Kampanye Sebagai Sebuah Cara Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Bullying

Siang itu beberapa anak mendatangi saya sambil membawa beberapa poster. 

“Permisi, Bu, bolehkan kami melakukan kampanye pada Ibu sebentar? Tanya salah satu dari anak anak.

“Oh ya? Kampanye apa?” tanya saya tertarik.

“Tentang bullying Bu,” jawab mereka serempak.

“Boleh..,di sini saja ya.,” kata saya sambil mencari tempat duduk di bangku panjang.

Persiapan dilakukan. Rupanya kampanye harus divideo. Setelah semua siap kegiatanpun dimulai.

Satu anak menjelaskan pada saya tentang isi poster yang dibawa oleh satu orang temannya. Sementara itu dua anak yang lain bertugas memvideo. 

Edukasi dan sosialisasi anti bullying, dokumentasi Gusti Ali

Apa saja yang dijelaskan dalam kampanye? Semua berkaitan dengan bullying. Makna bullying, macam-macam bullying , penyebab terjadinya bullying dan cara pencegahan bullying di sekolah.

Setelah kampanye saya memberikan beberapa pertanyaan tentang bullying dan dijawab dengan sigap oleh para siswa.

Tugas kampanye ini diberikan oleh guru mapel PKN.

Berkaitan dengan maraknya kasus bullying di sekolah-sekolah, dalam satu materi pembelajaran PKN,  siswa diajak fokus pada masalah bullying.

Tentang bullying

Kampanye anti bullying pada sesama teman, dokumentasi Audrey

Bullying adalah perilaku agresif yang berulang, disengaja, dan memiliki tujuan untuk menyakiti, merendahkan, atau mendominasi orang lain secara emosional, fisik, atau mental. 

Betapa banyak masalah bullying yang terjadi di sekolah. Menurut data pengaduan KPAI kekerasan anak pada awal 2024 sudah mencapai 141 kasus dan 35 persen di antaranya terjadi di lingkungan sekolah atau satuan pendidikan.

Ada berbagai macam tindak bullying di sekolah seperti bullying fisik, verbal, pengucilan ataupun cyber bullying.

Apapun alasannya, tindakan bullying tidak dapat dibenarkan. Meski hanya untuk bergurau (alasan yang paling sering dikemukakan). Selalu ada pihak yang dirugikan dari sebuah tindakan bullying. Baik kerugian secara fisik maupun mental.

Kampanye anti bullying pada warga sekolah, dokumentasi Gusti Ali

Berbagai usaha dilakukan untuk mencegah terjadinya bullying di sekolah. Dan perlu digaris bawahi bahwa pencegahan bullying di sekolah adalah tanggung jawab semua komponen sekolah dengan bekerja sama dengan  keluarga dan masyarakat.

Ada berbagai hal yang bisa dilakukan untuk mencegah bullying seperti menerapkan rasa empati, penerapan kebijakan anti bullying, mengenali dan peduli pada tanda-tanda terjadinya bullying, berani melaporkan jika terjadi tindakan bullying dan yang juga penting adalah sosialisasi serta edukasi.

Sekalipun tampaknya sederhana, sosialisasi dan edukasi memiliki dampak yang luas dan bisa mengurangi angka bullying di sekolah, dan kampanye anti bullying adalah salah satu caranya.

Kampanye pada adik kelas , dokumentasi Audrey

Melalui kampanye anti bullying setiap warga sekolah dikenalkan pada berbagai jenis bullying, dampak bullying, mengatasi bullying, dan cara mencegahnya.

Dengan kegiatan ini diharapkan kesadaran warga sekolah untuk tidak melakukan bullying, ataupun cepat tanggap jika terjadi bullying semakin meningkat.

Seperti diterangkan di atas kampanye ini dilakukan pada mapel PKN. Materi yang dibahas materi Hak dan Kewajiban Warga Negara.

Dalam materi hak dan kewajiban warganegara disebutkan bahwa sebagai warga negara Indonesia, kita memiliki hak-hak yang harus dihormati dan dipenuhi, serta kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab kita terhadap negara dan masyarakat.

Kampanye pada teman tentang anti bullying, dokumentasi Audrey

Warga negara yang baik adalah yang bisa menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.

Lewat kegiatan ini diharapkan siswa menyadari bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk hidup aman dan bisa mengembangkan diri secara maksimal tanpa dihantui rasa takut.

Karenanya semua harus menghormati hak tiap warganegara tersebut dengan mencegah terjadinya bullying.

Siswa menjalankan tugas kampanye dengan demikian antusias.Mereka tampak begitu bersemangat membawa poster dan berkeliling sekolah untuk mencari sasaran kampanye. Bisa pada guru, sesama siswa atau warga sekolah yang lain.

Akhirnya  semoga dengan kegiatan ini warga sekolah semakin memahami segala hal yang berkaitan dengan bullying, mencegah terjadinya bullying, sehingga sekolah bisa menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar.

Salam Bintaraloka ..😊

Project Based Learning Aritmatika Sosial, Belajar Matematika Sekaligus Wirausaha

Dalam dua Minggu ini saya berkesempatan untuk melakukan pembelajaran Project Based Learning dalam kelas matematika. PjBL dilaksanakan di kelas 9.1 sampai dengan 9.7.

Kebetulan materi yang sedang dipelajari anak anak adalah aritmatika sosial dimana siswa diajak belajar tentang literasi keuangan yang meliputi harga jual, harga beli, untung/rugi, prosentase untung /rugi dan pajak.

Bazaar kelas sebagai penerapan PjBL Aritmatika Sosial, dokumentasi pribadi

***

Apakah Project Based Learning itu?

Menurut Goodman dan Stivers, 2010,  

Project Based Learning adalah  pendekatan pembelajaran yang dibangun di atas kegiatan dan tugas nyata yang memberikan tantangan bagi peserta didik yang terkait dengan kehidupan sehari-hari untuk dipecahkan secara berkelompok.

Transaksi jual beli, dokumentasi pribadi

Langkah-langkah pembelajaran Project Based Learning adalah:

1) Menetapkan tema proyek, 

2) Menetapkan konteks belajar, 

3) Merencanakan aktivitas-aktivitas, 

4) Memproses aktivitas-aktivitas,

5) Penerapan aktivitas-aktivitas untuk menyelesaikan proyek.

 Dalam pembelajaran aritmatika sosial yang dilaksanakan di atas,  tahap satu dan dua yaitu menetapkan tema projek dan konteks belajar dilakukan seminggu sebelumnya dengan diskusi kelas.

Kelompok dan produk jualannya, dokumentasi pribadi

 Dalam diskusi tersebut ditetapkan bahwa di akhir bahasan Aritmatika Sosial kami akan mengadakan bazaar kelas. 

Dalam pelaksanaannya nanti satu kelas dibagi menjadi lima kelompok dan masing- masing kelompok wajib mengeluarkan satu macam produk untuk dijual.

Jadi dalam satu kelas nanti ada lima  stand yang akan menjual berbagai produk yang berbeda.

Promosi, sebuah ketrampilan jual beli yang dikembangkan dalam PjBL, dokumentasi pribadi

Dalam diskusi juga ditetapkan bahwa materi yang akan diangkat adalah harga jual, harga beli, untung, rugi dan prosentasenya serta pajak.

Tahap ketiga ditandai dengan diskusi kelompok untuk menentukan rencana penyediaan produk. 

Produk siswa, dokumentasi pribadi

Ada yang berencana akan membeli produk lalu dijual kembali, seperti ,menjual susu kedelai, susu dalam kemasan ataupun kue. Ada pula yang membuat sekaligus meracik produk secara langsung, seperti menjual aneka puding dan frozen food.

Pengunjung dari kalangan guru, dokumentasi pribadi

Tahap keempat dan kelima ditandai dengan proses jual beli dan pembuatan laporan. 

Sebelum jual beli dilakukan ada kesempatan satu minggu bagi tiap kelompok untuk melakukan promosi baik secara langsung atau lewat media sosial.

Promosi di dunia maya, dokumentasi pribadi

Ya, bukankah kita semua sekarang hidup di dua dunia yaitu dunia nyata dan dunia maya?

Pada tahap pembuatan laporan tiap kelompok diminta untuk menuliskan harga beli, harga jual, untung/rugi dan pajak yang harus dibayar.

Sebagai simulasi pajak, setiap kelompok diminta menyumbangkan 5% dari keuntungannya untuk kas kelas.

Laporan harus disertai dengan dokumentasi pendukung kegiatan.

Banyak pembeli dari kelas lain, dokumentasi pribadi

Pembelajaran berlangsung aktif dan menyenangkan. Pembeli tidak hanya datang dari kelas yang berdekatan, bahkan adik kelaspun tertarik untuk berbelanja. Penjual begitu antusias dalam melayani pembeli atau menawarkan dagangannya pada pembeli yang baru datang.

Proses jual beli, dokumentasi pribadi

Ada banyak manfaat dari pembelajaran dengan model Project Based Learning ini, 

di antaranya adalah:

1. Meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran. Dalam kegiatan ini semua siswa terlibat dalam pembelajaran. Mereka mendapat tugas tertentu dari kelompok masing masing.

Melayani pembeli, dokumentasi pribadi

2. Meningkatkan kemampuan dalam bekerja secara kelompok dan menghargai hasil karya orang lain.

Komunikasi dan promosi saat jual beli, dokumentasi pribadi

3. Membuat siswa lebih aktif berkomunikasi. Hal tersebut tampak saat mereka menjelaskan produk maupun promosi pada siswa kelas lain.

Promosi pada guru dan kelas lain, dokumentasi pribadi

4. Memberikan pengalaman pada siswa untuk bersama sama mengelola sebuah projek.

Melakukan promosi, salah satu ketrampilan dalam Bazaar kelas, dokumentasi pribadi

Catatan menariknya, saya mendapatkan fakta bahwa siswa sekarang jauh lebih kreatif dalam berpromosi maupun berjualan beli. Mereka juga lebih berani berinovasi.

Dikunjungi Ibu guru , dokumentasi pribadi
Menghitung uang masuk, dokumentasi pribadi

Masih banyak lagi manfaat dari pembelajaran dengan model ini.

Dan satu hal yang tak kalah penting adalah melalui pembelajaran ini juga bisa meningkatkan  minat siswa untuk berwirausaha. 

Terima kasih atas aksi hebat kalian anak anak, salam matematika ..😊

Kegiatan Aksi Bergizi, Sarapan Bersama dengan “Isi Piringku”

Sudahkah anda sarapan hari ini? 

Sarapan sering menjadi waktu makan yang sering terabaikan bagi kebanyakan orang. 

Berbagai alasan dikemukakan. Mulai tidak sempat, sibuk, sampai tidak biasa sarapan. Padahal ditinjau dari ilmu kesehatan, banyak sekali manfaat sarapan pagi dan amat penting bagi tubuh kita.

Salah satu manfaat sarapan pagi adalah sebagai sumber energi.

Suasana sarapan bersama , dokumentasi 9.5

 Layaknya kendaraan, kita memerlukan bahan bakar untuk mengembalikan energi setelah tidur malam yang panjang dan mengakibatkan perut kita kosong. Energi ini bisa kita dapatkan dari sarapan pagi.

Zat gizi yang ada pada sarapan bisa kita gunakan untuk bekerja, berpikir dan melakukan berbagai aktivitas lainnya. 

Bagi siswa sarapan pagi terbukti bisa meningkatkan konsentrasi dan stamina, sementara bagi orang dewasa sarapan pagi bisa menjaga kondisi tubuh supaya lebih sehat termasuk mencegah dari kegemukan

Mengapa demikian? Kebiasaan sarapan membuat kita melakukan aktivitas di pagi hari dan mencegah terlalu banyak ngemil di siang hari.

Sarapan bersama, Dokumentasi 9.5

Berkaitan dengan perlunya sarapan pagi ini  maka dilaksanakan Sarapan Bersama dengan “Isi Piringku” sebagai salah satu kegiatan  Aksi Bergizi di SMP Negeri 3 Malang.

Apakah “Isi Piringku” itu?

“Isi Piringku” menggambarkan porsi makan yang dikonsumsi dalam satu piring yang terdiri dari 50 persen buah dan sayur, dan 50 persen sisanya terdiri dari karbohidrat dan protein. 

Isi Piringku, sumber gambar: Kompasiana.com

“Isi Piringku” juga menekankan untuk membatasi gula, garam, dan lemak dalam konsumsi sehari-hari.

Kegiatan sarapan bersama kali ini dilaksanakan di kelas 9.5  dengan wali kelasnya Ibu Utien. 

Dalam kegiatan ini paguyuban orang tua kelas 9.5 mengambil peranan dengan menyediakan buah, kue, puding dan susu, sementara anak anak membawa bekal sarapan berupa nasi, lauk pauk dan sayur.

Sekitar pukul delapan lebih acara sarapan dimulai. Suasana begitu hangat tatkala ibu-ibu paguyuban menyapa anak-anak dan mempersilakan anak- anak untuk sarapan bersama.

Bersama wali kelas dan paguyuban, dokumentasi 9.5

Akhirnya seperti yang diungkapkan Ibu Utien  semoga ke depan anak-anak lebih memperhatikan sarapan pagi dengan “Isi Piringku” agar kesehatan mereka semakin prima sehingga dapat belajar dan beraktivitas lebih baik di sekolah.

Simulasi Mitigasi Gempa Bumi, Mengapa Perlu Dilakukan?

Ada gempa, ada gempa, ada gempa…, 

Suara dari pengeras suara ditambah sirine yang mengaung terasa mengejutkan hari itu. 

Siswa yang sedang mengikuti pembelajaran sontak berlindung di bawah meja atau mendekatkan tubuhnya ke pojok ruangan sambil menutup kepala.

Ya, kepala adalah bagian tubuh penting yang harus dilindungi dalam suasana tersebut karena rawan tertimpa benda lain.

Suasana langsung sepi. Semua menunggu beberapa saat. Ketika sirine kedua berbunyi tanda gempa sudah reda semua segera keluar kelas. Siswa dari lantai dua maupun lantai satu berbondong-bondong menuju titik kumpul di lapangan volly.

Siswa dari lantai atas menuju titik kumpul, dokumentasi Naufal

Ada yang membawa tas, kursi, meja, map besar, triplek yang ditutupkan untuk melindungi kepala.

Bersama-sama di titik kumpul, dokumentasi pribadi

Di lapangan para wali kelas dan ketua kelas menghitung jumlah siswanya dan sesudahnya dilaporkan pada kepala sekolah.

Alhasil, pagi itu setiap kelas lengkap anggotanya, kecuali ada tiga kelas yang siswanya  kurang satu.

Laporan wali kelas tentang kondisi siswa, dokumentasi Naufal

Setelah dilakukan pencarian ternyata satu orang pingsan di kelas, satu orang patah tulang dan seorang lagi stress. 

Dengan sigap petugas dari PMR memberikan pertolongan yang diperlukan pada para korban.

PMR, dokumentasi pribadi

Di atas adalah suasana ketika SMP Negeri 3 Malang melaksanakan simulasi mitigasi gempa bumi yang diadakan oleh BPBD Kota Malang.

Sebelum simulasi dilaksanakan pada siswa dan guru diberikan pengarahan tentang apa saja yang harus dilakukan jika terjadi gempa bumi.

Pengarahan sebelum simulasi, dokumentasi Naufal

Intinya jika ada gempa jangan panik, cepat cari perlindungan di bawah meja atau bagian pojok ruangan, tutupi kepala. Jika gempa reda langsung menuju titik kumpul yang aman.

Di titik kumpul, dokumentasi pribadi

Apakah mitigasi itu?

Menurut UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, mitigasi adalah serangkaian upaya untuk mengurangi resiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana. 

Mitigasi merupakan langkah penting yang harus dilakukan karena Indonesia terletak diantara tiga lempeng dunia yaitu Eurasia, Indo-Australia dan Pasifik sehingga beresiko terjadi gempa, tsunami hingga gunung meletus.

Diterangkan oleh BPBD bahwa latihan mitigasi ini juga dimaksudkan agar semua siap menghadapi megatrhrust yang diperkirakan akan terjadi dalam waktu yang tidak bisa ditentukan. 

Pengarahan di lapangan oleh BPBD, dokumentasi pribadi

Megathrust adalah gempa bumi terkuat di dunia yang berpotensi menimbulkan tsunami. Megatrhrust yang terjadi di Nankai Jepang pada tanggal 24 Agustus 2024 bis juga terjadi di Indonesia.

Dari Press release BMKG tanggal 3 September 2024 dikatakan bahwa:

1. Indonesia sebagai wilayah yang aktif gempabumi memiliki potensi gempabumi yang dapat terjadi kapan saja dan dalam berbagai kekuatan.

2. Sampai saat ini belum ada teknologi yang dapat memprediksi gempabumi dengan tepat dan akurat kapan, di mana, dan berapa kekuatannya, sehingga BMKG tidak pernah mengeluarkan informasi prediksi gempa bumi.

Zona megathrust Indonesia, sumber gambar: BangkaPos

3. Berdasarkan kajian para ahli bahwa zona megathrust selatan Jawa memiliki potensi gempa dengan magnitudo maksimum M 8,8. Tetapi ini adalah potensi bukan prediksi, sehingga kapan terjadinya tidak ada yang tahu. 

Untuk itu semua harus melakukan upaya mitigasi struktural dan non struktural dengan membangun bangunan aman gempa, melakukan penataan tata ruang pantai yang aman tsunami, serta membangun kapasitas masyarakat terkait cara selamat saat terjadi gempabumi dan tsunami.

Di titik kumpul, dokumentasi Naufal

Berdasar uraian di atas maka pelatihan mitigasi bencana ini penting dilakukan.

Tidak ada yang tahu kapan bencana akan terjadi. Tapi kesiapan, kesadaran masyarakat serta pengetahuan masyarakat yang cukup dalam menghadapi bencana,  akan meminimalisir segala resiko yang timbul jika bencana benar benar terjadi.

Salam tangguh, dokumentasi pribadi

Akhirnya mari kita semua berdoa agar diselamatkan oleh Tuhan yang Maha Kuasa dan dihindarkan dari segala bencana. 

Salam Tangguh..!

Kontributor foto : Naufal

Kunjungan ACG School Jakarta ke Bumi Bintaraloka

Hari yang luar biasa di Bintaraloka . Hari Senin dan Selasa kemarin berbagai aktivitas dilakukan, mulai persiapan tari, karawitan, latihan band juga penyambutan.

Ya, kesibukan ada dimana mana karena pada hari Rabu (09/10) Bintaraloka akan kedatangan tamu dari Academic College Group (ACG) School Jakarta.

Hari yang ditentukan tiba. Sekitar pukul tujuh siswa dari paskibra yang bertugas sebagai penyambut tamu sudah siap di dekat pintu masuk, sementara semua yang bertugas sudah siap di lokasi yang ditentukan. 

Persiapan penyambutan di pintu depan, dokumentasi pribadi

Ketika jam menunjukkan hampir pukul setengah delapan rombongan tamupun tiba. Sebuah bus berwarna kuning berhenti di depan sekolah. Para penumpangnya turun dan disambut dengan acara seremonial oleh Paskibra Bintaraloka.

Suasana penyambutan tamu, dokumentasi pribadi

Rombongan kali ini terdiri dari guru-guru dan para siswa. 50 persen siswa berasal dari Indonesia dan sisanya dari mancanegara yang didominasi oleh siswa dari Jepang dan Korea.

Sambutan dan yel siswa dalam penyambutan tamu begitu luar biasa. Pembawa acara Mister Sony dan Anindya memandu jalannya acara dari awal hingga akhir.

Mister Sony sebagai pembawa acara, dokumentasi pribadi Mister
Anindya, pembawa acara , dokumentasi Ruth

Setelah yel selesai, tamupun duduk di tempat yang disediakan dan acara dilanjutkan dengan pagelaran tari Bapang.  Empat orang dengan kostum yang didominasi warna merah membawakan tari khas Malang ini dengan enerjik namun manis.

Tari Bapang, dokumentasi Ruth

Tari Bapang menggambarkan tentang kepahlawanan atau heroisme. Tokoh dalam tari ini  bernama Bapang Jayasentika dari Kadipaten Banjarpatoman yang akan menghadapi Prabu Klana Sewandana.

Dalam tarian ini digambarkan bahwa  Bapang adalah tokoh yang memiliki kepribadian yang bangga akan sanjungan.

Setelah tari Bapang acara dilanjutkan dengan sambutan Ibu Mutmainah Amini selaku Kepala SMP Negeri 3 Malang.

Sambutan Ibu Kepala SMP Negeri 3 Malang, dokumentasi Ruth

Sesi berikutnya adalah sambutan dari pihak ACG School. Intinya ACG School terkesan dengan sambutan hangat dari SMP Negeri 3 Malang. 

Sesudah memberikan sambutan, Mr Christopher John Murray, koordinator trip sekolah mengajak rombongannya untuk bersama-sama menyanyikan lagu Stand by Me. Lagu yang ditulis oleh Ben E. King di kisaran tahun 60 an ini membuat suasana semakin hangat.

Mr Christopher John Murray, dokumentasi Ruth

Melihat semangat tuan rumah, para tamu tak mau kalah. Mereka menyajikan dance yang dibawakan oleh empat orang siswanya.

Dance dari siswa AQC School, dokumentasi Ruth

Penampilan keroncong Bintaraloka juga ikut meramaikan acara pagi itu. Dengan merdunya grup keroncong ini menyanyikan lagu Rayuan Pulau Kelapa dan Rek Ayo Rek.

Menyanyi keroncong bersama, dokumentasi Ruth
Menyanyi keroncong bersama, dokumentasi Ruth

Di akhir acara penonton dihibur dengan penampilan dalang cilik Seno kelas 8.5, yang membawakan lakon salah satu sekuel dari perang Baratayudha.

Wayang kulit, dokumentasi Ruth

Sesudah pagelaran wayang acara dilanjutkan dengan penyerahan cindera mata berupa bola dan pohon persahabatan dari ACG School.

Penyerahan cindera mata, dokumentasi Buz

Berakhir? Belum. Acara kunjungan pagi itu dilanjutkan dengan pertandingan persahabatan volly dan basket, serta ramah tamah di aula.

Pertandingan persahabatan, dokumentasi pribadi

Sebelum ramah tamah, para tamu diajak berkeliling ke sudut- sudut yang menarik di Bintaraloka, seperti mading dan hidroponik.

Foto bersama di akhir acara, dokumentasi Ruth

Pagi yang sangat berkesan. Seperti yang dipesankan Ibu Amini semoga dengan kunjungan  ini   hubungan antara SMP Negeri 3 Malang dan ACG School semakin erat dan  keduanya bisa saling berbagi praktik baik tentang pembelajaran di sekolah masing masing.