Upacara Hardiknas dan Halal Bihalal, Giat Hari Pertama Setelah Libur Hari Raya

Pagi yang cerah di Bintaraloka. Setelah libur sekitar Hari Raya selama hampir dua minggu, tepat tanggal 2 Mei 2023 siswa masuk sekolah kembali.

Sebuah hal yang istimewa di mana hari pertama masuk sekolah bertepatan dengan peringatan hari Pendidikan Nasional.

Banner peringatan Hardiknas 2023, dokumentasi pribadi

Hari Pendidikan Nasional adalah peringatan akan jasa-jasa Ki Hadjar Dewantara sebagai peletak dasar pendidikan Nasional di Indonesia. Melalui pendirian Taman Siswa di tahun 1922 Ki Hadjar Dewantara memperjuangkan hak untuk mendapatkan pendidikan bagi semua kalangan , utamanya kalangan pribumi.

Sebuah perjuangan yang sangat besar, karena harus berhadapan dengan pemerintah kolonial yang melakukan diskriminasi terhadap hak untuk memperoleh pendidikan.

Latihan selama libur, dokumentasi pribadi

Berkaitan dengan upacara peringatan Hardiknas 2023, petugas upacara yang berasal dari anggota ekstrakurikuler paskibra telah melakukan latihan beberapa hari di sekolah bahkan saat hari libur.

Hasil dari latihan tampak ketika mereka bisa melaksanakan tugas dengan baik pada upacara Hardiknas pagi itu.

Bertindak sebagai pembina upacara adalah Bapak Zaenal Aksan. Dalam sambutannya Bapak Zaenal Aksan mengemukakan tentang berlangsungnya transformasi pendidikan di tanah air yang dilakukan melalui Gerakan Merdeka Belajar.

Ada yang istimewa dari rangkaian upacara hari itu. Selain Indonesia Raya dan Mars SMPN 3 Malang, kami juga menyanyikan lagu Wajib Belajar. Lagu yang mengingatkan kita semua tentang pentingnya belajar dan memajukan pendidikan untuk masa depan yang lebih cemerlang.

Persiapan Halal Bihalal, dokumentasi pribadi

Setelah upacara, acara di lapangan volley dilanjutkan dengan halal bihalal. Ya, senyampang masih bulan Syawal, saatnya kita saling memaafkan dan membersihkan dosa kita antara sesama manusia.

Persiapan Halal Bihalal, dokumentasi pribadi

Bukankah agama mengajarkan pada kita, bahwa di samping memperhatikan hablumminallah kita juga harus memperbaiki hablumminanas?

Suasana Halal Bihalal, dokumentasi pribadi

Setelah halal bihalal ada jeda istirahat sebentar sambil menunggu pelajaran jam pertama dimulai. Jeda dimanfaatkan oleh para guru untuk menikmati nasi urap lengkap dengan lauknya yang sudah dimasak sebelumnya oleh Ibu Ahfi, Ibu Utin dan Pak Gerry.

Sarapan pagi, dokumentasi pribadi

Hmm, benar-benar pagi yang ceria. Bertemu kembali dengan teman-teman setelah libur sekian lama, bercanda bersama dan menikmati sarapan pagi bersama.

Maka nikmat Tuhan yang mana yang akan engkau dustakan?

Senam Sehat dan Sarapan Bersama, Giat Pasca Libur Lebaran

Rungkad
Entek entek an
Kelangan kowe sing paling tak sayang
Stop mencintaimu
Gawe aku ngelu…

Lagu Rungkad berkumandang di halaman Bintaraloka hari Jumat pagi ini.

Di depan ada pemandu senam dan kami membuat barisan di belakang pemandu. Semua bergerak mengikuti arahan Pak Ardillah, Sang Pemandu senam.

Pak Ardillah pemandu senam, dokumentasi pribadi

Gerakan dilakukan sesuai irama lagu Rungkad dengan irama yang menghentak namun terasa gayeng.

Hari ini adalah hari ketiga masuk sekolah pasca Lebaran.
Tiga hari masuk sekolah pasca Lebaran memang tanpa kehadiran siswa, namun itu tak membuat para guru jadi mati gaya..😃

Senam sehat bersama, dokumentasi pribadi
Senam sehat bersama, dokumentasi pribadi

Banyak kegiatan yang kami lakukan di hari-hari itu. Di antaranya adalah halal bihalal dan penyusunan perangkat, persiapan akreditasi, pembuatan soal US, juga senam sehat sekaligus bersama seperti yang dilakukan pagi ini.

Hari ini senam sehat diikuti oleh para guru juga staf TU dan dimulai pukul 07.15 wib.

Berfoto bersama, dokumentasi pribadi

Gerakan senam begitu bersahabat dalam artian mulai dari gerakan pemanasan, inti dan pendinginan, mudah diikuti oleh semua guru.

Lebih-lebih di bagian akhir dimana kami bersenam sekaligus bergoyang. Selalu ada senyum di mana-mana tatkala mengikuti gerakan-gerakan lucu Sang Pemandu.

Senam diakhiri dengan acara wajib yaitu foto bersama. Di era seperti ini sebuah acara rasanya kurang afdhol tanpa berfoto ria.

Berfoto bersama, dokumentasi pribadi
Berfoto bersama, dokumentasi pribadi
Berfoto bersama, dokumentasi pribadi

Setelah senam, nasi jagung komplit sudah tersedia di meja ruang guru. Nasi jagung, sayur lodeh, sambal goreng ikan, bakwan, mendol, urap-urap, peyek dan kerupuk membuat makan pagi terasa ramai.

Nasi jagung komplit, dokumentasi Bu Utien
Sarapan pagi, dokumentasi pribadi

Ya, sarapan pagi bisa memulihkan kembali stamina yang terkuras karena senam sehat hari ini.

Sarapan pagi, dokumentasi pribadi
Ramainya sarapan pagi, dokumentasi pribadi

Pagi yang ceria sekaligus menyehatkan hari ini semoga semakin mempererat kebersamaan dan silaturahmi semua warga Bintaraloka.

Salam Bintaraloka:)

Giat Bintaraloka di Hari Pertama Sekolah Sesudah Cuti Lebaran

Jam menunjukkan pukul setengah delapan pagi. Ruang guru sudah ‘berpenghuni’ kembali setelah sejak tanggal 19 -25 April kami cuti bersama.

Ya, di hari Rabu tanggal 26 April ini aktivitas sekolah mulai kami laksanakan meski siswa baru masuk nanti tanggal 2 Mei 2023.

Hawa Lebaran masih demikian terasa. Banyak cerita perjalanan mudik atau pengalaman berlebaran di rumah teman-teman. Berbagai kue juga tersedia di meja-meja. Ada tahu Sumbermanjing plus cabe dan petis, ganjel rel, tetel goreng juga yang lain.

Tahu Sumbermanjing, dokumentasi Bu Any

Yang jelas ada banyak makanan dan cerita di ruang guru pagi itu.

Sesuai dengan edaran pengumuman dari wakahumas sehari sebelumnya acara hari pertama sesudah libur Lebaran kali ini akan diisi dengan pembuatan perangkat dan kajian tentang Memaknai 30 Hari Puasa Ramadhan.

Kajian pagi ini, dokumentasi Bu Utien

Karena terdapat acara penyusunan perangkat itulah saya membawa laptop lengkap dengan kabelnya. Yap, sesudah berlebaran tidak ada alasan untuk bermalas-malasan. Semangat benar-benar terpancar dari wajah-wajah kami pagi itu.

Sekitar pukul sembilan kami menuju aula Bintaraloka satu, dan setengah jam kemudian narasumber kajian sudah hadir. Narasumber kali ini adalah Prof Assoc Dr.H. Zulfi Mubaroq, M.Ag dari UIN Malang.

Bertindak sebagai pembawa acara adalah Ibu Utien Kustianing.

Pembawa acara, dokumentasi Bu Any

Adapun susunan acara pada pagi itu adalah:

  1. Pembukaan
  2. Gema Wahyu Ilahi dan sari tilawah oleh Pak Abid dan Ibu Evy
  3. Sambutan dari Ibu Kepala Sekolah
  4. Kajian oleh Prof Assoc Dr.H. Zulfi Mubaroq, M.Ag
  5. Doa penutup.
Pembacaan ayat suci Al Qur’an dan sari tilawah, dokumentasi Bu Any

Melalui paparan yang santai namun sangat gamblang narasumber menjelaskan tentang makna apa saja yang bisa diambil dari kegiatan puasa Ramadhan.

Wakakur, narasumber dan Ibu Kepala Sekolah, dokumentasi Bu Any

Bahwasanya ada empat makna yang bisa diambil dari kegiatan puasa yang sudah kita jalani selama tiga puluh hari.
Empat makna tersebut adalah:

  1. Kedalaman spriritual.
    Sebulan penuh spiritual kita diasah dengan kegiatan puasa. Spiritual perlu selalu diasah agar jiwa kita tidak kering.
  2. Keluhuran akhlak
    Puasa mengajak kita untuk mencintai orang lain seperti dirinya sendiri. Melalui kegiatan puasa kita dilatih untuk memperbaiki akhlak terhadap Allah, sesama manusia dan juga lingkungan.
  3. Keluasan ilmu
    Ada banyak kuliah agama atau tausiyah saat puasa. Karenanya bulan puasa membuat ilmu kita semakin luas.
  4. Kematangan profesional
    Melalui puasa kematanga profesional kita senantiasa diasah. Dengan profesional yang semakin matang kita akan lebih disiplin, meningkatkan kebersamaan, bisa saling berbagi dan memiliki self controlling yang bagus.

Menjelang pukul setengah dua belas acara dilanjutkan dengan ramah tamah di ruang guru. Pak Muhaimin sebagai ketua panitia Kajian memandu jalannya acara.

Pak Muhaimin pemandu acara ramah tamah, dokumentasi pribadi

Berbagai macam hidangan sudah tersaji di meja. Lontong komplit, juga es buah sebagai penutup hidangan. Suasana semakin terasa akrab.

Lontong komplit dan es buah, dokumentasi Bu Any

Hidangan yang melimpah, kebersamaan yang hangat, diharapkan bisa memberikan semangat pada Bapak/Ibu guru yang harus menyelesaikan perangkat hari ini.

Semangat menyusun perangkat, dokumentasi pribadi

Tetap semangat…

Salam Bintaraloka..😁

Poetoek Soeko, Indahnya Lautan Bunga Berlatar Keperkasaan Gunung Penanggungan dan Welirang

Mobil kami terus melaju. Sinar matahari tidak terlalu panas. Sejuknya hawa pagi dan banyaknya pohonan di sekitar kami membuat suasana terasa demikian segar. Deretan pohon pisang, lamtoro gung juga pepohonan yang lain  menjadi pemandangan yang banyak kami temukan di sepanjang perjalanan.

Ya, di hari ke lima Lebaran ini kami akan mulai perjalanan ke Poetoek Soeko, sebuah tempat rekreasi yang berlokasi di kawasan dataran tinggi Kecamatan Trawas, Mojokerto

Poetoek Soeko, dokumentasi pribadi

Jalan yang kami lalui terus menanjak. Dari kejauhan gunung Penanggungan berdiri dengan begitu gagahnya. Setelah kurang lebih setengah jam perjalanan akhirnya sampailah kami di tempat yang dituju.

Tepat di sebelah kanan jalan terdapat sebuah tulisan berwarna warni dengan lokasi yang agak tinggi. Rainbow Garden.

Aha,mendengar namanya saja kami langsung penasaran. Terbayang sudah betapa di dalam lokasi di dalam pastinya akan penuh warna.

Mobil terus masuk melalui tempat penjagaan satpam. Setelah membeli karcis tanda masuk kamipun masuk. Oh ya, ada delapan orang dewasa dan dua anak kecil dalam rombongan kali ini. Wow, meriah sekali.

Tempat pembelian tiket, dokumentasi pribadi
Dekat pintu masuk, dokumentasi pribadi

Begitu memasuki lokasi mata kami langsung dimanjakan dengan deretan tanaman iler yang berwarna merah menyala. “Aih,cantik sekali,” seru saya.

Saya sering melihat  tanaman ini, tapi warnanya tidak seindah yang saya lihat kali ini. Mungkin karena di Poetok Soeko sinar mataharinya yang sangat cukup, dan tentunya juga karena perawatan yang bagus.

Bunga-bunga indah di Poetoek Soeko, dokumentasi pribadi

Iler atau juga disebut Miana mempunyai banyak khasiat . Di antaranya adalah sebagai obat wasir, obat bisul, obat demam nifas, obat radang telinga juga obat haid tidak teratur.

Semakin ke dalam, ada banyak keindahan yang bisa ditemukan. Lihatlah tanaman bunga matahari yang berjajar begitu banyak.

Di antara bunga- bunga matahari, dokumentasi pribadi

Bunganya yang besar dan berwarna kuning cerah seolah tersenyum melihat kedatangan kami. Atau berbagai bunga kertas yang tumbuh di lahan yang begitu luas. Berjalan di antara bunga kertas membuat kami seolah berjalan di tengah lautan yang berwarna-warni.

Hamparan bunga kertas, dokumentasi pribadi

Bunga kenikir yang berwarna oranye dan kuning muda menyambut kami dengan senyumnya yang genit. Sesekali ia bergoyang-goyang tertiup angin pagi.

Bunga kenikir, dokumentasi pribadi

Bunga yang lain juga tak kalah mempesona. Dengan kata lain di Poetoek Soeko kita akan selalu bertemu dengan bunga, bunga dan bunga. Semua indah, semua cantik.

Di tempat wisata ini juga disediakan  banyak spot foto yang begitu menarik. Ah ya, di Poetoek Soeko kita bisa berfoto di antara lautan bunga dengan keperkasaan Gunung Penanggungan dan Welirang sebagai latar belakangnya.

Spot foto menarik, dokumentasi pribadi
Spot foto menarik, dokumentasi pribadi

Selain pemandangannya yang indah, di sini pengunjung juga bisa berkuda atau naik ATV dengan menyewa di tempat yang disediakan. Harganya tidak terlalu mahal. Untuk kuda Rp25.000,00 dan APV  Rp20.000,00.

Jika lelah berkeliling, kita bisa beristirahat di cafeteria yang sudah tersedia. Aih, ngopi, makan singkong keju juga kentang goreng dengan pemandangan indah di sekitar kita sungguh membuat hati dan pikiran terasa fresh.

Beristirahat sambil ngopi, dokumentasi pribadi
Beristirahat sambil ngopi, dokumentasi pribadi

Hal lain yang juga menarik, di Poetoek Soeko  terdapat semacam tempat edukasi tentang berbagai tanaman. Saya katakan demikian karena di lokasi tersebut setiap tanaman diberi keterangan dalam bentuk QR Code yang diletakkan di dekat tanaman yang dimaksud.  

Meski masih sedikit, keberadaan taman dengan keterangannya ini sangat bermanfaat, terutama jika ke depannya Poetoek Soeko juga  akan dikembangkan menjadi tempat wisata edukasi.

Tanaman dan informasinya, dokumentasi pribadi

Poetoek Soeko terus berbenah. Banyak proses pembangunan yang masih terus berjalan , termasuk di antaranya pengadaan kolam pemeliharaan ikan dengan lokasinya yang cukup luas.

Kolam ikan, dokumentasi pribadi

Keberadaan Poetoek Soeko tentunya akan memacu laju pertumbuhan ekonomi terutama warga sekitarnya.

Semoga dengan pengelolaan dan penataan yang baik,  Poetoek Soeko akan bisa meraih banyak wisatawan sehingga keberadaannya semakin bisa memberi manfaat bagi masyarakat sekitarnya.

Salam Lebaran…:)

 

Memperkuat Ukhuwah dan Kasih Sayang Melalui Kegiatan Zakat Fitrah

Sebagai penyempurna ibadah puasa Ramadhan, maka di akhir bulan suci ini kaum muslimin wajib menunaikan zakat fitrah. Zakat fitrah dibayarkan dalam bentuk bahan makanan pokok atau uang sejumlah pembelian bahan makanan pokok tersebut.

Zakat berupa makanan pokok, dokumentasi BDI

Karena makanan pokok kita adalah beras, maka zakat fitrah diberikan dalam bentuk beras atau uang.

Orang yang berzakat disebut muzakki sedangkan yang menerima zakat dinamakan mustahiq.

Panitia zakat, dokumentasi BDI

Siapa sajakah orang yang berhak menerima zakat? Menurut QS At Taubah 60, ada delapan golongan orang yang berhak menerima zakat yaitu fakir,miskin, amil, mualaf, ghorim, riqab, fi Sabilillah dan Ibnu sabil

اِنَّمَا الصَّدَقٰتُ لِلْفُقَرَاۤءِ وَالْمَسٰكِيْنِ وَالْعَامِلِيْنَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوْبُهُمْ وَفِى الرِّقَابِ وَالْغَارِمِيْنَ وَفِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَابْنِ السَّبِيْلِۗ فَرِيْضَةً مِّنَ اللّٰهِ ۗوَاللّٰهُ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ

Artinya: Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang miskin, amil zakat, yang dilunakkan hatinya (mualaf), untuk (memerdekakan) hamba sahaya, untuk(membebaskan) orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai kewajiban dari Allah. Allah Maha Mengetahui, Maha Bijaksana. (Q.S. at-Taubah (9) ayat 60).

Menyerahkan zakat fitrah, dokumentasi Nesya

Berkaitan dengan implementasi ajaran zakat fitrah, SMP Negeri 3 Malang tahun ini menerima dan menyalurkan zakat fitrah. Kegiatan ini dikelola oleh BDI dengan pengawasan dan bimbingan langsung dari guru-guru PAI.

Menyerahkan zakat fitrah, dokumentasi Nesya

Penerimaan zakat dilaksanakan di ruang sekretariat yang berlokasi dihalaman depan dekat parkiran , sementara penyaluran dilaksanakan pada tanggal 20 April 2023 di kelas 3.6.1.

Zakat dibagikan pada warga sekolah dan warga masyarakat sekitar yang membutuhkan.

Ada 256 paket berisi beras 5 kilogram dan 55 paket beras 6 kilogram yang dibagikan hari itu.

Ada banyak hikmah yang terkandung dalam kegiatan zakat fitrah, di antaranya adalah:

  1. Memperoleh keberkahan harta.
    Zakat fitrah dapat mensucikan jiwa sekaligus dapat membersihkan harta.
  2. Sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah Swt. Zakat fitrah mengajarkan bentuk syukur kepada Allah Swt atas semua nikmat yang telah diberikan kepada kita, dengan cara berbagi.
  3. Mempererat kepedulian dan silaturahmi. Ya, dalam Islam diajarkan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan dan kasih sayang. Zakat fitrah adalah salah satu cara menanamkan nilai-nilai tersebut.
Membagikan zakat fitrah, dokumentasi BDI

Akhirnya salut pada BDI juga pembina dan guru pendamping yang telah bekerja demikian sungguh-sungguh sehingga acara penerimaan dan pembagian zakat fitrah bisa berjalan dengan lancar.

Bersama sebagian dari BDI dan pembina, dokumentasi BDI

Semoga Allah menerima segala amal Ramadhan kita, dan mudah mudahan kita semua diberikan kesempatan untuk bertemu kembali dengan Ramadhan di tahun mendatang.

Salam Ramadhan 🙂