Latihan Soal Lingkaran (1)

Untuk memperkuat pemahaman kalian tentang keliling dan luas lingkaran, kerjakan soal soal berikut ini:

Keliling Lingkaran

1. Sebuah roda sepeda memiliki diameter 63 cm. Berapakah keliling roda tersebut ?

2. Jika keliling lingkaran adalah 56 cm, berapakah diameternya?

3. Sebuah kolam lingkaran memiliki keliling 88 meter. Berapakah diameternya ?

Panjang Busur Lingkaran

1. Sebuah busur lingkaran memiliki panjang 15 cm dan sudut pusat 60 derajat. Berapakah radius lingkaran tersebut jika π = 3,14?

2. Jika panjang busur lingkaran adalah 20 cm dan sudut pusat 45 derajat, berapakah radius lingkaran tersebut?

3. Sebuah busur lingkaran memiliki panjang 30 cm dan sudut pusat 90 derajat. Berapakah diameternya jika π = 3,14?

Png tree

Gabungan Keliling dan Panjang Busur

1. Sebuah lingkaran memiliki diameter 40 cm. Berapakah keliling dan panjang busur dengan sudut pusat 60 derajat?

2. Jika keliling lingkaran adalah 100 cm dan panjang busur dengan sudut pusat 90 derajat adalah 25 cm, berapakah radius lingkaran tersebut?

3. Sebuah lingkaran memiliki keliling 120 cm. Berapakah panjang busur dengan sudut pusat 30 derajat?

Rumus yang diperlukan

– Keliling lingkaran: K = 2πr atau K = πd

– Panjang busur: L = (θ/360) × 2πr atau L = (θ/360) × πd

Petunjuk

Gunakan nilai π = 3,14 atau 22/7

Periksa satuan jawaban (cm, m, dll.).

Pastikan memperlihatkan langkah-langkah penyelesaian.

Jangan menggunakan kalkulator  atau aplikasi lain

Jika ada pertanyaan tentang soal, bisa tulis di kolom komentar.

Selamat belajar …😊

Berkunjung ke Candi Kidal dan Candi Jago, Giat Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila SMP Negeri 3 Malang

Pagi yang istimewa. Sekitar pukul tujuh kurang, sembilan buah truk sudah siap di depan sekolah. Para siswa berbaju olahraga dan siap dengan berbagai macam perbekalannya. Ya, hari itu perjalanan  Outdoor Learning (ODL) ke Candi Jago dan Candi  Kidal yang berlokasi di Tumpang akan dimulai.

Sebelum berangkat, siswa mendapatkan pengarahan dari Bapak Kepala Sekolah dan panitia. Dalam kesempatan tersebut disampaikan hal hal apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan siswa selama ODL.

Pengarahan dari Bapak Kepala Sekolah, dokumentasi Naufal
Pengarahan dari tim ODL, dokumentasi Naufal

Setelah pengarahan, sekitar pukul setengah delapan 281 siswapun  berangkat dengan didampingi para guru.

ODL kali ini adalah salah satu rangkaian kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila kelas 8 yang mengambil tema Batik Topeng Malangan Karya Cipta Bintaraloka.

Bapak Kepala Sekolah melepas keberangkatan siswa untuk ODL, dokumentasi pribadi

Apakah Batik Topeng Malangan itu?

Batik berasal dari kata amba dan titik. Amba artinya menulis dan titik artinya titik. Jadi maksudnya batik dibuat dari rangkaian gambar atau tulisan titik- titik.

Batik mulai dikembangkan pada masa kerajaan Mataram dan berlanjut di masa kerajaan Solo dan Yogyakarta.

Pada mulanya batik hanya digunakan dalam keraton untuk pakaian para raja dan keluarganya. Seiring dengan perkembangan zaman batik kemudian diproduksi oleh masyarakat umum dan menjadi populer sebagai pakaian.

Batik topeng Malangan adalah batik dengan menggunakan motif atau gambar topeng Malangan.

Kegiatan projek ini selain berusaha melestarikan batik, sekaligus juga mengajak siswa lebih mencintai topeng Malangan dengan cara menuangkannya dalam desain batik mereka.

Mengapa ODL kali ini mengambil tujuan ke candi Jago dan Candi Kidal? Di samping karena keduanya mempunyai lokasi yang berdekatan, kedua obyek tersebut adalah candi yang  kaya akan relief. Diharapkan dengan kunjungan ini siswa mendapat banyak inspirasi untuk karya batik mereka nantinya.

Tentang Candi Jago dan Candi Kidal

Berfoto bersama di Candi Jago, dokumentasi Bintaraloka

Candi Jago terletak di dusun Jago Kecamatan Tumpang dan  sering disebut sebagai Candi Tumpang.

Menurut Kitab Negarakertagama, candi Jago atau Jajaghu bercorak agama Budha dan dibangun di kisaran tahun 1268-1280 sebagai penghormatan untuk Raja Singasari ke-4, yaitu Sri Jaya Wisnuwardhana.

Candi Jago adalah candi yang kaya relief. Bagian dasar hingga dinding teratas candi ini dipenuhi pahatan relief . 

Pahatan paling bawah menggambarakan ajaran Buddha cerita Tantri Kamandaka dan cerita Kunjarakarna.

Pada dinding teras kedua terpahat lanjutan cerita Kunjarakarna dan petikan kisah Mahabarata dalam ajaran Hindu, yaitu Parthayajna dan Arjuna Wiwaha.

Pada dinding tubuh candi Jago dipenuhi dengan pahatan relief cerita Hindu, yaitu peperangan Krisna dan Kalayawana.

Tidak jauh dari Candi Jago terdapat Candi Kidal yang berlokasi di desa Rejokidal kecamatan Tumpang.

Kegiatan di Candi Kidal, dokumentasi Bintaraloka

Candi Kidal dibangun pada 1248 hingga tahun 1260, setelah Cradha atau upacara pemakaman Raja Anusapati. 

Tujuan pembangunan candi ini adalah untuk mendarmakan Anusapati, agar mendapat kemuliaan sebagai Syiwa Mahadewa. 

Pada  Candi Kidal terdapat relief yang  berkisah tentang legenda Garudeya (Garuda) yang dipahatkan pada kaki candi. 

Dalam mitos kesusastraan Jawa Kuno disebutkan Garudeya adalah seekor garuda yang berhasil membebaskan ibunya dari perbudakan dengan tebusan air suci amerta (air kehidupan).

Tugas siswa dalam ODL ke Candi Jago dan Candi Kidal kali ini adalah mengamati gambar- gambar relief yang ada, mengabadikannya dalam laporan sekaligus menjadikan gambar- gambar tersebut sebagai inspirasi untuk membuat desain batik mereka.

Relief Candi, dokumentasi Naufal

Siswa begitu antusias mengikuti cerita sekaligus keterangan dari narasumber di setiap candi. Berkali kali mereka memotret obyek-obyek yang dianggap perlu diabadikan, juga membuat catatan.

Berbagai kesan muncul dari siswa maupun pendamping. Siswa mengatakan ini momen yang sangat menyenangkan karena mereka bisa belajar sekaligus mengenal motif-motif dan ukiran yang ada pada candi.

“Ini adalah pertama kali saya pergi ke candi,” kata Naufal salah seorang peserta ODL.

Salah seorang pendamping yatu Ibu Ami mengatakan bahwa siswa sangat antusias dengan kegiatan ini. Hal tersebut ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang muncul, seperti: Bagaimana saat itu candi bisa berdiri dengan kuat sampai sekarang dan banyak relief yang berbeda cerita di masing masing tingkat candinya? Apakah dibantu jin? atau ditempel pakai putih telur? 

Dengan sabar, Bapak Imam juru kunci candi menerangkan bahwa candi  bisa berdiri kuat dengan relief yang begitu banyak disebabkan  batu yang digunakan untuk membuat candi demikian kuat. Penyebab yang lain adalah orang-orang zaman dahulu banyak tirakatnya, banyak melakukan pendekatan kepada Tuhan yang Maha Kuasa, sehingga dengan doa dan ijin dari Tuhan akhirnya candi bisa berdiri dengan kokoh.

Siswa peserta ODL, dokumentasi Naufal

Sekitar pukul 10.30 kegiatan ODL berakhir, dan siswa serta guru pendamping  segera kembali ke sekolah. 

Hari yang luar biasa. Pagi itu siswa tidak hanya belajar untuk mendapatkan inspirasi seni, tapi juga diajak untuk lebih memahami dan mencintai Nusantara dengan  berbagai peninggalan bersejarahnya.

Pi, Pi Day dan Luasnya Ilmu Sang Pemilik Semesta

Pi Day diperingati setiap tanggal 14 Maret. Peringatan Pi day untuk pertama kali dilaksanakan pada 14 Maret 1988

Kalian pasti mengenal pi bukan? Apakah pi itu? Berapa nilainya? Berikut adalah cerita tentang perjalanan mencari nilai pi dan juga Pi day.

Rasa ingin tahu dan penyelidikan tentang nilai pi sebenarnya sudah dilakukan sejak zaman Babilonia. Adalah Archimides, seorang  ahli matematika Yunani yang hidup sekitar 287 SM – 212 SM  yang mula-mula menentukan nilai pi sekitar 22/7 atau 3,14.

Simbol pi mula-mula dikenalkan oleh William Jones pada tahun 1706. Simbol pi diambil dari alfabet Yunani yaitu abjad ke 16.

Banyak rumus matematika yang menggunakan nilai pi. Pada saat belajar trigonometri atau geometri yang menyangkut lingkaran, elips, dan bola, disitu kita akan sering bertemu dengan nilai pi.

Pi juga digunakan sebagai satuan ukuran sudut. Selain derajat, ukuran sudut yang lain adalah radian. Radian berasal dari kata radius atau jari-jari.

Mengukur.keliling, mencari nilai pi, dokumentasi pribadi

Karena Keliling= 2 x pi x jari-jari, maka ukuran sudut 360 derajat = 2 pi radian.

Jadi 180 derajat = pi radian, atau 1 radian = 57,296 derajat. 

Selain matematika banyak ilmu lain yang menggunakan nilai pi seperti kosmologi, termodinamika, mekanika, fraktal, dan elektromagnetisme.

Perjalanan Mencari Nilai Pi

Nilai pi, sumber gambar: CNN

Sekitar 250 SM, pi (π) pertama kali dihitung oleh matematikawan terkenal bernama Archimedes dari Syracuse. Hasil dari perhitungannya, Archimedes hanya menemukan perkiraan bilangan, yaitu antara 3 1/7 dan 3 10/71, atau nilai rata-rata yang didapat sekitar 3,1418.

Selanjutnya seorang matematikawan asal Cina, yaitu Liu Hui. Menggunakan metodenya sendiri, ia menemukan 5 digit desimal menjadi 3,14159.

Di tahun tahun berikutnya, matematikawan Hindu Aryabhata, Brahmaputra, sampai matematikawan Arab, yaitu Mohammed bin Musa al Khawarizmi juga mencoba menghitung nilai pi (π), tapi hasil yang diperoleh masih kurang akurat.

Kemudian dengan menggunakan metode Archimedes, matematikawan asal Jerman, Ludolph Ceulen menemukan pendekatan nilai pi hingga 35 digit.

Sebelum era komputer, D.F Ferguson berhasil menghitung nilai pi hingga 620 angka di belakang koma.

Pada tahun 2019, seorang ilmuwan komputer yang juga bekerja di Google bernama Emma Haruka Iwao, berhasil menemukan 32 triliun digit pi dengan akurat.

Tapi, pada 29 Januari 2020, Timothy Mullican berhasil menemukan 50 triliun digit pi (π) yang jauh lebih akurat. Banyak sekali bukan?

Tentang Pi Day

Sumber gambar: USA today

Pi Day diperingati setiap tanggal 14 Maret. Peringatan Pi day untuk pertama kali dilaksanakan pada 14 Maret 1988 oleh fisikawan Larry Shaw. Perayaan dilaksanakan di Exploratorium di San Francisco, Amerika Serikat.

Larry Shaw dan para stafnya merayakan Pi day dengan berbaris  mengelilingi sebuah ruang bundar sembari memakan kue pai.

Dalam perkembangannya, Pi Day tak cuma dirayakan dengan makan kue pai, tetapi juga melempar kue pai dan membahas pentingnya bilangan pi.

Mengapa kue pai? Ada kedekatan istimewa antara kue pai dan pi. Kue pai berbentuk lingkaran dan untuk mencari keliling serta luasnya memerlukan nilai pi.

Kue Pai, sumber gambar : Kompasiana

Tanggal 14 Maret diambil dari nilai pi = 3.14. Penulisan tanggal dengan gaya Amerika adalah bulan diikuti tanggal, lalu tahun. Jadi dari nilai pi 3,14 merepresentasikan  bulan 3 (Maret), tanggal 14.

Perayaan hari pi yang lain yaitu pada tanggal 22 Juli. Ini berdasarkan perhitungan Archimedes bahwa nilai pi adalah 22/7.

Fakta menarik lain dari Pi Day adalah 14 Maret adalah tanggal kelahiran Albert Einstein (14 Maret 1879 ) dan hari meninggalnya Stephen Hawking (14 Maret 2018). 

Jadi saat memperingati Pi Day kita sebenarnya juga memperingati hari istimewa dua ilmuwan besar tersebut.

Seiring dengan berjalannya waktu, bukan hal yang mustahil jika angka belakang koma nilai pi terus bertambah dan bertambah, karena pi adalah bilangan irasional, dan salah satu ciri dari bilangan irasional adalah angka di belakang koma terus berulang dengan tidak teratur.

Nilai Pi yang tidak terbatas memberikan gambaran pada kita tentang betapa luasnya ilmu Sang Pemilik Jagad Raya, dan menantang kita semua untuk terus mempelajarinya.

Salam Matematika 😊

Latih Jiwa Kepemimpinan, BDI Bintaraloka Selenggarakan LDK

“Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim). 

Akhir pekan minggu ini ditandai dengan sebuah kesibukan yang nyata di Bintaraloka. Sekitar 42 siswa sedang bersiap mengikuti LDK BDI yang pembukaannya dilakukan di aula Bintaraloka 1 sekitar pukul tiga sore hari.

Mengapa di aula? Hujan rupanya sedang rajin mengguyur kota Malang, sehingga apel  harus dilakukan di dalam ruangan.

Materi dari Bapak Abid, dokumentasi BDI

Dalam apel tersebut Bapak Herianto selaku pembina apel  membuka LDK yang akan diadakan sejak Jumat sore hingga hari Sabtu pagi keesokan harinya.

Pak Herianto berpesan agar siswa bisa mengikuti segala kegiatan dalam LDK dengan bersungguh sungguh. 

Lewat berbagai kegiatan LDK seperti  kepemimpinan, keorganisasian, moderasi beragama, kajian Qur’an, sholat berjamaah, diharapkan siswa mendapat banyak ilmu sebagai bekal calon pemimpin di masa depan.

Materi dari Ibu Utien, dokumentasi BDI

Yang menarik, LDK tidak hanya dihadiri oleh siswa SMP Negeri 3 Malang, tapi juga alumni yang dulunya pernah menjabat sebagai pengurus BDI.

LDK BDI juga dihadiri oleh Bapak Kepala SMP Negeri 3 Malang.

Pengarahan dari Bapak Teguh Edy Purwanta, dokumentasi BDI

Dalam kesempatan tersebut Bapak Teguh Edy Purwanta menyampaikan bahwa anak-anak BDI akan ikut mewarnai SMP Negeri 3 dengan menjadi teladan bagi siswa yang lain dalam hal berkarakter baik, beriman dan bertaqwa, berani mengingatkan temannya yang salah sehingga terwujud visi dan misi sekolah.

Senam, salah satu kegiatan LDK, dokumentasi BDI

Dengan pemateri dan pendamping LDK Ibu Utien, Ibu Ida, Ibu Laila, Pak Abid, Pak Mubin dan Pak Amin, LDK berjalan lancar dari awal hingga akhir.

Kesan positif muncul dari para siswa. “Menyenangkan dan sangat bermanfaat, ” komentar Adam siswa kelas 9.5

Harapan Ibu Utien ketua penyelenggara kegiatan ini adalah semoga kegiatan LDK BDI untuk tahun berikutnya bisa dilaksanakan dengan kolaborasi bersama sekolah lain di pesantren.

Game sebagai salah satu acara LDK, dokumentasi BDI

Akhirnya semoga lewat kegiatan ini nantinya akan tumbuh jiwa kepemimpinan dari para anggota BDI. Akan lahir para pemimpin yang mandiri, tanggungjawab dan penuh empati.

Foto bersama di akhir acara LDK, dokumentasi BDI

Karena pada dasarnya masing-masing individu adalah pemimpin dan kelak akan dimintai pertanggung jawaban akan hasil kepemimpinannya.

Lingkaran dan Unsur-unsurnya

Pernahkah kalian berpikir mengapa roda sepeda harus berbentuk lingkaran ? Kenapa bukan segitiga atau segiempat? 

Menurut ilmu fisika roda sepeda berbentuk lingkaran karena untuk mengurangi gesekan sehingga roda bisa menggelinding dengan cepat.

Seandainya roda sepeda tidak berbentuk lingkaran, sumber gambar : Kompas.com

Lingkaran memang sebuah bangunan datar yang istimewa. Banyak sekali benda benda di sekitar kita yang berbentuk lingkaran. Tapi apakah lingkaran itu?

Dalam bahasa Inggris, lingkaran disebut dengan circle serta memiliki kaitan yang erat dengan kata circus ataupun circuit. Sementara itu, lingkaran dalam bahasa Yunani adalah κίρκος/κύκλος (kirkos/kuklos) yang merupakan metatesis dari bahasa Yunani homerik yaitu κρίκος atau krikos artinya cincin, gelang, atau simpai.

Keberadaan lingkaran telah ada sejak zaman prasejarah, bahkan sejak penciptaan alam raya. Bukankah objek-objek alami seperti bulan dan matahari tahari memiliki bentuk lingkaran jika diamati?

Benda benda berbentuk lingkaran , sumber gambar: Super Prof

Penemuan bangun datar lingkaran juga telah menjadi dasar dari perkembangan cabang ilmu lainnya seperti geometri, astronomi, dan kalkulus, sementara sifat sifat lingkaran mulai dipelajari sejak penemuan roda.

Definisi dan Unsur-unsur Lingkaran 

Lingkaran adalah tempat kedudukan titik titik yang mempunyai jarak sama terhadap satu titik tertentu, dan titik tersebut dinamakan titik pusat.

Adapun untuk-unsur lingkaran meliputi:

Sumber gambar : Ruang Guru

titik pusat,  jari-jari, diameter, tali busur, busur, juring, tembereng, dan apotema. Mari kita bahas unsur unsur lingkaran tersebut satu persatu:

 1. Titik Pusat

Titik pusat adalah titik yang berjarak sama dengan semua titik pada keliling lingkaran. Letaknya tepat di tengah-tengah lingkaran. Pada gambar di atas, titik O merupakan titik pusat lingkaran.

2. Jari-Jari

Jari-jari adalah ruas garis yang menghubungkan titik pusat dan satu titik pada lingkaran. Jari-jari dilambangkan dengan huruf r kecil.

 Pada gambar di atas, ruas garis OA, OB, OC, dan OD merupakan jari-jari lingkaran. Panjang OA = OB = OC = OD. 

3. Diameter

Diameter adalah ruas garis yang menghubungkan dua titik pada keliling lingkaran dan melalui titik pusat lingkaran. 

Diameter dilambangkan dengan huruf d kecil. Panjang diameter sama dengan 2 kali panjang jari-jari lingkaran. Pada gambar di atas, ruas garis BD merupakan diameter lingkaran. Panjang BD = 2OA = 2OB = 2OC = 2OD.

4. Tali Busur

Tali busur adalah ruas garis yang menghubungkan dua titik pada lingkaran. Pada gambar di atas, ruas garis AB dan BD merupakan tali busur lingkaran.

5. Busur

Busur adalah garis lengkung yang menghubungkan titik-titik pada lingkaran lingkaran. Pada gambar di atas, garis lengkung AB, BC, CD, dan AD merupakan busur lingkaran. Jenis-jenis busur ada 3 yakni:

a. Busur Kecil (minor)

Busur kecil adalah busur yang panjangnya kurang dari setengah lingkaran.

b. Busur Setengah Lingkaran

Busur setengah lingkaran adalah busur yang panjangnya sama dengan setengah lingkaran.

c. Busur Besar. ( mayor)

Busur besar adalah busur yang panjangnya lebih dari setengah lingkaran.

6. Juring

Juring adalah daerah di dalam lingkaran yang dibatasi oleh dua jari-jari dan satu busur lingkaran. Pada gambar di atas, daerah COD yang diarsir warna merah merupakan juring lingkaran. Jenis-jenis juring ada 3 yakni:

a. Juring Kecil

Juring kecil adalah juring yang luasnya kurang dari setengah lingkaran.

b. Juring Setengah Lingkaran

Juring setengah lingkaran adalah juring yang luasnya sama dengan setengah lingkaran.

c. Juring Besar

Juring besar adalah juring yang luasnya lebih dari setengah lingkaran.

7. Tembereng

Tembereng adalah daerah yang dibatasi oleh tali busur dan busur lingkaran. Pada gambar di atas, daerah AB yang diarsir warna biru merupakan tembereng. Jenis-jenis tembereng ada 3 yakni:

a. Tembereng Kecil

Tembereng kecil adalah tembereng yang luasnya kurang dari setengah lingkaran.

b. Tembereng Setengah Lingkaran

Tembereng setengah lingkaran adalah tembereng yang luasnya sama dengan setengah lingkaran.

c. Tembereng Besar

Tembereng besar adalah tembereng yang luasnya kurang dari setengah lingkaran.

8. Apotema

Apotema adalah ruas garis terpendek yang menghubungkan titik pusat dan satu titik pada tali busur. Pada gambar di atas tadi, ruas garis OE merupakan apotema.

Nah, untuk mengecek pemahaman kalian tentang unsur-unsur lingkaran, mari mengerjakan soal soal berikut ini!

Tangkapan layar pribadi

Tentukan benar atau salah pernyataan berikut ini:

1. Diameter lingkaran adalah garis lurus yang melalui pusat lingkaran dan memotong lingkaran di dua titik.

2. Jari-jari lingkaran adalah setengah panjang diameter lingkaran.

3. Daerah yang dibatasi oleh dua jari jari dan satu tali busur dinamakan juring lingkaran 

4. Pusat lingkaran adalah titik yang terletak pada lingkaran.

5. Busur lingkaran adalah bagian dari keliling lingkaran.

6. Tembereng lingkaran adalah daerah yang dibatasi oleh satu busur dan satu tali busur pada lingkaran 

7. Lingkaran memiliki empat sumbu simetri.

8. Garis tengah lingkaran adalah tali busur terpanjang dalam sebuah lingkaran 

Sumber:

1. Buku Pelajaran Matematika SMP.

2. Situs web Matematika SD-SMP-SMA.

3. Ensiklopedia Matematika.