Belajar untuk Kehidupan, Sebuah Catatan Pelaksanaan Ujian Praktik Sekolah

Awal Pebruari adalah hari yang begitu sibuk di Bintaraloka. Ya, sejak tanggal 2 hingga 9 Pebruari siswa akan menjalani ujian praktik sebagai salah satu syarat kelulusan dari SMP Negeri 3 Malang.

Ujian praktik ini diadakan dalam waktu satu Minggu dan diikuti sekitar 280 siswa. Semua mapel diuji praktekkan dengan menggunakan semua ruang kelas sembilan

Pemandangan berbeda sangat tampak sejak kita masuk dari lorong depan kelas 9.1 di pekan ujian ini. 

Semangat persiapan ujian, dokumentasi pribadi

Semangat! Itu yang terasa di mana-mana.

Di depan ruang- ruang ujian siswa demikian sibuk. Ada yang menyanyikan lagu-lagu wajib, menghafalkan teks dialog, orasi, deklamasi, termasuk juga presentasi tentang pembuatan topeng Malangan.

Semangat persiapan ujian, dokumentasi Bintaraloka
Siap mengikuti ujian, dokumentasi pribadi

Di tempat lain, siswa dalam balutan busana daerah Jawa siap menyajikan drama. Berbagai macam properti disiapkan untuk tampilan kelompok mereka.

Selesai? Belum. Di ruangan lain peralatan band sudah siap untuk dimainkan siswa. Di depan ruang tersebut siswa menyiapkan diri agar bisa tampil maksimal saat mendapat giliran.

Siswa tampak demikian sungguh-sungguh. Tentu saja, mereka ingin mendapatkan nilai yang maksimal sekaligus memberikan persembahan karya yang terbaik untuk sekolah.

Siap ujian praktik matematika, dokumentasi pribadi

Berbagai materi diujikan pada siswa, seperti; peribadatan dan membaca kitab suci (mapel agama), praktik olah raga, uji larutan asam basa dan praktikum ayunan bandul (mapel IPA), penggunaan konsep matematika untuk memecahkan masalah sehari-hari, keberanian berpendapat dan hafalan lagu wajib ( mapel PKN), membuat vlog “A Day in My Life” ( mapel TIK), termasuk juga membaca deklamasi, dialog juga drama untuk Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Bahasa Jawa.

ujian praktik IPS, dokumentasi Bintaraloka

Kemeriahan ujian praktik sangat terasa ketika kita memasuki area ujian seni dan bahasa. Ya, di sana para siswa bersama kelompok band mereka membawakan lagu-lagu bergenre pop, jazz, rock, hingga dangdut dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Bukan sekedar untuk mencari nilai yang bagus, penyelenggaran ujian praktik memiliki banyak hal baik yang merupakan investasi berharga pada diri siswa. Hal baik tersebut misalnya:

1. Menggali dan Melestarikan Budaya Bangsa 

Melalui ujian bahasa Jawa siswa belajar untuk mencintai warisan leluhur. Lewat drama bahasa Jawa mereka tidak hanya belajar bahasa daerah, tetapi juga memahami nilai-nilai luhur, unggah-ungguh, tata krama, dan filosofi yang terkandung di dalamnya. 

Deklamasi, ujian praktik Bahasa Indonesia, dokumentasi Bintaraloka
Ujian praktik Bahasa Jawa, dokumentasi Bintaraloka

Melalui puisi dan deklamasi siswa belajar menghargai seni dan sastra. Deklamasi puisi mengajarkan mereka untuk meresapi keindahan bahasa, mengekspresikan perasaan, dan memahami makna mendalam dari setiap rangkaian kata. Hal tersebut menumbuhkan kepekaan estetika dan emosional.

2. Membangun Karakter dan Mental yang Tangguh 

Dengan ujian praktik olah raga, orasi, presentasi dan dialog siswa belajar tentang keberanian, rasa percaya diri sekaligus bagaimana berkomunikasi di depan orang banyak. Lewat kegiatan ini juga mereka belajar tentang sportivitas, kerjasama tim, merayakan kemenangan dengan rendah hati dan menerima kekalahan dengan lapang dada.

Persiapan ujian praktik PJOK, dokumentasi pribadi
Dialog, ujian praktik Bahasa Inggris, dokumentasi Bintaraloka

 3. Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif 

Lewat ujian matematika mereka belajar bagaimana menghubungkan teori dengan kehidupan nyata. Matematika realistik mengajarkan siswa bahwa matematika tidak hanya tentang rumus di kertas, tetapi ada di mana-mana. 

Matematika realistik , dokumentasi pribadi

Lewat ujian di laboratorium siswa belajar bagaimana mengasah keterampilan proses sains, mulai dari  merumuskan masalah, membuat hipotesis, melakukan eksperimen, menganalisis data, hingga menarik kesimpulan. 

Ini melatih mereka untuk berpikir logis, sistematis, dan tidak mudah percaya pada informasi tanpa bukti.

Ujian praktik IPA, dokumentasi Bintaraloka

Tidak semua eksperimen akan langsung berhasil, dari sini siswa juga akan belajar dari kegagalan. Mereka belajar bahwa kegagalan adalah bagian dari proses, dan akan segera melakukan perbaikan.

4. Menanamkan Nilai-nilai Spiritual dan Sosial

Lewat ujian praktik agama siswa belajar untuk memperdalam penghayatan agama sekaligus toleransi dan saling menghormati. Ya,  lingkungan sekolah yang beragam membuat ujian agama dilakukan bermacam-macam sesuai dengan agama yang dipeluk siswa.

Siswa dipersiapkan untuk menghadapi dunia nyata yang kompleks, di mana yang dibutuhkan bukan hanya hafalan, tetapi juga kemampuan memecahkan masalah, bekerja sama, berkomunikasi, dan beradaptasi.

Membaca Al Quran , dokumentasi Bintaraloka

Akhirnya secara keseluruhan, rangkaian ujian praktik ini mengajarkan satu hal yang sangat mendasar bahwa belajar adalah untuk kehidupan, bukan hanya untuk ujian.

Lewat kegiatan ini siswa belajar menjadi manusia yang utuh, yang tidak hanya cerdas secara intelektual , tetapi juga terampil dan berkarakter baik. 

Ujian praktik PKN, dokumentasi Bintaraloka

Mereka dipersiapkan untuk menghadapi dunia nyata yang kompleks, di mana yang dibutuhkan bukan hanya hafalan, tetapi juga kemampuan memecahkan masalah, bekerja sama, berkomunikasi, dan beradaptasi.

Semangat Ujian Praktik di Bumi Bintaraloka

Bintaraloka benar-benar berbeda kali ini. Di depan kelas 9.1 anak-anak berkumpul dengan kelompoknya. Mereka tampak membaca lembaran leaflet dan berlatih mempresentasikannya.

Beberapa anak yang lain menyanyikan lagu bersama-sama. Gugur Bunga, Tanah Airku, Rayuan Pulau Kelapa satu demi satu disenandungkan.

Siap di depan ruang ujian, dokumentasi pribadi

Harapannya nanti di dalam ruang ujian mereka bisa membawakan lagu dengan baik. Ya, sesudah presentasi Topeng Malangan mereka harus menyanyikan satu buah lagi Nasional.

Sementara itu di tempat lain siswa  membawa booklet Topeng Malangan, dan siap menerangkan isi booklet tersebut.

Persiapan ujian PKN, dokumentasi pribadi
Persiapan menyanyi lagu nasional, dokumentasi pribadi

Di depan kelas 9.5 siswa siap menerangkan laporan hasil observasi mereka saat proses pembuatan Topeng Malangan yang sudah dilaksanakan dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.

Persiapan presentasi , dokumentasi pribadi

Di atas adalah gambaran sekilas tentang pelaksanaan ujian praktik kelas sembilan yang sudah dilaksanakan sejak tanggal 10 Februari kemarin.

Ujian praktik kali ini diikuti oleh sekitar 270 siswa yang tersebar dalam sembilan kelas.

Secara umum tujuan dari pelaksanaan ujian praktik adalah mengukur mutu dan pencapaian hasil belajar psikomotor, kecakapan dan keterampilan peserta didik pada akhir jenjang satuan pendidikan pada mata pelajaran yang telah ditentukan

Ujian praktik di SMP Negeri 3 Malang  dilakukan di seluruh pelajaran dengan durasi waktu 120 menit tiap mapel.

Ada yang menarik dari ujian praktik kali ini yaitu adanya kolaborasi beberapa mata pelajaran  dengan P5 yang mengambil tema Topeng Malangan. 

Mapel yang berkolaborasi adalah PPKN, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Jawa, IPS, Prakarya, dan Informatika. 

Empat mapel lainnya yaitu matematika, IPA, PJOK dan Agama mengusung tema sendiri.

Apa materi ujian dari masing masing mapel?

Mapel matematika mengambil tema bangun ruang dan statistika. Materi bangun ruang dikerjakan secara berkelompok, sedangkan statistika secara individu.

Uprak matematika , dokumentasi pribadi
Uprak Matematika, dokumentasi pribadi

Untuk mapel IPA materi ujiannya adalah uji asam basa dan getaran bandul ayun.

Uprak IPA, dokumentasi mister

PJOK mengujikan materi basket dan volley, sedangkan agama mengujikan sholat jenazah dan tajwid (agama Islam).

Uprak olah raga , dokumentasi pribadi
Uprak PAI, dokumentasi B.Utin
Uprak PAI, dokumentasi Utin

Bagaimana dengan mapel yang berkolaborasi dengan P5?

Dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila siswa kelas sembilan sekarang sedang mengambil tema Membangun Seniman Muda Topeng Malangan. 

Dalam projek tersebut siswa diajak belajar tentang sejarah dan filosofi topeng Malangan sekaligus membuatnya.

Siswa karya topeng Malangan mereka, dokumentasi pribadi

Sudah hampir 1,5 bulan siswa berkutat dengan topeng Malangan, tentunya banyak pengetahuan juga pengalaman yang mereka dapatkan. Segala pengetahuan dan pengalaman tersebut yang akan dipakai sebagai bahan ujian praktik beberapa mapel tahun ini.

Untuk mapel PPKN siswa diminta untuk membuat pamflet dengan isi cara-cara melestarikan budaya Topeng Malangan. 

Uprak PKN, dokumentasi pribadi Yuliana

Tugas untuk mapel  Bahasa Indonesia , siswa diminta  membuat teks laporan tentang pembuatan Topeng Malangan. Laporan ditulis tangan, bukan diketik. Laporan dibuat dari hasil pengalaman mereka membuat topeng Malangan dalam P5 di minggu-minggu  sebelumnya.

Uprak Bahasa Jawa, dokumentasi Anna R

Mapel Bahasa Jawa meminta siswa membuat video tentang karakter dari Topeng Malangan. Ya, dalam Topeng Malangan bisa dijumpai karakter baik (karakter becik) dan karakter jahat (karakter olo). Dalam video siswa menjelaskan berbagai karakter tersebut dalam bahasa Jawa.

Uprak Bahasa Inggris , dokumentasi Buz

Tugas dari mapel Bahasa Inggris adalah membuat teks deskripsi, prosedur, dan dialog tentang Topeng Malangan dan cara membuat nya. 

Tugas dari mapel IPS adalah meminta siswa membuat booklet yang isinya sejarah dan filosofi dari tokoh Topeng Malangan.

Pamflet topeng Malangan karya siswa, dokumentasi pribadi

Mapel prakarya meminta siswa menjelaskan cara membuat Topeng Malangan, sedangkan mapel  Informatika meminta siswa  membuat video vlog berkelompok tentang perjalanan pembuatan Topeng Malangan.

Uprak TIK, dokumentasi pribadi

Sekilas tugas-tugas tersebut tampak berat, tapi jika siswa bisa mengatur waktu semua bisa terselesaikan karena proses pembuatan sudah dilakukan sejak seminggu sebelum ujian praktik dilaksanakan, include dalam pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.

Uprak IPS, dokumentasi Bintaraloka

Penggunaan Topeng Malangan untuk materi ujian praktik dari berbagai mapel ini adalah sebagai wujud nyata dari pelaksanaan theme based learning di tingkat SMP.

Akhirnya selamat menjalankan ujian praktik bagi anak-anak kelas sembilan, semoga semua diberikan kemudahan dan kelancaran.