Gempita Perayaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Tema ‘Aku Bijak Berinternet’

Berfoto setelah penandatanganan komitmen, dokumentasi pribadi Fabi

Mana semangatmu?
Ini semangatku!

Gempita semangat benar-benar terasa di aula Jumat pagi itu. Semua siswa kelas tujuh, bapak ibu guru wali kelas dan penanggung jawab tema satu Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila bersama sama menyiapkan perayaan Projek Aku Bijak Berinternet.

Perayaan ini menandai akhir dari Projek Tema satu, dan mulai minggu depan kami akan masuk pada Projek Tema dua.

Semua bekerja bahu membahu. Ada yang menyiapkan kursi, sound, LCD dan yang paling penting menyiapkan siswa agar bisa menunjukkan performa terbaik mereka di depan wali murid pagi ini.

Oh ya, selain guru dan kepala sekolah acara perayaan ini juga dihadiri perwakilan wali murid dan ketua komite SMP Negeri 3 Malang.

Suasana aula juga diramaikan dengan pajangan karya infografis siswa di dinding aula.

Sekitar pukul 8 lebih lima menit acara dimulai. Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipimpin oleh Ibu Utien, acara dilanjutkan dengan sambutan Ibu Kepala Sekolah.

Ibu Kepala SMP Negeri 3 Malang menyapa siswa dengan penuh semangat. Dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya penanaman karakter baik pada siswa.

Menyanyikan lagu Indonesia Raya, dokumentasi pribadi Fabi

Sesudahnya acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu dan tepuk Pelajar Pancasila yang dipandu oleh Ibu Ami dan Ibu Novi.

Ibu-ibu wali murid tampak surprise. Tentu saja, anak-anak menyanyi dengan kompak dan irama lagunya sangat familier. Lagu Pelajar Pancasila menggunakan irama lagu Naik Becak karya Ibu Sud.

Menyanyikan lagu dan tepuk Pelajar Pancasila, dokumentasi pribadi Fabi
Memimpin lagu dan tepuk Pelajar Pancasila, dokumentasi pribadi Fabi

Sesudah ‘naik becak’ bersama-sama acara dilanjutkan dengan penampilan yel tiap kelas.
Yel yang ditampilkan harus tetap memuat konten yang dipelajari yaitu bijak berinternet

Yel salah satu kelas, dokumentasi pribadi Fabi

Kreatifitas siswa benar-benar luar biasa. Yel dirancang hari Rabu, dilatihkan hari Kamis dan ditampilkan hari Jumat. Bermacam lagu bisa dimodifikasi menjadi yel. Ada lagu Apuse, Laskar Pelangi, Menanam Jagung, bahkan Hey Tayo. Waktu yang demikian pendek tidak menghalangi mereka untuk tampil bagus dan penuh percaya diri.

Tepuk tangan bergema di akhir tiap yel yang ditampilkan.
Sesudah yel, acara dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen tiap kelas. Ya, yang paling penting dari projek ini adalah kesadaran dan komitmen siswa untuk lebih bijak berinternet.

Penandatanganan komitmen dilakukan siswa beserta wakil dari paguyuban masing masing kelas dan wali kelas.

Perwskilan kelas, dokumentasi pribadi Fabi
Penandatanganan komitmen, dokumentasi pribadi Fabi

Sesudah penandatanganan acara dilanjutkan dengan berfoto bersama tiap kelas bersama wali kelas, Ibu Kepala Sekolah, Ibu Ketua Komite dan paguyuban.

Sesudahnya acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Ketua Komite SMP Negeri 3 Malang. Dalam sambutannya Ibu Vivi yang juga alumnus SMP Negeri 3 Malang itu mengungkapkan perlunya penanaman karakter baik pada siswa dalam suasana yang fun seperti yang dilakukan sekolah pada hari itu.

Sambutan Ibu Ketua Komite, dokumentasi pribadi Fabi
Kesan orang tua siswa, dokumentasi pribadi Fabi

Begitu antusiasnya wali murid dengan acara ini tampak dari pesan dan kesan yang disampaikan oleh perwakilan walimurid. Pada prinsipnya walimurid mendukung penyelenggaraan acara yang sangat menyenangkan ini.

Berakhirnya projek adalah hal yang patut dirayakan karena telah sekian lama kita belajar bersama, dan bekerjasama untuk menumbuhkan karakter baik pada diri siswa.

Perlu diketahui pula hasil akhir dari projek tema satu ini adalah video kampanye bijak berinternet, dimana video yang terbaik akan diupload di channel youtube sekolah.

Sesudah berdoa, siswa diperbolehkan beristirahat dan acara dilanjutkan dengan sosialisasi Projek tema dua oleh Ibu Arie Susanie dan tim penanggung jawab projek tema dua.

Sosialisasi projek tema dua, dokumentasi pribadi Fabi
Tim penanggung jawab projek tema dua, dokumentasi pribadi Fabi

Sosialisasi ini sangat penting karena dukungan dan partisipasi orang tua sangat diperlukan untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan projek.

Tentang apa dan bagaimana projek tema dua silakan tunggu di tulisan berikutnya…:)
Semoga bermanfaat dan Salam Pelajar Pancasila!

Dan Bintaraloka Pun Bergoyang Pagi Itu

Pemandu senam Bintaraloka, dokumentasi Fabi

Wong ko ngene kok dibanding-bandingke
Saing-saingke yo mesti kalah
Tak oyak’o aku yo ora mampu
Mung sak kuatku mencintaimu

Lagu Farrel Prayoga yang sedang hits berkumandang dengan irama yang rancak di Bumi Bintaraloka pagi itu. Lapangan voli penuh dengan peserta. Semua bergoyang sekaligus senam. Bapak Ibu guru, staf TU juga siswa kelas delapan dan sembilan.

Setelah sekian lama vakum, kini senam bersama kembali dilaksanakan di Bintaraloka. Pemandunya? Tentu saja Pak Ardilah. Pemandu senam Bintaraloka yang sangat handal .

Kegiatan senam diawali pukul tujuh pagi. Oh ya, dalam kegiatan kali ini kelas tujuh dan beberapa guru tidak bisa bergabung karena harus mengikuti Perayaan Projek Tema Aku Bijak Berinternet yang diadakan di aula Bintaraloka 1.

Beberapa siswa kelas delapan dan guru yang terlibat dalam pembimbingan AKM juga tidak bisa ikut serta.

Peserta sangat bersemangat, dokumentasi Fabi

Kegiatan senam sendiri berlangsung menyenangkan. Wajah-wajah sumringah tampak di mana-mana. Bahkan ketika berakhir dan ditawarkan oleh Pak Ardilah apakah senamnya mau diulang sekali lagi? Dengan penuh semangat siswa berteriak, “Lagi… Lagi..! “

Sebenarnya apa saja manfaat dari kegiatan senam bersama ini?

Peserta senam, dokumentasi Fabi
  1. Untuk kesehatan. Menghindarkan obesitas karena senam bisa membakar lemak. Senam juga meningkatkan kerja jantung, menguatkan tulang dan otot juga memperbaiki fleksibilitas kerja tubuh.
  2. Menghilangkan stress, meningkatkan rasa bahagia. Menggerakkan badan sesuai irama bisa meningkatkan kerja hormon endorfin. Hormon endorfin berperan sebagai penghilang rasa sakit alami dan bertanggung jawab atas perasaan senang setelah melakukan aktivitas tertentu. Bahkan, hormon endorfin juga dapat memberikan energi positif dalam diri seseorang.
  3. Mengoptimalkan kerja otak. Senam dengan irama membuat otak harus bekerja untuk mengkoordinasikan gerakan tubuh dan irama musik.
  4. Meningkatkan rasa percaya diri.
    Bisa melaksanakan gerakan tubuh sesuai irama dari awal hingga akhir bisa membuat suasana hati menjadi lebih baik sehingga rasa percaya diri akan meningkat.

Banyak sekali manfaat yang bisa diambil dari kegiatan senam bersama. Harapannya kegiatan ini bisa terus dilaksanakan dengan penataan waktu yang lebih baik sehingga semua guru dan siswa bisa bergabung dalam kegiatan yang sangat menyenangkan ini.

Peserta senam, dokumentasi Fabi
Senam bersama, kegiatan yang sangat menyenangkan, dokumentasi Fabi

…Ku berharap engkau mengerti, di hati ini
Hanya ada kamu…

Referensi : https://www.gramedia.com/best-seller/manfaat-senam-irama/

Unik dan Cantiknya Batik Ecoprint , Giat Keputrian Bintaraloka

Kegiatan keputrian, dokumentasi Bu Utien

Siang itu seperti biasanya siswa putri masuk aula ketika sholat Jumat sedang berlangsung. Selain membawa mukena mereka juga membawa beberapa perlengkapan. Kain mori, daun pepaya atau yang lain, juga palu kecil.

Aha, ada acara baru lagi di keputrian Bintaraloka. Dari keterangan Ibu Utien ternyata acara hari itu adalah siswa putri akan diajak membuat batik dengan teknik ecoprint.

Menata daun di atas kain, dokumentasi Bu Utien

Apakah ecoprint itu?

Proses pembuatan batik ecoprint, Sumber gambar: Ngopibareng

Ecoprint atau ecoprinting adalah sebuah teknik cetak dengan pewarnaan kain alami melalui kontak langsung antara daun, bunga, batang atau bagian tubuh lain yang mengandung pigmen warna dengan media kain tertentu.

Ecoprint adalah hasil perkembangan dari teknik ecodyeing, yaitu pewarnaan kain dari alam. Pada tahun 2006 Indiana Flint mengembangkannya teknik ecoprint ini dengan cara menempelkan tanaman yang mempunyai pigmen warna dan menempelkannya pada kain yang berserat alami.

Ada dua teknik pewarnaan yang dikenal dalam ecoprint yaitu teknik iron blanket dan teknik pounding.

Tahap ecoprint dengan teknik iron blanket:

  1. Pembersihan kain dari kotoran dengan dicuci.
  2. Siapkan pewarna dari bahan alam dengan merendam dedaunan dalam larutan cuka. Hal ini bertujuan untuk mengeluarkan zat warna pada dedaunan dengan maksimal.
  3. Bentangkan kain yang sudah dibersihkan dan tempelkan dedaunan yang sudah direndam dengan larutan cuka.
    4.Gulung dengan pipa paralon lalu ikat dengan tali.
  4. Kukus kain yang telah diikat selama 2 jam untuk pengeringan.

Tahap ecoprint dengan teknik pounding:

  1. Pembersihan kain dengan dicuci.
  2. Pewarnaan dengan cara menata daun di kain, lalu dipukul pukul untuk mengeluarkan getahnya.
  3. Cuci kain dengan air kapur supaya warnanya awet
  4. Keringkan dengan dijemur di bawah sinar matahari.
Dijemur untuk pengeringan, sumber gambar: Blender Kita

Karena motif tergantung pada bentuk daun, ecoprint menghasilkan motif yang berbeda.
Hasil ecoprint sangat bagus bila diterapkan pada berbagai produk pakaian maupun perlengkapan rumahtangga seperti; scraft, serbet, pashmina, sprei, kerudung, payung, juga tas.

Keuntungan pembuatan motif kain dengan tehnik ecoprint di antaranya adalah lebih ramah lingkungan, karena menggunakan bahan-bahan alami.

Di samping itu motif yang dihasilkan lebih unik, tidak ada yang sama satu dengan yang lain, sehingga cukup menarik minat konsumen, terutama yang senang dengan keunikan.

Karena keunikan tersebut, harga jual batik ecoprint juga cukup mahal, bahkan bisa setara dengan batik tulis.
Tidak hanya cantik, batik ecoprint ternyata juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Hasil Ecoprint, Sumber gambar: Mongabay

Kegiatan siswa siang itu berjalan menarik. Siswa membuat ecoprint dengan teknik pounding.

Setelah paparan materi dari Ibu Kusumawati dan Ibu Wahyuni Rachmawati, siswa langsung praktek bersama dengan bimbingan beliau berdua.
Siswa begitu antusias mengikuti arahan kedua narasumber. Oh ya, beliau berdua adalah alumni Bintaraloka tahun 1981.

Kegiatan hari itu ditutup dengan sholat Dhuhur berjamaah, dan tugas siswa adalah meneruskan proses pembuatan tersebut di rumah dan hasilnya dibawa kembai dua minggu mendatang.

Jangan lupa, ada hadiah menarik dari Ibu-ibu narasumber bagi siswa dengan hasil ecoprint terindah.

Aha, ayo semangat membuat ecoprint tercantik kalian.
Sampai jumpa dua minggu mendatang..