“Para Pencari Tuhan”, Sinetron yang Selalu Membuat Rindu

Bulan Ramadhan selalu mengingatkan saya pada sinetron Para Pencari Tuhan.
Sinetron bergenre drama,komedi, religi ini adalah sinetron favorit keluarga saya.

Kelebihan sinetron Para Pencari Tuhan adalah selalu mengambil masalah yang sederhana di sekitar kita dengan sajian yang menggelitik namun sarat dengan pelajaran berharga.
Banyak pesan moral yang bisa diambil dari sinetron ini.

Melalui sinetron ini penonton diajak memperbaiki hablumminallah dengan lebih memperhatikan hal- hal yang berkaitan dengan ritual ibadah kita. Misal bagaimana syarat menjadi imam, bagaimana tatacara melaksanakan shalat berjamaah, fiqih puasa dan lain-lain.

Melalui sinetron ini pula penonton diajak memperbaiki hablumminanas dengan lebih memperhatikan akhlak dalam hubungan sesama manusia. Tentang menjaga hubungan dengan orang tua, jual beli, setia kawan, berbuat baik pada tetangga, hubungan dalam keluarga, hutang piutang dan banyak lagi.

Sinetron yang pertama kali ditayangkan tahun 2007 ini telah menerima beberapa penghargaan, termasuk Festival Film Bandung untuk Sinetron Terbaik pada tahun 2008 dan beberapa Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia untuk program drama seri.

Selain itu Para Pencari Tuhan juga menerima rekor Museum Rekor Indonesia untuk Serial Religi Ramadan Berkelanjutan Terlama pada tahun 2023.
Per tahun 2023, sudah ada 16 jilid Para Pencari Tuhan yang ditayangkan.

Kebetulan yang rutin saya lihat adalah Para Pencari Tuhan di jilid-jilid awal . Meski sudah begitu lama, kesan akan pelajaran yang disampaikan oleh sinetron ini masih setia dalam ingatan.

Sinetron ini didukung oleh artis dan aktor yang tak perlu diragukan kualitas aktingnya. Sebutlah Deddy Mizwar, trio Bajaj, Zaskia Adya Mecca, Jarwo Kuwat, Asrul Dahlan dan banyak lagi. Karenanya karakter tokoh yang muncul dalam sinetron digambarkan dengan begitu kuat.

Pemeran Para Pencari Tuhan, sumber gambar: Indonesiana

Bang Jack yang lurus, teguh pendirian, suka menolong tapi kadang seenaknya sendiri. Barong, Juki dan Chelsea mantan napi yang baru lepas dan menjadi anak asuh Bang Jack di musholla.

Pak Jalal jutawan kampung yang gokil dan selalu punya ide untuk mengerjai Bang Udin dan Asrul. Udin hansip kampung yang suka mendebat dan selalu memancing pertengkaran, juga Asrul yang idealis tapi juga sangat miskin (bahkan Asrul adalah orang yang paling miskin di kampung).

Cerita dibumbui oleh konflik cinta Aya dan Azzam yang tidak kunjung berhenti berantem, juga cerita Pak Ustadz dan Bu Ustadz mubaligh kampung yang akhirnya terjun di dunia televisi.

Masih ditambah lagi dengan Pak RW dan aparatnya yang selalu membuat trik bagaimana mengambil keuntungan dari setiap keputusan yang akan dibuat di kampung.

Sinetron ini terasa unik tatkala semua masalah bisa saling berkaitan dan di dalamnya selalu ada pelajaran yang bisa diambil bersama.

Dialog dan adegan sinetron ini selalu memancing tawa para penonton. Lihatlah tatkala Bang Udin harus bersembunyi di mushola karena menghindar dari kejaran tukang sayur yang terus menagih hutang.

Bang Udin akhirnya pura-pura jadi jenazah dan celakanya dia tidak sengaja dikubur oleh Barong, Juki dan Chelsea yang sedang praktek perawatan dan penguburan jenazah.

Saya dan anak- anak selalu terpingkal pingkal melihat episode tersebut meski sudah kami putar beberapa kali.

Sinetron Para Pencari Tuhan adalah sebuah contoh bahwa belajar agama bisa dilakukan dengan cara yang sederhana sekaligus menyenangkan. Dan belajar agama bisa langsung meresap dengan mengambil contoh sederhana dalam kehidupan kita sehari-hari.

Bagi saya hal yang paling berkesan dari sinetron ini adalah karena selalu mengingatkan saya pada masa di mana anak- anak masih kecil. Ya, lagu Para PencariMu dari Ungu selalu membuat ingatan saya terlempar ke masa lalu.

Masa di mana kami menikmati Ramadhan dalam kebersamaan yang begitu hangat.

Saat itu biasanya saya menyiapkan sahur sementara anak-anak dengan mata mengantuk duduk sambil menonton sinetron bersama ayah mereka.

Aih.., benar-benar sinetron yang membuat rindu.

Sumber gambar: Dailysia

Akulah para pencariMu Ya Allah
Akulah yang merindukanMu Ya Rabbi
Tunjukkan ku jalan yang urus
Tuk tetapkan langkahku

(Lagu Para Pencari Mu – Ungu)

Yuli Anita

Leave a Comment

Your email address will not be published.

74 views