Ramadhan Adalah Bulan Rindu

Ramadhan kembali menyapa. Hadirnya selalu disambut dengan penuh sukacita. Ya, bulan penuh rahmat dan ampunan. Bulan dimana pahala amal kebaikan dilipat gandakan.

Bulan Ramadhan ketika anak-anak sudah besar jauh sekali rasanya dengan ketika mereka masih kecil. Ketika anak-anak sudah besar bahkan beberapa harus tinggal di luar kota, bulan Ramadhan terasa lebih sepi.

Di bandingkan saat ini, bulan Ramadhan saat mereka masih kecil  selalu penuh cerita heboh dan lucu, dan semua itu sungguh membuat rindu.

Lagu Ramadhan Tiba dari Opick, Gembira sambut datangnya bulan suci Ramadhan

Ramadhan adalah bulan rindu. Ya, rindu keramaian anak- anak yang selalu sibuk menghitung jam. “Buk, buka kurang berapa jam lagi?” Itu selalu yang mereka tanyakan.

Puasa adalah perjuangan. Benar, perjuangan mereka menahan lapar,  berkali-kali keluar masuk dapur untuk sekedar membaui aroma masakan sekaligus melihat apa saja makanan  yang disiapkan untuk berbuka nanti.

Ilustrasi anak kecil berpuasa, sumber gambar: NU Online

Ramadhan adalah bulan rindu. Rindu saat menantikan buka bersama sambil nonton acara TV yang selalu diselingi iklan sirup yang begitu legendaris.

Saat tertawa bersama melihat tingkah Pak RW cs dan ruwetnya komunikasi antara Azzam dan Aya di sinetron Para Pencari Tuhan. Dan semua kegiatan menonton sinetron langsung berhenti begitu azan Maghrib berkumandang.

Ilustrasi anak kecil shalat tarawih, sumber gambar: Fimela

Ramadhan adalah bulan rindu. Rindu saat melihat anak-anak pergi ke langgar untuk shalat tarawih, juga mendengarkan suara mereka taddarus lewat pengeras suara. Sementara para ibu sibuk bersih- bersih, cek nasi dan lauk untuk santap sahur seusai tarawih. 

Ramadhan adalah bulan rindu. Rindu perjuangan saat membangunkan mereka untuk makan sahur. Alarm disetel keras, tapi tidak juga mampu membangunkan mereka yang lelap, sampai satu demi satu didekati dan ditepuk- tepuk badannya.

Ilustrasi kebersamaan saat Ramadhan, sumber gambar: Suarakalbar

Ramadhan adalah bulan rindu. Rindu saat ibadah terasa demikian nikmat, suasana terasa demikian teduh, doa- doa terasa demikian khusyuk dan jalur langit serasa begitu dekat.

Ramadhan adalah bulan rindu. Rindu pada yang ada dan sudah tiada. Dan dimana pada saatnya semua kerinduan akhirnya tertumpah  dalam kata-kata juga ribuan doa dan harapan untuk kebaikan semua yang tercinta.

(Sekedar renungan menjelang Bulan Suci Ramadhan)

Selamat menyongsong datangnya bulan suci Ramadhan, semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan dan kelancaran pada kita semua dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Sinetron favorit saat Ramadhan, Para Pencari Tuhan

Yuli Anita

Leave a Comment

Your email address will not be published.

12 views