Meningkatkan Kesadaran Pelaksanaan Pola Hidup Sehat Melalui Gerakan Aksi Bergizi

Pagi itu siswa dengan bekal makanan yang sudah dibawa dari rumah sudah mengambil tempat di lapangan volley.

Yang menarik isi bekal mereka begitu beragam. Ya, sesuai arahan dari UKS sehari sebelumnya, bekal yang dibawa harus terdiri atas makanan yang mengandung karbohidrat, sayur, protein hewani dan nabati dan air minum.

Sedikit pengarahan dari kesiswaan dan UKS tentang pentingnya makanan bergizi membuka acara pagi itu. Sesudahnya siswapun membuka bekal dan sarapan pagi bersama.

Sarapan bersama, dokumentasi Galuh

Suasana terasa demikian gayeng. Di akhir acara, siswa putri diajak bersama-sama minum tablet tambah darah yang rutin dilaksanakan seminggu sekali.

Di atas adalah bagian dari kegiatan Aksi Bergizi yang dilaksanakan di Bintaraloka sejak beberapa bulan ini.

Tentang Gerakan Nasional Aksi Bergizi

Sumber gambar: Kemenkes RI

Gerakan Nasional Aksi Bergizi adalah kegiatan yang diprakarsai oleh Kemenkes RI.

Gerakan ini dilaksanakan untuk
meningkatkan kesadaran siswa siswi dalam membiasakan konsumsi TTD (Tablet Tambah Darah), makan makanan dengan menu gizi seimbang dan melakukan aktivitas fisik secara rutin.

Ada banyak kegiatan yang dilakukan dalam Gerakan Aksi Bergizi. Sebagai sekolah Lokus (Lokasi Khusus) Gerakan Aksi Bergizi, kegiatan yang dilakukan sekolah kami antara lain:

Satu : Makan Bersama

Sarapan bersama, dokumentasi Galuh

Makan bersama dilakukan dengan kegiatan sarapan bersama ataupun makan makanan bergizi dengan tema yang berganti-ganti. Seperti makan bubur kacang hijau bersama atau makan buah-buahan bersama.

Ya, keanekaragaman makanan sangat penting untuk diperhatikan demi perbaikan gizi sehari-hari.

Sarapan juga bukan hal yang bisa disepelekan. Betapa banyak manfaat dari kegiatan sarapan pagi. Sarapan bukan hanya bertujuan untuk menghilangkan rasa lapar, tapi juga memberikan asupan nutrisi yang optimal sehingga bisa meningkatkan kerja organ tubuh kita.

Sarapan pagi yang rutin juga bisa mengurangi keinginan kita untuk nyemil makanan yang kurang sehat, sehingga menghindarkan tubuh dari berbagai macam penyakit

Dua : Senam Bersama

Senam bersama, dokumentasi pribadi

Senam bersama dilakukan secara bergiliran oleh kelas tujuh, delapan dan sembilan. Pelaksanaan senam adalah pagi hari sebelum pelajaran dengan dipandu oleh guru olah raga.

Dari berbagai sumber diperoleh informasi bahwa melakukan senam di pagi hari mempunyai banyak manfaat, diantaranya melancarkan sistem peredaran darah, mencegah perkembangan virus sehingga mengurangi resiko infeksi penyakit, memelihara kebugaran tubuh, meningkatkan fungsi jantung, menguatkan tulang dan banyak lagi.

Tiga : Minum Tablet Tambah Darah Untuk Siswa Putri.

Minum tablet tambah darah, dokumentasi Ami

Minum secara rutin tablet tambah darah setiap seminggu sekali bertujuan untuk menekan angka anemia di kalangan remaja.

Anemia terjadi karena kurangnya hemoglobin dalam sel darah sehingga produksi sel darah merah dalam tubuh kita mengalami penurunan.

Menurut data Kemenkes angka anemia di kalangan remaja masih cukup tinggi, yaitu sekitar 3-4 dari 10 remaja menderita anemia.

Sumber gambar: Indonesia Baik.id

Akibat jangka pendek dari anemia adalah mudah lelah, letih lesu juga menurunnya daya tahan tubuh dan konsentrasi.

Sedangkan akibat jangka panjangnya adalah remaja putri yang terkena anemia akan terbawa saat dia hamil nantinya.

Ibu hamil yang kekurangan zat besi bisa mengalami keguguran ataupun melahirkan bayi yang mengalami gangguan tumbuh kembang misalnya stunting ataupun gangguan neurokognitif.

Menurut penjelasan Suster Ratna Gerakan Aksi Bergizi ini difokuskan pada remaja karena remaja sedang mengalami masa pertumbuhan yang demikian pesat.

Sesuai dengan pesan kunci dari kegiatan Aksi Bergizi Nasional yaitu “Hidup Sehat Sejak Sekarang Untuk Remaja Kekinian”, diharapkan dengan gerakan ini kesadaran remaja atas pola hidup sehat semakin meningkat, sehingga ke depannya akan tercipta generasi yang sehat, cerdas dan berkualitas.

Salam UKS…😊

Sebuah Cerita Pisah Kenang di Bumi Bintaraloka

Ada yang datang dan pergi. Semua selalu berganti karena itulah irama kehidupan..

Pagi itu suasana lapangan Bintaraloka begitu berbeda. Sesudah apel hari Senin, siswa duduk di lapangan volly, sementara bapak ibu guru berada di depan.

Sebuah hari yang istimewa. Ya, hari itu acara pisah kenang dari empat guru sekaligus yaitu Bu Maskunin, Bu Tjatur , Bu Wahyu dan Pak Muhaimin.

Bu Maskunin, Bu Tjatur dan Pak Muhaimin harus meninggalkan SMPN 3 karena sudah purna tugas, sementara Bu Wahyu harus melanjutkan tugas di tempat yang baru yaitu di sebuah SMP di Kabupaten Malang.

Suasana perpisahan di lapangan, dokumentasi pribadi

Pagi itu satu demi satu Ibu-ibu guru memberikan sambutan dan kata perpisahan pada anak-anak. Pada prinsipnya semua berpesan agar siswa selalu belajar sungguh-sungguh dan menjaga nama baik SMP Negeri 3 tercinta.

Sesudah di lapangan volly, acara pisah kenang dilanjutkan di ruang guru dengan pembawa acara Mister Sony.

Satu demi satu Bu Maskunin, Bu Tjatur, Bu Wahyu dan Pak Muhaimin memberikan sambutan dan kenangan ketika mengajar di SMP Negeri 3 Malang.

Bu Maskunin menceritakan bahwa saat mengajar di SMP Negeri 3 adalah saat yang membahagiakan bagi beliau. Banyak pelajaran dan kenangan manis saat beliau mengajar di Bintaraloka.

Bu Tjatur bercerita bahwa sejak masuk di SMP Negeri 3 Malang beliau langsung diminta menggantikan posisi Bu Ida sebagai bendahara, karena Bu Ida purna tugas.

Ya, di SMP sebelumnya Bu Tjatur adalah juga seorang bendahara. Saya melihat beliau sering tekun di depan laptop sehingga saya panggil Bu Arkas..😁🙏

Bu Wahyu mengungkapkan bahwa selama setahun di SMP Negeri 3 Malang beliau banyak mendapat pelajaran berharga. Ucapan terima kasih Bu Wahyu juga disampaikan pada Bu Anna yang merupakan senior sekaligus partner beliau dalam mengajar Bahasa Daerah.

Pak Muhaimin dalam pidatonya menceritakan tentang kerjasama team yang mengesankan di SMP Negeri 3 Malang.

Sambutan dan kata perpisahan dari Bapak/Ibu guru, dokumentasi pribadi

Kerjasama ini pernah memperjuangkan agar seragam siswa putra dari celana pendek beralih menjadi celana panjang karena berbagai macam pertimbangan.

Alhamdulillah, perjuangan ini berhasil dan akhirnya diikuti oleh SMP lain di kota Malang.

Acara pagi itu ditutup dengan sambutan dari Ibu Kepala sekolah dan bersalam- salaman. Suasana terasa hangat namun juga mengharukan. Hadirnya jajan pasar melengkapi kebersamaan kami saat itu.

Ada senyum, tawa juga pelukan hangat. Ada rasa gembira, haru dan sedih berbaur jadi satu.

Berfoto bersama di akhir acara, dokumentasi Bintaraloka

Akhirnya selamat menikmati masa purna tugas pada Bu Maskunin, Bu Tjatur dan Pak Muhaimin.. semoga Bapak dan Ibu semua senantiasa sehat dan bahagia bersama orang-orang tercinta.

Juga selamat berjuang di tempat yang baru Bu Wahyu.. semoga semakin sukses dan berprestasi.

Serunya Hari Pertama Masuk Sekolah di Bintaraloka

Pagi yang cerah di Bintaraloka. Setelah hampir tiga minggu siswa libur kenaikan kelas, Senin tanggal 17 Juli 2023 adalah hari pertama masuk sekolah. Hari Senin ini menandai dimulainya tahun pelajaran 2023/2024.

Sebagian orang tua siswa kelas tujuh mengikuti apel, dokumentasi pribadi

Seperti biasa, tahun ajaran baru selalu diawali dengan apel bersama seluruh siswa juga guru dan karyawan sekolah. Apel juga diikuti sebagian perwakilan orang tua siswa kelas tujuh dan ketua komite sekolah.

Istimewanya pagi ini siswa datang ke sekolah dengan seragam yang berwarna- warni. Kelas sembilan dengan seragam putih biru, kelas delapan dengan seragam pramuka dan kelas tujuh dengan seragam SD mereka yang tampak ‘unyu’.

Mengapa demikian? Ada tiga macam seragam yang berbeda karena hari ini ada tiga agenda di sekolah. Ya, acara tiap tingkatan kelas berbeda-beda.

Pengalungan tanda peserta sebagai tanda MPLS dan Aktualisasi Pramuka bisa dimulai, dokumentasi Bu Any

Hari ini siswa kelas tujuh mulai menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), kelas delapan menjalani Aktualisasi Pramuka sedangkan kelas sembilan perkenalan dengan walikelas dan mendapatkan materi di aula Bintaraloka satu.

Luar biasa. Di hari pertama masuk sekolah Bintaraloka sudah menampakkan geliat kesibukan yang demikian nyata.

Sejak pagi Bapak/Ibu guru yang tergabung dalam panitia MPLS dan OSIS sudah tampak mempersiapkan apel, juga mengecek kesiapan aula Bintaraloka satu dan dua yang nantinya akan dipakai untuk pretest maupun pemberian materi pada kelas sembilan.

Sementara itu persiapan di lapangan basket juga dilakukan untuk Aktualisasi Pramuka.

Sekitar pukul 7 apel segera dimulai. Setelah memberikan sambutan, Ibu Kepala sekolah secara resmi membuka pelaksanaan MPLS dan Aktualisasi Pramuka.

Apel juga ditandai dengan penyerahan secara simbolis siswa dari orang tua ke sekolah, yang melambangkan kepercayaan orang tua agar anak mendapatkan pendidikan yang terbaik di SMP Negeri 3 Malang.

Penyerahan secara simbolis siswa dari orang tua ke sekolah, dokumentasi Bu Any

Wajah gembira tampak dimana-mana. Bagi siswa kelas tujuh tentunya ini pengalaman yang berkesan. Perubahan suasana sekolah saat mereka duduk di SD dengan di SMP sangat bisa dirasakan.

Yang paling nyata adalah jumlah siswa satu angkatan tentunya lebih banyak di SMP dari pada di SD, demikian juga guru-gurunya.

Di akhir apel dilakukan pengenalan seluruh guru dan wali kelas serta karyawan SMP Negeri 3 Malang pada siswa dan orang tua kelas tujuh.

Sesudah apel, siswa langsung menuju area masing-masing sesuai yang sudah ditetapkan.

Aktualisasi Pramuka kelas 8 di lapangan basket, dokumentasi pribadi
Pengarahan Kak Gerry dalam aktualisasi Pramuka, dokumentasi pribadi
Sebuah atraksi dalam Aktualisasi Pramuka, dokumentasi pribadi

Siswa kelas tujuh melanjutkan MPLS di aula Bintaraloka satu, kelas delapan melaksanakan Aktualisasi Pramuka di lapangan basket sedangkan siswa kelas sembilan berkenalan dengan walikelas, dan selanjutnya mendapatkan materi tentang Kesehatan Reproduksi Remaja dari dr Gita dan tim.

Perkenalan dan pengarahan wali kelas 9, dokumentasi pribadi
Materi Kesehatan Reproduksi Remaja siswa putri, dokumentasi pribadi
Materi Kesehatan Reproduksi Remaja siswa putra, dokumentasi pribadi

Hari pertama sekolah yang luar biasa. Semoga semangat di awal tahun pelajaran 2023/2024 ini menjadi pemicu semangat seluruh warga Bintaraloka untuk melakukan yang terbaik demi kemajuan SMP Negeri 3 tercinta.

Salam Bintaraloka.

Workshop Awal Tahun Pelajaran 2023/2024 Guru Bintaraloka

Pagi ini adalah hari terakhir siswa masuk sekolah di tahun pelajaran 2022/2023. Kegiatan pagi ini ditandai dengan pengembalian rapor semester genap, pengumuman-pengumuman sekolah berkaitan dengan perayaan Hari Raya Idul Adha dan hasil lomba classmeeting.

Sesudah pengumuman-pengumunan, siswa langsung pulang dan acara dilanjutkan dengan pelaksanaan workshop guru awal tahun pelajaran.

Workshop penyusunan perangkat pembelajaran, dokumentasi Bu Any

Workshop adalah sebuah pertemuan di mana sekelompok orang terlibat dalam diskusi intensif dan aktivitas pada subjek atau proyek tertentu.

Berbeda dengan seminar di mana pesertanya lebih banyak menjadi pendengar, pada workshop peserta lebih banyak dilibatkan dan ada produk yang dihasilkan.

Tak hanya sebagai wadah menambah pengetahuan, secara umum workshop  memiliki beragam manfaat.

Peserta workshop dari mapel IPS, dokumentasi pribadi

Berbagai manfaat dari mengikuti workshop adalah:
1. Menambah wawasan atau skill
2. Bertemu dengan pakar yang profesional di bidangnya
3. Ajang networking yang baik
4. Menambah ilmu
5. Membuka kesempatan usaha baru.

Peserta workshop mapel IPA, dokumentasi pribadi

Di sekolah-sekolah, workshop awal tahun adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan guru. Workshop ini berisi refleksi dari apa-apa yang sudah dilaksanakan di tahun sebelumnya dan pembuatan rencana apa saja yang akan dilaksanakan di tahun berikutnya.

Di SMP Negeri 3 Malang, Workshop awal tahun ini diikuti oleh sekitar 50 guru, dan diadakan selama dua hari.

Hari pertama dilakukan pembahasan tentang rapor pendidikan dan materi Perencanaan Berbasis Data, dan cara pengisian SKP.

Narasumber PBD, dokumentasi pribadi

Dalam materi ini Bu Any sebagai narasumber PBD memaparkan rapor pendidikan yang diperoleh sekolah dan rencana apa yang akan dilaksanakan untuk meningkatkan hasil rapor pendidikan di tahun mendatang.

Sesudah penjelasan dari Bu Any, acara dilanjutkan dengan cara pengisian SKP triwulan dua oleh Bu Galuh.

Hari pertama workshop ditutup dengan pengumuman tentang Idul Qurban dan doa kafarotul majelis oleh Ibu Utien.

Doa kafarotul majelis, dokumentasi pribadi

Di hari kedua, acara diisi dengan pengarahan dari Waka Kurikulum dan pembuatan perangkat mengajar di masing-masing MGMPS.

Dalam sambutannya Pak Aksan menerangkan adanya perubahan komposisi guru di beberapa mapel karena ada bapak/ibu guru yang pensiun, dan ada yang masuk di SMP Negeri 3 Malang.

Dijelaskan pula tahun depan kelas 7 dan 8 akan melaksanakan kurikulum merdeka dan kelas 9 kurikulum 2013. Karenanya perlu pembagian tugas di masing-masing MGMP agar di tahun kedua pelaksanaan Kurikulum Merdeka ini semua guru sudah pernah melaksanakan Kurikulum Merdeka ini.

Rujak penambah semangat, dokumentasi pribadi
Menikmati rujak manis, dokumentasi pribadi

Sebagai penambah semangat di tengah acara workshop disajikan rujak manis yang maknyus lezatnya.

Workshop diakhiri dengan tugas mengumpulkan semua perangkat yang sudah disusun lewat email yang sudah ditentukan.

Akhirnya tetap semangat Bapak/Ibu guru Bintaraloka. Semoga tahun depan kinerja  kita semua semakin baik demi kemajuan siswa- siswi kita tercinta.

Jalan-jalan ke kota Semarang

Jangan lupa memakai jaket berbulu

Bapak/ Ibu guru SMP Negeri 3 Malang

Semoga senantiasa sehat dan bahagia selalu

Salam Bintaraloka

Gempita Persiapan Konser Musik Nusantara, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Tema Tiga Bintaraloka

Tak terasa projek tema tiga Bintaraloka yang mengambil tema Konser Musik Nusantara sudah sampai pada tahap akhir.

Siap tampil di aula Bintaraloka satu, dokumentasi pribadi

Ada banyak kegiatan dari projek yang dikoordinir oleh Pak Fabi dan tim ini. Seperti pemberian materi lagu dan tari oleh narasumber dari dalam maupun luar sekolah, pembuatan majalah duduk dan yang terakhir adalah Konser Musik Nusantara.

Penonton yang juga siap tampil di Konser Musik Nusantara, dokumentasi pribadi

Konser Musik Nusantara adalah acara pagelaran lagu, tari dan drama dari masing masing kelas. Lagu yang dinyanyikan adalah lagu-lagu daerah Nusantara.

Konser Musik Nusantara dilaksanakan di akhir projek, karena selain sebagai puncak acara, konser ini adalah wujud perayaan akhir Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMP Negeri 3 Malang

Menjelang tampil di depan aula Bintaraloka satu, dokumentasi pribadi

Antusias warga Bintaraloka terutama siswa kelas tujuh dan pelaksana Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila sangat terasa. Ini bisa dilihat dari berbagai latihan intensif yang dilakukan siswa menjelang perayaan akhir projek.

Siswa dengan propertinya, dokumentasi pribadi

Practice makes perfect. Ya, harapannya dengan latihan yang bersungguh sungguh semua bisa menyajikan tampilan yang maksimal di perayaan yang akan diadakan hari Rabu, 14 Juni 2023.

Pengarahan dari koordinator projek, dokumentasi pribadi

Agar penampilan yang disajikan siswa pada saat perayaan bisa sesuai yang diharapkan maka pada Selasa hari ini, dilakukan persiapan konser secara menyeluruh.

Persiapan meliputi gladi bersih penampilan masing-masing kelas di aula Bintaraloka loka, persiapan display maduk siswa dan pendirian panggung untuk Konser Musik Nusantara .

Penampilan salah satu peserta, dokumentasi pribadi
Penampilan salah satu peserta, dokumentasi pribadi

Gladi bersih yang dilaksanakan di aula Bintaraloka pagi ini menampilkan sajian aneka musik Nusantara dari masing-masing kelas. Sajian musik dikombinasi dengan tari dan teater, di mana tiap kelas memiliki tema sendiri-sendiri.

Penampilan salah satu peserta, dokumentasi pribadi

Dari catatan saya, tampilan siswa benar benar menarik. Siswa memiliki kreativitas yang luar biasa.

Beberapa hal yang perlu diperbaiki adalah jeda waktu antar satu adegan ke adegan lain yang kadang agak terlalu panjang, juga kekompakan suara maupun gerakan saat tampil.

Penampilan salah satu peserta dengan latar belakang nelayan yang sedang melaut, dokumentasi pribadi

Selama tampil, siswa didampingi bapak/ibu guru pendamping di bagian belakang ataupun berbaur dengan siswa.

Para guru pendamping di belakang siswa, dokumentasi pribadi
Pendamping berbaur di antara siswa, dokumentasi pribadi

Sesudah siswa tampil, bersama wali kelas siswa membahas apa saja yang perlu diperbaiki dari tampilan hari ini, dan kembali latihan di kelas-kelas.

Karenanya tak heran jika hingga sore hari masih tampak kesibukan siswa kelas tujuh di Bintaraloka. Sebagian besar dari mereka latihan, juga ada yang fitting baju adat, atau jika perlu menyewa baju adat untuk penampilan esok.

Siap untuk konser, sesudah fitting baju adat, dokumentasi pribadi

Sementara siswa berlatih, guru-guru yang tergabung dalam tim tema tiga juga tampak begitu sibuk.

Menyiapkan display majalah duduk , dokumentasi pribadi

Ada yang memasang display majalah duduk siswa di sepanjang jalan depan kelas 9.3 hingga tata usaha. Majalah duduk yang selama ini di simpan di aula Bintaraloka dua hari ini dipasang kembali di meja-meja yang sudah ditata rapi.

Dan tak kalah dari semuanya adalah kesibukan pemasangan tenda dan panggung.

Pemasangan tenda dan setting panggung dilakukan oleh banyak orang. Tentu saja, tidak mudah memasang panggung dan tenda sebesar itu.

Memasang tenda, dokumentasi Bintaraloka
Istirahat setelah memasang tenda, dokumentasi pribadi
Panggung Konser Musik Nusantara sudah berdiri dengan cantiknya, dokumentasi pribadi Buz

Akhirnya dengan persiapan yang menyeluruh pada hari ini diharapkan besok acara berjalan dengan lancar, siswa dapat menyajikan tampilan terbaiknya dan yang paling penting adalah karakter pelajar Pancasila bisa tertanam baik dalam diri masing-masing siswa.

Semoga bermanfaat

Salam Pelajar Pancasila..😊