Peringatan Sepuluh Muharam di Bumi Bintaraloka

Sepuluh Muharam atau Asyura adalah hari istimewa yang selalu diperingati oleh umat muslim. Jika satu Muharam diperingati sebagai tahun baru Islam, maka tanggal sepuluh Muharam diperingati karena banyak peristiwa penting yang terjadi pada tanggal tersebut.

Beberapa peristiwa penting yang terjadi pada tanggal sepuluh Muharam adalah:

Satu : Diterimanya pertaubatan Nabi Adam AS
Sebagai manusia yang diciptakan pertama, mula-mula nabi Adam ditempatkan di surga. Namun karena melanggar larangan Allah dengan memakan buah khuldi akhirnya beliau diturunkan ke bumi. Beliau terus bertaubat dan pada tanggal 10 Muharam taubat tersebut diterima oleh Allah SWT.

Dua : Berlabuhnya kapal Nabi Nuh berlabuh
di bukit Zuhdi setelah melalui banjir bandang yang melanda negeri.

Tiga : Selamatnya Nabi Ibrahim dari siksa Raja Namrud. Karena menentang ajaran raja Namrud Nabi Ibrahim pernah dibakar hidup-hidup, tapi diselamatkan oleh Allah swt dengan menjadikan api tersebut dingin.

Bu Utien memandu Khotmil Qur’an di ruang guru, dokumentasi pribadi

Empat : Dibebaskannya Nabi Yusuf dari penjara Mesir. Karena fitnah keji yang menimpa, Nabi Yusuf fipenjara, dan pada tanggal 10 Muharam ini beliau dibebaskan.

Lima : Keluarnya Nabi Yunus keluar dari perut ikan paus yang telah memakannya hidup- hidup, dan akhirnya membuat Nabi Yunus hidup berhari hari dalam perut ikan paus.

Enam : Sembuhnya Nabi Ayyub dari penyakit yang menjijikkan. Ujian yang pernah menimpa Nabi Ayyub adalah menderita penyakit berupa borok di sekujur tubuhnya. Dengan kesabaran Nabi Ayyub akhirnya Allah memberikan kesembuhan di tanggal 10 Muharam ini.

Tujuh: Selamatnya Nabi Musa dari Firaun
Pada tanggal 10 Muharramn Nabi Musa dan kaum Bani Israil diselamatkan Allah dari kejaran pasukan Firaun di Laut Merah.

Lalu bagaimana dengan perayaan peringatan 10 Muharam di Bumi Bintaraloka?
Pagi ini perayaan ditandai dengan Khotmil Quran yang dilaksanakan oleh seluruh warga Bintaraloka.

Khotmil Qur an siswa, dokumentasi pribadi

Khotmil Quran siswa dilaksanakan di lapangan dengan dipandu oleh Pak Abid dan Pak Faqih, sedangkan khotmil Quran guru dilaksanakan di ruang guru dengan panduan Ibu Utien.

Khotmil Qur an Guru, dokumentasi pribadi

Sesudah khotmil Quran dilaksanakan doa bersama, dan berbagi kue untuk dinikmati bersama.

Menurut Ibu Utin, peringatan sepuluh Muharam tahun ini bertemakan Meningkatkan Kesalehan Sosial Melalui Peringatan 10 Muharam.

Menikmati kue di kelas masing-masing, dokumentasi pribadi

Akhirnya, banyak doa yang dipanjatkan pada peringatan 10 Muharam pada pagi hari itu. Harapannya, semoga dalam menjalani hari-hari ke depan, rahmat dan pertolongan Allah senantiasa menaungi kita semua.

Amiin YRA.

Dari Arena Pekan Seni dan Keterampilan (Pentas) PAI Kota Malang 2023

Sabtu pagi itu suasana di SMP Negeri 6 Malang lebih ramai dari biasanya. Meski seharusnya Sabtu adalah hari libur, tampak kesibukan di masjid dan kelas-kelas sekitarnya. Ya, hari itu diselenggarakan Pentas PAI Tingkat SMP se Kota Malang.

Tentang Pentas PAI

Lomba cerdas cermat, dokumentasi pribadi

Pekan Ketrampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) adalah ajang unjuk keterampilan dalam bidang keagamaan, yang diadakan mulai tingkat kota, provinsi dan nasional.

Dari situs kemenag RI, tujuan Pentas PAI ini adalah:

Suasana lomba cerdas cermat PAI, dokumentasi Utien

a. Memberikan kesempatan kepada para siswa yang beragama Islam untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri, bakat, minat, kemampuan dan potensi pada aspek ketrampilan dan seni Pendidikan agama Islam.

b. Membangun aspek Emotional Quotien dan Spiritual Quotioen yang baik.

c. Membangun ukhuwah Islamiyah di kalangan guru, orang tua, siswa dan pengelola pendidikan.

Pelaksanaan Pentas PAI Kota Malang dibuka oleh Kepala kantor Kemeneterian Agama Kota Malang : H.Ahmad Shamton, S.Hi.

Lomba pidato PAI, dokumentasi pribadi

Sesudah pembukaan, kontingen masing-masing sekolah mulai berlaga di tempat-tempat yang sudah ditentukan.

Semua peserta berusaha menunjukkan performa terbaiknya. Adalah sebuah kebanggaan jika bisa membawa gelar juara yang bisa mengharumkan nama sekolah. Lebih-lebih, para juara akan mewakili kota Malang ke Pentas PAI di tingkat provinsi.

Lomba kaligrafi, dokumentasi Utien

Berbagai lomba yang diadakan dalam Pentas PAI adalah:

  1. Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ), dengan juri Ustad Sulaiman Fadli dan
    H.M. Sholeh
  2. Pidato keagamaan, dengan juri Syamsul Arifin, M.Pd dan Drs. Nur Kholiq
  3. Cerdas Cermat PAI, dengan juri Muhammad Alfash Mufassirin, Ahfa Daffa ‘Alian Tarif
  4. Kaligrafi dengan juri Ust. Ony Setiawan dan Ust. Alvan Sujevri

Acara Pentas ditutup sore hari oleh Bapak Nur Wachid, S.Ag , selaku ketua MGMP PAI kota Malang.

Adapun juara-juara dalam Pentas PAI kota Malang tahun 2023 adalah sebagai berikut:

Hasil akhir Pentas PAI kota Malang 2023, dokumentasi Utien

Akhirnya selamat pada para peserta dan juara Pentas PAI. Semoga prestasi yang diperoleh bisa menjadi motivasi bagi para siswa yang lain untuk membuat prestasi yang membanggakan sekolah.

Dari Arena Masa Orientasi Pramuka Bintaraloka 2023

Jumat siang itu terasa lebih sibuk dari biasanya. Beberapa siswa datang ke sekolah dengan seragam pramuka lengkap, ransel dan tak lupa tongkat.

Yap, hari itu akan dilakukan kegiatan Masa Orientasi Pramuka di Bintaraloka.

Pengarahan Kak Gerry pada para peserta, dokumentasi Gerry

MOP adalah kegiatan pramuka yang dilakukan setiap awal tahun pelajaran. Lewat MOP dilaksanakan pembinaan terhadap siswa dalam membentuk watak kepramukaan, sehingga akhirnya akan terbentuk sikap, mental, dan perilaku yang kondusif untuk menancapkan visi serta
misi sekolah di dalam kehidupan mereka sehari-hari, sehingga akhirnya akan menjadi insan yang berguna bagi agama, nusa, dan bangsa.

Petugas MOP dari Dewan Galang, dokumentasi pribadi

Tema MOP  tahun pelajaran 2023/2024 ini adalah Membangun
Jiwa Pramuka yang sesuai dengan Dasa Dharma Pramuka, yaitu Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, Patriot yang sopan dan kesatria, Patuh dan suka bermusyawarah, Rela menolong dan tabah, Rajin, terampil dan gembira, Hemat, cermat, dan bersahaja, Disiplin, berani, dan setia, Bertanggung jawab dan dapat dipercaya, Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan.

Peserta MOP kelas tujuh, dokumentasi pribadi
Peserta MOP putri, dokumentasi pribadi

MOP tahun ini dilaksanakan pada hari Jumat dan Sabtu 21-22 Juli , dan diikuti oleh 280 peserta pramuka kelas 7, 36 orang  dewan galang, 3 orang pembina serta 27 orang guru pendamping.

Apel pembukaan MOP, dokumentasi pribadi

Apel pembukaan MOP dilaksanakan sekitar pukul 14.00 dengan pembina Kak Herianto. Setelah pembukaan acara acarapun mulai dilaksanakan. Mulai dari pendirian tenda, pemberian materi, kegiatan rohani,  pentas seni, jelajah malam, senam pagi dan tapak sehat, serta ketangkasan.

Para guru pendamping, dokumentasi Bintaraloka

Dalam acara MOP juga diadakan berbagai lomba. Di antaranya adalah lomba ketangkasan, penampilan pensi terbaik, yel-yel, tenda terbaik juga student of the scout.

Suasana makan malam, dokumentasi Ahfi

Nuansa gembira, keakraban, gotong royong benar benar terasa. Ya, kekompakan dan kebersamaan dalam satu regu benar benar tampak. Utamanya saat makan bersama, mendirikan tenda, juga berbagai kegiatan yang lain.

Salah satu tenda putra, dokumentasi Ahfi

Hari Sabtu siang MOP diakhiri dengan apel penutupan. Bertindak sebagai pembina apel adalah Kak Hertika.
Setelah dipastikan kondisi sekolah sudah bersih seluruh peserta bisa meninggalkan sekolah untuk kembali ke rumah masing-masing.

Dalam tenda putri, dokumentasi Ahfi
Dalam tenda putri, dokumentasi Ahfi

Dua hari yang penuh kesan. Semoga dengan kegiatan MOP tercipta generasi yang berjiwa Pramuka dan menghayati serta mengamalkan Dasa Dharma dalam perilaku keseharian mereka.

Salam Pramuka…😊

Gebyar Ekstrakurikuler, Pentas Aksi yang Selalu Dinanti

Kegiatan apa yang paling menarik siswa dari seluruh rangkaian kegiatan MPLS? Gebyar Ekstrakurikuler pastinya!

Ya, kegiatan satu ini memang sangat dinanti. Kegiatan yang merupakan ajang bagi setiap ekstrakurikuler untuk menunjukkan performa terbaiknya di depan para siswa baru.

Aksi ekstrakurikuler band, dokumentasi Gusti Ali

Tujuannya jelas. Untuk menarik minat dan memberikan gambaran pada siswa baru kegiatan apa yang kiranya bisa dipilih sesuai dengan minat bakat mereka.

Kegiatan gebyar ekstrakurikuler dilaksanakan di akhir kegiatan MPLS. Di samping untuk menarik minat siswa, sekaligus untuk mencairkan segala ketegangan ataupun rasa lelah yang mungkin timbul saat MPLS.

Pembawa acara gebyar Ekstrakurikuler, dokumentasi pribadi

Dalam kegiatan gebyar ekstrakurikuler yang dilaksanakan Kamis siang itu, tampak bahwa tiap ekstra sudah melakukan latihan sungguh-sungguh dan mengirimkan personil-personil terbaik mereka.

Persiapan gebyar Ekstrakurikuler, dokumentasi pribadi
Jelang gebyar Ekstrakurikuler , dokumentasi pribadi

Kegiatan gebyar ekstrakurikuler dilaksanakan di lapangan basket juga lapangan volly. Kegiatan dikoordinir oleh kesiswaan dengan dibantu oleh para pengurus OSIS.

Aksi Pramuka, dokumentasi pribadi

Penonton tampak antusias melihat tampilan dari peserta gebyar. Penonton tidak hanya dari kelas tujuh, tapi juga kelas delapan dan sembilan.

Beberapa kali terdengar applaus, apalagi sesudah tampilan memikat dari berbagai ekstrakurikuler seperti pramuka, PMR, paduan suara, karate, teater, tari , paskibra, band dan yang lain.

Penonton tampak antusias, dokumentasi pribadi
Aksi paskibra, dokumentasi pribadi
PMR, dokumentasi pribadi

Harapannya sesudah menyaksikan gebyar ekstrakurikuler ini siswa sudah tidak ragu lagi menentukan kegiatan ekstrakurikuler yang akan ditekuni.

Lantunan indah paduan suara, dokumentasi pribadi

Ya, jangan menganggap remeh kegiatan ekstrakurikuler. Sebagai salah satu kegiatan di pembelajaran di sekolah ekstrakurikuler memiliki banyak manfaat, di antaranya adalah:

  1. Membentuk Karakter
    Dengan mengikuti ekstrakurikuler, siswa dilatih untuk bertanggung jawab, bisa mengatur waktu, mandiri, kerja keras , juga mampu bekerja sama.
  2. Melatih bersosialisasi
    Melalui ekstrakurikuler, siswa bisa berkenalan dengan siswa dari kelas lain bahkan dari sekolah lain juga.
  3. Mengasah Bakat dan Minat Siswa
    Setiap siswa pasti mempunyai bakat san minat yang berbeda satu dan yang lain
    Melalui ekstrakurikuler bisa dilakukan asah minat dan bakat siswa pada bidang tertentu.
  4. Refreshing
    Melalui kegiatan ekstrakurikuler suswa bisa berkenalan dengan siswa yang lain dan melakukan kegiatannyang disenangi bersama-sama. Sebuah cara sederhana untuk melakukan refreshing.
  5. Meningkatkan Prestasi
    Lewat kegiatan ekstrakurikuler, siswa mempunyai kesempatan untuk mengikuti berbagai event lomba dan selalu meningkatkan prestasi yang dimiliki.
Aksi basket, dokumentasi Gusti Ali
Aksi futsal, dokumentasi Gusti Ali

Nah, bagaimana? Sudahkah kalian memilih kegiatan ekstrakurikuler yang akan diikuti? Ayo semangat berlatih, bersenang-senang dan meraih prestasi lewat ekstra yang akan kalian ikuti..

Salam Bintaraloka 😊

Taman Langit, Keindahan di Ketinggian Berbalut Dongeng dan Fantasi

Usai berjalan- jalan dan mengamati para penerbang paralayang, kami segera melanjutkan perjalanan ke Taman Langit.
Apa yang tergambar dalam benak kita saat mendengar nama Taman Langit? Benar.. sebuah keindahan di tempat yang begitu tinggi.

Menuju Taman Langit, dokumentasi Buz

Taman Langit yang merupakan destinasi terakhir jalan-jalan di Pujon ini menyimpan keindahan yang luar biasa. Istimewanya disamping indah dan banyak spot foto menarik, Taman Langit mempunyai keunikan yaitu pengunjung diajak masuk dalam dunia fantasi atau dunia dongeng.

Yang khas dari Taman Langit adalah banyaknya patung besar yang di dalamnya menyimpan kisah-kisah tertentu.

Gapura Taman Langit, dokumentasi Buz
Dua Garuda besar yang siap ‘mengawal’ perjalanan kami, dokumentasi Buz

Tidak jauh dari gapura, ada dua patung garuda di kiri kanan kami. Keduanya seolah siap mengawal kami untuk mengeksplor keindahan di dalam Taman Langit.

Jalan berpaving dengan kiri kanan penuh dengan bunga benar- benar terasa menyejukkan mata. Semua tertata apik dan cantik.

Semua tertata apik dan cantik di Taman Langit, dokumentasi pribadi
Duduk menikmati keindahan Taman Langit, dokumentasi Buz

Kami mulai berfoto dengan back ground patung patung yang ada di Taman Langit. Ya iyalah… Berfoto adalah acara wajib saat dolan kemana saja.

Tidak semua tempat bisa kami eksplor. Ya, hari semakin sore. Ini juga destinasi ketiga, tentunya kaki sudah terasa pegal-pegal. Ini bisa ditandai dengan berkali-kali kami duduk menikmati alam sekitar dan menyesap keindahan Taman Langit yang luar biasa.

Menyesap keindahan Taman Langit dalam diam, dokumentasi pribadi
Mas Rudy, driver dan fotografer kami menikmati keindahan Taman Langit, dokumentasi pribadi

Dari sekian banyak patung yang ada, beberapa di antaranya yang sempat kami kunjungi adalah :

Satu : Tigan Sigar Menga (Telur Pecah), yang menggambarkan tentang kelahiran Sanghyang Antaga (Batara Togog), Sanghyang Ismaya (Batara Semar) dan Sanghyang Manikmaya (Batara Guru). Kisah yang sangat akrab dengan masyarakat Nusantara.

Cerita tentang Tigan Sigar Menga, dokumentasi pribadi
Berfoto di Tigan Sigar Menga, dokumentasi Buz

Dua : Dwala Hamsaria (Angsa Putih yang Anggun). Kehadiran angsa di sini adalah pengingat bahwa zaman dahulu di sekitar gunung ini banyak terdapat angsa. Dalam berbagai dongeng disebutkan bahwa angsa putih adalah binatang surgawi yang dicintai para dewa. Kepak sayap angsa putih melambangkan perjalanan ke surga menuju alam keabadian.

Bersama angsa putih , dokumentasi Buz

Tiga: Batari Lengleng Mulat (Dewi Lengleng Mandanu). Patung ini menceritakan salah satu bidadari dalam cerita Jaka Tarub dan Tujuh Bidadari. Bidadari ini demikian cantik dan penuh pesona sehingga di Kahyangan pun ia menjadi rebutan para dewata.

Menari bersama Batari Lengleng Mulat, dokumentasi Buz

Selain cantik Batari Lengleng Mulat juga penuh perhatian dan kasih sayang pada sesama. Ini ditunjukkan dengan gerakan tangannya menyapa burung dan tangan satunya seolah siap mengajak bergandengan tangan siapa saja.

Masih banyak patung yang lain. Bukan dari khazanah dongeng Nusantara saja, bahkan dari luar negeri, seperti adanya patung Tinker Bell di Taman Langit.

Berfoto bersama di salah satu sudut Taman Langit, dokumentasi Buz
Sudut yang sayang untuk tidak diabadikan, dokumentasi Buz

Kami terus menyusuri jalan berpaving. Berfoto dan berfoto. Semua tampak begitu indah dan sayang jika tidak diabadikan.

Kabut mulai turun, dokumentasi pribadi

Menjelang pukul empat kabut mulai muncul. Bergegas kami akhiri perjalanan di Taman Langit, dan kami langsung menuju mobil.

Hmm, perjalanan sehari yang begitu manis

Selamat tinggal Santerra, Cafe Sawah, Paralayang Batu dan Taman Langit… Insya Allah kami akan segera remidi..

Salam jalan-jalan…😀

Baca juga: