Cerita Tentang Syabani, Salah Satu Top 5 Duta Pramuka Indonesia dari SMP Negeri 3 Malang

Sore itu saya berkesempatan berbincang bincang dengan Syabani Larasati Putri. Siswa kelas 3.6.2 ini telah meraih sebuah prestasi yang sangat membanggakan yaitu lolos sebagai salah satu dari Top 5 Duta Pramuka Indonesia tahun 2023.

Karena prestasinya, Syabani mendapat penghargaan dari walikota Malang Bapak Sutiaji. Dalam kesempatan tersebut, Kak Ghia, pelatih Pramuka SMP Negeri 3 Malang juga mendapatkan penghargaan sebagai Duta Pramuka Indonesia Terwibawa dan Tugas Pembekalan Terbaik.

Bertemu dan berbincang dengan Syabani terasa menyenangkan. Kesan ramah dan semangat terpancar dari kata-kata maupun ekspresinya.

Berbincang bersama Syabani, dokumentasi pribadi

Dalam perbincangan tersebut Syabani menceritakan proses yang dilaluinya sehingga akhirnya terpilih menjadi salah satu dari Top 5 Duta Pramuka Indonesia.

Sebagai layaknya pemilihan duta, dalam mengikuti ajang Pemilihan Duta Pramuka Indonesia ini tiap peserta harus menjalani berbagai test untuk seleksi.

Setelah melakukan pendaftaran secara online di bulan Desember 2022, Syabani beserta lebih dari 200 Pramuka se Indonesia menjalani seleksi administrasi.

Lolos dari seleksi administrasi, seleksi yang lainpun dilakukan. Di antara seleksi yang dilakukan adalah tes tentang kepramukaan, wawancara juga tes psikologi.

Selain itu sesama peserta juga ditantang untuk berdiskusi dalam FGD (Fokus Group Discussion). Dalam FGD, peserta diminta untuk mendiskusikan berbagai masalah yang sudah disiapkan oleh para penguji.

Bersama Kak Ghia yang juga mendapatkan penghargaan, sumber gambar: dokumentasi P. Gerry

Perjuangan Syabani, yang menyukai Pramuka sejak kelas tiga SD ini membuahkan hal yang manis. Syahbani berhasil menyisihkan peserta lainnya dan berhasil masuk top 5 Duta Pramuka Indonesia.

Dalam perbincangan sore ini Syabani menerangkan bahwa kecintaannya pada Pramuka diinspirasi oleh guru pramukanya saat SD yang selalu memberikan motivasi pada dirinya agar terus menggeluti Pramuka.

Kegiatan Pramuka yang paling disukai Syabani adalah perkemahan, karena lewat perkemahan kita bisa belajar untuk mandiri, cinta lingkungan dan cinta sesama manusia.

Syabani menerima penghargaan di balaikota, dokumentasi P.Gerry

Satu pesan menarik dari Syabani adalah jangan takut mencoba sesuatu untuk mengejar impian kita. Dalam mencoba ada kalanya kita gagal, ada kalanya juga berhasil. Jadikan kegagalan sebagai pembelajaran dan jadikan keberhasilan sebagai dorongan bagi kita untuk terus maju.

Selain karena kegigihan dan kerja kerasnya, keberhasilan Syabani tidak lepas dari support dari Kak Gerry dan Pramuka Bintaraloka yang selalu mendukungnya untuk maju.

Akhinya selamat Syabani, semoga yang diraih kali ini bisa memberikan inspirasi bagi siswa yang lain, dan ke depan prestasimu akan semakin cemerlang.

Salam Pramuka…!

Pilih yang Matang atau yang Mentah? Cerita Tentang Cwiemie Mas Rizal

Siapa yang tidak kenal mie? Hidangan ini begitu akrab dengan keseharian kita. Mulai dari mie telor, mie goreng, mie rebus, bakmie, cwiemie juga mie ayam, semua mudah didapatkan di warung atau penjual di sekitar kita.

Dalam kepercayaan Tionghoa, mie yang bentuknya memanjang ini mengandung harapan bahwa yang memakannya akan mendapat anugerah umur yang panjang.

Dari ensiklopedia, mie adalah makanan yang berasal dari China Utara.

Adalah Dinasti Han (206 SM–220 M) yang pertama kali menyediakan penggilingan gandum dalam skala besar, dan menyediakan tepung untuk membuat mian, mein, atau mi, kata dalam bahasa Tionghoa untuk mie.

Dalam tulisan kali ini saya akan membahas tentang mie ayam, cwiemie dan cwiemie Mas Rizal. Hidangan yang sangat familiar dan menjadi favorit keluarga saya.

Hanya ada sedikit beda, jika saya suka cwiemie, maka anak- anak saya lebih suka mie ayam.

Sebenarnya apakah beda antara cwiemie dan mie ayam? Banyak, tergantung dilihat dari segi apa.

Ditinjau dari segi toppingnya, mie ayam menggunakan potongan daging ayam seukuran dadu yang dimasak dengan bumbu kecap, sedangkan cwie mie menggunakan daging ayam yang direbus lalu dihancurkan atau dicincang sebelum dibumbui.

Mie ayam, Sumber gambar: pergikuliner.com

Pada cwiemie topping juga dilengkapi dengan bawang goreng dan bawang daun yang membuat aroma cwiemie terasa lebih menggoda.

Dari segi rasa, karena toppingnya terdiri atas ayam yang dibumbu kecap , maka mie ayam rasanya lebih manis. Sedangkan cwiemie lebih didominasi rasa asin dan gurih.

Tentang pelengkap hidangan, biasanya mie ayam menggunakan kerupuk pangsit, sedangkan cwiemie selain kerupuk pangsit juga ada pangsit rebus di dalamnya.

Tentang Cwiemie Mas Rizal

Cwiemie, sumber gambar: pergikuliner.com

Salah satu cwiemie favorit warga Bintaraloka adalah cwiemie Mas Rizal yang ada di kantin Bintaraloka. Cwiemienya lezat, baunya menggoda juga pelayanannya yang ramah. Aih, pokoknya mantap wes…

Namun ternyata selain yang diuraikan di atas ada satu lagi kelebihan dari cwie mie Mas Rizal. Apa itu? Ternyata cwiemie dijual dalam bentuk matang dan mentah.

Satu kotak cwiemie mentah, dokumentasi pribadi
Isi di dalam kotak cwiemie mentah, dokumentasi pribadi

Dalam bentuk matang sudah biasa. Dalam bentuk mentah? Nah.. ini baru luar biasa.

Dalam satu kotak cwiemie mie mentah terdapat mie, bumbu, kecap, sambal, bawang daun dan bawang goreng, topping ayam giling, kuah, pangsit dan kerupuk.. wow..

Cara memasaknya mudah sekali, persis masak mie instan.

Tinggal rebus air , masukkan mie, siapkan bumbu di mangkuk, lalu tunggu sebentar.
Ketika mie sudah matang, masukkan ke mangkuk yang berisi bumbu, aduk, dan beri topping.

Terakhir… Langsung dinikmati.. ditanggung maknyus rasanya.

Cwiemie siap dinikmati, dokumentasi pribadi Buz

Keuntungan membeli cwiemie matang, kita bisa langsung menikmati. Sedangkan membeli dalam bentuk mentah, kita bisa membuat cwiemie sewaktu-waktu. Tidak perlu menunggu warung cwiemie buka, langsung memasak sendiri di rumah. Aha…

Jadi, tunggu apa lagi? Pilih yang matang atau yang mentah?

Sarapan Nasi Jagung, Cerita Tentang Pembubaran Panitia PAT Kelas 7 dan 8 Bintaraloka

Siapa tidak kenal dengan hidangan nasi jagung? Nasi yang kehadirannya selalu ditemani urap-urap, sayur pedas, ikan asin , sambal, kadang ditambah mendol, bakwan atau menjes goreng, benar benar maknyus rasanya.

Sarapan nasi jagung, dokumentasi pribadi Bu Ami

Apalagi jika dimakan bersama, kelezatan seakan bertambah. Benar, satu hal yang tidak bisa diungkapkan namun bisa dirasakan adalah dengan kebersamaan sebuah kenikmatan akan lebih terasa berlipat ganda.

Nasi jagung pada awalnya adalah hidangan yang melambangkan keprihatinan. Kok bisa? Pada zaman dahulu, paceklik atau masa sulit tanam mengakibatkan beras atau nasi menjadi makanan yang eksklusif. Karena saat itu nasi sulit didapatkan, mulai dipikirkan makanan lain sebagai pengganti nasi.

Orang -orangpun beralih ke jenis tanaman yang mudah tumbuh sekaligus mampu menghasilkan panen yang baik pada saat itu, dan jagung adalah pilihannya.

Persiapan sarapan nasi jagung, dokumentasi pribadi Bu Ami

Mengapa jagung? Tanaman jagung tidak terlalu memerlukan banyak perawatan dan asupan air, hasil panennya juga bisa dikeringkan dan disimpan dalam waktu lama.

Oleh karena itu, secara kreatif mulai banyak yang memanfaatkan biji jagung menjadi berbagai macam makanan pengganti nasi.

Nah, dari uraian di atas nyata bahwa diversifikasi pangan yang sering dikampanyekan akhir-akhir ini sebenarnya sudah dikenal sejak zaman dulu kala.

Sarapan Nasi Jagung di Bintaraloka

Doa dipimpin oleh Pak Muhaimin, dokumentasi pribadi Bu Ami

Ada yang istimewa di Bintaraloka pada hari Jumat kemarin. Seiring dengan selesainya tugas panitia PAT kelas 7 dan 8, maka diadakan acara makan bersama. Menunya,? Nasi jagung dan teman temannya.

Wow, sejak pagi kesibukan sudah mulai tampak. Berbagai makanan sudah berjajar rapi di meja depan. Mulai dari nasi jagung, sayur tewel, urap-urap, sambel, bakwan, menjes, ikan asin, peyek juga kerupuk.

Hmm, semua tampak begitu menggoda. Belum lagi minumnya yang terbuat dari mentimun, jeruk nipis, sirop dicampur dengan es. Benar-benar minuman yang menyegarkan sekaligus mendinginkan.

Nasi jagung dan teman temannya, dokumentasi pribadi Bu Utien

Acara yang bertajuk Pembubaran Panitia PAT Kelas 7 dan 8 ini diawali dengan doa yang dipiimpin oleh Pak Muhaimin dan langsung dilanjutkan dengan makan bersama.

Suasana terasa demikian hangat, ya suasana yang tercipta dari kebersamaan yang demikian indah.

Harapannya semoga kebersamaan di antara warga Bintaraloka selalu terjaga, dan siapa tahu acara ini bisa menjadi Ilham bagi sekolah untuk membuat acara yang serupa saat sebuah kegiatan selesai dilaksanakan. He..he…

Salam Bintaraloka..

Catatan dari Pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun Kelas Tujuh dan Delapan

Yeay .. teriakan gembira siswa terdengar begitu bel akhir PAT berbunyi. Akhirnya selesai sudah Penilaian Akhir Tahun (PAT) kelas 7 dan 8 yang diadakan sejak hari Senin 28 Mei hingga Rabu 7 Juni 2023.

PAT yang terasa begitu panjang, karena ada libur empat hari di dalamnya. Tepatnya libur Hari Lahir Pancasila dan cuti bersama di hari Jumat menjelang Hari Raya Waisak.

Masuk ruang PAT, dokumentasi pribadi
Belajar sebelum PAT, dokumentasi pribadi

PAT kelas 7 dan 8 kali ini dilaksanakan serempak. Semua siswa masuk pagi. Ruangan ditata sedemikian rupa sehingga kelas delapan berisi 20 orang per ruangan sementara kelas tujuh berisi 30 siswa per ruangan.

Pelaksanaan PAT untuk kelas delapan menggunakan tab sekolah, dan kelas tujuh menggunakan perangkat siswa.

Berbaris sebelum masuk ruang PAT, dokumentasi pribadi
Belajar saat istirahat, dokumentasi pribadi

Karena menggunakan tab sekolah, maka salah satu kerja panitia adalah memastikan daya tab terisi penuh sehingga siswa bisa mengerjakan PAT dengan baik.

Memeriksa daya tab, dokumentasi pribadi
Panitia PAT, dokumentasi pribadi
Kesibukan panitia PAT, dokumentasi pribadi

Seperti PAT kelas 9, penilaian dilaksanakan dengan menggunakan aplikasi yang ada di Masterweb. Karenanya dalam pelaksanaan PAT kali ini masih ada pendampingan dari Masterweb .

Ada banyak catatan dari penyelenggaraan PAT kali ini. Satu yang sangat penting adalah masalah jaringan dan aplikasi yang belum begitu lancar. Hal yang harus segera diatasi karena keduanya sangat berperan penting untuk kelancaran PAT.

Siswa yang mengalami kendala dalam pelaksanaan PAT, dokumentasi pribadi

Catatan positif dari PAT ini adalah meski beberapa masalah timbul, panitia sigap dan cepat tanggap untuk menenangkan peserta maupun pengawas PAT sementara jaringan dan web dalam proses pengecekan.

Ya, kesigapan panitia yaitu Bu Ahfi dan Pak Ardillah dkk patut diacungi jempol.

Belajar saat istirahat, dokumentasi pribadi

Catatan penting lain dari PAT ini adalah menurut pengamatan, semangat belajar siswa mulai menunjukkan peningkatan dari ujian- ujian sebelumnya. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya siswa yang belajar serius menjelang PAT baik di depan kelas maupun di halaman sekolah.

Akhirnya semoga berbagai masalah yang yang timbul dari penyelenggaraan PAT kali ini bisa menjadi masukan untuk perbaikan penyelenggaraan ujian- ujian berikutnya.

Suasana PAT di ruang kelas, dokumentasi pribadi
Suasana PAT di ruang kelas, dokumentasi Bu Wahyu

Dengan proses ujian yang lancar diharapkan hasil penilaian yang valid dan siswa akan mendapatkan nilai yang maksimal.

Salam Bintaraloka 😊

Cerita Tentang Si Cantik Zinia

Warna- warni bunga di Poetoek Soeko tersenyum ramah menyambut kedatangan kami pagi itu. Sejauh mata memandang lautan bunga ada di mana-mana. Bunga kenikir, Iler, bunga matahari, juga zinia.

Aih , bunga yang terakhir ini benar- benar saya suka.

Beberapa kali kami berfoto dengan latar bunga yang memikat ini. Bagi saya warna warni zinia seolah memberikan energi dan kesegaran tersendiri.

Lautan zinia di Poetoek Soeko, dokumentasi pribadi

Perkenalan saya dengan zinia berawal ketika saya masih kecil. Saat itu di halaman rumah kami ada tanaman bunga yang berjajar cantik. Rupanya tanaman itu tumbuh karena benihnya yang disebar memanjang di dekat jemuran.

Suatu pagi tiba-tiba saya melihat bunga-bunga mulai mekar, meski ada beberapa yang masih kuncup.

“Wah, cantiknya,” kata saya dengan kagum.
Kupu-kupu yang hinggap di atas bunga  langsung terbang. Mungkin kaget dengan teriakan saya.

“Buk, ini bunga apa?” tanya saya pada ibuk yang sedang menjemur cucian.
Ibuk tersenyum.

“Kembang kertas.. bagus ya .,”kata Ibuk.
“Wah, warna- warni ya.. seperti kertas lipat,” cetus saya.

Benar, dalam pandangan saya bunga itu dinamakan kembang kertas pasti karena berwarna- warni seperti kertas lipat.

Ibuk tertawa sambil terus melanjutkan pekerjaannya. Dialog yang singkat, tapi cukup membuat saya terus memperhatikan zinia di depan rumah tiap hari.

Warna zinia di depan rumah bermacam-macam. Ada pink, merah, putih dan ungu. Karena warna yang beraneka itulah tiap hari saya selalu berharap zinia yang lain segera berbunga dan menerka-nerka warna apa lagi yang akan muncul.

Sekilas tentang Zinia

Warna-warni zinia, sumber gambar: Dunia Tumbuhan.com

Zinia  adalah bunga berupa semak dan perdu kecil yang berasal dari Meksiko, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan.

Zinia memiliki mahkota bunga yang sangat tipis dan kaku mirip dengan lembaran kertas, karenanya ia banyak dikenal sebagai kembang kertas.

Bunga ini memiliki ciri bunga majemuk yaitu terdiri dari beberapa bunga kecil yang disebut floret dan tersusun rapat pada dasar bunga.

Ada berbagai warna bunga zinia yaitu putih dan krim hingga merah muda, merah, ungu, hijau, kuning, aprikot, jingga, salmon, dan perunggu.

Tidaklah sulit menanam bunga zinia karena bunga cantik ini  bisa tumbuh meski hanya ditebar saja di atas tanah.

Dari berbagai sumber selain berwarna cantik, zinia juga menyimpan banyak manfaat. Di antaranya bisa untuk mengatasi bisul, gatal, hepatitis dan banyak lagi.

Berfoto di sekitar zinia di Poetoek Soeko, dokumentasi pribadi

Di balik kesederhanaannya tersimpan keindahan dan berbagai manfaat dari Si Cantik Zinia.

Namun satu hal yang membuat saya menyukai zinia adalah bunga ini selalu mengingatkan saya pada taman di depan rumah saya di masa lalu.

Taman yang tak begitu luas, namun  menyimpan berbagai kenangan tentang keindahan dan kehangatan masa kecil kami.