Sesaji Nagari, Berikan Persembahan Terbaik untuk Negeri

Kamis yang begitu sibuk. Hari itu siswa kelas sembilan terus bekerja dalam kelompok masing- masing untuk menyelesaikan tugas mereka. 

Ada yang membuat perahu, rumah-rumahan, menyiapkan pernak-pernik , termasuk juga menempelkan poster dan membagi-bagikan brosur pada guru-guru ataupun siswa yang lain. 

Ya, tinggal dua hari lagi pameran karya siswa siswa kelas 9 dalam rangka memperingati HUT Spenti yang ke 74 ini akan dilaksanakan.

Acara HUT kali ini bertema  Sesaji Nagari  yang bermakna persembahan terbaik untuk negeri.

Pada negeri tempat kita lahir dan dibesarkan sudah selayaknya kita memberikan persembahan terbaik kita.

Brosur pameran, dokumentasi pribadi

Bangga sebagai bagian dari negeri tercinta Indonesia diungkapkan oleh siswa kelas sembilan dan 2.4 dengan mengadakan pameran karya yang  mengangkat keistimewaan daerah-daerah di Nusantara.

Ada sembilan tema yang akan disajikan dalam  pameran, sesuai dengan jumlah kelas yang ada. Adapun tema yang diangkat setiap kelas adalah :

1. Treasure in Timor.

Poster pameran 9.1, Dokumentasi pribadi

Pulau Timor yang terletak di kawasan Nusa Tenggara ini memiliki berbagai macam kekayaan alam; gunung berapi, pantai yang indah juga kehidupan laut yang kaya. 

Budaya di Timor juga sangat beragam. Masyarakat Timor memiliki kepercayaan dan berbagai tradisi yang sangat kental.

kelas 9.1, dokumentasi pribadi

Dalam pameran kali ini kelas 9.1 akan mengungkap keindahan Timor lewat berbagai karya, fun game dan tak ketinggalan juga disediakan berbagai hadiah.

Arti dari judul pameran di atas adalah “Mau jalan- jalan ke Timor?”
Sedangkan tema “Treasure in Timor” diambil untuk memperkenalkan lebih banyak kepada pengunjung mengenai daerah Timor, seperti halnya menemukan harta karun di Timor.

2. Amorous of Padang.

Poster pameran 9.2, Dokumentasi pribadi

Padang, kota yang terletak di Sumatera Barat ini menyimpan keindahan yang luar biasa. Rumah gadang, berbagai macam masakan, tarian dan adat yang memukau membuat daerah ini sangat menarik untuk dieksplor bersama. 

kelas 9.2, dokumentasi pribadi

Lewat pameran karya juga berbagai game dan gift yang menarik kelas 9.2 berusaha menyajikan Padang dan segala pernak-perniknya.

Menurut kelas 9.2, Amorous adalah gabungan dari beberapa kata yang mempunyai makna memuja pesona yang berharga. Kata ini diambil karena kota Padang memiliki julukan “Kota Tercinta”, sehingga orang yang melihatnya akan terkesima dan memujanya.

3. Magnificent of Java.

Poster pameran 9.3, Dokumentasi pribadi

Pulau tempat kita tinggal ini juga menyimpan banyak keindahan yang perlu kita ulik lebih dalam. Adat istiadat, cara berpakaian, berbahasa berbagai macam sajian yang demikian khas. 

kelas 9.3, dokumentasi pribadi

Lewat pameran berbagai karya, kelas 9.3 berusaha mengajak kita lebih dalam memahami Jawa dan segala keindahannya.

Menurut kelas 9.3, tema Magnificent of Java diambil untuk menunjukkan keagungan dan kemegahan pulau Jawa, terutama Jawa Timur dengan berbagai macam tradisinya

4. Ethereal Bali.

Poster pameran 9.4, Dokumentasi pribadi

Pulau dewata yang sudah terkenal keindahannya hingga ke mancanegara ini dieksplor lebih jauh lewat berbagai karya pameran oleh kelas 9.4.

kelas 9.4, dokumentasi pribadi

Kekayaan alam, budaya dan karya seni yang memukau membuat pulau ini selalu menjadi kunjungan wisata di setiap tahunnya.

“Ethereal memiliki makna “sangat indah”. Kata Ethereal Bali diambil guna menggambarkan keindahan alam dan spiritual Bali yang misterius dan sangat memikat,” demikian dijelaskan oleh kelas 9.4

5. Reksifla Quallamontan.

Poster pameran 9.5, Dokumentasi pribadi

Bersatu melalui keberagaman merangkul permadani Kalimantan.

Quallamontan, Kalimantan atau Borneo adalah pulau ketiga terbesar di Nusantara.

kelas 9.5, dokumentasi pribadi

Keindahan dan kekayaan pulau Kalimantan akan berbagai seni budaya dieksplor lebih jauh oleh kelas 9.5 melalui berbagai macam karya.

Makna dari tema yang diambil oleh kelas 9.5 ini adalah “Kebersamaan kembali terjalin dalam mengeksplorasi kearifan lokal Kalimantan”

6. Indah Bahari Sulawesi Selatan disajikan oleh kelas 9.6 lewat berbagai karya mereka.

Poster pameran 9.6, Dokumentasi pribadi

Sulawesi Selatan tempat berdiamnya para pelaut Bugis mempunyai tradisi bahari yang demikian tangguh, dan ini yang hendak dioleksplor oleh kelas 9.6 melalui seni lukis, patung juga lukis kaca.

kelas 9.6, dokumentasi pribadi

7. Ratimaya of Papua

Poster pameran 9.7, Dokumentasi pribadi

Sebuah tema yang diangkat oleh kelas 9.7. Pulau paling timur Indonesia ini bagaikan mutiara terpendam yang menyimpan keindahan dan kekayaan tiada tara.

kelas 9.7, dokumentasi pribadi

Lewat berbagai karya seni,kelas 9.7 hendak mengeksplor pulau ini lebih mendalam. 

8. It’s Time to Visit Maluku Melodies.

Poster pameran 9.8, Dokumentasi pribadi

Keindahan kepulauan Maluku dengan segala pernak pernik nya dieksplor oleh kelas 9.8 lewat lukisan, patung juga puisi.

Menurut kelas 9.8, Maluku melodies merujuk pada kehidupan masyarakat Maluku yang memberi warna dan ritme, memberikan suasana hati dan emosi, juga membawa warisan budaya, nilai-nilai, dan cerita-cerita dari generasi ke generasi, menjadikannya sebagai bagian penting dari identitas dan kehidupan sehari-hari masyarakat.

kelas 9.8, dokumentasi pribadi

Dalam pameran stand kelas 9.8 ini nantinya ada tempat photobooth juga yang disediakan buat pengunjung yang ingin berfoto sendiri atau dengan sahabat.

9.Mutiara Eksotis di Tanah Andalas.

Poster pameran 2.4, Dokumentasi pribadi

Andalas atau Pulau Sumatera menyimpan kekayaan budaya, adat istiadat yang beraneka ragam.

Lewat pameran ini kelas 2.4 hendak mengeksplor mutiara eksotis di Bumi Andalas yang merupakan julukan dari kota Medan.

kelas 2.4, dokumentasi pribadi

Bukan hanya karya seni, stand kelas 2.4 juga akan menyajikan permainan lempar yg ombak apresiasi, Y Game, berbagai merchandise dan tempat photo booth.

Semangat siswa dalam mempersiapkan pameran begitu luar biasa. Mereka all out melakukan persiapan bahkan hingga sore hari.

Menurut Ibu Diana, dalam pameran ini yang dinilai adalah kelengkapan dan kesesuaian tema.

Bersama Ibu Diana, dokumentasi pribadi

Kelengkapan meliputi proposal, katalog, buku tamu, buku apresiasi, poster juga brosur.

Akhirnya semoga semua persiapan berjalan lancar hingga akhirnya tiap kelas bisa menyajikan performa terbaik mereka saat pameran tanggal 27 April 2024. Dan mari kita beramai-ramai mendatangi stand-stand tersebut dengan memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh siswa kelas 9 dan 2.4.

Salam Bintaraloka ..

Halal bi Halal di Sekolah, Menabur Empati Memperkokoh Silaturahmi

Setelah satu bulan kita melaksanakan puasa Ramadhan dan dosa-dosa kita diampuni oleh Allah SWT, maka sudah selayaknya kita juga meminta maaf atas dosa kita pada sesama manusia agar kita benar-benar terlahir kembali sebagai manusia yang fitri.

Sebagai seorang manusia kita tak bisa lepas dari kesalahan. Ya, dalam berinteraksi dengan sesama selalu terjadi gesekan di antara kita.

Satu tradisi yang selalu dilakukan di bulan Syawal adalah halal bi halal. Tradisi dimana kita bersalam-salaman untuk saling memaafkan. 

Halal bihalal di sekolah, dokumentasi Bintaraloka

Istilah halal bi halal berawal pada sekitar tahun 1948 di mana Presiden Sukarno sangat prihatin atas pertikaian antar para pemimpin politik di Indonesia saat itu. Indonesia yang baru saja merdeka  terancam mengalami desintegrasi jika masalah tersebut tidak segera diatasi.

Atas usul ulama NU, K.H. Abdul Wahab Hasbullah maka pada tahun itu  diadakan pertemuan para pimpinan partai politik dengan memanfaatkan momentum Hari Raya Idul Fitri untuk saling bermaaf-maafan dan menghalalkan segala dosa. 

Sumber gambar: radar96

Kegiatan tersebut dilaksanakan di istana negara dan diberi nama halal bihalal, dan untuk selanjutnya tradisi tersebut terus dilakukan dari tahun ke tahun sampai sekarang.

Hingga kini halal bihalal menjadi acara rutin lembaga-lembaga, kantor ataupun sekolah setiap habis libur Lebaran.

Seperti yang dilaksanakan sekolah kami hari ini, di hari pertama masuk sekolah siswa diajak berhalal bihalal di lapangan sekolah. 

Apel pagi sebelum halal bihalal, dokumentasi pribadi

Halal bi halal pagi ini dilaksanakan seluruh warga sekolah sesudah dilaksanakannya apel pagi. Semua bersalam-salaman untuk melebur segala dosa dan kesalahan. Ya, sekian lama berinteraksi pasti pernah terjadi perbuatan salah baik yang disengaja maupun tidak disengaja.

Sebagai perwujudan dari moderasi beragama di sekolah, halal bihalal diikuti oleh seluruh warga sekolah, bukan hanya yang beragama Islam saja.  Bukankah agama mengajarkan bahwa selain memperhatikan hubungan kita dengan Allah kita juga harus berbuat baik pada sesama manusia?

Siap bersalam-salaman, dokumentasi pribadi

Halal bihalal adalah sarana untuk menanamkan empati pada diri kita semua.

Mengapa demikian? 

Saling memaafkan dalam kegiatan halal bi halal, memposisikan antara orang yang pernah disakiti dengan orang yang pernah menyakiti dalam derajat yang sama untuk mendapatkan kemuliaan dan pengampunan, sehingga dapat mencairkan kembali hubungan kasih sayang atau silaturahmi antara sesama manusia. 

Halal bihalal sesama siswa, dokumentasi pribadi

Meski hakekatnya memaafkan lebih mulia daripada meminta maaf, saling memaafkan sangat dianjurkan untuk menabur rasa empati dan memperkokoh silaturahmi di antara sesama manusia.

Kemeriahan halal bihalal bisa dilihat di reels berikut ini:

https://www.instagram.com/reel/C6D7SD9rSed/?igsh=ZXdjeHFsaXF

Halal bi Halal Keluarga Besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang

Ikan tengiri di dalam rantang, ketupat dibelah lalu dimakan

Hari raya Idul Fitri telah datang, segala kesalahan mohon dimaafkan 

(Pantun PJ Walikota Malang)

Jumat pagi ini tanggal 19 April 2024 Islamic Center dipadati oleh guru PAUD , SD dan SMP se kota Malang. Ya, bertepatan dengan bulan Syawal hari ke 10 ini Keluarga Besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang mengadakan acara Halal bi Halal.

Tidak ada manusia yang sempurna. Antar sesama kita pasti pernah terjadi saling gesekan dan di hari baik ini saatnya kita saling memaafkan. 

Acara yang diikuti kurang lebih 5172 guru ini langsung dipandu oleh Bapak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang dan dihadiri oleh PJ Walikota Malang Bapak Wahyu Hidayat.

Acara dimeriahkan dengan hiburan berupa lagu- lagu yang dinyanyikan oleh bapak dan ibu guru, bahkan Bapak Kadinas dan PJ Walikota Malang.

Sesudah doa yang dipimpin oleh Bapak Samsul, acara ditutup dengan bersalam-salaman. 

Harapan semuanya ke depan kota Malang akan senantiasa ‘berselaras untuk terus naik kelas’. 

Akhirnya Selamat Idul Fitri 1445 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin. 

Calon Pemimpin Tangguh itu Bernama Pramuka (Catatan dari Pelaksanaan Dianpinru)

Sekelompok anak terus bekerja bersama mendirikan tenda. Hujan yang tiba-tiba turun di sore itu tidak mengurangi semangat mereka. Mereka bekerja dengan riang gembira. Tak berapa lama beberapa tenda berwarna kuning mirip cendawan berjajar rapi di lapangan sekolah.

Ya, hari itu pelaksanaan Dianpinru penggalang akan dimulai.

***

Tenda sudah berdiri di tengah hujan, dokumentasi pribadi

Sejak dulu kegiatan Pramuka selalu menarik perhatian saya, baik saat sekolah maupun  sekarang. Mengapa? Selain pernah aktif di pramuka, saya melihat siswa yang aktif dalam pramuka mempunyai karakteristik yang khas. Biasanya siswa saya yang aktif di kegiatan ini anaknya cenderung periang, tahan banting dan supel pada teman maupun guru.

Sebelum apel, dokumentasi pribadi

Nah, suatu saat saya mendapat kesempatan untuk mengamati pelaksanaan kegiatan Dianpinru di sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan di akhir semester gasal, pada hari Jumat sore sampai dengan Sabtu keesokan harinya.

Dianpinru adalah akronim dari Geladian Pimpinan Regu. Kegiatan ini  memiliki tujuan untuk melatih agar para pemimpin regu menjadi  pemimpin yang cakap, karenanya peserta Dianpinru adalah Pramuka Inti atau Dewan Galang sekolah.

Ada banyak kegiatan yang diikuti peserta Dianpinru, baik berupa teori maupun praktik.

Melalui berbagai kegiatan tersebut di antaranya peserta belajar tentang cara  mengelola regu, termasuk belajar untuk mengenal karakter, sifat, dan sikap seseorang. 

Pelaksanaan apel, dokumentasi pribadi

Pelajaran yang sangat penting, karena dengan mengetahui karakter, maka seorang pemimpin akan lebih mudah memahami anak buahnya dalam satu regu. 

Selain mengenal karakter, para peserta Dianpinru juga mendapat berbagai materi tentang kecakapan, keterampilan, dan kemampuan dalam teknik kepramukaan. 

Semua kegiatan dikemas dengan menarik dan praktis agar peserta tidak merasa bosan. Ya,  tantangan agar gerakan Pramuka tetap disuka adalah kegiatan yang disajikan harus menarik dan menyenangkan. 

Pelaksanaan apel, dokumentasi pribadi

Tak lupa dalam kegiatan ini juga ditanamkan kesadaran akan tugas dan kewajiban peserta sebagai pemimpin regu.

Ada satu hal yang menjadi catatan saya dalam kegiatan Dianpinru ini. Semangat peserta begitu luar biasa. Mulai dari persiapan apel, pelaksanaan apel , pendirian tenda juga saat mereka mendapatkan berbagai materi.

Seperti yang diceritakan di atas, hujan deras tidak mengurangi semangat dan keceriaan peserta saat mendirikan tenda. Ya, seperti lagu yang selalu mereka nyanyikan bersama:  di sini senang, di sana senang  dimana-mana  hatiku senang.

Tetap ceria dalam segala suasana, dokumentasi pribadi

Akhirnya banyak hal yang bisa dipelajari dari pramuka. Salah satu di antaranya adalah  belajar untuk menjadi seorang pemimpin.

Bahwasanya selain memahami karakter anggota yang dipimpin, seorang pemimpin juga harus cakap, terampil,  penuh semangat juga tangguh dalam menghadapi berbagai macam tantangan. 

Salam Pramuka..:) 

Catatan : artikel ini menjadi Headline di Kompasiana

https://www.kompasiana.com/yuli91129/661a87b4c57afb551220f322/calon-pemimpin-tangguh-itu-bernama-pramuka?utm_source=Whatsapp&utm_medium=Refferal&utm_campaign=Sharing_Mobile

Break the Limit, Raih Prestasi dengan Semangat Tinggi

Break the Limit! Sebuah kalimat yang tidak begitu panjang namun sarat makna. Makna yang berkaitan dengan motivasi untuk maju.

Break the Limit bisa diterjemahkan dengan ‘menembus batas’. Ya, betapa sebenarnya kita mempunyai banyak potensi namun kita sering memberi batasan- batasan yang tak perlu pada diri sendiri sehingga pada akhirnya potensi itu tidak bisa berkembang. 

Pertandingan bola volley, dokumentasi pribadi

Tak jarang kita bahkan tidak tahu potensi yang kita miliki. Mengapa? Kurang eksplor! Akibatnya kita merasa tidak ‘bersinar’ seperti orang lain.

Siap memberikan semangat, dokumentasi pribadi
Semangat classmeeting , dokumentasi pribadi

Break the Limit ! dijadikan jargon utama dalam event classmeeting semester gasal 2023 ini. Tentu harapannya agar semua siswa tanpa ragu terus berjuang untuk menunjukkan usaha terbaiknya guna meraih prestasi .

Siap classmeeting , dokumentasi pribadi
Sebagian dari supporter , dokumentasi pribadi
Sebagian dari supporter , dokumentasi pribadi

Diselenggarakan dalam waktu empat hari, yaitu tanggal 13, 14, 15 dan 18 Desember, classmeeting berjalan demikian seru. Banyak nomor pertandingan yang diadakan, mulai dari volly, basket, bulutangkis, kasti, futsal, hingga lompat tali.

Pertandingan volly, dokumentasi pribadi
Volly, dokumentasi pribadi
Badminton, dokumentasi pribadi
Lompat tali, dokumentasi pribadi
Kasti, dokumentasi pribadi

Dalam classmeeting setiap kelas wajib mengirimkan kontingennya. Tidak ada siswa yang tidak mendapat tugas. Paling tidak jika mereka tidak ikut pertandingan, tugas sebagai supporter atau official sudah menanti.

Semangat para supporter , dokumentasi pribadi
Supporter di tepi lapangan, dokumentasi pribadi
Supporter di arena basket, dokumentasi pribadi

Gempita sorak terdengar dimana-mana. Sorak kegembiraan atau mungkin juga kecewa muncul sebagai reaksi atas serunya jalannya pertandingan. Gembira jika tim yang dijagokan menang dan kecewa ketika tim yang dijagokan kalah.

Break the Limit! , dokumentasi pribadi

Namun segala kekecewaan itu tak berlangsung lama. Karena masih ada pertandingan lain yang bisa diikuti. Dalam pertandingan selalu ada kalah atau menang, dan semua punya peluang. 

Ya, pada prinsipnya terus fight! Tidak ada kata sedih atau kecewa yang berlama-lama. Break the Limit!, mari kejar prestasi dengan usaha dan semangat tiada henti. 

Salam Bintaraloka 😊