Sebuah Catatan Tentang Perayaan Hari Raya Idul Adha 1444 H di Bumi Bintaraloka

Pagi ini udara terasa begitu dingin. Bulan Juni dan Juli seperti biasa selalu diwarnai dengan adanya ‘bedhidhing’ di Kota Malang. Sisa hujan yang turun semalam membuat banyak ruas jalan menjadi basah.

Jam masih menunjukkan pukul enam kurang sepuluh. Meski demikian, sudah banyak orang berada di jalanan dengan mengenakan busana muslim, atau mengenakan mukenah yang akan digunakan untuk sholat. Ya, hari ini bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1444 H.

Seperti halnya perayaan Hari Raya Idul Fitri, perayaan Idul Adha tahun ini juga tidak bersamaan. Sebagian teman kami melaksanakan sholat Id kemarin, dan sebagian lagi hari ini.

Tak apa, perbedaan adalah hal yang biasa, karena masing-masing punya dasar dan alasan sendiri.

Malam takbiran Idul Adha, Dokumentasi BBC SMP3

Perayaan Idul Adha di Bintaraloka hari ini diawali dengan pelaksanaan sholat Id di aula Bintaraloka satu. Sholat Id diikuti oleh sebagian Bapak/Ibu guru yang beragama Islam dan siswa kelas 7 dan 8.

Mengapa sebagian bapak/ibu guru? Ya, sebagian Ibu /Bapak guru melaksanakan sholat Id di Kantor Dinas Pendidikan Kota Malang.

Sholat Id di Kantor Dinas Pendidikan, dokumentasi Anna

Di tahun sebelumnya, sholat Id di sekolah selalu dilaksanakan di lapangan, tapi karena kondisi lapangan hari ini basah, sholat dilaksanakan di aula. Bertindak sebagai imam dan Khotib adalah Ustadz Dedi Novianto, S.PdI, M.PdI.

Dalam ceramahnya selain mengajak jamaah untuk selalu meningkatkan iman dan takwa, Ustadz Dedi juga mengajak semua untuk mengikuti teladan Nabi Ibrahim.

Ustadz Dedi Novianto, S.PdI, M.PdI, dokumentasi Bu Any

Sebagaimana kita ketahui bersama, peristiwa Qurban sangat erat kaitannya dengan sejarah Nabi Ibrahim Sang Khalilullah.

Ada dua hal yang harus kita teladani dari sejarah Nabi Ibrahim yaitu keberanian untuk menyatakan dirinya muslim sementara orang-orang sekitarnya masih memegang keyakinan paganisme, dan keberanian untuk berkata tidak pada ajakan orang-orang sekitarnya untuk menyembah berhala.

Sudah saatnya bagi kaum muslimin yang selalu menyebut nama Nabi Ibrahim setiap membaca sholawat melakukan renungan, sudahkah kita melaksanakan teladan Nabiyullah Ibrahim as?

Sesudah sholat Id, acara pagi itu dilanjutkan dengan ramah tamah di ruang guru. Ya, Ustadz Dedi adalah mantan guru PAI SMP Negeri 3 Malang dan sekarang beliau adalah pengawas PAI Kemenag Kota Malang.

Berfoto bersama sesudah sholat Id, dokumentasi BBC SMP3

Sekitar pukul sembilan acara penyembelihan hewan qurban dimulai. Tahun ini ada lima ekor sapi dan tiga ekor kambing yang disembelih di SMP Negeri 3 Malang.

Sesudah disembelih, daging kurban dipotong -potong, dikemas dalam tas kresek dan dibagi-bagikan pada yang berhak menerima.

Memotong daging qurban, dokumentasi Bu Any
Mengemas daging qurban, Dokumentasi Bu Any

Hampir semua guru dan TU terlibat dalam kepanitiaan Idul Adha. Ada yang bertugas di bagian penyembelihan dan pengemasan daging kurban, bagian distribusi, kebersihan , keamanan, konsumsi dan lainnya.

Sie konsumsi, Dokumentasi pribadi
Panitia dari perwakilan kelas, dokumentasi pribadi
Sarapan pagi anggota BDI, dokumentasi pribadi
Siap mengantar es goder, dokumentasi pribadi

Siswa yang terlibat dalam kepanitiaan berasal dari OSIS, BDI juga perwakilan masing-masing kelas 7 dan 8.

Banyak juga di antara panitia, terutama BDI, menginap di sekolah untuk melaksanakan takbiran di malam hari raya Idul Adha.

Sie konsumsi, dokumentasi pribadi

Kelancaran acara perayaan Idul Adha adalah berkat kerjasama yang sangat solid dari semua seksi yang ada.

Makan siang, dokumentasi pribadi
Makan siang, dokumentasi pribadi

Ada banyak pelajaran berharga yang bisa diambil dari sebuah perayaan Idul Adha,c mulai dari takbiran, sholat, penyembelihan, sampai pada pembagian daging qurban.

Melalui perayaan qurban kita tidak hanya diajak untuk melakukan ritual ibadah pada Allah SWT, namun juga lebih peduli pada orang-orang sekitar kita.

Dalam agama Islam ada dua macam kesalehan yang harus dimiliki oleh seorang muslim, yaitu kesalehan individual dan kesalehan sosial.

Bersama Amira dan Lili, panitia dari OSIS dan BDI, dokumentasi pribadi

Kesalehan individual atau ritual berkaitan dengan ibadah atau pengabdian diri kita pada Allah, sedangkan kesalehan sosial meliputi bagaimana kita membina hubungan baik dengan sesama manusia.

Dan dalam perayaan Idul Adha, kita semua diajak untuk lebih menghayati kedua kesalehan tersebut.

Semoga bermanfaat, salam Bintaraloka ๐Ÿ˜Š

Yuli Anita

2 Comments

  1. Tjatur Yuli

    Inspirasi ada disekitar ๐Ÿ˜ƒ

Leave a Comment

Your email address will not be published.

160 views