Berkah Rezeki dengan Berbagi

Ramadhan hari ke duapuluh empat kini kita masuki bersama. Tinggal beberapa hari kita berada dalam bulan yang mulia ini.

Bulan yang penuh dengan keberkahan. Betapa di bulan ini diam menjadi tasbih, tidur menjadi ibadah, pahala berlipat ganda, diampuni segala dosa dan diijabah segala doa.

Sebagai mahluk sosial manusia pasti membutuhkan kehadiran manusia lain.
Ya, manusia diciptakan oleh Allah dalam kondisi yang berbeda-beda. Ada yang dalam kondisi lebih ada pula yang kekurangan. Karenanya berbagi sangat penting dilakukan demi terciptanya kehidupan yang harmonis.

Berbagi takjil, dokumentasi BDI

Bulan Ramadhan adalah bulan berbagi.
Di antara amal baik yang dicontohkan nabi Muhammad Saw adalah suka berbagi. Dalam keseharian beliau, nabi sangat dermawan. Dan kedermawanan tersebut semakin bertambah saat memasuki bulan Ramadhan.

Nabi selalu mengingatkan agar kita tidak takut untuk berbagi. Jangan takut miskin karena berbagi.

Sebagaimana sabda beliau yang berbunyi : “Sedekah tidaklah mengurangi harta.” (HR. Muslim).

Berbagi bisa dilakukan melalui pemberian zakat , infak dan sedekah.
Lalu apakah perbedaan antara zakat, infak dan sedekah?

Perbedaan yang pertama adalah besaran zakat memiliki ketentuan tersendiri yang harus dipenuhi, sedangkan infak dan sedekah besar pemberiannya bebas, tidak terikat oleh ketentuan apapun.

Perbedaan yang kedua, zakat termasuk rukun Islam sedangkan infak dan sedekah tidak termasuk rukun Islam.

Dalam zakat , infak dan sedekah ada keberkahan. Yang dimaksud dengan berkah adalah bertambahnya kebaikan. Ya, ada tersimpan banyak kebaikan dari zakat, infak dan sedekah.

Seperti firman Allah dalam QS Al Baqarah 261 yang artinya:
Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, lagi Maha Mengetahui.”

Banyak kebaikan dari kegiatan berbagi, dokumentasi BDI

Ada banyak hikmah dari berbagi, di antaranya adalah:

  1. Semakin dicintai sesama manusia. Orang yang suka berbagi akan disukai sesamanya. Bagaimana tidak? Dengan berbagi seseorang bisa melepaskan sesama dari kesulitan. Orang seperti ini tidak hanya akan dicintai oleh yang diberi, tapi juga orang-orang sekitarnya.
  2. Memperdalam rasa syukur.
    Dengan berbagi seseorang akan banyak bersyukur karena bisa merasakan kelebihan harta yang diberikan Allah kepadanya sehingga sebagian bisa diberikan pada orang lain yang memerlukan.
  3. Memberikan rasa bahagia pada orang lain dan diri sendiri
    Selain bisa memberikan rasa bahagia pada penerima sedekah, berbagi membuat diri merasa lebih berarti dan memberikan rasa bahagia di hati.
  4. Meningkatkan kepedulian sosial. Berbagi membuat kita lebih peka terhadap penderita orang lain. Sering bersentuhan dengan orang yang kekurangan membuat kita bisa merasakan kesulitan mereka hingga akhirnya bisa lebih peduli pada sesama.
  5. Menginspirasi orang lain untuk berbuat kebaikan.
    Berbagi tidak hanya membahagiakan si penerima, tapi juga menginspirasi penerima untuk berbuat kebaikan pada orang lain supaya bisa merasakan kebahagiaan yang serupa.
Menebar bahagia dengan berbagi, Sumber gambar: Yatim Mandiri

Demikian sedikit ulasan tentang berbagi dan hikmahnya. Semoga kita tergolong orang-orang yang suka berbagi.

Jangan takut untuk berbagi. Karena hakekatnya memberi adalah menerima. Ya, dari tiap pemberian itu kita akan menerima balasan yang lebih baik dari Allah SWT.

Semoga bermanfaat
Salam Ramadhan.

Disarikan dari pengajian KALBU “Berkah Rizki dengan Berbagi” dan sumber lain.

Yuli Anita

Leave a Comment

Your email address will not be published.

7 views