Demo yang Paling Aman Adalah Demo Masak

Siang itu suasana Lab Fisika benar benar tidak seperti biasanya. Lab yang biasanya dipenuhi anak anak yang melakukan berbagai percobaan, hari itu juga digunakan untuk melakukan sebuah kegiatan yang mirip percobaan. Hanya saja ‘percobaan’ kali ini tidak menggunakan berbagai peralatan IPA.

‘Percobaan’ kali ini tidak berlangsung  serius buktinya banyak tawa di mana-mana dan bau harum masakan menguar menggoda selera. Suasana terasa demikian gayeng.

Demo masak siang itu, dokumentasi pribadi

Percobaan ditandai dengan aksi tiga orang juru masak dengan ditonton oleh para ibu guru. Tiga orang juru masak sibuk mempraktekkan pembuatan aneka masakan dan menjelaskan tentang fungsi berbagai peralatan yang mereka bawa. 

Aha.. hari itu sedang berlangsung demo menggunakan berbagai alat masak dari Bima. Ada panci panggangan, panci serbaguna, kompor juga cetakan kue apem.

Cetakan kue apem, dokumentasi pribadi

Demo masak selalu menyedot perhatian, utamanya para ibu. Tentu saja, dalam keseharian ibu- ibu sangat dekat dengan dunia memasak. Baik karena kewajiban, menambah penghasilan ataupun sekedar menyalurkan hobby.

Semangat peserta demo masak, dokumentasi pribadi

Banyak manfaat yang bisa diambil dari kegiatan memasak. Manfaat yang bukan sekedar membuat makanan lalu dinikmati bersama.

Tentang manfaat memasak, hasil penelitian yang dimuat dalam International Journal of Humanities and Social Science menuliskan bahwa memasak merupakan prediktor terbaik dari kebahagiaan dan kepuasaan hidup.

Ada kebahagiaan dalam memasak, dokumentasi pribadi

Dengan memasak seseorang mempunyai kebebasan untuk melakukan berbagai kreativitas, seperti menentukan menu, menentukan resep juga mengatur langkah langkah apa saja yang akan dilakukan. Hal tersebut membantu seseorang menjadi lebih fokus, dan sadar atas potensi dirinya.

Dalam memasak, sesudah melalui rangkaian pekerjaan akhirnya bisa dihasilkan makanan tertentu untuk dinikmati. Hal inilah yang bisa menimbulkan kebahagiaan.

Ya, ada kebahagiaan dalam memasak. Hal tersebut tampak pada wajah ibu- ibu yang demikian antusias mengikuti proses demo memasak dan mengajukan pertanyaan tentang berbagai hal yang dirasa perlu.

Peserta demo masak, dokumentasi pribadi

Kebahagiaan semakin tampak ketika koperasi memberikan support pada ibu-ibu untuk  memesan alat masak yang diinginkan. 

Demo paling aman adalah demo masak. Tidak ada orasi yang panas di sana. Satu satunya yang panas adalah api kompor. Panas yang menentramkan. Karena lewat panasnya kompor harumnya aroma masakan langsung  memenuhi ruangan. 

Siang yang penuh inspirasi. Janji para juru masak untuk memberikan berbagai resep masakan, juga support dari Margo Widodo memberikan semangat pada para ibu guru Bintaraloka. Sepertinya ibu ibu guru sudah tak sabar untuk segera praktik membuat berbagai masakan di rumah masing masing.

He..he…jangan lupa bukti praktek dibawa ke sekolah ya…😃

Yuli Anita

Leave a Comment

Your email address will not be published.

10 views