Mengapa Kita Harus Makan Ikan? (Giat Sarapan Sehat Bersama Bintaraloka)

Pagi yang begitu istimewa di Bintaraloka. Setelah semua siswa melakukan jalan sehat sebagai bagian dari peringatan HUT Kemerdekaan RI yang ke 79, acara dilanjutkan dengan kegiatan aksi bergizi berupa sarapan bersama dengan menu ikan. 

Kegiatan Aksi Bergizi ini juga merupakan pelaksanaan dari salah satu pilar NGTS yaitu sarapan sehat bersama.

Sarapan bersama , dokumentasi pribadi

Kegiatan yang dilaksanakan seluruh siswa kelas tujuh, delapan dan sembilan ini mewajibkan setiap siswa membawa bekal berupa nasi dan lauk berupa ikan, baik digoreng ataupun dibakar, sedangkan minumnya adalah jus jeruk.

Setelah siswa duduk berhadap hadapan dalam barisan perkelas, merekapun makan bersama. 

Sarapan bersama, dokumentasi pribadi

Sebuah pemandangan yang menarik. Sebagian besar siswa makan dengan lahap bekal mereka, tapi ada juga yang tidak biasa makan ikan sehingga mereka makan dengan enggan.

Penjelasan tentang pentingnya konsumsi ikan dari Suster Ratna, dokumentasi pribadi

Saat makan, Suster Ratna memberikan penjelasan mengapa kegiatan ini dilakukan dan keutamaan memasukkan ikan dalam menu keseharian kita.

Mengapa kita harus makan ikan?

Ikan segar, sumber gambar: Bisnis.com

Sebagai salah satu bahan makanan yang sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh, ikan segar sangat kaya akan nutrisi dan lezat untuk dikonsumsi.

Salah satu alasan mengapa kita harus makan ikan adalah ikan kaya akan protein, vitamin dan asam amino esensial yang tidak bisa diproduksi tubuh kita.

Asam amino tersebut sangat bermanfaat untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, termasuk otot, tulang, dan kulit.

Selain di atas, ikan segar juga rendah kolesterol dan lemak jenuh yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan masalah kesehatan lainnya.

Sarapan bersama, dokumentasi pribadi

Kandungan ikan segar juga mengandung lemak tak jenuh, seperti lemak omega-3, yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah, menjaga elastisitas pembuluh darah, dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Betapa banyak manfaat ikan segar bagi tubuh kita. Konsumsi ikan segar bisa membantu menjaga kesehatan jantung, meningkatkan fungsi otak, dan mendukung sistem kekebalan tubuh kita. Karenanya memasukkan ikan segar dalam menu keseharian kita adalah hal yang sangat dianjurkan.

Kegiatan aksi bergizi ini bisa terlaksana dengan baik karena peran serta pendamping, tim UKS dan NGTS serta orang tua yang menyediakan bekal anak-anak dari rumah ataupun mengkoordinir makan anak-anak bersama. 

Persiapan sebelum sarapan bersama, dokumentasi pribadi
Persiapan sebelum sarapan bersama, dokumentasi pribadi

Selain sarapan bersama, hari ini juga dilaksanakan pembagian tablet tambah darah bagi seluruh siswa putri.

Tablet tambah darah siap dibagikan, dokumentasi pribadi
Sebagian pendamping, dokumentasi Ruth
Foto bersama guru dan orang tua, dokumentasi Bintaraloka

Akhirnya semoga aksi bergizi ini bisa memberikan inspirasi pada semua untuk selalu mengkonsumsi makanan yang bergizi, hingga akhirnya tercipta generasi yang sehat, cerdas dan berkualitas.

Gempita MOP 2024 Bintaraloka

Hari Jumat siang itu (2/8) siswa kelas tujuh berkumpul kembali di sekolah setelah mereka dipulangkan agak pagi.  

Setelah Dhuhur siswa tersebut datang kembali ke sekolah dengan seragam Pramuka lengkap, berbagai peralatan yang tersimpan dalam tas ransel plus tongkat yang setia menemani.

Ya, hari itu akan diadakan Masa Orientasi Pramuka di pangkalan SMP Negeri 3 Malang.

Apel pembukaan MOP, dokumentasi Bintaraloka /Naufal

Masa Orientasi adalah agenda rutin Pramuka Bintaraloka yang diadakan setiap awal tahun pelajaran. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan kegiatan Pramuka di SMP Negeri 3 Malang sebelum nantinya siswa terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler ini.

Apel pembukaan, dokumentasi Bintaraloka/Naufal

Berbagai kegiatan diadakan dalam acara ini seperti pemberian materi kepramukaan, pendirian tenda, ibadah, pentas seni juga jelajah malam. Jadi selain memperkenalkan kegiatan Pramuka di Bintaraloka, lewat kegiatan ini juga  ditanamkan berbagai karakter baik pada diri siswa.

Kegiatan MOP diawali dengan apel pembukaan yang dilaksanakan pada pukul 13.00. Dalam kesempatan tersebut Ibu Dra Mutmainah Amini selaku pembina apel menyampaikan pesan agar siswa mengikuti semua kegiatan dengan sungguh-sungguh dan mengambil manfaat sebesar besarnya dari kegiatan MOP.

Mendirikan tenda, dokumentasi Bintaraloka/Naufal

Sesudah apel, kegiatan dilanjutkan pengarahan, pendirian tenda dan berbagai kegiatan yang lain sesuai rundown acara.

Setelah mendapatkan berbagai materi kepramukaan, ibadah dan ishoma, kegiatan di malam hari adalah pentas seni. 

Acara pentas seni, dokumentasi Bintaraloka / Naufal

Sebuah acara di mana siswa diberi kesempatan untuk menunjukkan berbagai talenta yang mereka miliki.

Pentas seni, dokumentasi Bintaraloka/ Naufal

Kegiatan  menarik lainnya yang dijalani siswa di malam hari adalah jelajah malam. Lewat kegiatan ini siswa belajar tentang  keberanian,  kerja sama dan kesetiakawanan. Jelajah malam dilaksanakan di sekitar sekolah dengan panduan guru dan Dewan Galang.

Pentas seni, dokumentasi Bintaraloka/Naufal

Dua hari yang begitu sibuk di Bintaraloka. . Lewat berbagai kegiatan yang diadakan siswa  bisa saling mengenal antara satu dengan yang lain dan dalam suasana yang akrab dan menyenangkan.

 MOP ditutup pada hari Sabtu siang dengan apel penutupan yang dipimpin oleh Pak Heri selaku wakasis dan pratama Hanasta.

Pemberrian materi di aula, dokumentasi Bintaraloka/ Naufal
Materi di lapangan, dokumentasi Bintaraloka /Naufal

Akhirnya semoga dengan berakhirnya kegiatan ini siswa akan lebih mengenal dan mencintai Pramuka Bintaraloka, dan ke depan bisa membentuk  generasi yang berjiwa Ta Ci Pa Pa Re Ra He Di Be Su seperti tema MOP tahun ini.

Keterangan: Ta Ci Pa Pa Re Ra He Di Be Su adalah akronim dari Dasa Dharma Pramuka, yaitu:

1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

2. Cinta alam jasih sayang sesama manusia

3. Patriot yang sopan dan perwira

4. Patuh dan suka bermusyawarah 

5. Rela menolong dan tabah

6. Rajin, riang dan terampil

7. Hemat, cermat dan bersahaja

8. Disiplin, setia dan berani

9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya

10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan

Kegiatan Keputrian, Karena Wanita yang Akan Menentukan Kualitas Generasi 

Siang itu saya berkesempatan untuk mengikuti kegiatan keputrian di aula sekolah. Sesuai namanya kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa putri dan beberapa guru pendamping.

Kegiatan keputrian ini dilaksanakan setiap hari Jumat siang. Jadi sementara siswa putra melaksanakan sholat Jumat di masjid, siswa putri diberikan kegiatan lain yang bermanfaat.

Sebuah pemandangan yang menarik di aula.

Satu orang berdiri di depan dengan sebuah mic, sementara yang lain duduk di sajadah masing-masing. 

Siswa memberikan ‘tausiyah’ di depan teman yang lain, dokumentasi Jihan

Semua bermukena (kecuali yang berhalangan), karena sesudah keputrian acara dilanjutkan dengan shalat Dhuhur berjamaah.

Sementara  siswa di depan memberikan ‘tausiyah’, yang lain menyimak. Siang itu tausiyah berkisar pada masalah hikmah memperbanyak dzikir Laa Ilaha illallah.

Di sesi tanya jawab dan kuis, animo peserta demikian besar. Apalagi ketika pada siswa yang berhasil menjawab pertanyaan akan diberi sedikit reward dari guru pendamping. Aha…

Penjabaran program Keputrian , dokumentasi pribadi

Dalam acara tersebut koordinator keputrian yang juga adalah guru PAI menjabarkan program keputrian selama satu semester ke depan. Seperti tahun sebelumnya, kegiatan akan diisi dengan berbagai materi baik keagamaan maupun non keagamaan. 

Materi keagamaan difokuskan pada keimanan, ibadah, adab juga kebersihan. Pemateri masalah keagamaan adalah para guru PAI.

Bagaimana dengan materi keagamaan? Banyak materi yang menarik akan disajikan,  misalnya tentang kesehatan, sopan santun berinternet dan bermedsos, ketrampilan, bahkan fashion juga masuk dalam materi ini.

Membuat batik ecoprint, salah satu giat keputriannnon keagamaan, dokumentasi pribadi

Pemberian kegiatan keputrian adalah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran siawi untuk peduli pada diri dan lingkungannya serta selalu meningkatkan kapasitas diri masing-masing.

Sebagaimana diketahui siswa SMP masuk dalam masa remaja awal. Masa  dimana mereka mulai peduli pada diri sendiri juga lawan jenis. 

Masa dimana mereka mempunyai rasa ingin tahu yang besar dan penuh semangat untuk mencoba berbagai hal baru.

Jamaah peserta Keputrian , dokumentasi Jihan

Untuk itu adalah kewajiban orang tua ataupun orang dewasa di sekitar mereka untuk memberikan pendampingan dan memberikan rambu-rambu tentang apa yang boleh dan tidak boleh mereka lakukan.

Dalam usia tersebut mereka butuh ‘teman’ untuk sharing tentang masalah yang ada pada diri mereka, juga teman yang memberi motivasi pada mereka agar bisa mengembangkan diri.

Pada masa tersebut juga remaja putri banyak yang mulai mendapatkan menstruasi. Karenanya materi tentang kesehatan juga thaharah banyak menyinggung masalah ini.

Menjelang keputrian, dokumentasi Jihan

Berbagai manfaat yang bisa diambil dari kegiatan keputrian di sekolah adalah:

1. Meningkatkan wawasan keilmuan baik agama maupun non agama.

2. Mengajarkan adab dan sopan santun

3. Meningkatkan ketrampilan siswa putri

4. Mendidik siswa putri agar menjadi generasi yang cerdas dan siap menghadapi berbagai tantangan di era globalisasi.

Masih banyak lagi manfaat kegiatan keputrian. Pada prinsipnya kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas siswi baik secara keilmuan maupun karakter dan keagamaan.

Akhirnya betapa penting memberikan pengajaran yang baik pada siswa putri karena kelak mereka akan menjadi wanita  yang akan melahirkan generasi. Baik buruknya generasi sangat bergantung pada yang melahirkan, mendidik dan membesarkannya.

Seperti yang dipesankan oleh Drs Moh Hatta bahwa jika kamu mendidik satu laki-laki maka kamu mendidik satu orang, namun jika kamu mendidik satu perempuan, maka kamu mendidik satu generasi.

Semoga bermanfaat, salam edukasi 😊

Edukasi Industri Jamur, Kader NGTS Kunjungi PT Etira Mushroom

Outdoor Learning! Aha, belajar di luar kelas adalah hal yang sangat menyenangkan. Betapa tidak? Lewat belajar di luar kita bisa mendapatkan berbagai pengetahuan baru yang memperluas cakrawala berpikir kita.

Lewat belajar di luar kelas banyak hal baru yang kita pelajari yang tidak kita dapatkan di sekolah.

Sebelum berangkat ODL, dokumentasi pribadi

Berkaitan dengan belajar di luar kelas ini, pada hari Rabu (31/07) SMP Negeri 3 Malang mengadakan ODL ke PT Eka Timur Raya atau PT Etira Mushroom yang berlokasi di Nongkojajar Pasuruan.

ODL ini dilaksanakan oleh 36 siswa dengan didampingi 7 orang guru. Sebagian besar siswa adalah kader NGTS (Nutrition Goes to School).

Di atas truk, dokumentasi pribadi

Setelah di minggu sebelumnya para kader belajar tentang hidroponik dan penanaman jamur tiram, kali ini mereka belajar tentang pembibitan jamur, nutrisi, pengalengan dan distribusi jamur.

Rombongan peserta ODL berangkat dari sekolah sekitar pukul tujuh pagi. 

Setelah sambutan dari Ibu Kepala SMP Negeri 3 Malang, dan doa yang dipimpin oleh Mister Heri,  semua peserta menaiki truk yang sudah menunggu di depan sekolah. Ada dua truk yang akan membawa peserta menuju lokasi ODL.

Sambutan dan pembekalan dari ibu kepala sekolah, dokumentasi pribadi

Setelah kira-kira 50 menit perjalanan akhirnya peserta memasuki area PT Eka Timur Raya.

Pabrik pengolahan jamur kancing terbesar se Asia Tenggara ini berdiri sejak tahun 1999.

Wilayah budidaya jamur kancing memerlukan tempat yang memiliki suhu tidak begitu tinggi, karenanya PT Eka Timur Raya memiliki tempat penanaman budidaya jamur kancing yang terletak di dekat Gunung Bromo, yaitu Desa Ngadirejo dan Kalitejo, Pasuruan yang memiliki ketinggian 1850 mdpl.

Mempersiapkan tugas sebelum edukasi, dokumentasi pribadi

Dalam kegiatan ODL peserta mendapat berbagai materi dari Ibu Dyah, Ibu Ninik dan Bapak Haydar selaku narasumber.

Materi meliputi  cara pembibitan jamur kancing, nutrisi yang terkandung dalam jamur dan pengalengan serta pemasarannya.

Tentang Jamur Kancing

Jamur kancing, sumber gambar :Shopee

Jamur kancing (Agaricus bisporus) atau  champignon adalah jenis jamur tertua dan yang paling banyak dibudidayakan di dunia. 

Jamur ini banyak diminati oleh masyarakat karena memiliki kandungan nutrisi yang kompleks, yaitu karbohidrat, protein, serat, dan berbagai macam vitamin serta mineral, seperti vitamin B kompleks, seperti riboflavin, niacin, dan asam folat.

Proses edukasi. Dokumentasi pribadi

Berkaitan dengan hal tersebut berbagai manfaat dari jamur kancing adalah  menjaga imunitas dan keseimbangan tubuh, menurunkan kolesterol, mencegah serangan jantung termasuk perlindungan antioksidan dan kesehatan tulang.

Jamur dari PT Etira sebelum dipasarkan harus melalui proses pengalengan yang higienis dan berbagai uji yang cukup ketat. Karenanya kualitas jamur kancing yang dipasarkan sudah tidak diragukan lagi. 

Siswa yang berhasil menjawab pertanyaan, dokumentasi NGTS

Dalam satu hari menurut keterangan dari narasumber PT Etira bisa menghasilkan sekitar 15 ton jamur kancing, dan memperkerjakan lebih dari 1000 orang.

Hal yang menarik, dari industri ini tidak ada sama sekali bahan buangan yang sia sia. Seperti yang diterangkan oleh narasumber, media penanaman bisa dimanfaatkan untuk pembuatan kompos. Bahkan sisa pengolahan jamur bisa dimanfaatkan untuk penyedap karena jamur memiliki rasa umami (gurih).

Siswa yang berhasil menjawab pertanyaan, dokumentasi NGTS

Acara edukasi berjalan dengan hangat dan menyenangkan. Antusiasme peserta demikian besar. Hal tersebut ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang muncul dari siswa maupun guru.

Hidangan olahan jamur melengkapi acara hari itu. Ada sate jamur, sambosa isi jamur, keripik jamur dan kentang goreng yang begitu maknyus.

Hidangan olahan jamur, dokumentasi NGTS

Di akhir acara diadakan sesi kuis, dimana peserta yang menjawab dengan benar pertanyaan yang diberikan, akan mendapatkan hadiah. Ada sekitar enam siswa yang mendapat hadiah pada sesi tersebut.

Sebelum acara berakhir, PT Etira Mushroom dan SMP Negeri 3 Malang saling memberikan cindera mata. Sesudah berfoto bersama semua peserta sholat Dhuhur dan makan siang bersama di tempat yang sudah ditentukan.

Suasana makan siang, dokumentasi pribadi
Suasana makan siang, dokumentasi pribadi

Sekitar pukul satu semua peserta kembali naik truk untuk menuju sekolah.

Sebuah pengalaman yang luar biasa. Lewat edukasi yang dikemas dengan ODL ini kami bisa mendapatkan banyak ilmu tentang industri jamur.  

Para pendamping , dokumentasi pribadi

Jamur, yang kelihatannya tidak begitu bermanfaat ternyata menyimpan banyak kandungan gizi , dan bisa memberikan manfaat ekonomi yang luar biasa.

Semoga bermanfaat dan salam edukasi..😊

Gempita MPLS, Aktualisasi Pramuka dan Penguatan Pendidikan Karakter di Bumi Bintaraloka

MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) selalu istimewa di Bintaraloka. Masa di mana siswa banyak belajar tentang kebiasaan dan lingkungan sekolah ini disambut dengan antusias utamanya oleh siswa kelas tujuh.

MPLS tahun ini diadakan pada tanggal 15-17 Juli 2014. 

Bapak PJ Walikota Malang berfoto bersama Kadinas, Ibu Kepala sekolah, wakasis, pelatih dan duta FLS2N SMP Negeri 3 Malang, dokumentasi Bintaraloka

Seperti biasa masa pengenalan siswa baru ini diisi dengan berbagai macam kegiatan baik di kelas ,lapangan, tempat ibadah maupun di aula. 

Dalam kegiatan ini siswa kelas tujuh mendapatkan materi tentang kebiasaan di SMP Negeri 3 Malang, tata tertib, kurikulum, melakukan ibadah bersama, dan tak  ketinggalan mereka menonton demo ekstrakurikuler dari kakak kelas delapan dan sembilan.

Satu hal yang membuat MPLS kali ini terasa istimewa adalah karena kehadiran Bapak PJ Walikota juga Bapak Kadinas di dalamnya. 

Bapak PJ dan Pak Kadinas hadir dalam rangka penyerahan sumbangan baju seragam untuk siswa afirmasi SMP se kota Malang.

Pembukaan MPLS, dokumentasi Bintaraloka

Pembukaan MPLS dilakukan dengan apel pagi yang dipimpin oleh Ibu Dra Mutmainah Amini, M.Pd kepala SMP Negeri 3 Malang.

Setelah pembukaan acara dilanjutkan dengan penyerahan seragam secara simbolis oleh Pak PJ Walikota Malang. Acara berlangsung meriah, karena dalam acara tersebut ditampilkan ansamble dan vokal solo dari para duta FLS2N SMP Negeri 3 Malang.

Bapak Kadinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang di antara para siswa baru, dokumentasi Bintaraloka

Setelah apel, siswa segera berkegiatan sesuai dengan jadwal untuk tiap angkatan. 

Maureen, salah satu duta FLS2N, dokumentasi pribadi

Untuk kelas tujuh kegiatan dilanjutkan dengan materi MPLS, kelas delapan Aktualisasi Pramuka dan kelas sembilan penguatan pendidikan karakter.

Kegiatan aktualisasi Pramuka dilaksanakan di lapangan volley dengan pemateri dari Dewan Galang dan pelatih Pramuka. 

Peserta Aktualisasi Pramuka, dokumentasi pribadi

Melalui kegiatan ini siswa belajar banyak hal, tentang penanaman karakter baik juga berbagai teknik kepramukaan.

Semaphore, dokumentasi pribadi

Dalam kegiatan Penguatan Pendidikan  Karakter, siswa kelas sembilan tidak hanya diajak berlatih PBB di lapangan Rampal, tapi mereka juga mendapatkan banyak materi, seperti tentang kesehatan organ reproduksi, materi dari BNN dan Kepolisian.

Hal positif yang bisa dicatat adalah siswa mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Mereka mengikuti jalannya pemberian materi dengan tertib, dan di akhir acara banyak pertanyaan yang timbul dari siswa.

Sosialisasi dari kepolisian, dokumentasi Chiara

Bagi siswa yang aktif bertanya atau menyampaikan pendapat, mereka akan mendapat hadiah dari panitia ataupun pemateri.

Mendapat hadiah dari event sosialisasi dari kepolisian, dokumentasi Chiara
Mendapat hadiah dari event BNN, dokumentasi Chiara

MPLS, Aktualisasi Pramuka dan Penguatan Pendidikan Karakter ditutup pada hari Rabu 17 Juli 2024 sekitar pukul 12 siang. Jika pada  pembukaan yang menjadi petugas apel adalah anggota Paskibra, maka pada penutupan petugas apel adalah dari Pramuka.

Penutupan MPLS, dokumentasi Chiara

Tiga hari yang begitu sibuk, namun sarat dengan pembelajaran. Melalui MPLS, Aktualisasi Pramuka dan Penguatan Pendidikan Karakter, SMP Negeri 3 berusaha mewujudkan generasi yang tidak hanya handal dalam pengetahuan dan ketrampilan, namun juga mempunyai karakter yang dapat dibanggakan.