Selamat Memasuki Masa Purna Tugas Ibu Ninik dan Pak Helmy

Pagi itu lapangan volly kembali dipenuhi siswa kelas tujuh sampai dengan kelas sembilan. Apakah ada upacara atau apel?Bukan. Hari itu akan diadakan sebuah acara istimewa yaitu perpisahan dengan Ibu Ninik dan Pak Helmy yang sejak bulan Maret ini memasuki masa purna tugas.

Acara perpisahan dimulai pukul tujuh seperempat, dan diikuti oleh seluruh siswa, guru, karyawan juga Ibu komite sekolah.

Siswa bersiap di lapangan volly, dokumentasi pribadi

Ibu Ninik mulai mengajar di SMP Negeri 3 sejak tahun 1988. Luar biasa. Sampai sekarang beliau sudah bertugas selama 35 tahun 4 bulan di SMP Negeri 3 Malang

Jalannya acara perpisahan, dokumentasi pribadi

Karena itu perjalanan SMP Negeri 3 selama tiga dasawarsa lebih beliau kenal benar, karena beliau adalah bagian dari sejarah tersebut.

Demikian juga Pak Helmy mulai dinas di SMP Negeri 3 Malang sejak tahun 1994. Berbagai jabatan sudah pernah beliau pegang. Mulai dari wakasis, wakahumas, koordinator tatib dan banyak lagi. Karenanya beliau faham betul bagaimana kondisi SMP Negeri 3 Malang dari waktu ke waktu.

Pak Helmy memberikan sambutan, dokumentasi pribadi

Dalam acara perpisahan dengan siswa, Bu Ninik memberikan nasehat agar siswa SMP Negeri 3 tetap menjaga nama baik sekolah dengan terus berprestasi dan menunjukkan karakter yang baik.

Kepada siswa kelas tujuh dan delapan beliau berpesan supaya meninggalkan segala kebiasaan yang kurang baik dan segera bisa beradaptasi dengan budaya baik yang ada di SMP Negeri 3 Malang.

Khusus kepada siswa kelas sembilan, beliau berpesan untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin guna menghadapi ujian yang kurang satu setengah bulan lagi.

Berfoto bersama, dokumentasi Pak Vigil

Acara berjalan meriah namun begitu mengharukan. Lagu Sampai Jumpa dari Endank Sukamti menemani kami berfoto pagi itu.

Beberapa siswa bahkan meneteskan air mata karena harus berpisah dengan sosok yang sangat dekat dengan mereka. Ya, Bu Ninik adalah guru BK, beliau sering menjadi ‘jujugan’ curhat siswa yang sedang ada masalah.

Ibu Kepala Sekolah menyerahkan cindera mata, dokumentasi Bu Any

Pada perpisahan dengan di ruang guru Bu Ninik dan Pak Helmy menceritakan secara singkat berbagai pengalaman sejak masuk SMP Negeri 3 hingga sekarang. Dari cerita tersebut pelajaran yang bisa diambil adalah tentang perjuangan, dedikasi juga loyalitas pada sekolah.

Diungkapkan beliau berdua bahwa SMP Negeri 3 bisa menjadi yang terbaik di kota Malang adalah karena komitmen guru gurunya yang tinggi terhadap kemajuan sekolah, dan sinergi yang baik di antara guru-gurunya.

Karenanya beliau berdua berharap guru guru tetap kompak menjaga kebersamaan demi kemajuan SMP Negeri 3 tercinta.

Berfoto bersama, dokumentasi Bu Any

Acara perpisahan ditutup dengan penyerahan cindera mata, bersalam salaman dan berfoto bersama.

Akhirnya selamat memasuki masa purna tugas Bu Ninik dan Pak Helmy. Semoga senantiasa sehat dan bahagia bersama keluarga tercinta.

Teriring harapan semoga kami semua bisa meneruskan semangat, dedikasi dan terus bersinergi demi kemajuan SMP Negeri 3 tercinta.

Berfoto bersama, dokumentasi Bu Any

Datang akan pergi
Lewat kan berlalu
Ada kan tiada
Bertemu akan berpisah

Awal kan berakhir
Terbit kan tenggelam
Pasang akan surut
Bertemu akan berpisah

( Sampai Jumpa, Lagu : Endank Sukamti)

https://youtu.be/wYNqJtG1Sao

Gembira Sambut Datangnya Ramadhan, Bulan yang Penuh Berkah

Ramadhan hampir tiba. Bulan mulia itu datang kembali menghampiri kita.

Bulan Ramadhan selalu disambut gembira oleh kaum muslimin. Kedatangannya selalu dinanti, karena pada bulan tersebut pahala amal kebaikan akan dilipat gandakan.

Bu Utin memberikan penjelasan tentang Ponram dan Irama, dokumentasi pribadi

Kabar gembira mengenai datangnya Ramadhan diungkapkan dalam hadits berikut.

ﻗَﺪْ ﺟَﺎﺀَﻛُﻢْ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥُ، ﺷَﻬْﺮٌ ﻣُﺒَﺎﺭَﻙٌ، ﺍﻓْﺘَﺮَﺽَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺻِﻴَﺎﻣَﻪُ، ﺗُﻔْﺘَﺢُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ، ﻭَﺗُﻐْﻠَﻖُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﺤِﻴﻢِ، ﻭَﺗُﻐَﻞُّ ﻓِﻴﻪِ ﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴﻦُ، ﻓِﻴﻪِ ﻟَﻴْﻠَﺔٌ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻟْﻒِ ﺷَﻬْﺮٍ، ﻣَﻦْ ﺣُﺮِﻡَ ﺧَﻴْﺮَﻫَﺎ ﻓَﻘَﺪْ ﺣُﺮِﻡَ

“Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya. Pintu-pintu surga dibuka padanya. Pintu-pintu Jahim (neraka) ditutup. Setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan 1000 bulan. Siapa yang dihalangi dari kebaikannya, maka sungguh ia terhalangi.” (HR. Ahmad dalam Al-Musnad .

Pak Abid, dokumentasi pribadi

Amalan utama pada bulan Ramadhan adalah melaksanakan puasa. Puasa Ramadhan menjadi kewajiban yang sudah ditetapkan oleh Allah bagi hamba-Nya yang beriman.

Kewajiban puasa Ramadhan ini disebutkan dalam firman Allah SWT pada surat Al Baqarah ayat 183,

“Wahai orang yang beriman, diwajibkan kepadamu berpuasa sebagaiman telah diwajibkan kepada umat sebelummu agar kamu bertaqwa.” (QS Al-Baqarah : 183.)

Kegembiraan menyambut datangnya Ramadhan diekspresikan dengan bermacam cara. Di kampung dilaksanakan kerja bakti membersihkan tempat ibadah seperti masjid atau langgar, sementara beberapa sekolah melaksanakan pawai menyambut datangnya Ramadhan.

Marhaban yaa Ramadhan, pawai di sekolah -sekolah, dokumentasi pribadi

Poster-poster bertuliskan Marhaban yaa Ramadhan tampak dibawa siswa yang mengikuti pawai hari itu.

Lalu bagaimana Bintaraloka menyambut datangnya bulan Ramadhan? Kali ini kami menyambut Ramadhan dengan doa bersama yang dilaksanakan di lapangan volly.

Acara yang dipandu oleh Bu Utien, Pak Muhaimin dan Pak Abid ini terasa demikian khusyuk. Acara diikuti seluruh siswa beragama Islam dengan didampingi oleh Bapak/Ibu guru.

Sekitar pukul tujuh pagi acara dimulai dengan tausiyah tentang makna puasa oleh Pak Abid.

Sesudahnya acara dilanjutkan dengan membaca Asmaul Husna, membaca Al Qur’an dan doa.

Guru pendamping, dokumentasi pribadi

Sesudah doa, Bu Utin menjelaskan tentang kegiatan Pondok Romadhon (Ponram) dan Ibadah Romadhon (Irama) yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 hingga 29 Maret 2023.

Acara pagi itu diakhiri dengan pengumuman hasil penilaian lomba bazaar dan pameran yang dilaksanakan pada saat Perayaan HUT sekolah ke 73.

Harapannya semoga warga Bintaraloka senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan sehingga dapat melaksanakan ibadah Ramadhan sebaik- baiknya..

Selamat menunaikan puasa Ramadhan…:)

Menjadi Generasi yang Sehat, Cantik dan Cerdas Tanpa Anemia

Siang itu aula Bintaraloka kembali dipenuhi siswa putri. Ya, acara keputrian kali ini wajib diikuti seluruh siswa putri berkaitan dengan tindak lanjut hasil screening anemia yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu.

Screening anemia yang dilaksanakan dengan mengambil sampel seluruh siswa putri kelas tujuh tersebut ternyata menunjukkan hasil yang kurang menggembirakan, dimana banyak siswa yang ditengarai mengalami anemia. Karenanya sekolah mengambil langkah untuk memberikan penyuluhan tentang anemia pada seluruh siswa putri SMP Negeri 3 Malang.

Acara yang bertajuk Penyuluhan Pencegahan dan Penanganan Anemia pada Remaja Putri ini mengundang narasumber utama Ibu Della Kaulika, A.Md.Gz dari Puskesmas Rampal Celaket Malang.

Peserta tampak antusias, dokumentasi BDI

Ada banyak hal yang dikemukakan oleh narasumber pada hari itu, meliputi anemia dan gejalanya, mengapa anemia banyak terjadi pada remaja putri, cara pencegahan anemia, dan berbagai mitos tentang tablet tambah darah.

Anemia adalah kondisi dimana kadar hemoglobin tubuh berada di bawah normal. Untuk usia remaja, kadar Hb tidak boleh kurang dari 12.

Hemoglobin adalah protein darah yang bertugas mengangkut oksigen ke seluruh tubuh kita. Jika kadar hemoglobin kurang dari normal, maka kadar oksigen di dalam darahpun berkurang. Akibatnya orang yang menderita anemia akan menampakkan gejala 5L yaitu lemah, lesu, lelah, letih, dan lunglai.

Anemia banyak terjadi pada remaja putri karena mereka berada pada usia pubertas dimana pertumbuhan sedang pesat-pesatnya juga saat itu mereka sudah mulai menstruasi.

Peserta penyuluhan, dokumentasi BDI

Usia remaja juga usia dimana mereka sangat memperhatikan penampilan. Banyak remaja yang melakukan diet, namun sayangnya kadang dengan pola diet yang salah sehingga berakibat pada kurangnya asupan gizi yang masuk dalam tubuh kita.

Pencegahan anemia bisa dilakukan dengan meminum tablet tambah darah satu minggu satu kali, dan yang sangat penting adalah memperbaiki pola makan dan pola hidup sehat sesuai sepuluh pedoman gizi seimbang.

Narasumber, dokumentasi pribadi

Sepuluh pedoman gizi seimbang tersebut meliputi:

  1. Biasakan mengonsumsi aneka ragam makanan pokok
  2. Batasi konsumsi panganan manis, asin, dan berlemak
  3. Lakukan aktivitas fisik yang cukup dan pertahankan berat badan ideal
  4. Biasakan mengonsumsi lauk pauk yang mengandung protein tinggi
  5. Cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir
  6. Biasakan sarapan pagi
  7. Biasakan minum air putih yang cukup dan aman
  8. Banyak makan buah dan sayur
  9. Biasakan membaca label pada kemasan pangan
  10. Syukuri dan nikmati aneka ragam makanan
Sepuluh pedoman gizi seimbang, sumber gambar: Kemenkes RI

Dalam penjelasan tersebut narasumber juga menjelaskan berbagai mitos tentang tablet tambah darah. Mitos yang beredar di masyarakat tentang tablet tambah darah adalah:

  1. Tablet tambah darah bisa membuat hipertensi
  2. Tablet tambah darah bisa membuat orang ‘kebanyakan’ darah
  3. Efek samping dari tablet tambah darah sangat berbahaya.

Ditekankan oleh Ibu narasumber bahwa mitos tersebut tidak benar. Karena tablet tambah darah tidak ada kaitannya dengan hipertensi atau kadar Hb yang terlalu tinggi, juga efek samping dari minum tablet tambah darah seperti mual akan hilang dengan sendirinya.

Pertanyaan siswa, dokumentasi pribadi

Meski tidak terlalu lama, siswa mengikuti acara dengan penuh semangat. Berbagai pertanyaan bermunculan misal apakah laki-laki juga bisa terkena anemia? Bagaimana gejala perubahan tingkah laku seseorang yang terkena anemia?

Aha.. pertanyaan yang sangat menarik dan semua dijelaskan dengan sabar oleh narasumber.

Antusias peserta juga ditunjukkan dengan banyaknya siswa yang menjawab pertanyaan pertanyaan yang diajukan oleh narasumber.

Akhirnya penting bagi remaja putri untuk lebih peduli pada kualitas kesehatan dirinya, karena kelak mereka akan menjadi wanita yang melahirkan generasi penerus bangsa.

Berfoto di akhir acara, dokumentasi Suster Ratna

Wanita yang sehat akan menurunkan generasi yang sehat pula.

Mari menjadi generasi yang sehat, cantik dan cerdas tanpa anemia..:)

Sarapan Bersama, Sebuah Kegiatan Jumat Sehat Bintaraloka

Jumat yang penuh semangat.

Pagi itu Bintaraloka kembali mengadakan acara Jumat Sehat. Sejak sebelum pukul tujuh siswa sudah duduk di lapangan volly sesuai kelas masing-masing. Ada tempat makan dan minum warna-warni di depan masing-masing siswa.

Ya, acara Jumat Sehat hari itu diisi dengan sarapan sehat bersama yang diikuti seluruh siswa kelas tujuh ,delapan dan sembilan.

Dari hasil screening anemia yang dilakukan terhadap siswa putri kira kira satu bulan yang lalu, ternyata lumayan banyak siswa yang Hb nya di bawah normal atau mengalami anemia.

Seperti yang pernah saya bahas di tulisan terdahulu salah satu penyebab banyaknya remaja yang menderita anemia adalah karena mereka sering meninggalkan sarapan.

Sarapan bersama, dokumentasi pribadi

Sarapan atau makan pagi sering ditinggalkan karena berbagai alasan. Dan yang paling banyak adalah karena waktu yang sempit dan terburu-buru harus segera berangkat ke sekolah.

Padahal banyak pakar kesehatan yang mengatakan betapa pentingnya sarapan pagi setiap hari. Manfaat sarapan di pagi hari di antaranya adalah:

Satu : Membantu melindungi tubuh dari penyakit
Menurut sebuah studi, kadar kolesterol jahat (LDL) pada wanita sehat yang tidak sarapan cenderung lebih tinggi dibandingkan mereka yang sarapan.

Bukankah saat tidak sarapan kita cenderung nyemil sehingga berpotensi meningkatkan kadar LDL ataupun kadar gula.

Dua : Menurunkan risiko terkena penyakit diabetes dan penyakit jantung.

Tiga : Lebih fokus
Sarapan pagi juga bisa membuat kita lebih lebih fokus dan produktif dalam pekerjaan karena tidak diganggu oleh rasa lapar.

Setelah sarapan bersama, dokumentasi pribadi

Empat : Membantu menurunkan berat badan
Lho, kok bisa? Penelitian menunjukkan bahwa sarapan pagi dengan menu yang sehat dapat membantu menurunkan berat badan. Sarapan di pagi hari membuat kita tidak terlalu lapar pada siang hari, sehingga keinginan untuk nyemil atau makan berlebihan bisa dikurangi.

Lima : Meningkatkan mood
Perut kenyang membuat mood kita jauh lebih bagus daripada saat perut terasa lapar.

Enam : Memberi nutrisi yang dibutuhkan tubuh
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang sarapan bisa memenuhi kebutuhan tubuhnya akan asupan serat, kalsium, vitamin dan mineral dibandingkan orang yang tidak suka sarapan.

Mendapatkan vitamin, dokumentasi pribadi

Dalam acara pagi itu oleh sekolah siswa diminta membawa bekal makanan sehat yang terdiri atas nasi, sayur, juga lauk sebagai sumber protein hewani dan nabati serta buah.

Sesudah sarapan bersama, UKS membagikan vitamin dan ditambah tablet tambah darah untuk siswa putri.

Di akhir acara siswa putri bersama sama minum tablet zat besi. Oh, ya, sebelumnya mereka juga diminta untuk tidak minum kopi, teh atau susu. Karena ketiga minuman tersebut menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh.

Siswa dan guru pendamping, dokumentasi pribadi

Acara pagi itu berjalan lancar. Para guru pendamping dan tim UKS bersama sama membagikan vitamin pada para siswa.

Para pendamping, dokumentasi pribadi

Akhirnya mari terus menjaga kesehatan tubuh kita dengan selalu makan makanan yang bergizi dan tidak meninggalkan sarapan pagi.

Ya, karena sehat dimulai dari saya.
Salam UKS…..😃

Sumber bacaan : halodoc

Menanamkan Karakter Baik dan Meningkatkan Ketrampilan Siswa Melalui Kegiatan Perkemahan Sehari (Perseri)

Pagi yang cerah di Bintaraloka. Meski seharusnya Sabtu adalah hari libur, hari itu banyak siswa melakukan berbagai kesibukan di lapangan Bintaraloka. Ya, hari itu diadakan Perkemahan Sehari (Perseri ) di Bumi Bintaraloka.

Perseri ini adalah Perseri yang kedua dilaksanakan di sekolah. Untuk memenuhi target pembelajaran Pramuka sebanyak 48 jam pertahun, Perseri dilakukan tiap semester satu kali, dengan pelaksanaan 24 jam / semester.

Pembina Pramuka Kak Gerry, dokumentasi BBC

Perseri dilaksanakan mulai pagi pukul 08.00 hingga pukul 15.00. Siapa pesertanya? Seluruh kelas delapan ditambah beberapa siswa kelas sembilan yang belum mengikuti perjusa karena berbagai sebab.

Tema Perseri kali ini adalah Satyaku Kudharmakan, Dharmaku Kubaktikan. Tidak hanya untuk memenuhi target pembelajaran pramuka, Perseri mempunyai tujuan untuk mendidik karakter dan ketrampilan siswa.

Mendirikan tenda, dokumentasi BBC
Pioneering, dokumentasi BBC
Pioneering, dokumentasi BBC

Adapun materi dalam Perseri adalah:

  1. Simulasi pendirian tenda. Kegiatan ini sangat penting untuk persiapan pramuka blok di kelas sembilan, juga bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Pioneering atau tali temali. Pioneering adalah mencipta karya dari tongkat dan tali. Karya bisa berupa benda-benda yang bermanfaat seperti tempat untuk menjemur, rak sepatu, rak piring dan lain-lain.
  3. Dinamika kelompok. Kegiatan yang mengajak siswa untuk belajar hidup bersama dalam satu kelompok. Kegiatan yang sangat bermanfaat karena bisa menjadi bekal bagi siswa nantinya saat mereka terjun di masyarakat kelak.

Yang menjadi pendamping dalam kegiatan perseri kali ini adalah Kak Gerry, Kak Rahmat, Kak Ghia , Kak Vigil, Kak Hertika juga Kak Ardilla.

Dalam Perseri ini, materi yang didapatkan kelas sembilan meliputi memasak, pendirian tenda dan peta pita.

Peserta menunjukkan hasil masakan pada pembina, dokumentasi Kak Gerry

Peta pita adalah gambaran keadaan daerah/wilayah yang dilewati dalam suatu perjalanan/penjelajahan yang digambar pada gulungan kertas berbentuk pita.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan pelantikan pratama putra dan putri. Pratama putra adalah Yoga Bara Putra sedangkan pratama putri atas nama Shafa.

Regu putri, dokumentasi BBC

Selain penggantian pratama, pada hari itu juga dilakukan pelantikan penggalang ramu, rakit dan terap untuk persiapan Pramuka Garuda.

Pramuka Garuda adalah tingkatan paling prestisius dalam tiap jenjang kepramukaan dan untuk mencapainya siswa harus berada di tingkatan terap

Hari itu ada sebelas siswa yang sampai pada tingkatan terap sementara yang lain adalah ramu dan rakit.

Pelantikan pratama, dokumentasi BBC

Siswa mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Wajah mereka tampak berseri-seri, meski acara begitu padat. Dari foto-foto hasil jepretan BBC, tampak kegiatan Perseri ini sangat menyenangkan

Tim BBC, dokumentasi Apple

.

Ya, melalui Perseri, penanaman karakter baik, juga pemberian ketrampilan hidup dilaksanakan oleh Pramuka Bintaraloka dalam suasana yang begitu menyenangkan.

Salam Pramuka.