Pagi yang cerah di Bintaraloka. Siswa tampak berbaris di depan ruang kelas . Di dekat pintu masuk kelas, pengawas sesekali mengingatkan siswa yang kurang rapi. Ketua kelas memberikan komando pada teman-temannya.
Berbaris sebelum masuk kelas, dokumentasi pribadi
Setelah semua sudah siap, satu per satu siswa memasuki ruang kelas. Ya, hari itu Penilaian Akhir Tahun kelas 9 akan segera dimulai.
Warga Bintaraloka begitu bersemangat pagi itu. Bulan Ramadhan bukan alasan bagi kita semua untuk bermalas-malasan.
Tetap semangat, dokumentasi pribadi
Penilaian Akhir Tahun (PAT) adalah ulangan yang diadakan di setiap akhir semester genap. Untuk kelas sembilan jadwal PAT selalu lebih dahulu daripada kelas tujuh dan delapan.
Pengawas sebelum memasuki ruangan, dokumentasi pribadiPengarahan di hari pertama, dokumentasi pribadi
Mengapa demikian? Agenda akhir tahun kelas sembilan begitu padat. Mulai dari ujian praktik, PAT, dan diakhiri dengan ujian tulis.
Pelaksanaan PAT, dokumentasi pribadiPelaksanaan PAT, dokumentasi pribadi
Kegiatan PAT diikuti oleh 8 kelas program tiga tahun dan satu kelas program dua tahun. Total jumlah peserta adalah 289 siswa, dan tersebar di sembilan ruangan.
PAT yang dilaksanakan mulai tanggal 3 hingga 11 April 2023 kali ini dilaksanakan berbasis kelas. Maksudnya satu ruang berisi 32 siswa (satu kelas).
Scan barcode kehadiran, dokumentasi pribadi
Untuk pertama kali PAT dilaksanakan dengan menggunakan SIM sekolah. Karenanya sebelum pelaksanaan PAT beberapa kali uji coba dilaksanakan. Koordinasi antara sekolah, pihak Web Master juga bagian jaringan dilaksanakan intensif agar PAT berjalan lancar.
Penanganan siswa yang mengalami kendala dalam pelaksanaan PAT, dokumentasi pribadi
Di hari pertama pelaksanaan PAT terdapat banyak kendala yang dijumpai. Maklumlah, sesuatu yang baru pastinya perlu waktu untuk penyesuaiannya. Siswa yang bermasalah segera menghubungi operator yang siap di ruang staf untuk dicarikan solusinya.
PAT berlangsung mulai pukul setengah delapan sampai sekitar pukul setengah sebelas. Sesudah PAT siswa kelas sembilan langsung pulang, sementara bapak/ibu guru mengoreksi PAT soal essay.
Koreksi soal essay, dokumentasi pribadiKoreksi soal essay, dokumentasi Bu UtienKoreksi soal essay, dokumentasi P. Vigil
Kelancaran PAT tidak lepas dari dukungan bapak/ibu guru pengawas, panitia , sarpras, juga pihak Master Web yang terus mendampingi pelaksanaan PAT dari awal hingga akhir. Ya, kerjasama dari berbagai pihak sangat diperlukan demi kelancaran event ini.
PAT berakhir pada hari Selasa 11 April 2023 dan ditutup dengan acara evaluasi bersama wakakur dan kepala sekolah.
Acara evaluasi juga diisi dengan ucapan terima kasih atas kekompakan dan kerjasama yang baik dari seluruh panitia penyelenggara PAT.
Tidak ada gading yang tak retak, meski sudah diusahakan dengan bekerja sebaik-baiknya tentunya masih dijumpai kekurangan di sana-sini. Semoga kekurangan yang ada di PAT kali ini bisa dijadikan acuan untuk perbaikan penilaian-penilaian berikutnya.
Peserta PAT, dokumentasi Bu UtienPeserta PAT, dokumentasi pribadiPeserta PAT, dokumentasi Pak Imam
Dari kesalahan-kesalahan yang ada kita akan terus belajar dan belajar, harapannya semoga pelaksanaan event penilaian ke depan bisa lebih baik daripada PAT yang sudah berlalu.
Surga adalah tempat di akhirat yang diciptakan Allah SWT untuk orang yang beriman dan bertakwa. Surga merupakan balasan Allah atas amal kebaikan yang dilakukan manusia selama hidup di dunia.
Dalam bahasa Arab surga disebut Al-Jannah. Al-Jannah diambil dari ungkapan al-hadiqah zatusy-syajar yang artinya kebun atau taman yang terdapat banyak pepohonan.
Banyak ayat dalam Al Quran yang menerangkan tentang surga dan keindahannya. Setiap dari kita pasti ingin masuk surga. Kita semua tentu berharap dan rindu untuk masuk surga di kehidupan akhirat kelak.
Namun ternyata ada golongan manusia yang justru dirindukan surga. Betapa istimewa mereka. Surga menunggu kehadiran mereka.
Ada empat golongan manusia yang dirindukan surga yaitu:
Satu : Orang yang rajin membaca Al Qur’an
Mari kita perhatikan hadits berikut:
Membaca Al Quran, dokumentasi: Bu Utin
Dari Usman bin Affan ra, Rasulullah saw. bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari).
Membaca Al Quran adalah ibadah yang mulia dan karena itu setiap muslim wajib mempelajarinya.
Membaca Al Quran, dokumentasi: Bu Utien
Tingkatan dalam belajar Al Qur an meliputi :
Belajar membaca Al Quran. Penting bagi setiap muslim untuk belajar membaca Al Qur’an dengan bacaan yang benar.
Memahami Al Quran. Sesudah bisa membaca Al Quran sebaiknya kita belajar memahami dan menghayati isi kandungan Al Quran.
Mengimplementasikan . Sesudah membaca, menghayati isinya yang terakhir kita mencoba mengimplementasikan Al Qur’an dalam kehidupan kita sehari hari
Dua : Menjaga lisan
Menjaga lisan, sumber gambar: FPSB UII
Betapa pentingnya kita menjaga lisan kita. Ada sebuah kata bijak yang mengatakan bahwa selamatnya manusia adalah dari lisan atau kata-katanya.
Al kisah pada suatu saat Lukman Al Hakim diminta menyembelih sapi oleh tuannya. Tuannya berkata , ” Wahai Lukman, sembelihlah seekor sapi yang bagus, lalu bawakan kepadaku bagian tubuh sapi yang terbaik dan terburuk.”
Lukman segera melaksanakan tugas tersebut. Dan ia memberikan bagian tubuh sapi yang terbaik dan terburuk dalam dua buah wadah.
Ketika tuannya membuka apa yang dibawa oleh Lukman, tuannya heran karena kedua wadah berisi lidah sapi. “Apa maksudnya ini, Lukman?” tanya tuannya kepada Lukman.
Lukman menjawab, “Bagian tubuh yang terbaik adalah lidah, karena jika ia berkata -kata baik , maka selamatlah manusia. Bagian tubuh terburuk juga lidah, karena jika lidah berkata-kata yang kurang baik, maka manusia akan tergelincir dalam kebinasaan.”
Betapa pentingnya kita menjaga lisan agar tidak tergelincir dalam kebinasaan.
Tentang menjaga lisan ini diungkapkan hadits nabi : “Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berbicara yang baik atau diam” (HR. Bukhari).
Tiga : Suka memberi makan pada orang yang membutuhkan.
Suka berbagi, dokumentasi Bu Utien
Islam mengajar kita agar suka berbagi dan peduli pada orang sekitar kita. Jangan sampai kita sudah melaksanakan banyak ibadah, namun terhalang masuk surga gara- gara tidak peduli pada orang sekeliling kita yang kekurangan.
Melatih kepedulian pada sesama, dokumentasi pribadi
Peduli pada sesama perlu dilatihkan sejak kecil agar kita semua suka berbagi.
Empat : Berpuasa di bulan Ramadhan.
Ilustrasi berbuka di bulan Ramadhan, dokumentasi Bu Utien
Berbahagialah kita yang bisa melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan karena kita termasuk manusia yang dirindukan surga.
Karenanya mari kita jaga puasa kita dengan menghindarkan diri dari segala perbuatan yang tercela agar kita bisa memperoleh pahala puasa. Jangan sampai kita tidak mendapat pahala puasa, melainkan hanya mendapatkan lapar dan dahaga saja.
Seperti hadits yang diriwayatkan Imam An-Nasai dan Ibnu Majah: “Berapa banyak orang yang berpuasa, tidak mendapat pahala puasa kecuali hanya lapar dan hausnya saja. Berapa banyak orang yang bangun malam, tidak mendapat pahala kecuali hanya bangun malamnya saja.”
Akhirnya semoga kita semua senantiasa diberikan petunjuk dan kekuatan agar kita bisa melaksanakan berbagai amal kebajikan yang membawa kita ke dalam golongan manusia yang dirindukan surga. Amiin YRA.
Membaca tulisan Pak Arif tentang Dilema Menghadirkan Smartphone Siswa di Sekolah mengingatkan saya pada masalah yang sedang kami hadapi saat ini.
Ya, dari hasil diskusi dengan teman teman lintas sekolah, masalah siswa dan smartphone saat ini adalah masalah umum yang terjadi di sekolah-sekolah.
Kodrat zaman di mana internet mengambil peran yang sangat besar hampir di semua segi kehidupan membuat kehadiran smartphone sangat diperlukan, sehingga kemampuan menggunakan smartphone sangat diperlukan sekarang ini.
Dalam pembelajaran kehadiran smartphone adalah sebuah hal yang sulit dihindari saat ini. Lebih-lebih ketika setelah selama dua tahun siswa dan guru ‘dipaksa’ belajar daring karena pandemi.
Saat pandemi, informasi, diskusi, pemberian dan pengumpulan tugas, bahkan ulangan banyak dilakukan dengan menggunakan smartphone.
Penggunaan smartphone dalam pembelajaran, dokumentasi pribadi
Selama daring, guru dan siswa banyak belajar dan menemukan kemudahan-kemudahan pembelajaran dengan menggunakan smartphone.
Contoh kemudahan yang diberikan smartphone saat pembelajaran adalah ketika kami latihan soal menganalisa grafik fungsi kuadrat.
Dalam latihan tersebut disediakan berbagai rumus fungsi dan siswa diminta untuk menentukan titik potong dengan sumbu x, titik potong dengan sumbu y, koordinat titik puncak dan persamaan sumbu simetri.
Saat mengerjakan latihan soal, smartphone sangat membantu untuk mengecek jawaban yang sudah didapatkan siswa. Dengan smartphone gambar grafik bisa diperoleh lebih cepat. Cukup buka chrome, menuliskan rumus fungsi, lalu telusuri.
Gambar grafik fungsi langsung muncul dan bisa dilakukan analisa terhadap grafik tersebut, seperti contoh di bawah ini :
Tangkapan layar pribadi
Cepatnya membuat grafik fungsi membuat variasi soal yang dikerjakan bisa lebih banyak.
Namun sekali lagi proses ini dijalani saat latihan soal,bukan saat menemukan konsep cara mencari titik potong grafik dengan sumbu x, sumbu y, titik puncak dan persamaan sumbu simetri.
Saat menemukan konsep siswa harus menggambar grafik secara manual, lalu menganalisal. Bagaimanapun juga pengalaman menggambar secara manual sangat diperlukan agar siswa bisa memahami gambar grafik berasal dari mana.
Menggambar matematika secara manual, dokumentasi pribadi
Tidak hanya itu, sekarang sudah banyak aplikasi matematika yang bisa diunduh lewat playstore dan bisa menjawab berbagai masalah matematika. Kehadiran aplikasi aplikasi tersebut membuat jawaban berbagai soal matematika mudah didapatkan hanya dengan berbekal smartphone.
Lebih-lebih dengan hadirnya Chat GPT yang membuat berbagai tugas yang diberikan pada siswa sudah bukan merupakan hal yang sulit. Tinggal ketik, jawaban langsung keluar. Runtut pula.
Saya pernah menanyakan pada Chat GPT tentang aljabar materi persamaan linier. Chat GPT menjawab demikian runtut pertanyaan saya dan berakhir pada jawaban yang benar. Luar biasa.
Berbagai kemudahan yang didapatkan siswa dari sebuah smartphone membuat ketergantungan siswa pada smartphone begitu tinggi. Akibatnya, siswa pandai mencari jalan pintas untuk mengerjakan berbagai soal baik menggunakan aplikasi maupun browsing di internet.
Berbagai kemudahan yang didapat memberikan dampak yang sangat terasa yaitu daya juang siswa yang melemah dalam mengerjakan soal.
Belajar dengan menggunakan smartphone, dokumentasi pribadi
Di masa sekolah dulu saat mengerjakan soal dari guru jika metode A tidak bisa memecahkan masalah kami biasanya langsung coba metode B, metode B gagal ganti metode C . Demikian terus sampai berhasil. Sekarang tidak.Jika tidak bisa mengerjakan siswa cukup tanya di Google, atau buka aplikasi, masukkan angka selesai.
Melihat hal tersebut di atas kehadiran smartphone bagaikan pedang bermata dua. Bisa memberikan banyak manfaat namun juga memberikan mudharat jika tidak pandai dalam penggunaannya. Karenanya pembatasan penggunaan smartphone di kalangan siswa penting untuk dilakukan.
Berbagai cara untuk membatasi penggunaan smartphone di kalangan siswa adalah
Satu : Disediakan locker penyimpan HP di kelas. HP hanya boleh digunakan saat pembelajaran memerlukan HP. Jika tidak diperlukan HP disimpan di locker. Di sini peran sekolah dalam memberikan ketegasan aturan dalam penggunaan HP sangat diperlukan.
Dua : Seminim mungkin memberikan tugas dengan menggunakan smartphone di sekolah. Lebih-lebih jika guru berhalangan hadir di kelas.
Tiga : Meningkatkan kesadaran dan membuka wawasan siswa untuk lebih bijak dalam penggunaan HP. Ini bisa dilakukan dengan bekerja sama dengan pihak lain.
Sekolah kami pernah mengundang dinas Kominfo untuk memberikan penyuluhan pada siswa tentang bijak berinternet dan mengundang Polresta untuk memberikan penyuluhan berbagai macam kejahatan lewat internet.
Penyuluhan bijak dalam menggunakan smartphone, dokumentasi pribadi
Harapannya dengan pengetahuan tersebut siswa akan membatasi penggunaan HP dengan kesadaran mereka sendir
Empat : Kerjasama dengan orang tua . Ini sangat penting dilakukan Ya, sekolah tidak dapat berjalan sendiri. Jangan sampai di sekolah penggunaan HP dibatasi tetapi di rumah siswa bebas menggunakan HP tanpa batas.
Akhirnya seiring perkembangan zaman penggunaan smartphone atau HP bagi siswa adalah sesuatu yang tak bisa dilarang. Namun pembatasan dan penggunaan secara bijak harus dilakukan.
Jangan sampai penggunaan smartphone yang berlebihan justru menciptakan generasi yang semakin lembek dan tidak smart ke depannya.
Lagu I Will Survive dari Gloria Gaynor terasa menghentak di siang itu mengiringi model- model yang berjalan dengan irama langkah kaki selaras irama.
Berbagai busana diperagakan. Yang perempuan terlihat cantik , gemulai dan anggun, sementara yang laki-laki berjalan dengan mantap dan penuh percaya diri.
Fashion, dokumentasi Mister Sony
Itu adalah gambaran dari acara fashion, salah satu pengisi acara gebyar seni peringatan HUT Bintaraloka ke 73.
Event Gebyar Seni sebenarnya sudah lama berlalu. Tapi kesannya sampai sekarang masih terasa. Tentu saja, bahkan di Instagram ataupun YouTube masih berseliweran unggahan tentang berbagai acara di HUT Bintaraloka ke 73 tersebut.
Fashion, dokumentasi Mister Sony
Di dua tulisan saya sebelumnya tidak disinggung sama sekali tentang pentas seni. Sengaja saya buat tulisan tersendiri karena acara ini sangat wow .. Ya, acara yang dihadiri oleh siswa, guru, komite, alumni , juga para undangan ini memang luar biasa.
Pengguntingan pita tanda acara dimulai, dokumentasi Mister Sony
Acara gebyar seni dilaksanakan sejak pagi. Setelah kami melaksanakan pawai, kami bisa langsung menonton berbagai hiburan di panggung yang didirikan di lapangan volley.
Pengisi acara adalah para finalis lomba tari, menyanyi solo, dan band, grup paduan suara , fashion juga yang tak kalah menarik adalah bintang tamu Kos Atos.
Kreativitas siswa benar benar luar biasa. Tampak pada suguhan berbagai tari yang sangat menonjolkan nuansa Indonesia, dan tentunya dengan tambahan sentuhan kekinian. Betapa perlu kekompakan dan kerjasama yang bagus untuk menyajikan tampilan tari yang seindah itu.
Tampilan finalis tari, dokumentasi pribadi
Berbagai grup band finalis juga tak kalah mantap. Lagu-lagu disajikan dengan begitu apik. Sebutlah lagu Don’t Look Back in Anger, What Makes You Beautiful , Anything You Want, Sesaat Kau Hadir juga lagu-lagu yang lain.
Anything You Want, dokumentasi pribadiDon’t Look Back in Anger, dokumentasi pribadi
Bintaraloka benar benar bertabur talenta. Tampilan menyanyi solo dari Kirana, Egita juga Graciella demikian merdu dan memukau.
What Makes You Beautiful, dokumentasi AppleSesaat Kau Hadir, dokumentasi Apple
Demikian juga Spenti Teenage Choir tampil begitu begitu manis dengan lagu-lagu dan kostum vintage mereka.
Paduan Suara, dokumentasi pribadi
Sesudah band dan tari acara dimeriahkan oleh fashion. Ada sekitar 30 model yang memperagakan busana-busana cantik dari kreasi Andi Sugi, Ivan , Farhan dan Rumah Kebaya.
Tim fashion, dokumentasi Mister Sony
Model- model yang tampil hari itu sudah melalui berbagai seleksi dan latihan yang begitu ketat di bawah bimbingan Mister Sony dan tim.
Dalam acara Gebyar Seni ini hadir juga alumni dari berbagai tahun. Hal yang menunjukkan betapa solidnya hubungan antara Bintaraloka dengan para alumninya.
Menjelang pukul dua belas siang tibalah acara yang ditunggu-tunggu. Tampilan bintang tamu dari Kos Atos. Grup musik ini membawakan berbagai lagu dalam irama keroncong kekinian dan membuat penonton ikut bergoyang juga bernyanyi bersama.
Kos Atos, dokumentasi pribadiPenonton ikut bernyanyi, dokumentasi pribadi Pak Gerry dan Kos Atos, dokumentasi pribadi
Benar -benar peringatan HUT yang sangat meriah di Bumi Bintaraloka. Harapannya semoga semakin bertambahnya usia, Bintaraloka semakin jaya, dengan melahirkan generasi yang multi talenta dan karakter yang membanggakan.
Akhir acara, dokumentasi Bintaraloka
Akhirnya , Yuk, bersama sama kita menikmati lagu berikut sambil membayangkan suasana HUT Bintaraloka ke 73..
Bulan Ramadhan selalu mengingatkan saya pada sinetron Para Pencari Tuhan. Sinetron bergenre drama,komedi, religi ini adalah sinetron favorit keluarga saya.
Kelebihan sinetron Para Pencari Tuhan adalah selalu mengambil masalah yang sederhana di sekitar kita dengan sajian yang menggelitik namun sarat dengan pelajaran berharga. Banyak pesan moral yang bisa diambil dari sinetron ini.
Melalui sinetron ini penonton diajak memperbaiki hablumminallah dengan lebih memperhatikan hal- hal yang berkaitan dengan ritual ibadah kita. Misal bagaimana syarat menjadi imam, bagaimana tatacara melaksanakan shalat berjamaah, fiqih puasa dan lain-lain.
Melalui sinetron ini pula penonton diajak memperbaiki hablumminanas dengan lebih memperhatikan akhlak dalam hubungan sesama manusia. Tentang menjaga hubungan dengan orang tua, jual beli, setia kawan, berbuat baik pada tetangga, hubungan dalam keluarga, hutang piutang dan banyak lagi.
Sinetron yang pertama kali ditayangkan tahun 2007 ini telah menerima beberapa penghargaan, termasuk Festival Film Bandung untuk Sinetron Terbaik pada tahun 2008 dan beberapa Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia untuk program drama seri.
Selain itu Para Pencari Tuhan juga menerima rekor Museum Rekor Indonesia untuk Serial Religi Ramadan Berkelanjutan Terlama pada tahun 2023. Per tahun 2023, sudah ada 16 jilid Para Pencari Tuhan yang ditayangkan.
Kebetulan yang rutin saya lihat adalah Para Pencari Tuhan di jilid-jilid awal . Meski sudah begitu lama, kesan akan pelajaran yang disampaikan oleh sinetron ini masih setia dalam ingatan.
Sinetron ini didukung oleh artis dan aktor yang tak perlu diragukan kualitas aktingnya. Sebutlah Deddy Mizwar, trio Bajaj, Zaskia Adya Mecca, Jarwo Kuwat, Asrul Dahlan dan banyak lagi. Karenanya karakter tokoh yang muncul dalam sinetron digambarkan dengan begitu kuat.
Pemeran Para Pencari Tuhan, sumber gambar: Indonesiana
Bang Jack yang lurus, teguh pendirian, suka menolong tapi kadang seenaknya sendiri. Barong, Juki dan Chelsea mantan napi yang baru lepas dan menjadi anak asuh Bang Jack di musholla.
Pak Jalal jutawan kampung yang gokil dan selalu punya ide untuk mengerjai Bang Udin dan Asrul. Udin hansip kampung yang suka mendebat dan selalu memancing pertengkaran, juga Asrul yang idealis tapi juga sangat miskin (bahkan Asrul adalah orang yang paling miskin di kampung).
Cerita dibumbui oleh konflik cinta Aya dan Azzam yang tidak kunjung berhenti berantem, juga cerita Pak Ustadz dan Bu Ustadz mubaligh kampung yang akhirnya terjun di dunia televisi.
Masih ditambah lagi dengan Pak RW dan aparatnya yang selalu membuat trik bagaimana mengambil keuntungan dari setiap keputusan yang akan dibuat di kampung.
Sinetron ini terasa unik tatkala semua masalah bisa saling berkaitan dan di dalamnya selalu ada pelajaran yang bisa diambil bersama.
Dialog dan adegan sinetron ini selalu memancing tawa para penonton. Lihatlah tatkala Bang Udin harus bersembunyi di mushola karena menghindar dari kejaran tukang sayur yang terus menagih hutang.
Bang Udin akhirnya pura-pura jadi jenazah dan celakanya dia tidak sengaja dikubur oleh Barong, Juki dan Chelsea yang sedang praktek perawatan dan penguburan jenazah.
Saya dan anak- anak selalu terpingkal pingkal melihat episode tersebut meski sudah kami putar beberapa kali.
Sinetron Para Pencari Tuhan adalah sebuah contoh bahwa belajar agama bisa dilakukan dengan cara yang sederhana sekaligus menyenangkan. Dan belajar agama bisa langsung meresap dengan mengambil contoh sederhana dalam kehidupan kita sehari-hari.
Bagi saya hal yang paling berkesan dari sinetron ini adalah karena selalu mengingatkan saya pada masa di mana anak- anak masih kecil. Ya, lagu Para PencariMu dari Ungu selalu membuat ingatan saya terlempar ke masa lalu.
Masa di mana kami menikmati Ramadhan dalam kebersamaan yang begitu hangat.
Saat itu biasanya saya menyiapkan sahur sementara anak-anak dengan mata mengantuk duduk sambil menonton sinetron bersama ayah mereka.
Aih.., benar-benar sinetron yang membuat rindu.
Sumber gambar: Dailysia
Akulah para pencariMu Ya Allah Akulah yang merindukanMu Ya Rabbi Tunjukkan ku jalan yang urus Tuk tetapkan langkahku