Tahukah pembaca bahwa tubuh kita bisa diibaratkan sebuah kendaraan? Ya, tubuh kita selalu kita ajak bergerak, beraktivitas tiada henti. Karenanya tubuh kita selalu memerlukan asupan energi sebagai bahan bakarnya.
Asupan energi yang tidak boleh kita lupakan adalah sarapan. Zat gizi yang ada pada sarapan pagi bisa kita gunakan untuk bekerja, berpikir dan melakukan berbagai aktivitas lainnya.
Membagikan sarapan, dokumentasi pribadi
Bagi anak atau remaja sarapan pagi terbukti bisa meningkatkan konsentrasi dan stamina, sementara bagi orang dewasa sarapan pagi bisa menjaga kondisi tubuh supaya lebih sehat termasuk mencegah dari kegemukan
Mengapa demikian? Kebiasaan sarapan membuat kita melakukan aktivitas di pagi hari dan mencegah terlalu banyak ngemil di siang hari.
Mendapatkan pengarahan dari Suster Ratna, dokumentasi pribadi
Sebagai pelaksanaan salah satu pilar Nutrition Goes To School (NGTS) yaitu sarapan sehat, pagi ini telah dilaksanakan sarapan sehat bersama di kelas 9.7 Bintaraloka dengan menu bakmi sayur.
Sarapan bersama, dokumentasi pribadi
Mengapa bakmi sayur? Di samping karena rasanya lezat dan banyak disuka bakmi sayur mengandung berbagai macam zat bergizi yang diperlukan oleh tubuh kita seperti karbohidrat, vitamin, protein, mineral juga serat yang didapat dari sayuran.
Sebelum kegiatan sarapan dimulai Suster Ratna menerangkan tentang pentingnya sarapan pagi dan pedoman “Isi Piringku” dalam menentukan menu makanan kita.
Penjelasan tentang isi Piringku, dokumentasi pribadi
“Isi Piringku” menggambarkan porsi makan yang dikonsumsi dalam satu piring yang terdiri dari 50 persen buah dan sayur, dan 50 persen sisanya terdiri dari karbohidrat dan protein.
Doa akan makan pagi itu dipimpin oleh Gusti Ali selaku wakil ketua kelas 9.7.
Sesudah sarapan, acara dilanjutkan dengan minum tablet zat besi dan vitamin C bagi siswa putri sebagai pelaksanaan kegiatan Aksi Bergizi di sekolah.
Doa sebelum makan, dokumentasi pribadi
Terima kasih yang tiada terhingga disampaikan pada paguyuban yang telah memberikan support sehingga acara sarapan sehat bersama ini terlaksana dengan lancar.
Foto bersama pengurus paguyuban, dokumentasi pribadi
Akhirnya mari kita jaga kesehatan kita dengan tidak melupakan sarapan pagi, karena seperti yang diungkapkan oleh Suster Ratna bahwa kesehatan adalah investasi yang sangat berharga, jika sehat kita bisa melakukan aktivitas apa saja yang kita inginkan.
Beberapa anak tampak sibuk di antara baglog jamur berwarna putih. Baglog yang diletakkan di rak itu beberapa sudah mulai ditumbuhi jamur tiram. Warna putih, bulat tampak cantik tumbuh di mana-mana.
Panen jamur tiram , dokumentasi NGTS
Para siswa yang bertugas memanen jamur tersebut dan diletakkan dalam suatu wadah. Di tempat lain siswa mengepak jamur tersebut dalam plastik- plastik .
Mengasyikkan. Itu kesan yang bisa ditangkap dari berbagai kegiatan tersebut. Ya, setelah lebih kurang tiga minggu menunggu akhirnya jamur tiram mulai tumbuh.
Pengemasan jamur tiram, dokumentasi NGTS
Sebagai sekolah yang menjalankan program Nutrition Goes To School (NGTS), SMP Negeri 3 Malang berusaha menerapkan empat pilar NGTS yang meliputi edukasi gizi, kantin sehat sekolah, kebun sekolah dan kewirausahaan gizi.
Nah, budidaya jamur ini adalah pelaksanaan pilar NGTS nomor 4 yaitu kewirausahaan gizi
Mengapa jamur tiram?
Tanaman berbentuk bulat putih seperti cangkang tiram dan suka tumbuh bergerombol ini terbilang mudah untuk dibudidayakan.
Budidaya jamur ini banyak dilakukan karena permintaan pasar yang cukup banyak. Ya, jamur tiram diketahui merupakan makanan yang sehat untuk dikonsumsi. Di dalamnya terkandung Vitamin D dan B12, tidak mengandung lemak dan rendah kalori.
Mengangkat baglog untuk budidaya jamur tiram, dokumentasi NGTS
Dalam budidaya jamur tiram langkah pertama yang harus dilakukan adalah penyiapan kumbung atau tempat menyimpan baglog. Kumbung harus bersih dengan suhu dan kelembaban yang terjaga.
Baglog (tempat tumbuh jamur) dibuat dengan bahan utama serbuk gergaji karena jamur tiram merupakan jamur kayu.
Baglog dibungkus plastik berbentuk silender, satu di antara ujungnya diberi lubang. Di lubang inilah jamur tiram akan tumbuh menyembul keluar.
Jamur mulai bermunculan , dokumentasi NGTS
Karena penyiapan baglog cukup menyita waktu, maka pengadaan baglog di sekolah kami cukup dengan membeli dari pihak lain, sekolah dalam hal ini siswa tinggal membudidayakannya.
Kumbung di sekolah kami adalah sebuah gang di antara tempat wudhu putri dan ruang kelas. Tempatnya lumayan panjang dan memuat sekitar 500 baglog.
Pembelian baglog dilaksanakan akhir bulan September dan kira kira 4-5 hari yang lalu jamur kecil mulai bermunculan.
Kader NGTS memindahkan baglog, dokumentasi NGTS
Kira kira dua hari kemudian setiap hari siswa yang tergabung sebagai kader NGTS melakukan panen jamur sepulang sekolah.
Jamur siap dijual, dokumentasi pribadi
Banyak manfaat yang bisa diambil dari kegiatan ini. Selain memberikan pengalaman dan pemahaman pada siswa untuk melakukan wirausaha di bidang pangan, lewat kegiatan ini juga siswa diajak mengkonsumsi bahan makanan yang sehat dan bergizi hasil tanaman sendiri.
Ada yang berbeda di Bintaraloka pagi itu. Selasa (22/10), siswa maupun guru berkumpul di lapangan volley sejak pukul 06.45 dalam balutan busana muslim yang berwarna warni.
Tampak masing masing siswa membawa selembar kertas teks istighotsah dan sekotak bekal sarapan pagi. Ya, pagi itu semua siap mengikuti peringatan Hari Santri Nasional 2024.
Jamaah putri peringatan Hari Santri, dokumentasi pribadi
Peringatan yang ditandai dengan pembacaan istighotsah bersama ini diikuti seluruh siswa yang beragama Islam dari kelas 7,8 dan 9. Sementara itu siswa yang beragama Kristen, Katolik dan Hindu mengadakan doa bersama di tempat yang sudah ditentukan.
Mengapa tanggal 22 Oktober ditetapkan sebagai Hari Santri?
Tema Hari Santri 2024, sumber gambar: Tribunnews
Terdapat sebuah peristiwa penting di tanggal 22 Oktober 1945 yaitu resolusi jihad yang disampaikan oleh KH Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU), di Kampung Bubutan, Surabaya, pada 22 Oktober 1945.
Resolusi jihad adalah seruan bagi umat Islam untuk berperang melawan tentara sekutu yang berupaya kembali menjajah Indonesia sesudah Proklamasi Kemerdekaan.
Ibu Utien sebagai pembawa acara, dokumentasi Fabi
Acara peringatan Hari Santri pagi itu dipandu oleh Ibu Utien sebagai pembawa acara dan Pak Aminullah sebagai pemandu jalannya Istighotsah.
Suasana terasa demikian teduh ketika bacaan istighotsah dilantunkan bersama.
Pembacaan Istighotsah, dokumentasi Fabi
Setelah Istighotsah acara dilanjutkan dengan tausiyah singkat dari Bapak Aksan tentang pentingnya kita menanamkan jiwa santri pada diri kita.
Menurut Bapak Aksan ada tiga ciri seorang santri, yaitu cinta ilmu, selalu memberikan manfaat dan berjuang untuk mengisi kemerdekaan.
Bapak dan Ibu guru, dokumentasi Fabi
Selaras dengan apa yang diungkapkan Pak Aksan, Ibu Utien menjelaskan bahwa dengan Hari Santri ini diharapkan kita dapat meneruskan perjuangan ulama untuk terus berjuang demi negeri tercinta Indonesia.
Karena negeri kita sudah merdeka, perjuangan kita laksanakan dengan rajin belajar dan mengerjakan berbagai hal yang bermanfaat untuk mengisi kemerdekaan.
Jamaah putra, dokumentasi Chiara
Acara pagi itu ditutup dengan sarapan pagi bersama. Seluruh siswa baik muslim maupun non muslim melaksanakan sarapan pagi di lapangan, dan sesudahnya para guru sarapan bersama dengan potluck seperti biasanya.
Sarapan bersama, dokumentasi pribadi Sarapan bersama, dokumentasi pribadi Potluck pagi di Hari Santri, dokumentasi pribadi
Akhirnya Selamat Hari Santri semuanya. Semoga dengan perayaan Hari Santri ini kita lebih bersemangat untuk berjuang demi meraih masa depan yang lebih baik.
Seperti tema Hari Santri tahun 2024 ini yaitu Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan.
Siang itu beberapa anak mendatangi saya sambil membawa beberapa poster.
“Permisi, Bu, bolehkan kami melakukan kampanye pada Ibu sebentar? Tanya salah satu dari anak anak.
“Oh ya? Kampanye apa?” tanya saya tertarik.
“Tentang bullying Bu,” jawab mereka serempak.
“Boleh..,di sini saja ya.,” kata saya sambil mencari tempat duduk di bangku panjang.
Persiapan dilakukan. Rupanya kampanye harus divideo. Setelah semua siap kegiatanpun dimulai.
Satu anak menjelaskan pada saya tentang isi poster yang dibawa oleh satu orang temannya. Sementara itu dua anak yang lain bertugas memvideo.
Edukasi dan sosialisasi anti bullying, dokumentasi Gusti Ali
Apa saja yang dijelaskan dalam kampanye? Semua berkaitan dengan bullying. Makna bullying, macam-macam bullying , penyebab terjadinya bullying dan cara pencegahan bullying di sekolah.
Setelah kampanye saya memberikan beberapa pertanyaan tentang bullying dan dijawab dengan sigap oleh para siswa.
Tugas kampanye ini diberikan oleh guru mapel PKN.
Berkaitan dengan maraknya kasus bullying di sekolah-sekolah, dalam satu materi pembelajaran PKN, siswa diajak fokus pada masalah bullying.
Tentang bullying
Kampanye anti bullying pada sesama teman, dokumentasi Audrey
Bullying adalah perilaku agresif yang berulang, disengaja, dan memiliki tujuan untuk menyakiti, merendahkan, atau mendominasi orang lain secara emosional, fisik, atau mental.
Betapa banyak masalah bullying yang terjadi di sekolah. Menurut data pengaduan KPAI kekerasan anak pada awal 2024 sudah mencapai 141 kasus dan 35 persen di antaranya terjadi di lingkungan sekolah atau satuan pendidikan.
Ada berbagai macam tindak bullying di sekolah seperti bullying fisik, verbal, pengucilan ataupun cyber bullying.
Apapun alasannya, tindakan bullying tidak dapat dibenarkan. Meski hanya untuk bergurau (alasan yang paling sering dikemukakan). Selalu ada pihak yang dirugikan dari sebuah tindakan bullying. Baik kerugian secara fisik maupun mental.
Kampanye anti bullying pada warga sekolah, dokumentasi Gusti Ali
Berbagai usaha dilakukan untuk mencegah terjadinya bullying di sekolah. Dan perlu digaris bawahi bahwa pencegahan bullying di sekolah adalah tanggung jawab semua komponen sekolah dengan bekerja sama dengan keluarga dan masyarakat.
Ada berbagai hal yang bisa dilakukan untuk mencegah bullying seperti menerapkan rasa empati, penerapan kebijakan anti bullying, mengenali dan peduli pada tanda-tanda terjadinya bullying, berani melaporkan jika terjadi tindakan bullying dan yang juga penting adalah sosialisasi serta edukasi.
Sekalipun tampaknya sederhana, sosialisasi dan edukasi memiliki dampak yang luas dan bisa mengurangi angka bullying di sekolah, dan kampanye anti bullying adalah salah satu caranya.
Kampanye pada adik kelas , dokumentasi Audrey
Melalui kampanye anti bullying setiap warga sekolah dikenalkan pada berbagai jenis bullying, dampak bullying, mengatasi bullying, dan cara mencegahnya.
Dengan kegiatan ini diharapkan kesadaran warga sekolah untuk tidak melakukan bullying, ataupun cepat tanggap jika terjadi bullying semakin meningkat.
Seperti diterangkan di atas kampanye ini dilakukan pada mapel PKN. Materi yang dibahas materi Hak dan Kewajiban Warga Negara.
Dalam materi hak dan kewajiban warganegara disebutkan bahwa sebagai warga negara Indonesia, kita memiliki hak-hak yang harus dihormati dan dipenuhi, serta kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab kita terhadap negara dan masyarakat.
Kampanye pada teman tentang anti bullying, dokumentasi Audrey
Warga negara yang baik adalah yang bisa menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
Lewat kegiatan ini diharapkan siswa menyadari bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk hidup aman dan bisa mengembangkan diri secara maksimal tanpa dihantui rasa takut.
Karenanya semua harus menghormati hak tiap warganegara tersebut dengan mencegah terjadinya bullying.
Siswa menjalankan tugas kampanye dengan demikian antusias.Mereka tampak begitu bersemangat membawa poster dan berkeliling sekolah untuk mencari sasaran kampanye. Bisa pada guru, sesama siswa atau warga sekolah yang lain.
Akhirnya semoga dengan kegiatan ini warga sekolah semakin memahami segala hal yang berkaitan dengan bullying, mencegah terjadinya bullying, sehingga sekolah bisa menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar.
Sarapan sering menjadi waktu makan yang sering terabaikan bagi kebanyakan orang.
Berbagai alasan dikemukakan. Mulai tidak sempat, sibuk, sampai tidak biasa sarapan. Padahal ditinjau dari ilmu kesehatan, banyak sekali manfaat sarapan pagi dan amat penting bagi tubuh kita.
Salah satu manfaat sarapan pagi adalah sebagai sumber energi.
Suasana sarapan bersama , dokumentasi 9.5
Layaknya kendaraan, kita memerlukan bahan bakar untuk mengembalikan energi setelah tidur malam yang panjang dan mengakibatkan perut kita kosong. Energi ini bisa kita dapatkan dari sarapan pagi.
Zat gizi yang ada pada sarapan bisa kita gunakan untuk bekerja, berpikir dan melakukan berbagai aktivitas lainnya.
Bagi siswa sarapan pagi terbukti bisa meningkatkan konsentrasi dan stamina, sementara bagi orang dewasa sarapan pagi bisa menjaga kondisi tubuh supaya lebih sehat termasuk mencegah dari kegemukan
Mengapa demikian? Kebiasaan sarapan membuat kita melakukan aktivitas di pagi hari dan mencegah terlalu banyak ngemil di siang hari.
Sarapan bersama, Dokumentasi 9.5
Berkaitan dengan perlunya sarapan pagi ini maka dilaksanakan Sarapan Bersama dengan “Isi Piringku” sebagai salah satu kegiatan Aksi Bergizi di SMP Negeri 3 Malang.
Apakah “Isi Piringku” itu?
“Isi Piringku” menggambarkan porsi makan yang dikonsumsi dalam satu piring yang terdiri dari 50 persen buah dan sayur, dan 50 persen sisanya terdiri dari karbohidrat dan protein.
Isi Piringku, sumber gambar: Kompasiana.com
“Isi Piringku” juga menekankan untuk membatasi gula, garam, dan lemak dalam konsumsi sehari-hari.
Kegiatan sarapan bersama kali ini dilaksanakan di kelas 9.5 dengan wali kelasnya Ibu Utien.
Dalam kegiatan ini paguyuban orang tua kelas 9.5 mengambil peranan dengan menyediakan buah, kue, puding dan susu, sementara anak anak membawa bekal sarapan berupa nasi, lauk pauk dan sayur.
Sekitar pukul delapan lebih acara sarapan dimulai. Suasana begitu hangat tatkala ibu-ibu paguyuban menyapa anak-anak dan mempersilakan anak- anak untuk sarapan bersama.
Bersama wali kelas dan paguyuban, dokumentasi 9.5
Akhirnya seperti yang diungkapkan Ibu Utien semoga ke depan anak-anak lebih memperhatikan sarapan pagi dengan “Isi Piringku” agar kesehatan mereka semakin prima sehingga dapat belajar dan beraktivitas lebih baik di sekolah.