertanya atau berpendapat.

Latihan soal bersama, dokumentasi pribadi

Hakekatnya matematika bukan pelajaran yang sulit. Asal kita sabar, telaten dan tahu bagaimana trik untuk mempelajarinya.

Ya, seperti yang dikatakan Maryam Mirzakhani seorang  matematikawan dari  Iran bahwasanya matematika akan menampakkan keindahannya pada para pengikutnya yang sabar.

Semoga bermanfaat,
Salam matematika:)

Pentingnya Menggunakan Smartphone Secara Bijak dalam Pembelajaran di Sekolah

Membaca tulisan Pak Arif tentang Dilema Menghadirkan Smartphone Siswa di Sekolah mengingatkan saya pada masalah yang sedang kami hadapi saat ini.

Ya, dari hasil diskusi dengan teman teman lintas sekolah, masalah siswa dan smartphone saat ini adalah masalah umum yang terjadi di sekolah-sekolah.

Kodrat zaman di mana internet mengambil peran yang sangat besar hampir di semua segi kehidupan membuat kehadiran smartphone sangat diperlukan, sehingga kemampuan menggunakan smartphone sangat diperlukan sekarang ini.

Dalam pembelajaran kehadiran smartphone adalah sebuah hal yang sulit dihindari saat ini. Lebih-lebih ketika setelah selama dua tahun siswa dan guru ‘dipaksa’ belajar daring karena pandemi.

Saat pandemi, informasi, diskusi, pemberian dan pengumpulan tugas, bahkan ulangan banyak dilakukan dengan menggunakan smartphone.

Penggunaan smartphone dalam pembelajaran, dokumentasi pribadi

Selama daring, guru dan siswa banyak belajar dan menemukan kemudahan-kemudahan pembelajaran dengan menggunakan smartphone.

Contoh kemudahan yang diberikan smartphone saat pembelajaran adalah ketika kami latihan soal menganalisa grafik fungsi kuadrat.

Dalam latihan tersebut disediakan berbagai rumus fungsi dan siswa diminta untuk menentukan titik potong dengan sumbu x, titik potong dengan sumbu y, koordinat titik puncak dan persamaan sumbu simetri.

Saat mengerjakan latihan soal, smartphone sangat membantu untuk mengecek jawaban yang sudah didapatkan siswa. Dengan smartphone gambar grafik bisa diperoleh lebih cepat. Cukup buka chrome, menuliskan rumus fungsi, lalu telusuri.

Gambar grafik fungsi langsung muncul dan bisa dilakukan analisa terhadap grafik tersebut, seperti contoh di bawah ini :

Tangkapan layar pribadi

Cepatnya membuat grafik fungsi membuat variasi soal yang dikerjakan bisa lebih banyak.

Namun sekali lagi proses ini dijalani saat latihan soal,bukan saat menemukan konsep cara mencari titik potong grafik dengan sumbu x, sumbu y, titik puncak dan persamaan sumbu simetri.

Saat menemukan konsep siswa harus menggambar grafik secara manual, lalu menganalisal. Bagaimanapun juga pengalaman menggambar secara manual sangat diperlukan agar siswa bisa memahami gambar grafik berasal dari mana.

Menggambar matematika secara manual, dokumentasi pribadi

Tidak hanya itu, sekarang sudah banyak aplikasi matematika yang bisa diunduh lewat playstore dan bisa menjawab berbagai masalah matematika. Kehadiran aplikasi aplikasi tersebut membuat jawaban berbagai soal matematika mudah didapatkan hanya dengan berbekal smartphone.

Lebih-lebih dengan hadirnya Chat GPT yang membuat berbagai tugas yang diberikan pada siswa sudah bukan merupakan hal yang sulit. Tinggal ketik, jawaban langsung keluar. Runtut pula.

Saya pernah menanyakan pada Chat GPT tentang aljabar materi persamaan linier. Chat GPT menjawab demikian runtut pertanyaan saya dan berakhir pada jawaban yang benar. Luar biasa.

Berbagai kemudahan yang didapatkan siswa dari sebuah smartphone membuat ketergantungan siswa pada smartphone begitu tinggi. Akibatnya, siswa pandai mencari jalan pintas untuk mengerjakan berbagai soal baik menggunakan aplikasi maupun browsing di internet.

Berbagai kemudahan yang didapat memberikan dampak yang sangat terasa yaitu daya juang siswa yang melemah dalam mengerjakan soal.

Belajar dengan menggunakan smartphone, dokumentasi pribadi

Di masa sekolah dulu saat mengerjakan soal dari guru jika metode A tidak bisa memecahkan masalah kami biasanya langsung coba metode B, metode B gagal ganti metode C . Demikian terus sampai berhasil. Sekarang tidak.Jika tidak bisa mengerjakan siswa cukup tanya di Google, atau buka aplikasi, masukkan angka selesai.

Melihat hal tersebut di atas kehadiran smartphone bagaikan pedang bermata dua. Bisa memberikan banyak manfaat namun juga memberikan mudharat jika tidak pandai dalam penggunaannya. Karenanya pembatasan penggunaan smartphone di kalangan siswa penting untuk dilakukan.

Berbagai cara untuk membatasi penggunaan smartphone di kalangan siswa adalah

Satu : Disediakan locker penyimpan HP di kelas. HP hanya boleh digunakan saat pembelajaran memerlukan HP. Jika tidak diperlukan HP disimpan di locker. Di sini peran sekolah dalam memberikan ketegasan aturan dalam penggunaan HP sangat diperlukan.

Dua : Seminim mungkin memberikan tugas dengan menggunakan smartphone di sekolah. Lebih-lebih jika guru berhalangan hadir di kelas.

Tiga : Meningkatkan kesadaran dan membuka wawasan siswa untuk lebih bijak dalam penggunaan HP. Ini bisa dilakukan dengan bekerja sama dengan pihak lain.

Sekolah kami pernah mengundang dinas Kominfo untuk memberikan penyuluhan pada siswa tentang bijak berinternet dan mengundang Polresta untuk memberikan penyuluhan berbagai macam kejahatan lewat internet.

Penyuluhan bijak dalam menggunakan smartphone, dokumentasi pribadi

Harapannya dengan pengetahuan tersebut siswa akan membatasi penggunaan HP dengan kesadaran mereka sendir

Empat : Kerjasama dengan orang tua . Ini sangat penting dilakukan Ya, sekolah tidak dapat berjalan sendiri. Jangan sampai di sekolah penggunaan HP dibatasi tetapi di rumah siswa bebas menggunakan HP tanpa batas.

Akhirnya seiring perkembangan zaman penggunaan smartphone atau HP bagi siswa adalah sesuatu yang tak bisa dilarang. Namun pembatasan dan penggunaan secara bijak harus dilakukan.

Jangan sampai penggunaan smartphone yang berlebihan justru menciptakan generasi yang semakin lembek dan tidak smart ke depannya.

Semoga bermanfaat, salam edukasi😊