Ayam Madu, Kejutan Kuliner Saat Lebaran 

Ada sebuah kejutan manis di saat saya bersilaturahmi ke rumah adik di Mojokerto tahun ini. Ayam madu, ya, sebuah hidangan dikeluarkan dari dapur setelah sekian menit yang lalu bau tumisan bumbu menguar dari dapur menjelajah seisi rumah.

Harum dan sedap.

“Bude, monggo dhahar,” ajak keponakan saya. Tanpa menunggu lama saya segera menuju dapur. Meja makan kecil sudah tertata rapi. Tempe goreng, sayur, sambal tersedia di sana. Satu piring dengan hidangan berwarna kecoklatan sangat menyita perhatian saya.

“Ah, rupanya ini, sumber bau sedap tadi,” kata saya. 

“Rio pintar masak sekarang,” kata adik saya sambil tertawa.

“Ayam madu, Bude,” kata Rio, keponakan saya memperkenalkan hidangan yang ada di meja.

“Oh ya? Baunya sedap sekali,” kata saya sambil mengambil dua potong daging ayam dan meletakkan di piring nasi saya.

“Pintar sekali memasaknya Le, sering membuat ayam madu?” tanya saya lagi. Keponakan saya tertawa. Dari cerita-cerita bersama ibunya saya tahu bahwa di kosnya, setiap hari keponakan saya inj memasak sendiri.

“Ah, pantas masakannya enak sekali, ” kata saya.

Nama hidangan ayam madu terus terang baru saya tahu dari dialog di film Upin Ipin. 

Saat itu saya berpikir, bagaiman ya rasanya ayam madu? Ayam selama ini saya kenal sebagai hidangan yang identik dengan rasa asin dan gurih. Ya, saya hanya tahu ayam Laos, ayam goreng krispi, ayam bumbu merah, kare atau opr ayam. Lha ini ada ayam madu, berarti kan manis? Wah jadi penasaran. 

Tentang Ayam Madu

Ayam madu, dokumentasi Rio

Dari berbagai sumber, ternyata ayam madu adalah resep masakan yang merupakan adaptasi kuliner China yang disesuaikan dengan lidah lokal, serta terinspirasi dari jajanan khas Korea .

Hidangan ini menonjolkan rasa manis, gurih, dan juicy, dengan bahan utama ayam, madu, kecap manis/asin, dan jahe sebagai penyeimbang rasa, seringkali disajikan dalam versi krispi atau panggang 

Berikut resep dan cara membuat ayam madu. Karena yang dihidangkan kemarin adalah versi panggang, maka resep berikut adalah Ayam Madu Panggang.

Bahan-bahan

Bahan-bahan ayam madu, gambar by Chat GPT

500 gr  fillet ayam, di cuci bersih, marinasi dengan air jeruk nipis dan sedikit garam

5 siung bawang putih dihaluskan

2 cm Jahe dihaluskan

1 sdm saus tomat

3 sdm saus tiram

2 sdm kecap manis

3 sdm madu

1 sdt garam

1/2 sdt merica bubuk

50 ml Air

2 sdm Margarin (untuk menumis)

Cara Membuat

1. Siapkan semua bahan, lalu panaskan margarin dan tumis bawang putih serta jahe hingga harum, masukkan ayam, aduk sampai berubah warna.

2. Masukkan  saus tomat, saus tiram, kecap manis, dan madu. Masak dengan api kecil sambil diaduk. 

3. Tambahkan garam, lada dan air.. Masak hingga ayam matang dan air menyusut.

Lebaran benar-benar membuat talenta- talenta tak terduga muncul. Siapa sangka ternyata para  keponakan ini ternyata juga  pintar memasak.

4. Siapkan oven teflon , lalu panggang ayam sampai matang dan berwarna coklat keemasan sambil dioles sisa bumbu ayam nya.

4. Ayam madu siap disajikan. Pastikan ayam matang sempurna sebelum dihidangkan.

Simpel sekali cara membuatnya, tapi jangan ditanya rasanya. Nasi hangat dengan ayam madu adalah pelengkap silaturahmi istimewa sore itu. Irama derasnya hujan membuat hidangan kian terasa hangat dan sedap.

Aih, lebaran benar-benar membuat talenta- talenta tak terduga muncul. Siapa sangka ternyata para  keponakan ini ternyata juga  pintar memasak.

“Enak sekali Le, Bude harus praktek di Malang nanti,” kata saya sambil menambah lagi sedikit nasi ke piring saya yang hampir kosong.