Serunya Berbagai Lomba dan Jalan Sehat Perayaan HUT RI ke 79

Kontributor foto : Naufal, Ruth

Dua hari jelang upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 79 adalah hari yang begitu sibuk di Bintaraloka. Betapa tidak? Pada hari-hari tersebut telah dilaksanakan lomba siswa, lomba guru, jalan sehat, sarapan sehat bersama. 

Balap karung, dokumentasi Bintaraloka
Balap karung, dokumentasi Bintaraloka

Pada tanggal 15 Agustus 2024 semua warga Bintaraloka merayakan ceria kemerdekaan dengan berbagai macam lomba. Bukan hanya antar siswa, guru juga tidak mau ketinggalan.

Lomba balap bola pingpong, dokumentasi Bintaraloka
Guru pendamping, dokumentasi pribadi
Peserta lomba, dokumentasi pribadi
Lomba memasukkan paku dalam botol, dokumentasi pribadi

Ya, lomba yang merupakan wujud kegembiraan karena nikmat kemerdekaan yang telah kita peroleh ini mendapatkan animo yang besar dari seluruh siswa.

Tarik tambang, dokumentasi Bintaraloka

Ada lomba balap bakiak, balap karung, makan kerupuk, memasukkan paku dalam botol, estafet sarung, mengoper bola pingpong dan banyak lagi.

Estafet sarung, dokumentasi Bintaraloka
Tarik tambang, dokumentasi Bintaraloka
Supporter lomba, dokumentasi pribadi

Gempita sorak sorai , dan tawa ada di mana-mana. Di mana ada teriakan kegembiraan karena regu yang dijagokan menang, pasti ada yang kecewa karena kalah. Tapi itu biasa, kemenangan di satu sisi pasti diikuti dengan kekalahan pada sisi yang lain.

Tarik tambang, dokumentasi Bintaraloka
Tarik tambang, dokumentasi Bintaraloka

Selama berjalannya lomba, semua HP diletakkan di kotak dan disimpan di meja wali kelas, ja semua siswa fokus pada lomba yang berlangsung di lapangan volley, kelas , juga aula.

Lomba kebersihan , dokumentasi pribadi

Sementara para peserta lomba bertanding di lapangan ataupun aula, pembenahan terhadap kelas terus berjalan karena terhadap kebersihan dan kerapian kelas juga akan dilakukan penilaian.

Balap bakiak, dokumentasi Bintaraloka
Balap Bakiak, dokumentasi Bintaraloka

Berbagai macam lomba diadakan hingga pukul setengah tiga dan keesokan harinya acara dilanjutkan dengan jalan sehat bersama.

Panitia dari OSIS, dokumentasi Bintaraloka

Dalam jalan sehat pagi itu semua mengenakan dresscode merah putih dan membawa bendera kecil. 

Siap berangkat jalan sehat, dokumentasi pribadi
Siap berangkat jalan sehat, dokumentasi pribadi

Jalan sehat dilaksanakan pada pukul tujuh dengan rute sekitar SMP Negeri 3 Malang, yaitu Jl Dr Cipto, Jl Kartini, Jl.Pattimura, Pasar Klojen dan kembali ke SMP Negeri 3.

Peserta jalan sehat, dokumentasi pribadi

Sepanjang jalan siswa melambai lambaikan bendera merah putih kecil dan beberapa menyanyikan lagu-lagu nasional. 

Pengecekan peluit, dokumentasi pribadi
Siap berangkat jalan sehat , dokumentasi pribadi

Kembali ke sekolah, acara dilanjutkan dengan sarapan sehat bersama dengan menu ikan, dan pembagian zat besi. Acara ini merupakan pelaksanaan Aksi Bergizi yang juga merupakan salah satu pilar NGTS yaitu sarapan sehat.

Sarapan bersama , dokumentasi pribadi

Dua hari yang sangat menyenangkan. Bukan sekedar lomba. Lewat berbagai kegiatan yang diadakan, siswa belajar banyak tentang berbagai karakter baik,  seperti bersungguh-sungguh, setia kawan, disiplin juga gotong royong.

Semoga bermanfaat dan….Merdeka!

Gempita Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 79 di Bumi Bintaraloka

Keren. Sebuah kata yang tepat untuk menggambarkan suasana upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI yang ke 79 di  Bumi Bintaraloka.

Acara yang penyelenggaraannya dihandle oleh kesiswaan ini berjalan begitu khidmat. Kehadiran Paskibra Kradika dengan formasi 79 nya benar-benar mengagumkan. 

Pengibaran Bendera, dokumentasi Chiara

Kesungguhan aksi Paskibra Kradika  membuat haru dan bangga yang melihatnya. Tampilan ansamble , angklung dan keroncong juga begitu cantik, membuat suasana terasa gembira namun tetap khidmat.

Paskibra Kradika, dokumentasi pribadi

Upacara pagi ini dimulai pukul 06.45 dengan pembina upacara Ibu Kepala SMP Negeri 3 Malang dan Komandan upacara Atha dari kelas sembilan.

Ibu Kepala sekolah sebagai pembina, dokumentasi Chiara

Menurut catatan penulis ada sedikit yang berbeda dari upacara kali ini yaitu pada pembacaan naskah proklamasi juga proses pengibaran Sang Merah Putih.

Pada proses pengibaran bendera, jika upacara di tahun sebelumnya langsung dikibarkan oleh pasukan, kini harus diserahkan dulu oleh pembina upacara pada pasukan pengibar bendera, baru dilaksanakan pengibaran.

Ansamble, dokumentasi Chiara

Jika pada tahun- tahun sebelumnya pembacaan naskah proklamasi dilakukan oleh petugas upacara, sekarang langsung dibacakan pembina upacara. 

Dalam sambutan pagi ini pembina upacara membacakan sambutan dari Bapak PJ Walikota Malang. Salam sambutan tersebut disampaikan tentang perlunya kita bersyukur atas nikmat kemerdekaan yang telah kita peroleh. Adalah tugas siswa mengisi kemerdekaan ini dengan belajar dan terus belajar.

Vigil Kristologous, dokumentasi Bintaraloka

Disampaikan pula ada tiga agenda penting yang kita laksanakan saat ini yaitu perpindahan ibukota negara dari Jakarta ke IKN, pergantian kepemimpinan dan persiapan Indonesia Emas tahun 2045. Karenanya penting bagi kita untuk menguatkan sinergi agar proses ketiganya berjalan dengan lancar.

Di akhir upacara semua peserta menyanyikan lagu Hari Merdeka, Syukur dan Berkibarlah Benderaku dengan iringan ansamble dan angklung yang dikomandani Bapak Vigil Kristologous.

Menyanyikan lagu-lagu nasional, dokumentasi Bintaraloka

Setelah upacara acara dilanjutkan dengan pengambilan foto dan pembuatan video  bersama di lapangan. Lagu- lagu kembali dikumandangkan, termasuk juga keroncong. 

Pagi yang luar biasa. 

Lagu keroncong, dokumentasi pribadi
Aksi angklung, dokumentasi pribadi
Lagu dari siswa, dokumentasi pribadi

Akhirnya Dirgahayu negeri tercinta Nusantara. Semoga ke depan Nusantara semakin berjaya seperti tema HUT Kemerdekaan tahun ini yaitu Nusantara Baru Indonesia Maju.

Salam Merdeka…!

Mengapa Kita Harus Makan Ikan? (Giat Sarapan Sehat Bersama Bintaraloka)

Pagi yang begitu istimewa di Bintaraloka. Setelah semua siswa melakukan jalan sehat sebagai bagian dari peringatan HUT Kemerdekaan RI yang ke 79, acara dilanjutkan dengan kegiatan aksi bergizi berupa sarapan bersama dengan menu ikan. 

Kegiatan Aksi Bergizi ini juga merupakan pelaksanaan dari salah satu pilar NGTS yaitu sarapan sehat bersama.

Sarapan bersama , dokumentasi pribadi

Kegiatan yang dilaksanakan seluruh siswa kelas tujuh, delapan dan sembilan ini mewajibkan setiap siswa membawa bekal berupa nasi dan lauk berupa ikan, baik digoreng ataupun dibakar, sedangkan minumnya adalah jus jeruk.

Setelah siswa duduk berhadap hadapan dalam barisan perkelas, merekapun makan bersama. 

Sarapan bersama, dokumentasi pribadi

Sebuah pemandangan yang menarik. Sebagian besar siswa makan dengan lahap bekal mereka, tapi ada juga yang tidak biasa makan ikan sehingga mereka makan dengan enggan.

Penjelasan tentang pentingnya konsumsi ikan dari Suster Ratna, dokumentasi pribadi

Saat makan, Suster Ratna memberikan penjelasan mengapa kegiatan ini dilakukan dan keutamaan memasukkan ikan dalam menu keseharian kita.

Mengapa kita harus makan ikan?

Ikan segar, sumber gambar: Bisnis.com

Sebagai salah satu bahan makanan yang sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh, ikan segar sangat kaya akan nutrisi dan lezat untuk dikonsumsi.

Salah satu alasan mengapa kita harus makan ikan adalah ikan kaya akan protein, vitamin dan asam amino esensial yang tidak bisa diproduksi tubuh kita.

Asam amino tersebut sangat bermanfaat untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, termasuk otot, tulang, dan kulit.

Selain di atas, ikan segar juga rendah kolesterol dan lemak jenuh yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan masalah kesehatan lainnya.

Sarapan bersama, dokumentasi pribadi

Kandungan ikan segar juga mengandung lemak tak jenuh, seperti lemak omega-3, yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah, menjaga elastisitas pembuluh darah, dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Betapa banyak manfaat ikan segar bagi tubuh kita. Konsumsi ikan segar bisa membantu menjaga kesehatan jantung, meningkatkan fungsi otak, dan mendukung sistem kekebalan tubuh kita. Karenanya memasukkan ikan segar dalam menu keseharian kita adalah hal yang sangat dianjurkan.

Kegiatan aksi bergizi ini bisa terlaksana dengan baik karena peran serta pendamping, tim UKS dan NGTS serta orang tua yang menyediakan bekal anak-anak dari rumah ataupun mengkoordinir makan anak-anak bersama. 

Persiapan sebelum sarapan bersama, dokumentasi pribadi
Persiapan sebelum sarapan bersama, dokumentasi pribadi

Selain sarapan bersama, hari ini juga dilaksanakan pembagian tablet tambah darah bagi seluruh siswa putri.

Tablet tambah darah siap dibagikan, dokumentasi pribadi
Sebagian pendamping, dokumentasi Ruth
Foto bersama guru dan orang tua, dokumentasi Bintaraloka

Akhirnya semoga aksi bergizi ini bisa memberikan inspirasi pada semua untuk selalu mengkonsumsi makanan yang bergizi, hingga akhirnya tercipta generasi yang sehat, cerdas dan berkualitas.

Gempita MOP 2024 Bintaraloka

Hari Jumat siang itu (2/8) siswa kelas tujuh berkumpul kembali di sekolah setelah mereka dipulangkan agak pagi.  

Setelah Dhuhur siswa tersebut datang kembali ke sekolah dengan seragam Pramuka lengkap, berbagai peralatan yang tersimpan dalam tas ransel plus tongkat yang setia menemani.

Ya, hari itu akan diadakan Masa Orientasi Pramuka di pangkalan SMP Negeri 3 Malang.

Apel pembukaan MOP, dokumentasi Bintaraloka /Naufal

Masa Orientasi adalah agenda rutin Pramuka Bintaraloka yang diadakan setiap awal tahun pelajaran. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan kegiatan Pramuka di SMP Negeri 3 Malang sebelum nantinya siswa terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler ini.

Apel pembukaan, dokumentasi Bintaraloka/Naufal

Berbagai kegiatan diadakan dalam acara ini seperti pemberian materi kepramukaan, pendirian tenda, ibadah, pentas seni juga jelajah malam. Jadi selain memperkenalkan kegiatan Pramuka di Bintaraloka, lewat kegiatan ini juga  ditanamkan berbagai karakter baik pada diri siswa.

Kegiatan MOP diawali dengan apel pembukaan yang dilaksanakan pada pukul 13.00. Dalam kesempatan tersebut Ibu Dra Mutmainah Amini selaku pembina apel menyampaikan pesan agar siswa mengikuti semua kegiatan dengan sungguh-sungguh dan mengambil manfaat sebesar besarnya dari kegiatan MOP.

Mendirikan tenda, dokumentasi Bintaraloka/Naufal

Sesudah apel, kegiatan dilanjutkan pengarahan, pendirian tenda dan berbagai kegiatan yang lain sesuai rundown acara.

Setelah mendapatkan berbagai materi kepramukaan, ibadah dan ishoma, kegiatan di malam hari adalah pentas seni. 

Acara pentas seni, dokumentasi Bintaraloka / Naufal

Sebuah acara di mana siswa diberi kesempatan untuk menunjukkan berbagai talenta yang mereka miliki.

Pentas seni, dokumentasi Bintaraloka/ Naufal

Kegiatan  menarik lainnya yang dijalani siswa di malam hari adalah jelajah malam. Lewat kegiatan ini siswa belajar tentang  keberanian,  kerja sama dan kesetiakawanan. Jelajah malam dilaksanakan di sekitar sekolah dengan panduan guru dan Dewan Galang.

Pentas seni, dokumentasi Bintaraloka/Naufal

Dua hari yang begitu sibuk di Bintaraloka. . Lewat berbagai kegiatan yang diadakan siswa  bisa saling mengenal antara satu dengan yang lain dan dalam suasana yang akrab dan menyenangkan.

 MOP ditutup pada hari Sabtu siang dengan apel penutupan yang dipimpin oleh Pak Heri selaku wakasis dan pratama Hanasta.

Pemberrian materi di aula, dokumentasi Bintaraloka/ Naufal
Materi di lapangan, dokumentasi Bintaraloka /Naufal

Akhirnya semoga dengan berakhirnya kegiatan ini siswa akan lebih mengenal dan mencintai Pramuka Bintaraloka, dan ke depan bisa membentuk  generasi yang berjiwa Ta Ci Pa Pa Re Ra He Di Be Su seperti tema MOP tahun ini.

Keterangan: Ta Ci Pa Pa Re Ra He Di Be Su adalah akronim dari Dasa Dharma Pramuka, yaitu:

1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

2. Cinta alam jasih sayang sesama manusia

3. Patriot yang sopan dan perwira

4. Patuh dan suka bermusyawarah 

5. Rela menolong dan tabah

6. Rajin, riang dan terampil

7. Hemat, cermat dan bersahaja

8. Disiplin, setia dan berani

9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya

10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan

Kegiatan Keputrian, Karena Wanita yang Akan Menentukan Kualitas Generasi 

Siang itu saya berkesempatan untuk mengikuti kegiatan keputrian di aula sekolah. Sesuai namanya kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa putri dan beberapa guru pendamping.

Kegiatan keputrian ini dilaksanakan setiap hari Jumat siang. Jadi sementara siswa putra melaksanakan sholat Jumat di masjid, siswa putri diberikan kegiatan lain yang bermanfaat.

Sebuah pemandangan yang menarik di aula.

Satu orang berdiri di depan dengan sebuah mic, sementara yang lain duduk di sajadah masing-masing. 

Siswa memberikan ‘tausiyah’ di depan teman yang lain, dokumentasi Jihan

Semua bermukena (kecuali yang berhalangan), karena sesudah keputrian acara dilanjutkan dengan shalat Dhuhur berjamaah.

Sementara  siswa di depan memberikan ‘tausiyah’, yang lain menyimak. Siang itu tausiyah berkisar pada masalah hikmah memperbanyak dzikir Laa Ilaha illallah.

Di sesi tanya jawab dan kuis, animo peserta demikian besar. Apalagi ketika pada siswa yang berhasil menjawab pertanyaan akan diberi sedikit reward dari guru pendamping. Aha…

Penjabaran program Keputrian , dokumentasi pribadi

Dalam acara tersebut koordinator keputrian yang juga adalah guru PAI menjabarkan program keputrian selama satu semester ke depan. Seperti tahun sebelumnya, kegiatan akan diisi dengan berbagai materi baik keagamaan maupun non keagamaan. 

Materi keagamaan difokuskan pada keimanan, ibadah, adab juga kebersihan. Pemateri masalah keagamaan adalah para guru PAI.

Bagaimana dengan materi keagamaan? Banyak materi yang menarik akan disajikan,  misalnya tentang kesehatan, sopan santun berinternet dan bermedsos, ketrampilan, bahkan fashion juga masuk dalam materi ini.

Membuat batik ecoprint, salah satu giat keputriannnon keagamaan, dokumentasi pribadi

Pemberian kegiatan keputrian adalah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran siawi untuk peduli pada diri dan lingkungannya serta selalu meningkatkan kapasitas diri masing-masing.

Sebagaimana diketahui siswa SMP masuk dalam masa remaja awal. Masa  dimana mereka mulai peduli pada diri sendiri juga lawan jenis. 

Masa dimana mereka mempunyai rasa ingin tahu yang besar dan penuh semangat untuk mencoba berbagai hal baru.

Jamaah peserta Keputrian , dokumentasi Jihan

Untuk itu adalah kewajiban orang tua ataupun orang dewasa di sekitar mereka untuk memberikan pendampingan dan memberikan rambu-rambu tentang apa yang boleh dan tidak boleh mereka lakukan.

Dalam usia tersebut mereka butuh ‘teman’ untuk sharing tentang masalah yang ada pada diri mereka, juga teman yang memberi motivasi pada mereka agar bisa mengembangkan diri.

Pada masa tersebut juga remaja putri banyak yang mulai mendapatkan menstruasi. Karenanya materi tentang kesehatan juga thaharah banyak menyinggung masalah ini.

Menjelang keputrian, dokumentasi Jihan

Berbagai manfaat yang bisa diambil dari kegiatan keputrian di sekolah adalah:

1. Meningkatkan wawasan keilmuan baik agama maupun non agama.

2. Mengajarkan adab dan sopan santun

3. Meningkatkan ketrampilan siswa putri

4. Mendidik siswa putri agar menjadi generasi yang cerdas dan siap menghadapi berbagai tantangan di era globalisasi.

Masih banyak lagi manfaat kegiatan keputrian. Pada prinsipnya kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas siswi baik secara keilmuan maupun karakter dan keagamaan.

Akhirnya betapa penting memberikan pengajaran yang baik pada siswa putri karena kelak mereka akan menjadi wanita  yang akan melahirkan generasi. Baik buruknya generasi sangat bergantung pada yang melahirkan, mendidik dan membesarkannya.

Seperti yang dipesankan oleh Drs Moh Hatta bahwa jika kamu mendidik satu laki-laki maka kamu mendidik satu orang, namun jika kamu mendidik satu perempuan, maka kamu mendidik satu generasi.

Semoga bermanfaat, salam edukasi 😊