Latihan Soal Persiapan Ujian

Kisi-kisi US Matematika 2025/2026

1. Operasi bilangan bulat

2. Aplikasi operasi bilangan rasional

3. Aplikasi perbandingan

4. Aplikasi perbandingan

5. Aritmetika Sosial

6. Aritmetika Sosial

7. Pola Bilangan

8. Operasi Aljabar

9. Operasi Aljabar

10. PLSV

11. Membaca Diagram/Grafik

12. Fungsi

13. Gradien PGL

14. Grafik PGL

15. SPLDV

16. Aplikasi SPLDV

17. Bangun Datar

18. Bangun Datar ft Pythagoras

19. Bangun Datar ft Pythagoras

20. Bangun Datar

21. Bangun Datar

22. Bangun Ruang Sisi Datar

23. Garis dan Sudut

24. Garis dan Sudut

25. Kesebangunan Segitiga

26. Kesebangunan Persegi Panjang

27. Unsur BRSD

28. Unsur BRSD

29. Volume dan Luas Permukaan Prisma

30. Volume dan Luas Permukaan Limas

31. Notasi Ilmiah

32. Transformasi Geometri

33. Skala

34. Transformasi Geometri

35. BRSD

36. Aplikasi Operasi Bilangan Bulat

37. Aplikasi Operasi Bilangan Bulat

38. Statistika

39. Pola Bilangan 

40. Fungsi

Latihan Soal Persiapan Ujian

  1. Nilai dari 170 −15 × 8 : 2 + 8 × 6 : 3 adalah …

 A. 676

 B. 288

 C. 286

 D. 126

2. Ani akan membagikan 120 m kain kepada teman-temannya. Apabila setiap anak mendapat 1,25 meter maka banyak teman Ani yang mendapat pembagian kain adalah … .

          A. 180 orang

          B. 150 orang

          C. 96 orang

          D. 80 orang

 3. Untuk menempuh jarak 60 km, sebuah kendaraan memerlukan 5 liter bensin. Jika ingin menempuh jarak 144 km dan harga 1 liter adalah Rp 4.500,00. maka harga bensin yang harus dibayar adalah …..

         A. Rp108.000,00.

         B. Rp54.000,00

         C. Rp50.000,00

         D. Rp45.000,00

  4. Pedagang buah-buahan membeli 200 buah durian seharga Rp 1.000.000,00. Seratus buah dijual dengan harga Rp. 7.500,00 perbuah, 50 buah dijual dengan harga Rp 6.500,00 per buah dan sisanya dijual dengan harga Rp. 5.500,00 per buah. Persentase untung adalah …

Sumber gambar : Koran Kaltara

          A. 35 %

          B. 30 %

          C. 10 %

          D. 5 %

5. Mawar menabung di Bank sebesar Rp. 3.600.000,00. Bank memberikan bunga 10% pertahun. Besar bunga yang diterima Mawar setelah 15 bulan adalah … .

   A. Rp900.000,00

   B. Rp540.000,00

   C. Rp450.000,00

   D. Rp360.000,00

6. Rumus suku ke-n dari barisan bilangan 4, 7 , 10 , 13 , . . .adalah . . . .

    A. 2n + 2

    B. 3n + 1

    C. 5n – 1

    D. 6n – 2

7. Dalam suatu aula terdapat 11 kursi pada baris pertama dan setiap baris berikutnya memuat dua kursi lebih banyak dari kursi baris di depannya.Jika terdapat 8 baris kursi , maka banyak kursi pada baris paling belakang tersebut adalah… .

     A. 144

     B. 140

     C. 25

     D. 23

8. Bentuk sederhana dari 5(x- 2)- 3(x+3)- 4x+3 adalah … .

    A.- 4+ 6x

    B.- 4 x- 2

    C. -16- 2x

    D.- 16- x

9. Penyelesaian persamaan 3(x – 2) = –3(x + 4) adalah … .

    A. 6

    B. –1

    C. 1

    D. 18

10. Suatu fungsi f dirumuskan dengan f(x) = px + q , diketahui bahwa f(-1) = 1 dan f(2) = 7. Nilai p dan q berturut-turut adalah …

      A. -3 dan -2

      B. -2 dan 3

      C. 2 dan 3

      D. 2 dan -3

11. Garis p melalui titik (4,-6) dan (-8,2), jika garis p tegak lurus garis q maka gradien garis q adalah…..

A. 3/2

B. 2/3

C. -2/3

D. -3/2

12. Penyelesaian dari sistem persamaan 3x – 2y = 7 dan 2x + y = 14 adalah x dan y. Nilai x + y adalah … . A. 4

      B. 5

      C. 7

      D. 9

13. Harga 5 kg gula dan 3 kg beras Rp71.000,00 .Sedangkan harga 2 Kg gula dan 6 kg beras Rp.62.000,00. Harga 5 kg gula dan 6 kg beras adalah …

       A. Rp.82.000,00

       B. Rp.85.000,00

       C. Rp92.000,00

       D. Rp95.000,00

14. Luas segitiga ABC adalah 180 cm2. Panjang AC adalah … .

      A. 41 cm

B. 40

      C. 20 cm

      D. 15 cm

15. Sebuah kapal berlayar ke arah barat dengan kecepatan 80 km/jam setama 1 ½ jam. Kemudian kapal memutar menuju arah utara dengan kecepatan 75 km/jam selama 1 jam 12 menit. Jarak terpendek kapal sekarang dengan tempat mulamula adalah …

       A. 210 km

       B. 150 km

       C. 135 km

       D. 130 km

16. Sebuah toko alat tulis menjual paket penjualan yang terdiri dari buku dan ballpoin seperti tercantum pada tabel di samping. Bila Ernawati akan membeli Paket 3 maka jumlah uang yang harus ia bayarkan adalah … .

A. Rp16.000,00

B. Rp20.000,00

C. Rp22.000,00

D. Rp24.000,00

17. Berikut ini adalah ukuran sisi sisi dari empat buah segitiga :

       I. 7 cm, 24 cm, 26 cm

       II. 8 cm, 15 , 16 cm

       III. 9 cm, 40 cm, 41 cm.

       IV. 20 cm, 21 cm , 29 cm

     Yang merupakan ukuran sisi segitiga siku siku adalah … .

     A. I dan II

     B. I dan III

     C. II dan IV

     D. III dan IV

18. Pemborong bangunan dapat menyelesaikan bangunan gedung dalam waktu 9 bulan dengan pekerja sebanyak 210 orang. Jika bangunan tersebut direncanakan selesai dalam waktu 7 bulan maka pemborong tersebut harus menambah pekerja sebanyak …….

      A. 50 orang

      B. 60 orang

      C. 70 orang

      D. 80 orang

19. Perhatikan gambar berikut ! Luas trapesium sama kaki ABCD adalah . . . .

      A. 192 cm2

      B. 180 cm2

      C. 160 cm2

      D. 144 cm2

20. Keliling bangun disamping adalah … .

      A. 64 cm

      B. 62 cm

      C. 58 cm

      D. 53 cm

21. Pak Teguh memiliki kebun berbentuk persegi panjang dengan luas 1.000 m2 dan panjang 40 meter. Ia ingin membuat pagar sekeliling tanah tersebut. Jika harga pagar dan ongkos pasang setiap meter adalah Rp75.000,00 maka biaya untuk memagari adalah …

      A. Rp7.500.000,00

     B. Rp9.000.000,00

     C. Rp9.750.000,00

     D. Rp11.250.000,00

22. Pada jajargenjang di bawah , nilai dari x – y adalah …

      A. 350

      B. 250

      C. 12,50

      D. 100

23. Pada gambar di samping Jika ukuran < 7 = 1400 maka ukuran <1 adalah …

      A. 700

         B. 400

     C. 250

     D. 200

24. Pak Suko ingin mengetahui tinggi sebuah pohon dengan cara mengukur tinggi bayangannya

       sepanjang 6 m .Pada saat yang sama dia mendirikan sebuah tongkat dengan tinggi 150 cm dan

       panjang bayangannya sejauh 2 m. Maka tinggi pohon tersebut adalah…..

       A. 3 m

       B. 4 m

       C. 4,5 m

       D. 8 m

25. Segitiga ABC dan segitiga PQR kongruen ,dengan <A = <P = 90o. Panjang AC = 15 cm, QR = 25 cm. Maka Keliling PQR adalah…cm

       A. 75 cm

       B. 65 cm

C. 60 cm

       D. 55 cm

26. Perhatikan gambar kubus di samping! Bidang diagonal yang tegak lurus dengan bidang TQRW adalah …

      A. UVQR  

      B. RSTU

      C. QUWS

      D. PUVS

27. Yang merupakan jaring-jaring kubus adalah ….

     A. (I), (II), dan (III)

     B. (II), (III), dan (IV) (III)

     C. (I), (II), dan (IV)

      D. (I), (III), dan (IV)

28. Sebuah kerucut tingginya 12 cm. Jika volume kerucut 1.256 cm3, maka jari-jari alas kerucut

       adalah ….

       A. 20 cm

       B. 15,5 cm

       C. 10 cm

       D. 6 cm

29. Alas limas berbentuk persegi dengan panjang sisi 10 cm. Jika tinggi limas 12 cm, maka luas sisi limas adalah ….cm2

       A. 260

       B. 340  

       C. 360

       D. 620

30. Perhatikan Tabel berikut. Median data tinggi badan tersebut adalah …….

      A. 162 cm  

      B. 160 cm

      C. 159 cm

      D. 157 cm

31. Grafik di samping menunjukkan produksi kopi pada perkebunan “COFFE PLANTATION”. Rata rata produksi selama 5 tahun pertama adalah … .

       A. 15,7 ton

       B. 15,8 ton

       C. 16 ton

       D. 16,2 ton

32. Soal Essay : Diketahui ABCD adalah segiempat dengan A(12,4), B(20,4), C(20,7) dan D(18,9).

       Berapakah perbandingan luas ABCD dan bayangannya setelah didilatasikan oleh [O,-2] ?

33. Soal Essay : Disediakan kawat sepanjang 500 cm. Kawat tersebut akan digunakan untuk membuat sebuah kerangka balok sebanyak-banyaknya dengan panjang 20 cm, lebar 6 cm dan tinggi 8,5 cm . Maka panjang sisa kawat adalah … cm

Selamat belajar..

Ilustrasi belajar matematika, Gemini AI

Sudut sangat banyak terdapat pada benda-benda di sekeliling kita. Coba sejenak kalian perhatikan sekitar kita:

· Bukaan pintu saat dibuka setengah  akan  membentuk sudut.

· Jarum jam yang menunjukkan pukul 03.00 membentuk sudut siku-siku.

· Atap rumah yang miring membentuk sudut lancip.

· Pegangan tangan saat memegang cangkir – membentuk sudut.

Apa itu sudut?

Sudut adalah daerah yang dibentuk perpotongan dua sinar garis pada pangkalnya.

 Penulisan sudut: ∠ABC atau ∠B atau ∠α (alpha)

Keterangan: Titik B adalah titik sudut, BA dan BC adalah kaki sudut.

 MACAM-MACAM SUDUT BERDASARKAN BESARNYA 

Ada bermacam-macam sudut menurut ukurannya, yaitu :

Sudut lancip, mempunyai ukuran  0° < x < 90°  

Sudut siku-siku  yang berukuran tepat 90° 

Sudut tumpul berukuran 90° < x < 180° 

Sudut lurus berukuran tepat 180° 

Sudut refleks dengan ukuran 180° < x < 360° 

SUDUT BERKOMPLEMEN (BERPENYIKU)

Dua sudut dikatakan berkomplemen jika jumlah kedua sudut tersebut = 90°.

Satu sudut merupakan komplemen (penyiku) dari sudut lainnya.

Contoh:

· Sudut 30° + Sudut 60° = 90° → 30° dan 60° saling berkomplemen.

· Komplemen dari 45° adalah 45° (karena 45° + 45° = 90°).

· Komplemen dari 20° adalah 70°.

SUDUT BERSUPLEMEN (BERPELURUS)

Dua sudut dikatakan bersuplemen jika jumlah kedua sudut tersebut = 180°.

Satu sudut merupakan suplemen (pelurus) dari sudut lainnya.

Contoh:

· Sudut 110° + Sudut 70° = 180° → 110° dan 70° saling bersuplemen.

· Suplemen dari 120° adalah 60° (karena 120° + 60° = 180°).

· Suplemen dari 90° adalah 90°.

Untuk mengecek pemahaman kalian, coba kerjakan soal berikut ini:

sumber : chat GPT

Selamat belajar😊

Transformasi Geometri Rotasi dan Dilatasi

Rotasi (Perputaran)

Apa yang terlintas dalam benak kalian mendengar kata ‘rotasi’? Ya, banyak sekali peristiwa rotasi disekitar kita.  Jarum jam  yang terus berputar, roda sepeda , bahkan bumi dan planet- planet juga melakukan rotasi. 

Apakah rotasi itu?

Rotasi adalah perubahan posisi suatu titik atau bidang dengan cara diputar dengan sudut tertentu. Berarti dalam rotasi ada dua hal yang harus diketahui yaitu pusat rotasi dan besar sudut rotasi. Dalam materi SMP, sudut yang kita pakai  adalah 90°, 180°, dan 270°.

Rotasi bumi pada porosnya , tangkapan layar pribadi

 Sifat-Sifat Rotasi

Rotasi memiliki arah dan besar sudut,

Jika diputar searah jarum jam, sudut akan bernilai negatif,

Jika diputar berlawanan arah jarum jam, sudut bernilai positif. Awas, jangan terbalik ya!

Rumus Umum Rotasi

Secara umum, rotasi suatu titik dibagi menjadi dua, yakni rotasi terhadap titik pusat (0,0) dan rotasi terhadap titik (a,b). Namun, pada tingkat SMP, kita hanya akan membahas rotasi terhadap titik pusat (0,0). Jika kalian sudah berada di bangku SMA, baru akan belajar materi yang lebih lanjut.

Catatan: Sudut positif menandakan rotasi berlawanan jarum jam, sedangkan sudut negatif menandakan rotasi searah jarum jam.

Contoh Soal Rotasi

Segiempat PQRS berkoordinat di titik P(2,-2), Q(4,-1), R(4,-3), dan S(2,-4). Tentukan bayangan segiempat PQRS pada rotasi 90° berlawanan arah jarum jam yang berpusat di titik asal O(0,0)!

Pembahasan:

Rotasi 90° berlawanan arah jarum jam yang berpusat di titik asal O(0,0), maka

(x,y) O,90° → (-y,x)

Titik P(2,-2) O,90° → P'(2,2)

Titik Q(4,-1) O,90° → Q'(1,4)

Titik R(4,-3) O,90° → R'(3,4)

Titik S(2,-4) O,90° → S'(4,2)

Sehingga diperoleh titik-titik bayangannya adalah P(2,-2), Q(1,4), R(3,4), dan S(4,2).

Dilatasi

Bermain bayangan, sumber: nostalgia masa kecil

Pernahkah kalian bermain bayangan dengan menggunakannya senter atau lilin dan tangan saat listrik padam? Bayangan bisa diperbesar atau diperkecil dengan mengubah jarak tangan dari sumber cahaya. Nah, apa yang kita llakukan itu adalah contoh penerapan dilatasi. Lalu apakah dilatasi itu?

Dilatasi adalah suatu transformasi yang mengubah ukuran suatu objek atau benda, bisa memperbesar atau memperkecil. benda dengan pusat dan skala tertentu.

Unsur-Unsur Dilatasi

1. Pusat dilatasi atau titik acuan

Dari ilustrasi di atas, senter itu adalah pusat dilatasinya.

2. Faktor skala biasa disimbolkan dengan k, adalah bilangan skala yang menyebabkan hasil dilatasi memperbesar atau memperkecil objek aslinya.

Rumus Umum Dilatasi

Contoh Soal Dilatasi

Titik A(1,3) akan didilatasikan sebesar tiga kali, dengan pusat yang berada di  (0,0).  Tentukan bayangannya!

 Tentukan juga  bayangan titik A setelah didilatasikan! dengan pusat (-3,1).

Pembahasan:

Dengan pusat (0,0) dan faktor skala 3, bayangan A(1,3) adalah A'( 1.3, 3.3) atau A'(3,9).

Dengan pusat (-3,1) dan faktor skala 3, bayangan A (1,3) adalah:

k = 3

x = 1, y = 3

a = -3, b = 1

Ditanya: A’ … ?

Jawab:

A(x, y) = A'(k(x-a) + a, k(y – b) + b)

A(1, 3) = A'(3(1 – (-3)) + (-3), 3(3 – 1) + 1)

A(1, 3) = A'(3(1 + 3) – 3, 3(2) + 1)

A(1,3) = A'(3(4) – 3, 6 + 1)

A(1,3) = A'(12 – 3, 6 + 1)

A(1,3) = A'(9,7)

Maka letak titik A’ dari koordinat (1,3) dengan dilatasi sebesar tiga kali yang berada di titik pusat (-3,1) adalah (9,7).

Nah, setelah kalian mempelajari macam-macam transformasi geometri, coba sebutkan empat jenis transformasi yang sudah kalian pelajari, dan dari empat jenis transformasi tersebut, manakah yang mengubah ukuran benda dan manakah yang tidak?

Selamat belajar dan Salam Matematika 😊

Latihan soal persiapan PAT 2025/2026

Pembahasan latihan soal persiapan PAT 2025/2026

Kedudukan Dua Garis

Amatilah gambar di atas. Jika kalian pernah naik kendaraan di jalan tol , kalian akan banyak menemui garis garis yang dibuat di sepanjang jalan. Garis-garis itu dibuat untuk kelancaran jalannya alu lintas di jalan tol, serta sebagai tanda atau arah yang harus dilalui pengendara untuk menuju tempat tertentu.

Garis garis yang ada dalam gambar di atas adalah yang sejajar , berpotongan, maupun berhimpit.

Tahukah kalian, penataan buka bersama di bawah ini juga menunjukkan kedudukan atau posisi dari dua garis? Bagaimana posisi garis yang ada?

Buka bersama, dokumentasi pribadi

Nah, dalam geometri ada berbagai macam kedudukan dua garis yaitu:

1. Sejajar

2. Berpotongan

3. Berhimpit

4. Bersilangan

Untuk lebih jelasnya kedudukan dua garis bisa dicermati pada gambar berikut:

Sumber gambar : Wayground

Untuk lebih memahami kedudukan dua garis, jawablah pertanyaan berikut ini!

dokumentasi pribadi

Pada gambar kubus di atas, bagaimanakah kedudukan ruas garis:

  1. PQ dan TU
  2. PR dan RV
  3. WV dan SR
  4. PS dan SW
  5. PS dan TU
  6. PU dan SW
Ada banyak garis di sekitar kita, dokumentasi pribadi

Gambarlah pasangan garis berikut pada kertas berpetak, lalu tentukan kedudukan garis yang terbentuk (sejajar, berpotongan, berpotongan tegak lurus atau berhimpitan)

  1. y = 2x + 3 dan y = 2x – 1
  2. y= x + 4 dan y = 3x + 2
  3. y = 2x dan y = -1/2 x +5
  4. x+y = 4 dan 2x + 2y =8

Belajar Matematika Lebih Menyenangkan bersama Kartu Domino Aljabar

“Selamat pagi anak anak..,”

Dengan wajah ceria pagi itu Ibu guru masuk kelas tujuh. 

Aha, ada yang berbeda kali ini. Dengan rasa ingin tahu pandangan mata anak- anak  tertuju pada benda yang ada di tangan Ibu Guru. Ya, di sana ada seperangkat kartu dengan ukuran sama, dan di setiap kartu memuat tulisan tertentu.

“Baik anak- anak, sekarang silakan duduk berkelompok, seperti biasanya. Masing masing kelompok terdiri atas 5-6 siswa,” kata Ibu guru memulai pembelajaran.

Tanpa banyak bicara anak- anak segera membentuk kelompok. Setelah mereka duduk melingkar, Bu Guru mulai membagikan kartu-kartu tersebut.

“Asyik, domino,” celetuk seorang anak demi melihat bentuk kartu yang bentuknya  memang menyerupai kartu domino. 

***

Di atas adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan teman saya sesama guru matematika. Beliau (Ibu Dian) mengajar kelas 7 dan sampai pada bab Persamaan Linier Satu Variabel (PLSV)

PLSV adalah materi aljabar yang diajarkan di kelas tujuh. Ya, aljabar. Di antara siswa banyak yang menganggap aljabar adalah materi yang sulit . Mengapa? Dalam aljabar siswa mulai diajak berpikir abstrak. Mereka mulai mengenal variabel sebagai unsur yang belum diketahui dalam kalimat matematika.

Penggunaan variabel yang berupa huruf huruf ini sering membuat siswa merasa bingung. Bahkan ada gurauan yang mengatakan bahwa matematika di awal  rasanya baik- baik saja, tapi ceritanya mulai berbeda ketika huruf- huruf ikut campur di dalamnya. He..he…

Kembali pada masalah PLSV, materi ini diajarkan sesudah siswa belajar tentang operasi bentuk aljabar. Menyelesaikan PLSV adalah hal dasar yang harus dikuasai siswa karena banyak dipakai untuk menyelesaikan masalah-masalah matematika.

Tentang PLSV

Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV) adalah kalimat terbuka yang dihubungkan oleh tanda sama dengan (=) dan hanya memiliki satu variabel berpangkat satu.

Contoh PLSV : 2x + 5 = 15.

                           3x +7 = 34

                           2x -6 = 18 dll

Dalam materi PLSV, kita banyak diminta untuk mencari nilai variabel sehingga pernyataan menjadi bebar.

Contoh : carilah nilai x sehingga 2x + 5 = 15.

Jawaban untuk soal tersebut adalah x = 5 karena 2×5 + 5 = 15 dan seterusnya.

Kartu Domino Aljabar

Domino aljabar, dokumentasi pribadi

Agar dapat menguasai materi PLSV dengan baik, siswa harus banyak berlatih. Ya, semakin banyak latihan mereka akan semakin trampil dalam menyelesaikan soal dalam berbagai bentuk.

Seperti halnya kita perlu berlatih fisik untuk menguasai satu jenis olah raga, dalam menguasai matematika kita juga harus banyak melakukan latihan untuk menata cara berpikir kita.

Banyaknya latihan sering membuat siswa merasa jenuh atau bosan. Lebih lebih siswa zaman sekarang yang mudah ‘burn out’ ketika harus mengerjakan tugas dalam jumlah yang banyak. 

Karenanya adalah tantangan bagi guru untuk mengemas pembelajarannya agar siswa betah meskipun ada banyak tugas yang harus dikerjaan. 

Untuk itu diperlukan media pembelajaran yang menarik bagi siswa. Media yang bisa melatih ketrampilan  dalam bermatematika dan tidak membosankan.

Berkaitan dengan hal tersebut Ibu Dian mempunyai ide untuk menggunakan kartu domino aljabar ini sebagai media pembelajaran.

Kartu domino adalah permainan kartu atau ubin kecil berbentuk persegi panjang kecil yang memiliki bulatan (titik) sebagai penanda angka, terbagi dua bagian oleh garis tengah. 

Permainan ini bertujuan menghabiskan kartu dengan mencocokkan jumlah titik pada ujung kartu di meja, umumnya dimainkan oleh 2–4 orang. 

Dengan mengadaptasi kartu domino biasa inilah, kartu domino aljabar dibuat. Kartu domino aljabar mempunyai  dua sisi dengan satu sisi berisi pertanyaan mengenai PLSV dan sisi yang lain jawaban dari PLSV pada kartu yang lain.

Nah, bagaimana penggunaannya dalam pembelajaran? Secara singkat bisa dijabarkan sebagai berikut:

Siswa bermain kartu domino aljabar, dokumentasi pribadi Dian

1. Setiap tim duduk dalam kelompoknya, lalu diberikan satu set kartu. Tugas mereka adalah menyelesaikan soal PLSV pada setiap kartu.  

2. Setelah semua kartu terjawab, mereka harus menyusun kartu domino tersebut dengan urutan soal – jawaban – soal – jawaban, dan seterusnya dimulai dari kartu start hingga pada kartu terakhir (kartu finish)

3.  Selain menyusun kartu tugas tiap tim adalah menuliskan langkah penyelesaian dari tiap soal di atas pada kertas yang telah disediakan.

4.  Setiap susunan pasangan kartu dan langkah penyelesaian yang benar akan mendapat 10 poin. Tim dengan perolehan skor tertinggi dan tercepat menyelesaikan menjadi pemenang. 

Dalam permainan ini disediakan dua macam kartu yaitu kartu yang berisi soal yang sederhana dan kartu dengan soal yang lebih kompleks. 

Jika tim sudah selesai dengan soal yang sederhana, mereka boleh menggunakan kartu dengan soal yang lebih kompleks.

“Asyik,”

“Sangat menyenangkan,” begitu komentar siswa yang mengikuti “permainan domino” hari itu.

Tidak perlu ragu untuk terus berinovasi, karena perubahan besar dalam dunia pendidikan bisa dimulai dari hal-hal yang tampak kecil dan sederhana.

“Siswa  bisa melatih kemampuan matematikanya dalam suasana yang menyenangkan, ” ungkap Ibu Dian.

Akhirnya adalah sebuah tantangan bagi seorang guru untuk mengemas pembelajaran di kelasnya agar lebih menyenangkan. 

Tidak perlu ragu untuk terus berinovasi dalam pembelajaran dengan tetap memperhatikan esensi materi yang akan kita sampaikan, karena perubahan besar dalam dunia pendidikan bisa dimulai dari hal-hal yang tampak kecil dan sederhana.

Semoga bermanfaat dan salam matematika