Nusantara Bernyanyi, Menanamkan Rasa Cinta Negeri Melalui Indahnya Lagu dan Harmoni


Sekelompok anak bergerak selaras irama sambil menyanyikan lagu Bungong Jeumpa dari Aceh. Busana yang dikenakan didominasi oleh kombinasi warna hitam dan putih keperakan. Sanggul dan ikat kepala yang dikenakan anak puteri membuat penampilan mereka begitu cantik.

Senyum yang tak lepas dari wajah mereka membuat lagu yang dinyanyikan terasa semakin indah.

Di atas adalah suasana final Nusantara Bernyanyi yang diadakan pada hari Minggu kemarin.

Spenti Teenage Choir, siap mengikuti nomor paduan suara tingkat SMP, dokumentasi Bu Maria

Nusantara Bernyanyi adalah kompetisi bernyanyi yang mengangkat keanekaragaman budaya Nusantara bagi anak-anak usia SD dan SMP di wilayah Malang Raya.

Kompetisi ini di adakan oleh Museum Musik Indonesia yang berlokasi di Jalan Nusakambangan 19 Malang.

Sekilas tentang Museum Musik Indonesia

MMI, sumber gambar: Malang photo.com

Museum Musik Indonesia adalah satu-satunya museum seni musik di Indonesia dan terdapat di kota Malang.

Terbentuknya Museum Musik Indonesia berawal dari Kelompok Pecinta Kajoetangan yang ada sejak tahun 1970.

Kajoetangan adalah tempat berkumpulnya para organisator seni di Malang pada zaman dahulu, jadi kelompok ini berisi para pecinta musik yang rela menyumbangkan harta dan tenaganya untuk merawat warisan musik yang ada.

Seiring berjalannya waktu nama Kelompok Pecinta Kajoetangan berubah menjadi Galeri Malang Tarik (Bernyanyi) pada 2009 dan berubah lagi menjadi Museum Musik Indonesia pada 2015.

Babak penyisihan, dokumentasi Bu Maria

Dalam lomba Nusantara Bernyanyi ini Museum Musim Indonesia telah menyiapkan sepuluh lagu daerah dari Nusantara untuk dibawakan peserta.

Lagu tersebut adalah Bungong Jeumpa (Aceh), Mariam Tomong (Sumatera Utara) , Ampar Ampar Pisang (Kalimantan Selatan) , Manuk Dadali (Jawa Barat) , Jaranan (Jawa Tengah), Tanduk Majeng (Jawa Timur) , O Ina Nikeke ( Sulawesi Utara), Bolelebo (Nusa TenggaraTimur) , Sarinande (Maluku) dan Yamko Rambe Yamko (Papua).

Ada tiga kategori dalam lomba ini yaitu menyanyi solo, vocal group dan paduan suara. Titik berat penilaian adalah pada olah vokal, sementara musik pengiringnya disiapkan oleh panitia.

Babak penyisihan lomba Nusantara Bernyanyi diadakan di gedung MCC (Malang Creative Centre ) pada tanggal 20-21 Agustus dan diikuti oleh 84 peserta.

Babak final diadakan tanggal 25 Agustus 2023 di Malang Town Square Malang mulai dari pukul 14.00 hingga selesai.

Spenti Teenage Choir sebagai juara pertama nomor paduan suara SMP, dokumentasi Bu Maria

Adalah hal yang sangat menggembirakan ketika kelompok paduan suara kebanggaan sekolah kami Spenti Teenage Choir mendapatkan juara pertama paduan suara tingkat SMP.

Sungguh, ada rasa haru dan bangga mendengarkan anak-anak melantunkan lagu-lagu daerah Nusantara dengan penuh penghayatan ditambah koreografi yang indah.

Ya, betapa melalui lomba Nusantara Bernyanyi ini rasa cinta dan bangga pada negeri ditanamkan lewat nada-nada yang mengalun indah dan penuh harmoni.

Persiapan sebelum tampil, dokumentasi Bu Maria

Akhirnya selamat pada para pemenang, semoga lomba ini bisa menjadi inspirasi bagi anak bangsa untuk lebih mencintai dan menghargai budaya negeri sendiri.

Yuli Anita

Leave a Comment

Your email address will not be published.

138 views