Aritmatika Sosial 3 (Soal Diskon, Bruto,Netto,Tarra)

Setelah memahami penjelasan tentang Diskon, Bruto, Netto dan Tarra, mari kita coba mengerjakan soal berikut ini. Diskusikan dengan teman, dan tanyakan pada guru jika ada yang belum dimengerti.

Untuk sementara hindari pemakaian kalkulator. Selamat mengerjakan..😊

Pilihlah Jawaban yang Paling Benar!

1. Di antara pernyataan di bawah ini, yang bernilai salah yaitu..

A. Jumlah neto dan tara sama dengan bruto

B. Neto adalah selisih bruto dan tara

C. Neto lebih berat dari tara

D. Bruto adalah berat benda tanpa tara

2. Pak Ridwan membeli sekarung beras seharga Rp150.000. Karung tersebut memiliki tulisan bruto = 15,5 kg dan tara = 0,5 kg. Konsumem tersebut rupanya menjual kembali beras tersebut dengan harga Rp9.000/kg. Jika beras tersebut terjual semua, maka yang dialami Pak Ridwan adalah…

Sumber gambar: Antara News

A. rugi Rp15.000

B. rugi Rp135.000

C. untung Rp15.000

D. untung Rp135.000

3. Pak Surya membeli sekarung tomat dengan bruto 25 kg dan tara 4%. Tomat tersebut dijual kembali dengan harga Rp5000/kg. Setelah terjual semuanya, Pak Anton mendapatkan keuntungan sebesar Rp40.000. Harga satu karung tomat yang dibeli Pak Surya yaitu..

Sumber gambar: Yesdok

A. Rp80.000

B. Rp120.000

C. Rp125.000

D. Rp200.000

4. Bu Trismi membeli satu keranjang mangga seharga Rp250.000. keranjang tersebut terdapat tulisan bruto = 51 kg dan tara = 1 kg. Bu Trismi menjual mangga tersebut dengan harga Rp10.000/kg. Jika mangga tersebut laku semua, maka keuntungan yang didapatkan Bu Trismi yaitu…

Sumber gambar: Endeus TV

A. Rp 10.000,00

B. Rp 50.000,00

C. Rp 250.000,00

D. Rp 500.000,00

5. Seorang pedagang membeli satu karung beras dengan neto 25 kg. Pedagang tersebut menimbang kembali beras dan karungnya. Ternyata berat dari beras di dalam karung tersebut 25,5 kg. Tara berasnya yaitu…

Sumber gambar : Kompas.com

A. 0,5 kg

B. 5 kg

C. 50,5 kg

D. 50 kg

6. Sebuah box kayu berisi mangga tertulis bruto 45 kg. Jika berat box kayu tersebut 2 kg, berapa berat buah mangganya?

Sumber gambar: Kompas.com

A. 25 kg

B. 24 kg

C. 43 kg

D. 47 kg

7. Pak Kasim membeli satu karung gula pasir seharga Rp100.000. Karung gula tersebut tertulis bruto = 20 kg dan tara 5%. Jika Pak Kasim menjual gula pasir dengan harga Rp8.000/kg, maka keuntungan yang diterima pedagang yaitu…

Sumber gambar : bisnis jabar

A. Rp52.000

B. Rp60.000

C. Rp64.000

D. Rp152.000

8. Satu kaleng cat dinding merk A mempunyai neto 1,8 kg. Setelah ditimbang, ternyata berat kaleng dan isinya 2 kg. Persentase neto dan tara dari cat tersebut yaitu…….

Sumber gambar : Kompas .com

A. 5%

B. 9%

C. 10%

D. 11%

9. Bu Asyanty membeli satu kardus apel dengan netto 15 kg dengan harga Rp 345.000. Ia menjual kembali apel tersebut dan ingin memperoleh keuntungan sebesar 20%.  Harga apel yang dijual oleh Bu Asyanty memiliki berat…….per kilogram

Sumber gambar : ASTRO

A. 26.700

B. 27.200

C. 27.100

D. 27.600

10. Ibu membeli sekaleng biskuit. Pada kaleng biskuit tertera tulisan berat bersih/net weight 1.600 gram. Setelah ditimbang kalengnya saja, diketahui bahwa berat kaleng biskuit tersebut adalah 400 gram. Berapakah berat kotornya?

Biskuit, sumber gambar:pixabay

A. 2.000 gram

B. 1.500 gram

C. 4.000 gram

D. 500 gram

11. Dua karung cabe keriting dengan berat bersih masing-masing 20 Kg dibeli oleh Pak Ogah dengan harga berbeda yaitu Rp 960.000 dan Rp 1.050.000. Jika kemudian Pak Ogah mencampur kedua karung Cabe tersebut menjadi satu untuk dijual dengan harga yang sama, maka harga jual cabe tersebut per kilogramnya agar Pak Ogah untuk sebesar 10% adalah……..

Sumber gambar: Pasar Aceh

A. 55.275

B. 55.625

C. 55.825

D. 56.015

Selamat Belajar….

Barakuda Cempaka Raih Nomor Kejuaraan dalam Mitreka Satata Scout Competition 2024

Siang itu (24/08) saya berkesempatan untuk bertandang ke SMA Negeri 1 Malang guna melihat siswa yang sedang mengikuti ajang kejuaraan MISSION-5 (Mitreka Satata Scout Competition) 2024.

Wajah wajah ceria ada di mana mana. Baik peserta, panitia maupun supporter.

MISSION-5 adalah kompetisi Pramuka yang diadakan oleh SMA Negeri 1 Malang. Kegiatan ini diikuti berbagai pangkalan dari SMP/MTs kota dan kabupaten Malang, Batu hingga Sidoarjo.

Barakuda Cempaka, dokumentasi Pramuka Bintaraloka

Tema kegiatan MISSION 5 (Mitreka Satata Scout Competition) 2024 Tingkat 

SMP/MTs se-Malang Raya Terbuka adalah Jurassic: Jelajahi Ragam Alam melalui 

Petualangan. Berbagai nomor yang dilombakan adalah meliputi TTG (Teknologi Tepat Guna) Putra dan Putri, Morse Putra dan Putri, SS (Sandi-Semaphore) Putra dan Putri, CC (Cerdas Cermat) Putra dan Putri, Pioneering dan Yel-yel.

Pioneering, dokumentasi Pramuka Bintaraloka

Tujuan kegiatan MISSION-5 (Mitreka Satata Scout Competition) 2024 secara umum adalah membentuk karakter positif dan melatih jiwa kepemimpinan Pramuka penggalang, mempersiapkan generasi muda yang berjiwa nasionalisme dan menyalurkan minat dan bakat para Pramuka penggalang.

Penganugerahan juara, dokumentasi Pramuka Bintaraloka

Setelah perjuangan keras, akhirnya regu dari SMP Negeri 3 Malang mendapatkan juara satu untuk cerdas cermat putra, dan juara dua regu putra terbaik.

Ya, perjuangan yang keras, tanpa mengeluh apapun kondisinya membuat Pramuka Bintaraloka bisa mendapatkan kejuaraan tersebut.  

Foto bersama pembina Pramuka , dokumentasi Pramuka Bintaraloka

Support dari alumni dan pembina sangat besar peranannya sehingga Barakuda Cempaka bisa meraih kejuaraan dalam event ini.

Di depan Smansa, dokumentasi pribadi

Seperti yang diungkapkan Azalea dan Hanasta, pratama Pramuka SMP Negeri 3 Malang harapan ke depannya di ajang lomba pramuka selanjutnya SMP Negeri 3 Malang bisa mendapatkan hasil yang lebih baik di banding kan sebelumnya.

Salam Pramuka..

Meneladani Akhlaq Rasulullah untuk Generasi yang Unggul dan Religius

Fotografer: Naufal dan Ruth

Artinya: “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah,” (QS. Alhamdulillah Ahzab 21)

Pembacaan sholawat dari Al Banjari, dokumentasi Bintaraloka

Rabiul Awal sudah tiba. Bulan yang identik dengan perayaan Maulid ini datang lagi. Bulan yang selalu ditunggu karena di bulan inilah lahir Sang Panutan Sejati Nabi Muhammad Saw.

Maulid adalah bulan istimewa. Datangnya Maulid selalu disambut dengan perayaan yang menunjukkan kebahagiaan kita atas kelahiran Rahmatan Lil ‘alamin. 

Manusia istimewa yang membawa kita dari zaman kegelapan menuju zaman yang terang benderang.

Maulid Nabi Muhammad Saw kali ini dirayakan di Bumi Bintaraloka pada hari Jumat, 13 September 2024.

Membaca sholawat Nabi , dokumentasi Bintaraloka

Acara Maulid pagi itu diawali dengan pembacaan Sholawat Nabi oleh ekstrakurikuler Al Banjari. Sekitar pukul tujuh lebih tiga puluh acara dibuka oleh pembawa acara yaitu Maulidiyah dan Selvin Wiratama.

Pembawa acara Maulidya dan Shelvin, dokumentasi Bintaraloka

Setelah pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Nailah Aziska dan terjemah oleh Kayla, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Kepala SMP Negeri 3 Malang yang diwakili oleh Bapak Aksan Wakakur.

Pembacaan ayat suci Al Quran , dokumentasi Bintaraloka
Sambutan Pak Aksan, dokumentasi Bintaraloka

 Lewat sambutannya Pak Aksan menerangkan bahwa sudah selayaknya kita berbahagia atas kelahiran nabi Muhammad Saw, yang banyak memberikan suri tauladan bagi kita semua.

Menyimak Mauidhoh Hasanah, dokumentasi Bintaraloka

Sesudah sambutan bapak Aksan, acara  dilanjutkan kembali dengan pembacaan sholawat bersama lalu Mauidhoh Hasanah yang disampaikan oleh Ustadz Usman, S.Pdi.

Dalam paparan pagi itu Ustadz Usman  mengajak semua siswa untuk selalu menjadikan Nabi Muhammad sebagai panutan kita, dengan selalu meniru teladan beliau.

Ustadx Usman, S.PdI, dokumentasi Bintaraloka

Acara Mauidhoh Hasanah berjalan khidmat dan menyenangkan karena juga ada kuis berhadiah yang disampaikan.

Setelah Mauidhoh Hasanah, maulid diakhiri  dengan makan buah bersama. Ya, buah buahan itu dibawa siswa dari rumah ke sekolah.  

Makan buah bersama, dokumentasi Jurnalistik

Jumat pagi yang penuh berkah. Harapannya sesuai tema kegiatan Maulid tahun ini ke depan kita bisa meneladani akhlaq Nabi Muhammad Saw untuk membangun karakter generasi muda yang unggul dan religius. 

Allahumma sholli ‘ala Muhammad.

Potluck Pagi di Acara Maulid Nabi

Pagi itu ada yang berbeda di ruang guru Bintaraloka. Di meja depan berbagai makanan tersedia. Ada yang masih dimasukkan di kresek, piring besar, bahkan beberapa buah buahan juga ada.

Teman-teman di bagian konsumsi sudah sibuk menata makanan, memotong dan mengupas buah juga menyiapkan minuman.

Mengupas semangka, dokumentasi pribadi
Menata roti, dokumentasi pribadi

Ya, seperti tahun tahun sebelumnya perayaan Maulid Nabi kali ini kami juga mengadakan potluck di ruang guru.

Apakah potluck itu?

Istilah “potluck” diyakini berasal dari abad ke-16, ketika Thomas Nashe menulis dalam drama panggungnya Summer’s Last Will and Testament . Bunyi tulisannya: “Orang baik adalah orang baik, meskipun ia tidak punya uang sepeser pun di dompetnya. Kami hanya punya potluck, sedikit untuk membasahi bibir kami, dan tidak lebih.”

Pada masa itu banyak orang menyimpan kelebihan makanan di lemari untuk hidangan jika tiba-tiba rumahnya kedatangan tamu.

Makanan yang diperoleh tamu tergantung pada ‘keberuntungan’ mereka akan jenis makanan yang disimpan tuan rumah, karenanya dinamakan potluck. 

Di sekitar tahun 1930 mulai ada versi makan bersama dengan berbagai macam variasi menu yang dibawa oleh masing masing orang. 

Makan bersama diadakan karena saat itu terjadi resesi besar sehingga setiap orang mendapat jatah makanan yang terbatas. 

Karena keterbatasan ini orang orang lalu mengadakan acara makan bersama dengan membawa makanan masing-masing dari rumah. Dengan cara tersebut orang-orang bisa menikmati makanan yang bervariasi.

Aneka macam makanan, dokumentasi pribadi

Seiring berjalannya waktu potluck menjadi istilah yang umum digunakan untuk penyelenggaraan sebuah pesta dimana para tamunya bertanya, ‘”Nanti saya bawa apa ya?”

Sayur lodeh, dokumentasi pribadi

Seperti yang kami lakukan pagi itu, dua hari sebelumnya di grup WhatsApp kami sudah membuat list tentang makanan yang bisa dibawa pada perayaan Maulid Nabi. 

Bali telor, dokumentasi pribadi

Dari list bisa dilihat ada yang akan membawa urap, sayur lodeh, sayur kothokan pedas, bali telur, sambal goreng kentang, tahu goreng, bakwan, mendol, buah sampai kerupuk.

Urap urap, dokumentasi pribadi
Kerupuk, dokumentasi pribadi

Luar biasa. Kalau ada 15 orang yang mengisi list berarti ada 15 macam makanan yang tersedia. Karenanya pagi itu meja depan tampak penuh makanan. 

Oseng daun kates, dokumentasi pribadi

Bagian konsumsi  menata berbagai macam makanan yang datang dalam dua meja. Satu meja untuk tempat makanan dan satu meja untuk buah, kue dan minuman.

Tahu dan mendol, dokumentasi pribadi

Sesudah acara Maulid berakhir, semua siswa masuk kelas dan menikmati buah-buahan yang mereka bawa, dan para guru menikmati hidangan yang tersedia di ruang guru.

Aneka buah, dokumentasi pribadi
Menikmati hidangan, dokumentasi Buz
Menikmati hidangan, dokumentasi Buz
Menikmati hidangan, dokumentasi Buz

Pagi yang luar biasa. Kami makan bersama dengan aneka hidangan yang dibawa oleh kami semua. Potluck pagi itu membuat Maulid terasa berkah, meriah, penuh kehangatan dan juga penuh makanan tentunya.

Aritmatika Sosial 2 (Diskon, Bruto, Netto, Tara)

Diskon (Potongan)

Pada saat menjelang lebaran atau tahun baru tentunya kita sering menjumpai tulisan diskon atau potongan harga di berbagai toko. Kadang kita menjumpai tulisan diskon 10%, diskon 20%, diskon 50% ataupun diskon 50%+10%. Apa maksudnya?

Sumber gambar: DetikFinance.com

Secara umum, diskon atau rabat merupakan potongan harga yang diberikan oleh penjual terhadap suatu barang. 

Misal suatu barang bertuliskan harga Rp200.000,00 dengan diskon 15%. Ini berarti barang tersebut mendapatkan potongan sebesar 15% × 200.000 = 30.000. Sehingga harga barang tersebut setelah dipotong adalah 200.000 − 30.000 = 170.000.

Contoh soal:

Harga sebuah baju adalah Rp120.000,00. Karena menjelang lebaran, penjual memberikan diskon 20% pada para pembeli. Jika Anzar membeli baju tersebut, berapa rupiah ia harus membayar?

Diketahui harga sebelum diskon :120.000

Diskon : 20% x 120.000= 24.000

Harga sesudah diskon : 120.000-24.000 =96.000

Jadi Anzar harus membayar Rp96.000,00

Bruto, Neto, dan Tara

Sumber gambar : Lifestyle kontan

Pernahkah kalian membeli snack dalam kemasan? Pada bungkus snack tersebut selain tertulis keterangan komposisi pasti juga tertulis netto atau berat bersihnya.

Netto adalah berat snack saja tanpa bungkusnya. Berat bungkusnya adalah tara sedangkan gabungan antara berat isi dan bungkus dinamakan berat kotor atau bruto.

Makanan dalam kemasan selalu mencantumkan netto, sumber gambar: dinas perdagangan dan industri

Istilah bruto, neto, dan tara mungkin terasa asing bagi sebagian orang karena jarang menggunakan istilah ini dalam kehidupan sehari-hari. 

Sumber gambar: Kompas.com

 Misal diketahui pada bungkus snack tertuliskan bruto 350 gram, sedangkan netonya adalah 300 gram. Ini berarti bahwa taranya adalah 50 gram. Atau secara sederhana Tara adalah berat pembungkus dari snack tersebut tanpa isinya. 

Contoh soal 1.

Ibu membeli 100 kg beras dengan tara 10% dari nettonya. Berapakah brutonya?

Diketahui: Netto sebesar 100 kg dan tara 10 % dari netto

Ditanyakan: Bruto

Jawab:

Tara = 100 x 10% = 10 kg

Bruto = Tara + Netto = 10 kg + 110 kg = 110 kg

Jadi, bruto dari beras yang dibeli Ibu adalah 110 kg.

Contoh Soal 2.

Sumber gambar: Kompas.com

Ayah membeli beras dengan bruto seberat 60 kg dengan tara seberat 0,5 kg. Berapakah nettonya?

Diketahui: Bruto sebesar 60 kg dan tara sebesar 0,5 kg

Ditanyakan: Netto

Jawab:

Netto = Bruto – Tara = 60 kg – 0,5 kg = 59,5 kg

Jadi, netto dari beras yang Ayah beli adalah 59,5 kg.

Contoh Soal 3.

Ibu Tina membeli sebungkus kopi. Pada bungkus kopi itu tertera tulisan “Netto 185 gram”. Setelah ditimbang lagi tanpa mengeluarkan isinya, diperoleh berat 200 gram. Berapakah berat pembungkus kopi itu?

Diketahui: Netto sebesar 185 gram dan bruto sebesar 200 gram

Ditanyakan: Tara (berat pembungkus)

Jawab:

Tara = Bruto – Netto = 200 gram – 185 gram = 15 gram

Jadi, berat pembungkus kopi yang dibeli Ibu Tina adalah 15 gram.

Selamat Belajar…😊