Sebuah prestasi kembali ditorehkan Kradika, paskibra kebanggaan SMP Negeri 3 Malang. Kali ini Kradika berhasil meraih juara dua Madya LKBB Ken Arok yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 6 Malang.
Lomba tingkat nasional ini diikuti oleh 50 peserta, dan Kradika mengirimkan satu regu yang terdiri dari 13 siswa. Lomba yang diadakan meliputi baris berbaris, variasi juga formasi.
Tim paskibra bersama pembina, dokumentasi Kradika
Hal yang sangat menggembirakan tentunya ketika kerja keras yang telah dilakukan setiap hari bisa membuahkan hal manis. Menurut Aviv, hal yang sangat mengesankan dari event ini adalah mendapatkan pengalaman baru dan bisa bersama-sama mengenakan boots satuan.
Banyak pelajaran yang bisa didapatkan siswa dari mengikuti ekstrakurikuler paskibra ini. Selain belajar disiplin, manajemen waktu, latihan fokus, juga membuat kebersamaan di antara anggotanya kian terasa erat.
“Bersama paskibra saya seperti mendapatkan keluarga baru”, demikian ungkap Bunga, salah satu anggota paskibra Kradika.
Paskibra Kradika bersama piala kejuaraan, dokumentasi Kradika
Akhirnya selamat buat Paskibra, pelatih juga pembinanya, semoga ke depan prestasi kalian semakin gemilang. Tetap menyala Kradika..!
Giat siswa pasca ujian salah satunya adalah pengembalian buku paket ke perpustakaan.
Ya, setelah selama setahun mereka mendapatkan pinjaman buku paket untuk tiap mapel, kini saatnya siswa harus mengembalikan buku-buku tersebut dalam keadaan rapi seperti dulu pada saat menerima.
Hari Kamis dan Jumat (15-16 Mei ) suasana perpustakaan begitu ramai. Meski demikian siswa dengan tertib bergantian menyerahkan buku-buku mereka pada petugas perpustakaan.
Sesudah dicek dan lengkap, petugas memberikan kartu bebas tanggungan perpustakaan pada siswa.
Suasana perpustakaan , dokumentasi Si Ciput
Sesuai namanya kartu tersebut adalah bukti bahwa siswa tidak mempunyai tanggungan buku pada perpustakaan.
Saat peminjaman di awal semester dahulu, setiap buku diberi keterangan nomor yang berbeda untuk masing-masing penyewa.
Tujuannya jelas, agar buku tidak tertukar, juga jika buku tersebut ketinggalan, bisa ditelusuri penyewanya. Pemberian kode di tiap buku ini juga melatih siswa agar bertanggung jawab pada barang pinjaman dari sekolah.
Petugas perpustakaan mengecek buku siswa, dokumentasi pribadi
Meminjam dan mengembalikan buku perpustakaan adalah sebuah kegiatan rutin yang melalui kegiatan tersebut siswa diajak belajar menjaga barang milik bersama,menjaga inventaris sekolah, bertanggung jawab untuk ikut memelihara buku- buku yang akan digunakan adik kelas mereka.
Pengembalian buku perpustakaan, dokumentasi pribadiMeletakkan buku di tempat yang disediakan, dokumentasi pribadi
Bukan hanya masalah tanggung jawab, dengan menjaga dan memelihara buku paket sekolah siswa berarti ikut serta menjaga kelancaran proses pembelajaran dan keberlangsungan pendidikan.
Pada hari Jumat ( 02/05), setelah upacara Hardiknas, di bumi Bintaraloka dilaksanakan kegiatan doa bersama. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa kelas sembilan, wali kelas dan perwakilan wali murid ini dilaksanakan di tiga tempat, yaitu di aula satu, aula dua dan perpustakaan.
Aula satu untuk siswa muslim, aula dua untuk siswa Kristen dan Katolik , serta perpustakaan untuk siswa beragama Hindu.
Doa bersama adalah momen bermunajat pada Allah, Tuhan yang Maha Esa agar semua siswa diberikan kemudahan dan kelancaran dalam mengerjakan ujian.
Doa bersama di aula Bintaraloka satu, dokumentasi pribadi
Di akhir doa bersama yang dilakukan di aula satu Ibu Utien berpesan pada seluruh siswa dalam menghadapi ujian. Inti dari pesan tersebut adalah agar siswa selalu minta doa pada orang tua, karena kesuksesan yang kita raih adalah berkah dari doa orang tua kita.
Selain itu siswa diharapkan selalu mengerjakan soal ujian dengan penuh percaya diri, sungguh sungguh dan tetap menjunjung tinggi kejujuran, karena dalam kejujuran itu terdapat keberkahan.
Doa bersama di aula Bintaraloka dua, dokumentasi Naufal
Di akhir acara doa bersama, siswa bersalam- salaman dengan para guru dan orang tua, untuk meminta maaf atas segala kesalahan, juga mohon doa agar mendapatkan kelancaran dalam ujian sekolah minggu depan.
Doa bersama di perpustakaan, dokumentasi Naufal
Kegiatan doa bersama ini bukan hanya sekedar rutinitas, namun juga sebagai pengikat spiritual antara siswa , guru dan orang tua. Ya, di saat yang sama, ketiganya melantunkan harapan yang sama pada Tuhan Sang Pemilik Semesta.
Bersalam salaman di akhir acara, dokumentasi Naufal
Akhirnya semoga ujian sekolah yang akan dilaksanakan pada tanggal 5-14 Mei 2025 ini berjalan dengan lancar, dan para siswa bisa mendapatkan nilai maksimal seperti yang diharapkan.
Kesan itu muncul ketika kita menyaksikan perayaan HUT sesi ke dua di malam hari Kamis (24/4).
Malam yang benar benar bertabur bintang dan talenta yang luar biasa. Hadirnya bintang tamu baik dari alumni maupun bukan membuat malam puncak perayaan HUT Bintaraloka ke 75 ini demikian semarak.
Acara yang dimulai sore hari ini langsung diisi dengan berbagai pagelaran.
Pagelaran busana dari para siswa membuat suasana terasa glamour dan segar.
Fashion, dokumentasi pribadi
Aksi para penari juga begitu memukau. Gerakan-gerakan yang dinamis dan l enerjik benar-benar membuat mereka sukses mencuri perhatian para penonton.
Sekitar Maghrib sesudah sholat acara sempat terhenti sejenak karena hujan turun demikian derasnya.
Sekitar setengah tujuh acara kembali dilanjutkan dengan berbagai pertunjukan. Dimulai dari aksi Band Halto yang merupakan gabungan dari siswa kelas delapan dan sembilan.
Penampilan tari, dokumentasi Bintaraloka
Grup band ini meski menurut informasinya baru sebentar berlatih, sudah bisa menunjukkan performanya yang cantik dan mengajak penonton bersenandung bersama lewat lagu- lagu yang mereka bawakan.
Penampilan Petrichor Band juga tak kalah menarik. Dengan didukung oleh Sybia, Alit, Noveno, Medina, Yersinia dan Kirana mereka membuat suasana malam itu kian terasa hangat lewat berbagai lagi yang dibawakan.
Para penonton , dokumentasi Bintaraloka
Penampilan dari alumni di bawah naungan grub band Project 75 membuat penonton ikut bergoyang. Stick light mulai tampak dimana mana.
Suasana semakin semarak ketika fire dance menunjukkan atraksi menariknya. Luar biasa. Di tangan orang orang yang sangat piawai, tongkat ataupun hulahoop berapi seakan barang mainan yang mudah diputar putar ke sana kemari.
Fire dance, sumber gambar, dokumentasi pribadi
Kehadiran Salwa Jasmine dan Addinda Sekar yang merupakan alumni Bintaraloka tahun 2015 membuat suasana terasa demikian akrab dan hangat. Apalagi ketika keduanya turun panggung dan mengajak ‘adik adiknya ‘ ikut bernyanyi.
Kehadiran Salwa dan Addinda memberikan inspirasi semuanya bahwa kecerdasan di bidang akademik maupun non akademik akan semakin bersinar jika kita selalu rajin mengasahnya.
Salwa dan Addinda, dokumentasi Bintaraloka
Acara malam itu ditutup dengan lagu lagu dari Mas Dut atau yang juga dikenal sebagai Pengamen Sukses. Ya, Pengamen Sukses malam itu sukses mengajak semua penonton bergoyang bersama.
Mas Dut, dokumentasi Bintaraloka
Sekitar pukul setengah sembilan acara berakhir. Penonton segera membubarkan diri. Malam yang luar biasa. Semoga kemeriahan perayaan malam ini bisa memberikan semangat dan inspirasi pada warga Bintaraloka untuk selalu mengukir prestasi demi kejayaan SMP Negeri 3 Malang
Hari Kamis (24/04) adalah hari yang sangat dinantikan oleh Bintaraloka. Betapa tidak? Hari itu adalah puncak acara perayaan HUT Bintaraloka yang ke 75.
Acara yang bertajuk Eufoni, Simphoni , Harmony ini diadakan dengan berbagai kegiatan yang rangkaiannya sudah dimulai sejak tanggal 17 Maret 2025.
Berbagai rangkaian acara HUT ini meliputi doa bersama dan istighotsah, lomba try out UKD, lomba olimpiade IPA SD, donor darah, pawai dan banyak lagi.
Pemotongan tumpeng HUT SMP Negeri 3 Malang, dokumentasi Naufal
Menurut Ketua panitia Bapak Mahmud Mushofa, tema Eufoni, Simfoni dan Harmoni diambil dengan harapan agar ada keseimbangan seluruh komponen yang ada di SMP Negeri 3 Malang, sehingga semua program bisa berjalan dengan baik dan SMP Negeri 3 Malang tetap menjadi barometer pendidikan yang terbaik di kota Malang.
Berbeda dengan tahun tahun sebelumnya, perayaan HUT kali ini diadakan dalam dua sesi yaitu sesi pagi dan sore.
Pemberangkatan peserta pawai, dokumentasi pribadi
Sesi pagi dimulai pukul 06.30 hingga 12.00 WIB, sedangkan sesi sore dimulai pukul 15.00 hingga 20.00 WIB.
Puncak acara pagi ini ditandai dengan pawai yang dilepas oleh Plt Kepala SMP Negeri 3 Malang Bapak Teguh Edy Purwanta.
Dalam sambutan saat pelepasan peserta pawai, Bapak Teguh mengajak semua warga SMP Negeri 3 Malang untuk terus mempertahankan SMP Negeri 3 Malang sebagai sekolah yang tetap berkualitas dan berkelas.
Peserta pawai, dokumentasi pribadi Peserta pawai, dokumentasi Bintaraloka Peserta pawai dengan tema Albert Einstein, dokumentasi pribadi Peserta siap berangkat, dokumentasi pribadi
Acara pagi itu juga dihadiri Bapak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Bapak Suwarjana SE.
Dalam sambutannya pagi itu beliau berharap agar sinergi yang baik antara sekolah dan orang tua tetap dipertahankan demi terlaksananya program program yang diadakan sekolah.
Salah satu stand pameran, dokumentasi KevinSalah satu stand pameran , dokumentasi pribadi Salah satu stand Bazaar, dokumentasi pribadi Penjual Bazaar proaktif menjual barang dagangannya , dokumentasi pribadi Stand Bazaar kelas delapan, dokumentasi pribadi Stand Bazaar kelas tujuh, dokumentasi pribadi
Gempita puncak acara pagi ini selain pawai juga dimeriahkan oleh pameran budaya kelas sembilan, bazar dari kelas 7 dan 8 , bazaar UMKM, donor darah juga tampilan peserta terbaik dari lomba tari, vokal solo juga band.
Para penari, dokumentasi pribadi
Dalam kemeriahan acara tersebut juga dilakukan peresmian ruang komite. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ibu Dwi alumni SMP Negeri 3 Malang.
Peresmian ruang alumni dan paguyuban, dokumentasi Bintaraloka
Dukungan komite dan paguyuban yang luar biasa juga kerja keras panitia membuat acara yang juga dihadiri alumni, pengawas juga para mantan guru hari ini bisa berjalan dengan lancar.
Akhirnya selamat ulang tahun Bintaraloka, semoga di usia yang ke 75 SMP Negeri 3 Malang tetap berjaya dan selalu berdiri di garda terdepan dalam usaha mencerdaskan anak bangsa.