Jumat Aksi, Gelar Potensi dan Kreasi Putra- Putri Bintaraloka

Mantap. Itu kesan yang bisa diperoleh saat Jumat Aksi hari Jumat (4/10) pagi ini. Berbagai atraksi dipertunjukkan oleh siswa mulai dari pencak silat, unjuk vokal (duet), taekwondo dan karate serta dance.

Aksi pencak silat Audy, dokumentasi Naufal

Acara pagi itu dibuka oleh  pencak silat dari Audy kelas 9.8, dengan sigap Audy mempertunjukkan jurus-jurusnya yang indah tapi berbahaya.

Sesudah pencak silat acara dilanjutkan dengan dance oleh Runa, Gathayu dan Florencia.

Dance, dokumentasi Naufal
Duet , dokumentasi Naufal

Setelah dance duet Daanya dan Ilmira membuat penonton berdendang bersama pagi itu. Lagunya “Kangen” dari Dewa 19 .

Setelah sejenak diajak bersenandung penonton kini dihentakkan oleh aksi karateka dan atlet taekwondo Bintaraloka. 

Taekwondo, dokumentasi Naufal

Aksi Zacky, Kohar, Axelle, Marvel, Pramesti dan  Afif membuat penonton berkali-kali bertepuk tangan. Baik pada saat mereka menunjukkan kepiawaian mereka dalam ‘kata’ ataupun atraksi memecahkan kayu menjadi pecah berkeping-keping. 

Sesudah atraksi para karateka dan atlet taekwondo penonton dihibur oleh dance yang dibawakan oleh Fani, Cleo, Felda, Aurora,Qyanira, Alya, Zhafara.

Atlet karate dan taekwondo , dokumentasi pribadi
Aksi karate dan taekwondo, dokumentasi pribadi

Aksi penari yang demikian cantik, lagu yang bagus membuat penampilan mereka terasa begitu manis.

Seperti yang sering ditekankan oleh Pak Heri, selain belajar di sekolah sebaiknya siswa menggali potensi dan mengembangkan bakat yang dimiliki. Ada banyak manfaat yang bisa diambil dari mengikuti berbagai macam kegiatan ekstrakurikuler.

Aksi dance, dokumentasi pribadi
Tim dance, dokumentasi Naufal

Seperti yang dikemukakan Zacky, karateka dari kelas 9.3, bahwa dengan mengikuti karate ia bisa melindungi diri sendiri ataupun teman dan keluarga yang berada dalam bahaya. 

Lewat kegiatan pagi itu Zacky berharap lebih banyak lagi teman-temannya yang tertarik untuk mengikuti olah raga bela diri.

Akhirnya terus berkarya putra- putri Bintaraloka. Gali terus potensi kalian dan bersinarlah seperti indahnya sinar bintang di langit. Berwarna-warni menghiasi langit Bintaraloka tercinta.

Kontributor foto : Naufal

Bintaraloka Care, Jika Bukan Kita yang Peduli, Lalu Siapa Lagi?

Setelah enam minggu berjalan tak terasa Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila tema satu telah berakhir. Ya, kegiatan yang dimulai sekitar pertengahan Agustus itu telah diakhiri di awal Oktober 2024.

Banyak pelajaran yang bisa diambil dari kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila tema  satu ini. 

Tema satu lebih banyak menekankan pada kepedulian siswa terhadap lingkungan sekitar, utamanya kebersihan kelas dan penataan taman.

Bintaraloka Care, konsep besar P5 SMP Negeri 3 Malang, dokumentasi pribadi Buz

Jika dihitung, dalam satu hari siswa berada di sekolah kira-kira delapan jam. Ini berarti sepertiga dari waktu mereka setiap hari  dihabiskan di sekolah. Berkaca dari hal tersebut, menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, asri dan nyaman adalah hal yang harus dilakukan bersama..

Sebagai bagian dari Bintaraloka Care, Projek Tema 1 kelas 7, 8 dan 9 mengangkat judul yang berbeda.

Lalu apa saja judul projek tersebut?

Kelas tujuh mengambil tema  projek Bangunlah Jiwa dan Raganya dan judul projek Pribadi Hebat, Lingkungan sehat. 

Dengan lingkungan sehat diharapkan akan tercipta pribadi-pribadi hebat, atau sebaliknya pribadi-pribadi hebat adalah mereka yang mampu menciptakan lingkungan sehat.

Pembuatan video, dokumentasi Fabi

Berbagai aksi dari projek ini adalah mengenali diri sendiri, mengenali teman sebaya dan lingkungan diwujudkan dalam pelengkapan administrasi kelas, pembuatan keyakinan kelas, menjaga kebersihan dan keindahan kelas serta deklarasi pribadi hebat yang membentuk lingkungan nyaman dan kondusif untuk pembelajaran.

Kelengkapan kelas, dokumentasi Fabi
Kegiatan kelas 7 di aula saat P5, dokumentasi Fabi

Harapan ke depannya siswa bisa lebih mengenali diri dan lingkungan, menjadi pribadi yang hebat dan menjaga lingkungan sehat.

Projek kelas delapan mengambil judul Cool Green Class 

Penataan tanaman , dokumentasi Meiy

Tujuan kegiatan tema ini adalah untuk membuat siswa lebih peduli terhadap lingkungan dan tumbuhan dengan membuat taman di depan kelas.

Pembuatan taman kelas, dokumentasi Meiy

Sesuai namanya kegiatan utamanya adalah pembuatan taman kelas. Cool Green Class, dengan taman kelas yang terawat baik, maka suasana sejuk dan nyaman di kelas bisa diciptakan.

Salah satu bagian kegiatan pembuatan taman kelas, dokumentasi Meiy

Bagaimana dengan kelas sembilan? Judul projek kelas sembilan adalah Pupuk Organik untuk Bumi yang Lebih Baik.

Berbagai aksi dilaksanakan dalam tema ini seperti melakukan pemetaan sampah di kelas dan lingkungan sekitar, pembuatan kesepakatan kelas, membersihkan kelas, taman dan lingkungan sekitar, barcoding tanaman dan terakhir adalah pembuatan pupuk kompos.

Pengecatan rak, dokumentasi pribadi
Pengecatan rak, dokumentasi pribadi

Yang menarik dalam kegiatan pembuatan pupuk kompos ini sekolah bekerja sama dengan Kader Lingkungan PKK RW 02 Kelurahan Samaan Malang.

Pembuatan kompos dengan pendampingan kader lingkungan PKK, dokumentasi pribadi

Sungguh kegiatan yang patut diapresiasi. Semua kegiatan yang dilakukan oleh kelas 7, 8 dan 9 semua difokuskan pada kepedulian kita pada lingkungan dengan cara membersihkan dan merawat lingkungan sekitar kita.

Penataan tanaman dan barcoding , dokumentasi pribadi

Sesuai tema besar Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMP Negeri 3 Malang yaitu Bintaraloka Care, mari kita tingkatkan kepedulian pada sekitar kita agar bumi semakin nyaman untuk kita tinggali.

Penataan tanaman dan barcoding, dokumentasi pribadi
Barcoding tanaman, dokumentasi pribadi
Barcoding tanaman, dokumentasi pribadi

Ya, kita adalah bagian dari lingkungan dan bumi adalah tempat tinggal kita satu- satunya. Jika bumi sudah tak nyaman untuk kita tinggali, kemana lagi kita akan pergi?

Bunga Tunggal (Aritmatika Sosial 6)

Salah satu bagian dari aritmatika Sosial adalah menghitung hal yang berkaitan dengan bunga tunggal. Apakah bunga tunggal itu? 

Mengutip buku Moonlight Act Vol.1 karya Kazuhiro Fujita (48:2011), Bunga tunggal adalah nilai jasa dari suatu modal yang disimpan di bank dalam jangka waktu tertentu. Biasanya bunga dihitung per tahun.

Atau bunga tunggal ialah, bunga pertambahan dari bank terhadap nasabah, yang dihitung dari persentase bunga dan modal yang ditabung oleh nasabah. Jadi baiknya kita memerlukan contoh soal yang dapat dipelajari tentang bunga tunggal.

Anak menabung di bank, sumber gambar: Farid wajdi

Bunga tunggal banyak kita bicarakan dalam  tabungan ataupun pinjaman. Rumus yang banyak kita gunakan adalah sbb:

Sumber gambar: idschool

Untuk lebih memahami bunga tunggal, perhatikan contoh soal berikut ini:

1. Modal sebesar Rp. 800.000,00 disimpan di bank dengan suku bunga tunggal 15% setahun.

a. Hitunglah besar bunga setelah 5 tahun !

b. Hitunglah besar bunga setelah 20 bulan!

c. Berapakah nilai akhir modal itu setelah disimpan selama 20 bulan ?

Sumber gambar: Blog bibit

Diketahui :

M = 800.000

b = 15

a. Bunga setelah 5 tahun adalah:

Bunga =800.000x 15%x 5

            =600.000

 Jadi, besarnya bunga setelah 5 tahun adalah Rp. 600.000,00.

b. Besar bunga setelah 20 bulan adalah:

Bunga = 800.000×15% x 20/12

            =240.000

Jadi, besarnya bunga setelah 20 bulan adalah Rp. 240.000,00.

c. Besar modal sesudah 20 bulan adalah 800.000+240.000=1.040.000

2. Pak Alan meminjam uang dikoperasi sebesar Rp. 2.000.000,00 dengan bunga 2% perbulan. Jika lama meminjam 5 bulan, besar angsuran yang harus dibayar setiap bulan adalah ….

Sumber gambar : liputan 6.com

Jawab:

Bunga = 2% . 2.000.000

Bunga = (2/100) . 2.000.000

Bunga = 40.000

Angsuran Modal = Modal : banyak angsuran

                              = 2.000.000/5 = 400.000

Angsuran perbulan = angsuran modal + bunga

Angsuran perbulan = 400.000 + 40.000

Angsuran perbulan = 440.000

3. Rido menabung dibank selama 3 bulan dengan nominal sebesar Rp. 1.000.000,00. Htunglah uang Rido  apabila bank tersebut memberi bunga  tunggal sebesar 8 %?

Jawab :

Modal (M)= Rp. 1000.000,00.

Persentase(b) = 8 %

Lamanya  = 3 bulan 

Bunga = Rp. 1000.000,00 x 8% x 3/12 = Rp. 20.000

Uang Rido sekarang =Rp.1000.000,00+Rp.20.000,00=Rp.1020.000,00

4. Ayah menabung di bank sebesar Rp 2.100.000,00 dengan suku bunga tunggal 8% setahun. Saat diambil. Tabungan ayah menjadi Rp 2.282.000,00. Lama ayah menabung adalah ….

Jawab:

Langkah pertama ialah mencari bunga tabungan yang didapatkan oleh ayah selama menabung.

Bunga = tabungan akhir – tabungan awal

Bunga = 2.282.000 – 2.100.000

Bunga = 182.000

Bunga dalam satu tahun adalah 8%x 2100.000= 168.000

Bunga perbulan adalah 168.000 :12 = 14000

Jika bunganya 182.000, maka lama menabung adalah 182.000/14.000 = 13 bulan.

Untuk meningkatkan pemahaman kalian tentang bunga tunggal kerjakan soal berikut ini:

Sumber gambar : Kompas.com

1. Renita menabung di bank sebesar Rp4.350.000,00. Bunga dari bank 10% per tahun. Setelah 2 tahun, berapa total tabungan Renita? 

2. Rudi menabung di bank dengan modal awal sebesar Rp800.000. Pihak bank memberikan suku bunga tunggal 15 % setahun. Hitunglah besarnya bunga setelah lima tahun dan total tabungan Rudi! 

3. Pak Juna meminjam uang dikoperasi sebesar Rp. 5.000.000,00 dengan bunga 1.5% per bulan. Dengan asumsi periode meminjamnya adalah 10 bulan, berapa angsuran yang mesti dibayar per bulan?

sumber gambar: Maluku Terkini.com

4. Jaka menginvestasikan uangnya sebanyak Rp32.000.000. Setelah menginvestasikan uangnya selama 3 tahun tanpa pengambilan, uang Jaka menjadi Rp35.000.000. Apabila investasi itu memakai sistem bunga tunggal, berapa persentase bunganya?

5. Raka menabung di Bank sebesar Rp2.000.000 dengan suku bunga Tunggal 6 persen per tahun. Tentukan besarnya bunga setelah menabung sebesar 3 tahun 3 bulan?

Selamat Belajar..😊

Aritmatika Sosial 5 (Latihan Soal)

Untuk menguji pemahaman kalian tentang materi yang sudah dipelajari, kerjakan soal berikut ini:

1. Seorang pedagang membeli sekarung terigu dengan berat 100kg. Jika pada karung tertulis Tarra 1%, berapa nettonya? Jika terigu dijual eceran dengan harga Rp15.000,00/ kg, dan harga beli satu karung terigu adalah Rp 1.200.000,00 tentukan U/R dan prosentasenya!

Sumber gambar :PNGtree

2. Pak Nurdin membeli sepeda seharga Rp2.500.000,00. Jika perbaikan sepeda memakan ongkos Rp300.000,00 dan Pak Nurdin ingin menjual sepeda dengan keuntungan 20%, tentukan harga jualnya!

Sumber gambar: Trexsporting

3. Harga sebuah baju dan jaket di toko “OBRAL” masing masing Rp150.000,00 dan Rp250.000,00. Jika toko memberikan diskon 10% pada barang seharga di bawah Rp200.000,00, dan 20% pada barang yang berharga di atas Rp200.000,00, tentukan harga yang harus dibayar pembeli yang membeli 2 baju dan 1 jaket!

Sumber gambar: Tokopedia

4. Jika pada pembelian soal nomor 3 dikenai PPN 10%, tentukan harga yang harus dibayar!

5. Sebagai pegawai di Pabrik Makanan dan Minuman, penghasilan Pak Hasyim tiap bulan adalah sbb:

Gaji Rp3.500.000,00

Transport Rp750.000,00

Uang makan Rp600.000,00

Jika pajak yang dikenakan atas gaji adalah 5%, tentukan penghasilan bersih Pak Hasyim!

Sumber gambar: Liputan 6.com

6. Sebuah baju dijual dengan harga Rp.250.000,00. Menjelang Hari Raya baju tersebut diberi label diskon 60%+10%. Berapakah harga baju sesudah diskon?

7. Pak Deni menjual HP seharga Rp3.630.000,00. Dari penjualan itu Pak Deni sudah untung 10%. Harga beli HP Pak Deni adalah….

Selamat belajar..😊

Sebuah Pagi di Kayutangan

Pagi yang cerah. Sepeda motor kami terus berjalan membelah jalanan kota Malang yang tak seramai biasanya. Tentu saja, Sabtu adalah hari libur sekolah, sehingga intensitas kendaraan jauh berkurang.

“Kayutangan, ya?” kata anak saya.

“Iya Le..,” kata saya yang duduk di boncengan. Ya, sejak beberapa hari yang lalu anak saya berjanji mengajak saya ke tempat yang fenomenal ini.

Meski Kayutangan adalah rute saya tiap pagi saat berangkat sekolah, tapi jalan-jalan ke Kayutangan terasa istimewa karena nuansanya berbeda.

Tidak ada yang tergesa-gesa. Beberapa orang masih ngopi di pinggir jalan. Anak kecil berjalan sambil membawa jajanan, dan beberapa juga berjalan-jalan seperti halnya saya.

Depan toko Oen, dokumentasi pribadi

Dekat Toko Oen kami berfoto sebentar lalu meneruskan perjalanan. Di depan sebuah toko tampak dua orang pemusik siap beraksi. Satu vokalis, satu pemain organ

Sang vokalis menyapa saya ramah. “Mau nyanyi, Bunda?” 

Saya dan anak saya tersenyum. Saya bisa nyanyi.. tapi kalau harus dimasukkan mic, haduuuh tidak berani…, falsnya kelihatan nanti…he..he..

Musisi di Kayutangan , dokumentasi pribadi

Saya menggeleng.

“Barangkali request lagu?” 

Fly Me to the Moon bisa?” jawab saya.

“Oh, itu yang mau saya nyanyikan Bunda..” jawab Sang vocalis.

Setelah intro yang manis lagu yang pernah dipopulerkan oleh Frank Sinatra itupun berkumandang.

Fly me to the moon, Let me play among the stars

Let me see what spring is like, On a, Jupiter and Mars

In other words, hold my hand, In other words, baby, kiss me.

Cantik, itu kesan saya. 

“Berikutnya adalah lagu Sepanjang Jalan Kenangan, sebagai kenangan anda ketika jalan-jalan sepanjang Kayutangan..,” kata Sang vocalis yang langsung disambung  dengan menyanyikan lagu yang pernah dipopulerkan oleh Tetty Kadi di sekitar tahun tujuh puluhan.

“Lagu kesukaan Mbah ini,” bisik saya pada anak saya. Ya, itu adalah lagu kesukaan ibuk saya.

Anak saya mengangguk.

Ah, mana dia kenal, pikir saya.

Sepanjang jalan kenangan kita slalu bergandeng tangan

Sepanjang jalan kenangan kau peluk diriku mesra…

Lagu berakhir dan saya bertepuk tangan. Sebelum meninggalkan tempat saya diajak berfoto bersama. 

Wow, surprise sekali. Setelah foto, kami pun meneruskan perjalanan.

Foto bersama, dokumentasi pribadi

Makin siang geliat kesibukan di Kayutangan makin terasa. Cafe-cafe mulai buka, orang berlalu- lalang semakin banyak. Beberapa cafe mulai ada pengunjungnya sementara yang lain masih bersiap- siap.

Pagi di Kayutangan
Cafe di Kayutangan , dokumentasi pribadi

Perjalanan kami teruskan hingga berhenti di grup musik yang kedua. Berbeda dengan yang pertama kini lagu-lagu yang dibawakan beraliran rock. 

Musisi di Kayutangan, dokumentasi pribadi

Lagu Kehidupan dari God Bless mengalun ciamik. Lengkingan vokal yang tinggi plus permainan gitar yang bagus memaksa saya berhenti di situ.

Satu lagu selesai. 

“Bunda mau nyanyi atau request?”

Aih, lagi- lagi saya disapa. 

Mungkin kami datang kepagian. Pengunjung masih beberapa orang.

“Request saja, ” jawab saya sambil mendekat.

Rumah Kita, God Bless,” tambah saya.

Sang vocalis tersenyum. Dan tak lama kemudian lagu Rumah Kita mewarnai suasana  Kayutangan pagi itu. Bagus sekali.

Lebih baik di sini, Rumah kita sendiri 

Segala nikmat dan anugerah Yang Kuasa, Semuanya ada di sini

Rumah kita…

Tak terasa saya ikut bersenandung sambil sesekali memotret penampilan mereka.

Satu lagu selesai. 

Matahari semakin tinggi. Jam sudah menunjukkan pukul setengah sembilan. 

Wah, saya harus segera belanja ini, pikir saya.

Sayapun segera pulang dengan iringan lambaian tangan para musisi.

Pagi hari di Kayutangan benar-benar punya cerita tersendiri. Alunan lagu dari para grup musik membuat kita sejenak bernostalgia, terlempar ke masa lalu yang menyimpan banyak cerita. 

Mendengar lagu kesukaan membuat kita sejenak melupakan segala masalah yang ada. Bukankah dalam hidup masalah akan selalu ada, datang dan pergi silih berganti?

Kami terus berjalan ke tempat parkir. Sayup- sayup para musisi kembali beraksi.

Trouble will find you no mater where you go, oh oh

No Matter if you’re fast no matter if you’re slow, oh oh

The eye of the storm and the cry in the morn, oh oh

Your fine for a while but then start to loose control

He’s there in the dark..

Trouble is a friend dari Lenka mengakhiri jalan-jalan kami ke Kayutangan pagi itu