Merdeka Berkreasi dalam Acara Karnaval Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 78

Hari masih menunjukkan sekitar pukul enam. Namun sepagi itu sudah tampak kesibukan yang demikian nyata di depan pintu masuk Perumahan Ijen Nirwana Malang.

Pria, wanita maupun anak-anak dengan kostum yang beraneka ragam sudah melakukan kegiatan masing-masing.

Ada yang menata bazaar, mempersiapkan gerak jalan, memasang rumbai-rumbai, bahkan juga menunggu teman.

Siap mengikuti karnaval, dokumentasi pribadi

Sebuah panggung didirikan di tempat yang strategis, dan di sepanjang jalan berjajar stand untuk para pedagang UMKM. Tampak semua bersiap dengan berbagai macam makanan yang akan dijual.

Suasana semakin meriah dengan adanya lagu-lagu diperdengarkan dari sound system yang diangkut oleh becak, bentor ataupun pick up. Ada yang menyetel lagu nasional ataupun lagu-lagu dangdut kekinian.

Bagian sound system , dokumentasi pribadi
Kreasi salah satu peserta, dokumentasi pribadi

Sungguh, kehadiran lagu-lagu tersebut membuat yang hadir semakin bersemangat mengikuti acara.

Di atas adalah gambaran suasana pelaksanaan Karnaval dan Bazaar peringatan HUT kemerdekaan RI yang ke 78. Acara tersebut diadakan oleh RW 03 Kelurahan Bareng Kota Malang.

Acara yang diikuti oleh 11 RT ini berjalan begitu meriah. Peserta merdeka berkreasi dengan mengenakan pakaian yang bertemakan bahan-bahan daur ulang. Ada yang mengenakan baju dari kresek, koran, plastik dan banyak lagi.

Peserta karnaval bapak-bapak, dokumentasi pribadi
Ibu-ibu peserta karnaval, dokumentasi pribadi
Kreativitas peserta karnaval, dokumentasi pribadi

Anak-anak kecil tampil dengan demikian lucu. Mereka mengenakan berbagai aksesoris yang sudah disiapkan oleh ibu-ibu PKK sebelumnya.

Kreasi warga dalam membuat aksesoris benar benar patut diacungi jempol. Dalam waktu yang tidak begitu lama dari kertas dan tali rafia tercipta hiasan dan baju- baju cantik untuk anak-anak kecil. Dari barang- barang bekas lain juga bisa tercipta aksesoris yang menarik.

Peserta anak anak, dokumentasi pribadi

Hari itu persiapan untuk mengikuti karnaval sudah dilakukan semenjak dini hari.

Bisa dibayangkan betapa repotnya memasang aksesoris dan rumbai-rumbai pada sekian banyak anak kecil, plus make up. Namun semua bisa teratasi berkat kekompakan ibu-ibu PKK.

Lalu bagaimana dengan kostum ibu-ibu?Penampilan ibu-ibu tampak demikian manis dengan kebaya, sembong dan celana panjang. Penampilan tersebut masih dilengkapi dengan caping sehingga semua tampak cantik.

Yel dan tarian sepanjang perjalanan, dokumentasi pribadi

Ada juga ibu-ibu yang mengenakan kembaran merah putih. Wow yel-yel dan gerakannya demikian mantap.

Peserta dengan kostum merah putih , dokumentasi pribadi

Kostum bapak- bapak juga beraneka ragam. Ada yang mengenakan baju dari goni dan wajah yang demikian seram. Heboh pokoknya.

Peserta bapak-bapak, dokumentasi pribadi

Kegiatan yang dilaksanakan setahun sekali ini tentunya memerlukan persiapan yang luar biasa. Kekompakan dan kesabaran benar-benar diperlukan, utamanya saat berlatih yel dan koreografi yang diadakan setiap hari menjelang karnaval.

Pukul setengah delapan peserta diberangkatkan. Satu- persatu peserta menunjukkan performance mereka di depan juri sekitar lima menit. Sesudahnya peserta berjalan sesuai rute yang ditentukan.

Sepanjang jalan musik diperdengarkan untuk mengiringi aksi masing-masing peserta. Suasana benar-benar meriah.

Semangat peserta karnaval, dokumentasi pribadi

Regu kami sendiri mendapatkan nomor urut 5 dengan jumlah peserta berkisar 35 orang yang terdiri atas ibu-ibu, bapak-bapak juga anak-anak

Sepanjang jalan kami melakukan berbagai gerak yang dipandu oleh koreografer yang membuat perjalanan terasa mengasyikkan.

Sekitar pukul setengah sepuluh kami mencapai finish. Acara dilanjutkan dengan mengunjungi bazaar UMKM dan berbagai hiburan.

Bazaar UMKM, dokumentasi pribadi

Acara undian untuk mendapatkan berbagai doorprize yang menarik membuat penonton tak beranjak dari lokasi lomba hingga acara usai.

Di akhir acara diumumkan para pemenang lomba karnaval. Juara pertama sampai ketiga berturut-turut adalah RT 04, RT08 dan RT 03.
Juara harapan satu dan dua adalah RT 02 dan RT 01, sedangkan juara favorit adalah RT 11.

Pengumuman juara, dokumentasi pribadi

Ada senyum gembira di mana-mana. Akhirnya kerja keras selama beberapa hari ini membuahkan hasil yang begitu manis.

Sebuah prestasi yang benar-benar membanggakan, karena penampilan dari semua peserta benar-benar bagus.

Akhirnya selamat pada para pemenang. Selamat ulang tahun negeriku tercinta, semoga semakin jaya, dan mari terus melaju untuk Indonesia maju.

Salam Merdeka 🇮🇩🇮🇩

Bangkit Bermartabat, Tema dan Semangat Karnaval Kota Malang 2022

Peserta karnaval dari Dinas Pendidikan Kota Malang, dokumentasi pribadi

Pagi ini suasana jalan Ijen kota Malang begitu ramai. Tidak seperti biasanya, banyak pedagang tikar dari plastik daur ulang berkeliling menawarkan dagangannya.  Pedagang aneka makanan dan minuman ikut meramaikan suasana. Ditambah lagi banyak orang duduk-duduk di tepi Jalan Ijen.

Suasana Jalan Ijen Malang, dokumentasi pribadi

Ya, semua menunggu kedatangan rombongan karnaval yang diadakan Pemerintah Kota Malang.

Karnaval diadakan untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI yang ke 77. Meski bulan Agustus telah berlalu, semangat  Kemerdekaan tidak berhenti dikobarkan.  Semua antusias, tentu saja sudah sekitar dua tahun karnaval seperti ini tidak diadakan karena pandemi.

Batalyon 502, dokumentasi pribadi
SMA Taruna Nala, dokumentasi pribadi
Peserta dari Lowokwaru, dokumentasi pribadi

Peserta karnavalpun bermacam-macam.  Dari berbagai komunitas,  dinas , sekolah dan lain-lain. 

Daftar peserta secara lengkap adalah sebagai berikut:

          – Marching band Taruna Nala

         –  Purna Paskibra Ind 30 org

         – Rombongan Walikota + Kepala OPD

         – PKK

         – Malang Tahes Club

         – Perbankan Bersatu

         – Kecamatan Blimbing

         – Kepala Sekolah United & Dinas Pendidikan

         – Office block / public service community

         – IPPAT Malang

         – Kecamatan Klojen

         – Urban Farming Community

         – Marchjng Band (502)

         – DWP

         – Kecamatan Kedungkandang

         – Sport & Tourism

         – Barongsai & Kesbang& FKDM & FKUB

         – Kecamatan Sukun

         – Kelompok Perguruan Tinggi

        – Nakes Community

        – Dinas Sosial (pilar2 sosial)

        – Kelompok Perseroda

        – Clean dan Green Community

        – Reog Dinoyo + Tugu United + Setwan

        – Satplo Dishub dab BPBD / power ranger

        – Insfrastruktur Community

        – Kutu Buku Komunitas / perpustakaan

        – Malang Flower Carnival

        – Diskopindag UMKM dan Ekraf

        – Marching Band PDBI

Adapun rute yang dilalui adalah mulai dari Kayutangan Heritage, Jl Semeru, Jl Ijen dan finish di Gereja Ijen. Tiap peserta juga mengadakan atraksi. Ada yang berupa tarian, musik, juga aksi teatrikal seperti yang dilakukan oleh ‘Anoman Duto’. 

Rute Karnaval, dokumentasi pribadi

Ada bermacam tema yang diangkat oleh tiap peserta.  Ada yang mengambil tema Nusantara (Lowokwaru), Berdirinya kerajaan Singasari hingga kejayaan Majapahit (Dinas Pendidikan), Arema ( Purwantoro)  dan banyak lagi.

Dari Dinas Pendidikan, para Kepala Sekolah dan guru seni budaya dari SD dan SMP pun ikut serta meramaikan karnaval ini.

Berpose sebelum berangkat, dokumentasi pribadi P. Gery
Peserta dari Dinas Pendidikan, dokumentasi pribadi P.Yos
Peserta dari Purwantoro, dokumentasi pribadi

Yang jelas semua peserta berusaha tampil dengan performa terbaik mereka.  Beberapa penonton menyempatkan diri untuk selfie bersama peserta karnaval .

Berfoto bersama peserta, dokumentasi Otigusam
Berfoto bersama peserta, dokumentasi pribadi Ernawati

Hari yang agak mendung tidak mengurangi semangat peserta maupun penonton.  Acara yang dimulai pukul 10.00 ini berjalan begitu meriah. Semakin siang penonton semakin banyak. 

Penonton semakin lama semakin banyak, dokumentasi pribadi

Semoga karnaval kali ini menjadi momentum bagi warga Malang untuk memulihkan kembali sendi perekonomian yang sekian lama sempat terpuruk, dan Bangkit Bermartabat seperti tema yang diusung Karnaval Kota Malang di tahun 2022 ini.

Dirgahayu Negeriku Tercinta dan Salam Satu Jiwa…!